Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

56 hasil
Subjek: ISC
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG GAYA MAGNET DI KELAS IV C SDN 043 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning pada materi gaya magnet di kelas IV C SDN 043 Tarakan. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV C SDN 043 Tarakan yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, observasi aktivitas guru dan siswa, serta penilaian ranah afektif dan psikomotorik . Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada ranah kognitif, ketuntasan belajar siswa pada siklus I mencapai 57% atau 16 siswa, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 89% atau 25 siswa. Pada ranah afektif, ketuntasan siswa pada siklus I sebesar 68% atau 19 siswa dan meningkat menjadi 89% atau 25 siswa pada siklus II. Sementara itu, pada ranah psikomotorik ketuntasan siswa pada siklus I sebesar 46% atau 13 siswa, kemudian meningkat menjadi 82% atau 23 siswa pada siklus II. Aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari rata-rata 68% pada siklus I menjadi 83% pada siklus II, sedangkan aktivitas siswa pada siklus II mencapai rata-rata 89%. Berdasarkan hasil tersebut, penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi gaya magnet di kelas IV C SDN 043 Tarakan. Penelitian dihentikan pada siklus II karena ketuntasan klasikal pada ketiga ranah telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Modul Ajar Berbasis Discovery Learning Pada Pembelajaran Ipas Untuk Siswa Kelas Iv Sd Nurul Islam Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon guru terhadap modul ajar berbasis discovery learning pada materi daerahku dan kekayaan alamnya untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model Borg and Gall yang terdiri dari Research and information collecting, Planning, Develop preliminary form of product, Preliminary field testing, Main product revision, Main field testing, Operational product revision. Instrument pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar validasi dan angket respon guru. Penelitian ini digunakan pada siswa kelas IV SD Nurul Islam Tarakan. Hasil validasi dari ahli materi memperoleh persentase sebesar 95% dengan kategori sangat layak, sedangkan hasil validasi ahli media memperoleh persentase sebesar 80% dengan kategori layak. Selanjutnya validasi ahli praktisi memperoleh persentase sebesar 96% dengan kategori sangat layak. Hasil angket respon guru pada uji coba lapangan awal memperoleh persentase 87,5%, sedangkan pada uji coba lapangan utama meningkat menjadi 97,5% dengan respon sangat baik. Berdasarkan hasil validasi ahli dan respon guru, modul ajar berbasis discovery learning pada materi daerahku dan kekayaan alamnya dinyatakan layak digunakan dan memperoleh respon yang sangat baik dalam mendukung proses pembelajaran siswa kelas IV sekolah dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Aktivitas Antibakteri Kalsium Oksida (CaO) dari Cangkang Kapah Terhadap Bakteri Vibrio sp.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Budidaya udang windu (Penaeus monodon) menghadapi ancaman serius akibat infeksi bakteri Vibrio sp., yang dapat menyebabkan vibriosis dan Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND) dengan tingkat mortalitas lebih dari 90%. Penggunaan antibiotik sintetis yang tidak terkontrol dapat memicu resistensi bakteri dan meninggalkan residu berbahaya pada produk perikanan, sehingga diperlukan alternatif antibakteri yang efektif dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kalsium oksida (CaO) yang disintesis dari limbah cangkang kerang kapah (Meretrix sp.) sebagai agen antibakteri terhadap Vibrio sp. CaO diperoleh melalui kalsinasi tepung cangkang pada suhu 1000°C dan dikarakterisasi menggunakan spektroskopi FTIR. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan yaitu kontrol positif amoksisilin, kontrol negatif etanol, CaO 5%, 10%, dan 15%, masing-masing tiga ulangan. Hasil karakterisasi FTIR mengkonfirmasi terbentuknya CaO yang ditandai munculnya puncak vibrasi ikatan Ca–O pada bilangan gelombang 551,64 cm⁻¹ dan 397,34 cm⁻¹. