Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas VI-B SD Negeri 003 Tarakan pada materi energi terbarukan dan tak terbarukan. Rendahnya hasil belajar tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru melalui metode ceramah serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Kondisi ini mengakibatkan siswa kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran, kurang termotivasi untuk belajar, serta mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep yang dipelajari. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil penggunaan media Smart Box dengan model pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa pada materi energi terbarukan dan tak terbarukan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 26 siswa kelas VI-B SD Negeri 003 Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa, lembar penilaian afektif dan psikomotorik, serta tes hasil belajar kognitif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui peningkatan proses dan hasil belajar siswa pada setiap siklus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Smart Box dengan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Aktivitas siswa meningkat dari nilai rata-rata 70 dengan kategori baik pada siklus I menjadi 91 dengan kategori sangat baik pada siklus II. Ketuntasan hasil belajar aspek afektif meningkat dari 35% menjadi 85%, aspek psikomotorik meningkat dari 12% menjadi 88%, dan aspek kognitif meningkat dari 50% menjadi 88%. Seluruh aspek hasil belajar telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan, yaitu ketuntasan klasikal minimal 80%. Dengan demikian, penggunaan media Smart Box dengan model pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas VI-B SD Negeri 003 Tarakan pada materi energi terbarukan dan tak terbarukan.