ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green accounting dan carbon emission disclosure terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi. Objek penelitian difokuskan pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan, laporan keuangan, dan laporan keberlanjutan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 19 perusahaan serta data didapatkan sebanyak 95 data observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan aplikasi Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sementara itu, carbon emission disclosure tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas juga belum mampu memperkuat maupun memperlemah hubungan antara green accounting dan carbon emission disclosure terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa informasi mengenai praktik akuntansi hijau dan pengungkapan emisi karbon belum sepenuhnya menjadi pertimbangan utama bagi investor dalam menilai perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Carbon Emission Disclosure (CED) dan Green Intellectual Capital (GIC) terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sub sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda, dengan sampel sebanyak 14 perusahaan yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari laporan tahunan perusahaan. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 27 melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CED berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan GIC tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Selain itu, CED dan GIC tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa CED mampu meningkatkan kinerja keuangan perusahaan, sedangkan GIC belum mampu memberikan pengaruh terhadap kinerja keuangan maupun nilai perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menelaah pengaruh eco-efficiency dan green innovation terhadap nilai perusahaan, serta menguji peran good corporate governance sebagai variabel moderasi. Sampel penelitian mencakup 11 perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024, menggunakan metode purposive sampling. Analisis dilakukan dengan pendekatan Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa eco-efficiency maupun green innovation tidak ditemukan hubungan signifikan dengan nilai perusahaan. Moderasi good corporate governance pada eco-efficiency dan green innovation menghasilkan pengaruh signifikan dengan arah negatif, sehingga memperlemah hubungan keduanya dengan nilai perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa praktik keberlanjutan belum sepenuhnya diapresiasi oleh pasar atau investor, sehingga tidak langsung meningkatkan nilai perusahaan. Namun, good corporate governance tetap berperan penting sebagai mekanisme pengawasan yang mengendalikan praktik keberlanjutan, meskipun hasil empiris menunjukkan moderasi yang memperlemah hubungan keberlanjutan dengan nilai perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur dengan menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep keberlanjutan dan bukti empiris, serta menekankan perlunya regulasi, transparansi, dan kesadaran investor agar praktik keberlanjutan dapat benar-benar menjadi faktor peningkat nilai perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini menelaah pengaruh eco-efficiency dan green innovation terhadap nilai perusahaan, serta menguji peran good corporate governance sebagai variabel moderasi. Sampel penelitian mencakup 11 perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024, menggunakan metode purposive sampling. Analisis dilakukan dengan pendekatan Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa eco-efficiency maupun green innovation tidak ditemukan hubungan signifikan dengan nilai perusahaan. Moderasi good corporate governance pada eco-efficiency dan green innovation menghasilkan pengaruh signifikan dengan arah negatif, sehingga memperlemah hubungan keduanya dengan nilai perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa praktik keberlanjutan belum sepenuhnya diapresiasi oleh pasar atau investor, sehingga tidak langsung meningkatkan nilai perusahaan. Namun, good corporate governance tetap berperan penting sebagai mekanisme pengawasan yang mengendalikan praktik keberlanjutan, meskipun hasil empiris menunjukkan moderasi yang memperlemah hubungan keberlanjutan dengan nilai perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur dengan menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep keberlanjutan dan bukti empiris, serta menekankan perlunya regulasi, transparansi, dan kesadaran investor agar praktik keberlanjutan dapat benar-benar menjadi faktor peningkat nilai perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh carbon missions disclosure dan corporate social responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan dengan leverage sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor IDXBASIC yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Pemilihan sampel menggunakan metode pusposive sampling dan diperoleh sebanyak 21 perusahaan serta data didapatkan sebanyak 105 data observasi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel dan analisis regresi moderasi (MRA) serta teknik analisis data memanfaatkan alat bantu software E-views12. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa carbon emissions disclosure tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan yang berati besar kecilnya informasi CED dipandang oleh investor tidak memiliki manfaat ekonomi pada nilai perusahaan. Sebaliknya, CSR dan leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, yang mengisyaratkan bahwa semakin besarnya tingkat pengungkapan CSR dan leverage, maka akan semakin menurunkan nilai perusahaan. Sementara itu, leverage belum berhasil memoderasi pengaruh carbon missions disclosure terhadap nilai perusahaan. Sebaliknya, leverage berhasil memoderasi dengan memperkuat dampak CSR terhadap nilai perusahaan. Kesimpulan yang dapat ditarik bahwa penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dengan menambah literatur terkait teori legitimasi, teori sinyal dan teori stakeholder. Secara prakteknya, hasil penelitian ini dapat menjadi refrensi bagi regulator dan manajemen perusahaan dalam meningkatkan nilai perusahaan dengan kualitas dan integrasi CED, CSR dan leverage. This study investigates the effect of carbon emissions disclosure (CED) and corporate social responsibility (CSR) on firm value, incorporating leverage as a moderating variable, focusing on companies listed in the IDXBASIC sector on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2020–2024. Using purposive sampling, 21 companies were selected with a total of 105 observation data points. The study employed a quantitative approach, utilizing panel data regression and moderation regression analysis (MRA) performed with E-Views 12 software. The results revealed that carbon emissions disclosure does not significantly affect firm value, suggesting that investors do not perceive the extent of CED information to have a direct economic benefit for firm valuation. Conversely, both CSR and leverage had a significant negative impact on firm value, indicating that higher levels of CSR disclosure and leverage are associated with lower firm value. Moreover, leverage did not moderate the relationship between CED and firm value; however, it did moderate and strengthen the influence of CSR on firm value. This study contributes to the literature on legitimacy theory, signaling theory, and stakeholder theory by enriching these fields. Practically, the findings serve as a reference for regulators and corporate management to enhance firm value through the quality and integration of CED, CSR, and leverage strategies.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh CEO Power dan Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan IDX Quality 30 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Adapun jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh dari Laman Bursa Efek Indonesia (BEI). Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan data yang diperoleh sebanyak 26 perusahaan sehingga diperoleh 130 observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan menggunakan aplikasi STATA versi 17. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CEO Power yang diproksikan dengan kekuatan kepemilikan (ownership power), kekuatan keahlian (expert power), dan kekuatan prestise (pristige power), serta struktur modal yang diproksikan dengan Debt Equity Ratio tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kebijakan dividen dalam memediasi corporate governance, leverage, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 12 perusahaan sehingga diperoleh 60 data observasi. Data yang digunakan adalah laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI periode 2019-2023. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis jalur dengan menggunakan aplikasi SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan corporate governance, leverage, dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen, corporate governance dan kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, leverage dan profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan, dan kebijakan dividen tidak mampu memediasi pengaruh corporate governance, leverage, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, leverage, ukuran Perusahaan, dan diversitas dewan direksi pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021. Data yang digunakan adalah laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2017-2021. Pemilihan sampel sebanyak 37 perusahaan, sehingga diperoleh data sebanyak 185 observasi (37 perusahaan × 5 tahun). Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Teknik SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS versi 6.0. Hasil penelitian menunjukkan profitabilitas berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap nilai perusahaann, leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, diversitas gender dewan direksi berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan dan diversitas usia dewan direksi berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan manfaat dalam bahan kajian pengembangan ilmu manajemen keuangan terkait pada pengaruh Profitabilitas, Leverage, Ukuran Perusahaan, dan Diversitas Gender dan Diversitas Usia Dewan Direksi dalam meningkatkan Nilai Perusahaan, serta dapat digunakan sebagai pedoman atau acuan oleh perusahaan dalam upaya meningkatkan nilai perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengungkapan corporate social responsibility terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas dan leverage sebagai variabel moderator pada perusahaan sektor energy yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021. Sampel yang diperoleh sebanyak 19 perusahaan menggunakan metode purposive sampling, sehingga jumlah yang diobservasi sebanyak 95 data. Penelitian ini menggunakan analisis regresi moderasi dengan alat bantu sofware SPSS versi 23. Hasil analisis regresi moderasi tanpa variabel moderasi menunjukan corporate social responsibility tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil analisis regresi moderasi dengan variabel moderasi sebagai variabel independen menunjukan corporate social responsibility dan leverage tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil analisis regresi moderasi dengan variabel moderasi sebagai interaksi menunjukan corporate social responsibility memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, profitabilitas memiliki pengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, leverage tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan variabel profitabilitas dan leverage tidak memoderasi pengaruh corporate social responsibility terhadap nilai perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran good corporate governance dalam meningkatkan nilai perusahaan melalui manajemen laba pada perusahaan manufaktur sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) selama periode 2015-2019. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 38 perusahaan sehingga diperoleh 190 observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan PLS-SEM dengan aplikasi WarpPLS versi 7.0. Hasil penelitian ini menunjukkan Jumlah Dewan Direksi berpengaruh negatif signifikan terhadap Nilai Perusahaan, Jumlah Komite Auditor berpengaruh negatif signifikan terhadap Nilai Perusahaan, Jumlah Dewan Direksi berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Manajemen Laba, Jumlah Komite Auditor berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Manajemen Laba, Manajemen Laba tidak memediasi pengaruh Jumlah Dewan Direksi terhadap Nilai Perusahaan, Manajemen Laba tidak memediasi pengaruh Jumlah Komite Auditor terhadap Nilai Perusahaan, Manajemen Laba berpengaruh negatif signifikan terhadap Nilai Perusahaan.