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh konsentrasi CaO mampu menghambat pertumbuhan Vibrio sp., dengan diameter zona hambat tertinggi pada konsentrasi 15% sebesar rata-rata 5,67 mm.Uji One Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar perlakuan (p = 0,006; p 0,05), mengindikasikan bahwa aktivitas antibakteri CaO bersifat semakin tinggi konsentrasi, semakin kuat efeknya. Mekanisme kerja antibakteri melalui, pembentukan Reactive Oxygen Species (ROS), denaturasi protein, dan kerusakan membran sel bakteri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa CaO dari cangkang kerang kapah berpotensi dikembangkan sebagai agen antibakteri alami dan ramah lingkungan untuk mendukung budidaya udang yang berkelanjutan. Kata kunci: Akuakultur; Difusi cakram; Meretrix sp.; Vibrio sp.; Zona hambat. Abstract Tiger prawn (Penaeus monodon) aquaculture faces a serious threat from Vibrio sp. bacterial infections, which can cause vibriosis and Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND), with a mortality rate exceeding 90%. The uncontrolled use of synthetic antibiotics can trigger bacterial resistance and leave harmful residues in fishery products, necessitating the development of effective and environmentally friendly antibacterial alternatives. This study aims to evaluate the effectiveness of calcium oxide (CaO) synthesized from waste shells of the kapah clam (Meretrix sp.) as an antibacterial agent against Vibrio sp. CaO was obtained through calcination of shell powder at 1000°C and characterized using Fourier Transform Infrared (FTIR) spectroscopy. Antibacterial activity testing was conducted using the disc diffusion method with a Completely Randomized Design (CRD), comprising five treatments: a positive control of amoxicillin, a negative control of ethanol, and CaO at concentrations of 5%, 10%, and 15%, each replicated three times. FTIR characterization confirmed the formation of CaO, indicated by the appearance of Ca-O bond vibration peaks at wavenumbers of 551.64 cm¹ and 397.34 cm. The results show that all CaO concentrations were capable of inhibiting the growth of Vibrio sp., with the highest inhibition zone diameter recorded at the 15% concentration, yielding a mean of 5.67 mm. One-Way ANOVA revealed significant differences among treatments (p=0.006; p 0.05), indicating a concentration-dependent antibacterial activity, whereby higher concentrations produced stronger inhibitory effects. The antibacterial mechanism operates through the formation of Reactive Oxygen Species (ROS), protein denaturation, and bacterial cell membrane damage. This study concludes that CaO derived from kapah clam shells has potential for development as a natural and environmentally friendly antibacterial agent to support sustainable prawn aquaculture. Keywords: Aquaculture, Disc Diffusion, Meretrix sp., Vibeto sp., Inhibition Zone.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Dan Inquiry Learning Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa SMA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemilihan model pembelajaran yang tepat menjadi salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan pemahaman peserta didik serta pencapaian hasil belajar mereka. Model pembelajaran Discovery Learning dan Inquiry Learning merupakan dua model yang sama-sama berorientasi pada keaktifan peserta didik dalam memperoleh pengetahuan melalui proses pembelajara, namun kedunya memiliki perbedaan pada proses pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Biologi antara peserta didik yang diajarkan menggunakan model Discovery Learning dan Inquiry Learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi eksperimen dan desain Pretest–Posttest Comparison group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas X di SMAN 5 Tarakan yang dipilih menggunakan teknik Purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan Analisis Kovariat (ANCOVA) dengan mengendalikan kemampuan awal peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas Discovery Learning meningkat dari 52,43 menjadi 75,71, sedangkan kelas Inquiry Learning meningkat dari 52,14 menjadi 78,14. Namun, hasil uji ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 1,000 yang lebih besar dari taraf signifikansi 0,05, sehingga secara statistik tidak terdapat perbedaan hasil belajar antara kedua model pembelajaran tersebut . Walaupun demikian, model pembelajaran Discovery Learning dan Inquiry Learning sama-sama memberikan pengaruh yang relatif setara terhadap peningkatan hasil belajar Biologi peserta didik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penggunaan Media Smart Box Terhadap Hasil Belajar IPAS Materi Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan Siswa Kelas VI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas VI-B SD Negeri 003 Tarakan pada materi energi terbarukan dan tak terbarukan. Rendahnya hasil belajar tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru melalui metode ceramah serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Kondisi ini mengakibatkan siswa kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran, kurang termotivasi untuk belajar, serta mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep yang dipelajari. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil penggunaan media Smart Box dengan model pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa pada materi energi terbarukan dan tak terbarukan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 26 siswa kelas VI-B SD Negeri 003 Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa, lembar penilaian afektif dan psikomotorik, serta tes hasil belajar kognitif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui peningkatan proses dan hasil belajar siswa pada setiap siklus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Smart Box dengan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Aktivitas siswa meningkat dari nilai rata-rata 70 dengan kategori baik pada siklus I menjadi 91 dengan kategori sangat baik pada siklus II. Ketuntasan hasil belajar aspek afektif meningkat dari 35% menjadi 85%, aspek psikomotorik meningkat dari 12% menjadi 88%, dan aspek kognitif meningkat dari 50% menjadi 88%. Seluruh aspek hasil belajar telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan, yaitu ketuntasan klasikal minimal 80%. Dengan demikian, penggunaan media Smart Box dengan model pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas VI-B SD Negeri 003 Tarakan pada materi energi terbarukan dan tak terbarukan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Melalui Penerapan Reward And Punishment Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di Kelas III SD Negeri 015 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Discipline is an attitude that every student must have, and it may be seen in conformity with classroom regulations during lessons. The goal of this study is to improve student discipline in Pancasila education classes by implementing rewards and punishments. The method employed was Classroom Action Research (CAR), which consisted of two cycles: planning, implementation, observation, and reflection. The study included 15 students from Class III-A at SDN 015 Tarakan. the research instruments included observation sheets for teacher activities and student discipline. The observation results revealed that in Cycle I, the teacher was not performing optimally in terms of student monitoring, reward and punishment administration, and classroom cleanliness was not optimal. The findings of the student disciplinary observations revealed a 50% gain from the “fair” category to “good” in Cycle I, which increased to 100% in Cycle 2. In Cycle I the “good” category improved to “very good” rising from 58% in Session 1 to 75% in Session 2; in Cycle II, it increased to 83% in Session 1 and 92% in Session 2. Thus, rewards and punishments have consistently improved student discipline.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kapasitas Dan Efisiensi Penepungan Biji Beras Menggunakan Mesin Penepung Tipe Disc Mill FFC-15 Dalam Memproduksi Tepung Beras

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas dan efisiensi mesin penepung tipe disc mill FFC-15 dalam produksi tepung beras dengan menggunakan metode eksperimen melalui pengujian langsung pada mesin. Bahan baku yang digunakan adalah beras putih sebanyak 1 kg pada setiap percobaan, dengan variasi ukuran saringan 2 mm dan 1,5 mm yang masing-masing diuji sebanyak tiga kali untuk memperoleh data yang akurat. Parameter yang dianalisis meliputi kapasitas aktual, efisiensi penepungan, persentase susut massa, persentase tepung tercecer, dan rendemen penepungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran saringan berpengaruh terhadap kinerja mesin, dimana pada saringan 2 mm diperoleh kapasitas aktual sebesar 92,43 kg/jam dengan efisiensi 168,05%, sedangkan pada saringan 1,5 mm kapasitas aktual sebesar 85,84 kg/jam dengan efisiensi 156,07%. Selain itu, persentase susut massa dan tepung tercecer meningkat pada saringan yang lebih kecil, yaitu masing-masing sebesar 3,4% dan 2,73%, dibandingkan saringan 2 mm sebesar 2,63% dan 2,16%, sementara rendemen tertinggi diperoleh pada saringan 2 mm sebesar 97,36%. Secara umum, semakin besar ukuran saringan maka kapasitas dan efisiensi mesin cenderung meningkat, sedangkan saringan yang lebih kecil menghasilkan tingkat kehalusan yang lebih tinggi namun dengan kapasitas dan efisiensi yang lebih rendah, dengan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja mesin meliputi ukuran saringan, kecepatan putaran mesin, kualitas bahan baku, getaran mesin, serta pengaturan operasional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS BIBLIOMETRIK MENGGUNAKAN R-STUDIO PADA LITERATUR AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK DAN AKUNTANSI KARBON

2026•

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap isu keberlanjutan, khususnya terkait integrasi akuntansi sektor publik dan akuntansi karbon, namun kajian yang memetakan keterkaitan keduanya secara sistematis masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi, mengidentifikasi tema penelitian dominan, serta mengeksplorasi struktur jejaring kolaborasi ilmiah dalam literatur akuntansi sektor publik dan akuntansi karbon. Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik dengan pendekatan kuantitatif berbasis data sekunder yang diperoleh dari database Scopus periode 2016–2025. Sebanyak 124 artikel ilmiah diseleksi menggunakan protokol PRISMA 2020 dan dianalisis menggunakan perangkat lunak R-Studio dengan paket Bibliometrix untuk memetakan tren, tema, dan kolaborasi . Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi mengalami peningkatan signifikan, dengan tema dominan meliputi climate change, carbon emissions, dan carbon accounting. Selain itu, kolaborasi penelitian masih didominasi oleh negara maju dan belum sepenuhnya inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat kecenderungan integrasi antara akuntansi sektor publik dan akuntansi karbon dalam kerangka green fiscal governance, yang berperan penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Green Accounting dan Carbon Emission Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderasi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green accounting dan carbon emission disclosure terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi. Objek penelitian difokuskan pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan, laporan keuangan, dan laporan keberlanjutan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 19 perusahaan serta data didapatkan sebanyak 95 data observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan aplikasi Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sementara itu, carbon emission disclosure tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas juga belum mampu memperkuat maupun memperlemah hubungan antara green accounting dan carbon emission disclosure terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa informasi mengenai praktik akuntansi hijau dan pengungkapan emisi karbon belum sepenuhnya menjadi pertimbangan utama bagi investor dalam menilai perusahaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh ESG Disclosure terhadap Audit Report Lag Dengan Moderasi Ukuran KAP pada Perusahaan Pertambangan Logam dan Mineral yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ESG disclosure dan ukuran kantor akuntan publik terhadap audit report lag serta peran ukuran kantor akuntan publik sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor pertambangan logam dan mineral yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan auditan, laporan tahunan, dan laporan keberlanjutan perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan aplikasi Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG disclosure berpengaruh negatif terhadap audit report lag, yang berarti semakin tinggi tingkat pengungkapan ESG maka semakin cepat proses penyelesaian audit. Sementara itu, ukuran kantor akuntan publik tidak berpengaruh terhadap audit report lag. Namun, ukuran kantor akuntan publik terbukti mampu memoderasi hubungan antara ESG disclosure dan audit report lag, di mana pengaruh ESG disclosure dalam menurunkan audit report lag menjadi semakin kuat pada perusahaan yang diaudit oleh kantor akuntan publik besar. This study examines the effects of ESG disclosure and audit firm size on audit report lag, and the moderating role of audit firm size in the relationship between ESG disclosure and audit report lag among metal and mineral mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). A quantitative approach was employed using secondary data obtained from audited financial statements, annual reports, and corporate sustainability reports. Data were analyzed using panel data regression and Moderated Regression Analysis (MRA) in EViews 12. The findings indicate that ESG disclosure has a significant negative effect on audit report lag, suggesting that higher levels of ESG disclosure are associated with shorter audit completion times. By contrast, audit firm size does not directly affect audit report lag. However, audit firm size moderates the relationship between ESG disclosure and audit report lag, such that the negative effect of ESG disclosure on audit report lag is stronger among companies audited by large public accounting firms.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Carbon Emission Disclosure Dan Green Intellectual Capital Terhadap Kinerja Keuangan Dan Nilai Perusahaan

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Carbon Emission Disclosure (CED) dan Green Intellectual Capital (GIC) terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sub sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda, dengan sampel sebanyak 14 perusahaan yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari laporan tahunan perusahaan. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 27 melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CED berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan GIC tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Selain itu, CED dan GIC tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa CED mampu meningkatkan kinerja keuangan perusahaan, sedangkan GIC belum mampu memberikan pengaruh terhadap kinerja keuangan maupun nilai perusahaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

CLASSROOM INTERACTION IN ENGLISH TEACHING AT THE ACCOUNTING DEPARTMENT OF UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Interaksi di kelas dalam pembelajaran bahasa Inggris memainkan peran penting dalam proses belajar bahasa Inggris karena mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti interaksi di kelas dan peran bahan ajar dalam mendukung interaksi selama proses pembelajaran bahasa Inggris di Jurusan Akuntansi Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang melibatkan 44 mahasiswa akuntansi semester IV. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara, dan analisis dokumen, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa interaksi di kelas berdasarkan FIACS terdiri dari Lecturer Talk, Student Talk, dan Silence atau Confusion. Lecturer Talk muncul lebih sering selama proses belajar-mengajar, terutama dalam mengajukan pertanyaan, memberikan penjelasan, memberikan arahan, serta memberi pujian atau dorongan kepada mahasiswa. Student Talk terjadi melalui tanggapan dan inisiatif siswa selama kegiatan di kelas, sedangkan Silence atau Confusion muncul ketika siswa sedang memproses informasi dan mempersiapkan tanggapan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa bahan ajar yang komunikatif dan kontekstual mendorong partisipasi, interaksi, dan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Inggris. Hal ini menyiratkan bahwa interaksi di kelas yang efektif dan bahan ajar yang tepat mendukung keterlibatan siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. This study aims to analyze classroom interactions and the influence of teaching materials on facilitating interactions in the English language acquisition process within the Accounting Department at the University of Borneo Tarakan. This research utilized a descriptive qualitative approach with 44 fourth-semester accounting students. The researcher gathered data via classroom observation, interviews, and document analysis, and subsequently analyzed them using the Miles and Huberman framework. The results demonstrate that classroom interactions, as characterized by FIACS, comprise Lecturer Talk, Student Talk, Silence, and Confusion. The data show that classroom interactions, as described by FIACS, include Lecturer Talk, Student Talk, Silence, and Confusion. Lecturer Talk is more common throughout the teaching-learning process, especially while asking questions, providing explanations, giving instructions, and praising or encouraging students. Student Talk occurs when students respond to and initiate classroom activities, whereas Silence or Confusion occurs when students analyze information and prepare their responses. The study also found that communicative and contextual teaching materials increase student participation, interaction, and confidence in using English. This shows that effective classroom interaction and appropriate teaching tools help students participate in English-language learning.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH CARBON EMISSIONS DISCLOSURE DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN LEVERAGE SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Pada Perusahaan Sektor IDXBASIC)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh carbon missions disclosure dan corporate social responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan dengan leverage sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor IDXBASIC yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Pemilihan sampel menggunakan metode pusposive sampling dan diperoleh sebanyak 21 perusahaan serta data didapatkan sebanyak 105 data observasi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel dan analisis regresi moderasi (MRA) serta teknik analisis data memanfaatkan alat bantu software E-views12. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa carbon emissions disclosure tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan yang berati besar kecilnya informasi CED dipandang oleh investor tidak memiliki manfaat ekonomi pada nilai perusahaan. Sebaliknya, CSR dan leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, yang mengisyaratkan bahwa semakin besarnya tingkat pengungkapan CSR dan leverage, maka akan semakin menurunkan nilai perusahaan. Sementara itu, leverage belum berhasil memoderasi pengaruh carbon missions disclosure terhadap nilai perusahaan. Sebaliknya, leverage berhasil memoderasi dengan memperkuat dampak CSR terhadap nilai perusahaan. Kesimpulan yang dapat ditarik bahwa penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dengan menambah literatur terkait teori legitimasi, teori sinyal dan teori stakeholder. Secara prakteknya, hasil penelitian ini dapat menjadi refrensi bagi regulator dan manajemen perusahaan dalam meningkatkan nilai perusahaan dengan kualitas dan integrasi CED, CSR dan leverage. This study investigates the effect of carbon emissions disclosure (CED) and corporate social responsibility (CSR) on firm value, incorporating leverage as a moderating variable, focusing on companies listed in the IDXBASIC sector on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2020–2024. Using purposive sampling, 21 companies were selected with a total of 105 observation data points. The study employed a quantitative approach, utilizing panel data regression and moderation regression analysis (MRA) performed with E-Views 12 software. The results revealed that carbon emissions disclosure does not significantly affect firm value, suggesting that investors do not perceive the extent of CED information to have a direct economic benefit for firm valuation. Conversely, both CSR and leverage had a significant negative impact on firm value, indicating that higher levels of CSR disclosure and leverage are associated with lower firm value. Moreover, leverage did not moderate the relationship between CED and firm value; however, it did moderate and strengthen the influence of CSR on firm value. This study contributes to the literature on legitimacy theory, signaling theory, and stakeholder theory by enriching these fields. Practically, the findings serve as a reference for regulators and corporate management to enhance firm value through the quality and integration of CED, CSR, and leverage strategies.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING (DL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VIII DI SMPN 09 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII di SMPN 9 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan yaitu pre-eksperimental (One Group Pretest-Posttest Design). Desain penelitian One Group Pretest-Posttest adalah penelitian eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok saja, yang diukur dengan pretest dan posttest pada subjek yang akan diteliti. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-3 yang berjumlah 30 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata rata kemampuan awal siswa adalah 52,27. Nilai rata-rata kemampuan awal siswa tersebut mengalami peningkatan menjadi 84 setelah penerapan model pembelajaran discovery learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor n-gain berada pada kategori sedang sebesar 0,66. Nilai tersebut kemudian diinterpretasikan menjadi 66% yang mengindikasikan bahwa model Discovery Learning memberikan peningkatan yang cukup efektif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Selanjutnya, uji t digunakan untuk memperkuat hasil perhitungan n-gain. Berdasarkan hasil uji Paired Sample T-Test bahwa t_hitung= 13,3281 > t_tabel =1,6991 yang artinya H_0 ditolak dan H_1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara kemampuan pemahaman konsep matematis siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Dengan demikian, model Discovery Learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII di SMPN 9 Tarakan, yang ditunjukkan oleh skor n-gain kategori sedang sebagai kategori tingkat peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dan diperkuat oleh hasil uji t yang menunjukkan perbedaan rata-rata yang signifikan antara nilai rata-rata pretest dan posttest.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Strategi Pembelajaran Penemuan dalam Proses Pembelajaran Bahasa Inggris oleh Siswa Kelas XI di SMAN 4 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi Discovery Learning dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris serta kekuatan dan kelemahan penerapannya pada siswa kelas XI di SMAN 4 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian seorang guru Bahasa Inggris dan siswa kelas XI. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Discovery Learning diterapkan melalui tahapan stimulasi, identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, verifikasi, dan generalisasi. Penerapan strategi ini telah berjalan dengan cukup baik, meskipun beberapa tahapan belum terlaksana secara optimal karena keterbatasan waktu dan perbedaan kemampuan siswa. Kekuatan strategi Discovery Learning terletak pada peningkatan keaktifan dan kemampuan berpikir kritis siswa, sedangkan kelemahannya adalah membutuhkan waktu pembelajaran yang lebih lama serta bimbingan guru yang lebih intensif. Dengan demikian, strategi Discovery Learning efektif diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Inggris dengan perencanaan dan pengelolaan kelas yang baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH VARIASI PUTARAN TERHADAP PERFORMA MESIN PENGGILING JAGUNG TIPE DISC MILL FFC-15

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi kecepatan putar terhadap kinerja mesin penggiling jagung tipe disc mill FFC-15. Metode penelitian berupa uji eksperimen dengan dua variasi putaran, yaitu 2617 RPM dan 3015 RPM, bahan uji berupa jagung kering seberat 1 kilogram. Parameter yang dianalisis meliputi kapasitas penepungan aktual, efisiensi, konsumsi bahan bakar, persentase susut massa, tepung yang tercecer, serta rendemen penepungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada putaran 2617 RPM diperoleh kapasitas penepungan 54,92 kg/jam, efisiensi 99,85%, konsumsi bahan bakar 0,839 L/jam, susut massa 2,3%, tepung tercecer 0,44%, dan rendemen 97,3%. Sedangkan pada putaran 3015 RPM, kapasitas penepungan meningkat menjadi 66,85 kg/jam, efisiensi 121,54%, konsumsi bahan bakar 0,860 L/jam, susut massa 2,2%, tepung tercecer 0,47%, dan rendemen 97,5%. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan putaran mesin dapat meningkatkan kapasitas penepungan dan rendemen, namun juga menyebabkan konsumsi bahan bakar lebih besar serta bahan yang tercecer lebih banyak. Oleh karena itu, pemilihan putaran mesin yang optimal perlu mempertimbangkan keseimbangan antara kapasitas produksi, efisiensi energi, kualitas hasil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI TEKNIK STEGANOGRAFI BERBASIS WEBSITE DENGAN METODE DISCRETE COSINE TRANSFORM (DCT) UNTUK PENGAMANAN DATA MAHASISWA

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode penyimpanan data yang aman melalui pemanfaatan teknik steganografi menggunakan metode Discrete Cosine Transform (DCT). Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya ancaman terhadap keamanan dan kerahasiaan data mahasiswa, seperti penghapusan file tanpa izin, pencurian data, penggunaan data tanpa izin, serta pemanfaatan data untuk tujuan yang tidak dikehendaki. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) model ADDIE yang terdiri dari Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Sistem menggunakan modifikasi koefisien DCT pada posisi (2,1) dengan threshold 12.0 untuk embedding dan 6.0 untuk ekstraksi pada blok 8x8 piksel sesuai standar IEEE. Sampel penelitian meliputi 14 citra dengan berbagai ukuran file data pribadi mahasiswa Teknik Komputer seperti kartu keluarga, KTP, akte kelahiran, dan dokumen lainnya. Implementasi sistem menggunakan platform Laravel terintegrasi dengan Python script untuk pemrosesan algoritma DCT. Pengujian dilakukan melalui eksperimental dan kuesioner terhadap 14 responden. Hasil evaluasi kualitas visual menunjukkan sistem mempertahankan imperceptibility tinggi dengan MSE rata-rata 2.847 dan PSNR rata-rata 46.89 dB. Distribusi kualitas mencapai 35.7% kategori "Excellent" (PSNR >48 dB) dan 64.3% kategori "Good" (PSNR 41-47 dB). Performa sistem menunjukkan waktu embedding rata-rata 67.8 ± 54.2 detik dan ekstraksi 34.2 ± 22.8 detik, dengan throughput 1.068 Kb/s untuk embedding dan 1.908 Kb/s untuk ekstraksi. Tingkat keberhasilan ekstraksi mencapai 50% secara keseluruhan, dengan semua citra kategori "Excellent" berhasil diekstrak (100%) sementara citra "Good" hanya 22.2%. Evaluasi usability menghasilkan kepuasan pengguna 4.54/5.0 dengan aspek "Desain Visual" tertinggi (4.79). Hasil penelitian menunjukkan sistem steganografi DCT berhasil meningkatkan keamanan data mahasiswa dengan kualitas visual yang baik dan mampu mencegah kehilangan data yang tidak diinginkan, meskipun keberhasilan ekstraksi bergantung pada kategori kualitas citra.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perhitungan Path Loss Sinyal Pada Jaringan 4G LTE Menggunakan Model COST231-Hata Dan Walfisch-Ikegami Di Daerah Pusat Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menganalisis karakteristik propagasi sinyal 4G LTE di wilayah perkotaan, khususnya di sepanjang Jalan Gajah Mada, Kota Tarakan, dengan menggunakan metode drive test dan pemodelan path loss. Data diperoleh dari 118 titik pengukuran yang merekam nilai RSRP, kemudian dikonversi menjadi path loss untuk dibandingkan dengan hasil perhitungan menggunakan model COST231-Hata dan Walfisch-Ikegami. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai path loss meningkat seiring bertambahnya jarak dari BTS. Pada jarak di bawah 200 meter, sinyal masih berada dalam kondisi baik, sedangkan setelah 350 meter terjadi peningkatan redaman yang signifikan dengan rata-rata path loss sebesar 104,2 dB pada BTS 1 dan 101,6 dB pada BTS 2. Perbandingan model menunjukkan bahwa COST231-Hata menghasilkan prediksi yang cenderung lebih rendah dibandingkan data aktual, dengan nilai RMSE sebesar 18,70 dB pada BTS 1 dan 19,98 dB pada BTS 2. Sementara itu, model Walfisch-Ikegami memberikan hasil yang lebih mendekati kondisi lapangan dengan RMSE sebesar 10,28 dB pada BTS 1 dan 5,54 dB pada BTS 2. Dengan demikian, model Walfisch-Ikegami dinilai lebih akurat dan sesuai digunakan untuk perencanaan jaringan di wilayah urban seperti Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Improving Students' Reading Comprehension Using Small Group DIscussion (SGD) Method at the Eighth-Grade Students of SMPN 09 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This purpose of the research was to increase the students' reading comprehension using the SGD (Small Group Discussion) method. This purpose was conducted at SMPN 09 Tarakan. The subjects of this research were 30 students from class VIII-1 at SMPN 09 Tarakan. The research method used was classroom action research (CAR). This classroom action research used the Kemmis and Me Taggart model, which was carried out in two cycles, each consisting of the stages of planning, acting, observing, and reflecting. The research instruments used were observation sheets and reading tests. The results of this research showed that there has been an improvement in students' reading comprehension. Based on the reading test results, in the first cycle, 16 students (53%) achieved the score of KTTP and 14 students (47%) did not achieve the score of KKTP. Meanwhile, the reading test results in the second cycle showed that 25 students (83%) achieved the score of KKTP and 5 students (17%) did not achieve the score of KKTP. The results of the observation sheets for teacher and student activities have met the criteria for success. Thus, it can be concluded that the use of the SGD (Small Group Discussion) method can increase the students' reading comprehension of students in class VIII-1 at SMPN 09 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI EVALUASI DIMENSI SALURAN PADA JALAN SERANAI III JUATA PERMAI KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstract Drainage channels are an important component of the road infrastructure system that properly drains stormwater runoff to avoid flooding and road damage. The drainage system of Juata Permai is a rainwater runoff sewer. The type of channel employed is an open channel with multiple open channels of tiny dimensions. The interceptor channel connects directly to the outer or collector channel, eventually leading to the Juata Permai River in North Tarakan District, Tarakan City, particularly the Juata Permai. The calculation uses a return period of 5 years, using the log person type III approach in m³/second. Based on the findings of the Evaluation Study of Drainage Channel Dimensions on Jalan Seranai III Juata Permai Tarakan, the authors can make the following conclusions: Flood discharge for various return periods of 2, 5, 10, 25, and 50 years is: 0.01618 m³/second, 0.01805 m³/second, 0.01977 m³/second, 0.02083 m³/second, and 0.02142 m³/second. The drainage channel dimensions from the calculation of the 5 years are as follows: channel height (H) = 1.3 m, channel width (B) = 1.33 m.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail