Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kata Kunci : Strategi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi pemasaran petani semangka dalam menghadapi fluktuasi harga (studi kasus kelurahan juata permai kota tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fluktuasi harga semangka menjadi permasalahan yang berdampak terhadap pendapatan dan keberlanjutan usahatani. Petani semangka di Kelurahan Juata Permai masih menghadapi kendala dalam memasarkan hasil panennya, terutama karena terbatasnya saluran pemasaran serta adanya ketergantungan terhadap pedagang pengumpul. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi strategi pemasaran petani semangka dalam menghadapi fluktuasi harga serta merumuskan alternatif strategi pemasaran berdasarkan kondisi internal dan eksternal melalui analisis SWOT. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara pada bulan Juni–Agustus 2026. Responden dalam penelitian ini berjumlah 15 orang petani semangka yang ditentukan menggunakan metode sensus atau total sampling. Selain itu, informan kunci terdiri atas ketua kelompok tani, pedagang pengumpul, dan konsumen yang ditentukan menggunakan teknik snowball sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis SWOT melalui matriks IFAS dan EFAS untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal serta merumuskan strategi SO, WO, ST, dan WT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal meliputi kekuatan berupa perputaran modal cepat, kualitas semangka baik, perawatan rutin, hubungan baik dengan pembeli, dan kekompakan antar petani, sedangkan kelemahan berupa ketergantungan pada harga pasar, keterbatasan pemasaran dan akses pasar alternatif, sifat semangka yang harus segera dijual, dan biaya produksi relatif tinggi. Faktor eksternal mencakup peluang berupa tingginya permintaan, peningkatan permintaan pada hari besar, media sosial, penjualan langsung, dan kerja sama antarpetani, serta ancaman berupa semangka dari luar daerah, panen bersamaan, perubahan cuaca, hama dan penyakit, serta fluktuasi harga. Hasil analisis SWOT menunjukkan koordinat (0,30; -0,34) yang menempatkan petani pada Kuadran II (ST). Strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan kualitas semangka, pengaturan waktu tanam, penguatan kerja sama, dan perluasan jaringan pemasaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PROMOSI SAYURAN HIDROPONIK DI UKM STARKHYDRO KOTA TARAKAN

2021•

Komoditas sayuran memiliki peranan yang penting dalam memenuhi kebutuhan konsumsi pangan dan gizi manusia. Permintaan terhadap komoditas sayuran segar terus meningkat. Namun kendala pertanian konvensional di Tarakan yang kurang menunjang, lahan yang terbatas, dan curah hujan yang cukup tinggi atau kekeringan yang kerap melanda. Situasi tersebut mengakibatkan penggunaan pupuk kimia kurang efektif karena pencucian hara tanah, sehinggah tingkat kesuburan tanah menjadi rendah. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) untuk mengetahui faktor internal dan eksternal dalam promosi sayuran hidroponik di UKM Starkhydro kota Tarakan (2) untuk menganalisis strategi promosi sayuran hidroponik di UKM Starkhydro Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 10 responden. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal meliputi: kekuatannya tidak memakai pestisida, proses perawatan mudah diterapkan pada industri kecil, harga yang bersaing sedangkan kelemahannya meliputi kekurangan lahan, letak wilayah kurang strategis, modal petani kurang. Faktor eksternal meliputi: peluang potensi pasar yang cukup besar, potensi SDM yang mendukung, menyadarkan masyarakat akan pentingnya makan sehat dan bergizi, sedangkan ancamannya meliputi: munculnya pesaing dengan mutu kualitas yang baik, peningkatan biaya produksi dan pemasaran, pengaruh cuaca. Hasil analisis SWOT menunjukkan posisi berada dikuadran I dengan nilai IFAS adalah 0,94 dan nilai EFAS adalah 0.67 yang berarti keadaan petani mendukung strategi agresif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail