ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Membaca pemahaman diartikan dalam memahami isi bacaan yang mewakili dari ide, gagasan, pikiran dan pendapat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca pemahaman mahasiswa PGSD Angkatan 2023 Universitas Borneo Tarakan dalam menyelesaikan soal cerita. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes soal, wawancara dan dokumentasi. Subjek terdiri dari sepuluh mahasiswa diambil dari lima lokal yang dipilih secara acak berdasarkan hasil nilai tes. Hasil penelitian menunjukkan deskripsi dari kemampuan membaca pemahaman mahasiswa PGSD Angkatan 2023 Universitas Borneo Tarakan pada 4 indikator (literal, interpretatif, kritis, dan kreatif) dengan kategori sangat baik pada skror 58% mahasiswa mampu: 1) memahami informasi tersurat dan tersirat dalam teks secara tepat; 2) mengevaluasi isi bacaan secara kritis dengan alasan yang jelas; 3) menghasilkan gagasan baru secara kreatif berdasarkan isi bacaan. Sedangkan kategori cukup baik pada skor 40% mahasiswa mampu: 1) memahami informasi yang jelas dan mengartikan makna tersirat secara umum; 2) dapat menunjukkan sikap kritis dan merespons bacaan; 3) argumen dan pengembangan ide mereka masih dasar karena penjelasan yang diberikan belum memadai. Sedangkan kategori kurang baik pada skor 2% mahasiswa: 1) belum memahami isi teks secara utuh; 2) penafsiran makna tersirat kurang tepat; 3) kemampuan evaluasi kritis rendah; 4) pengembangan ide masih sangat terbatas. Reading comprehension is defined as grasping the substance of a text that expresses ideas, thoughts, or opinions. The purpose of this study is to describe the reading comprehension abilities of PGSD students from the 2023 class at the University of Borneo Tarakan when completing story problems. The method testing, interviews, and documentation. The subjects were 10 students chosen at random from five different sites based on their test scores. The study’s findings describe the reading comprehension ability of PGSD students from the 2023 class at the University of Borneo Tarakan on four indicators (literal, interpretative, critical, and creative), with a very good category of 58% of students being able to: 1) Correctly comprehend the explicit and implicit information in the text. 2) critically assess the reading’s content with explicit explanations; and 3) produce new creative ideas based on the reading’s content. Meanwhile, in the relatively good category, with a score of 40% students can: 1) comprehend clear material and interpret general implicit meanings; 2) adopt a critical mindset and respond to the reading; and 3) their arguments and concept development remain basic due to insufficient explanations. Meanwhile, in the poor category, 2% of students: 1) did not fully understand the text’s content, 2) misread the implicit meaning, 3) lacked critical assessment abilities, and 4) had very few ideas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknik storytelling terhadap kemampuan berbicara siswa kelas XI di SMAN 2 Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan komunikatif dalam pembelajaran berbicara Bahasa Inggris. Storytelling adalah teknik pembelajaran yang melibatkan aktivitas menyampaikan cerita secara lisan dengan struktur yang jelas dan ekspresi yang menarik, yang diyakini dapat meningkatkan keterampilan berbahasa secara menyeluruh. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental, menggunakan model one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 34 siswa kelas XI Bahasa yang dipilih secara purposive. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berbicara yang mengacu pada lima aspek penilaian menurut Brown (2004), yaitu pronunciation, vocabulary, grammar, fluency, dan comprehension. Tes dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan (treatment) berupa empat sesi pembelajaran berbasis storytelling yang terintegrasi dengan teks hortatory exposition. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan Uji Wilcoxon Signed-Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor siswa dari 4,25 pada pretest menjadi 6,78 pada posttest. Seluruh siswa mengalami peningkatan skor, dengan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05), yang menunjukkan bahwa teknik storytelling memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berbicara siswa. Peningkatan paling dominan terjadi pada aspek pronunciation dan vocabulary. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknik storytelling merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan performa berbicara siswa, serta mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, komunikatif, dan relevan dengan konteks kehidupan siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
Abstrak Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan kompetensi terhadap kinerja karyawan PT. Karya Jaya Indah Malinau Utara. Hipotesis dalam penelitian ini merupakan terdapat disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei dan pengumpulan informasi menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode nonprobabiliti sampling dengan sampling jenuh. Adapun sampel penelitian ini merupakan karyawan divisi industri jasa kontruksi pada PT. Karya Jaya Indah Malinau Utara yang berjumlah 55 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan dukungan program SPSS versi 25. Adapun hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa variabel disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan, Sebaliknya variabel kompetensi berpengaruhi positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Karya Jaya Indah Malinau Utara. Kata Kunci: Disiplin kerja, Kompetensi, Kinerja Karyawan. Abstract The purpose of the was to determine the effect of the work discopline and competence on employee’s perfomance of PT. Karya Jaya Indah North Malinau. The hypothesis of the research was the work discipline has a positive and significant effect on employee’s performance and competence has a positive and significant effect on employee’s perfomance. The research was quantiative approach with survey methods with saturated sampling. The sample of the research was the employees in construction service industry division at PT. Karya Jaya Indah North Malinau. The number of Sample was 55 respondents. The technique of analyzing data was multiple linear regression analysis using SPSS software version 25. The results of the research showed that the work discipline variable has a positive and significant effect on employee’s performance of PT. Karya Jaya Indah North Malinau. Key word: work discipline, competence, employee’s performance
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PEDAGOGICAL COMPETENCE OF THE ENGLISH TEACHERS AT PUBLIC JUNIOR HIGH SCHOOLS IN TARAKAN Abstract This research aimed to describe pedagogical competence of English teachers at public junior high schools in Tarakan and students’ perception towards the pedagogical competence of the English teachers at public junior high schools in Tarakan. This study used a survey method and a quantitative approach. The research population was the English teachers and all students of public junior high schools in Tarakan. The sample of this study was 12 English teachers and 338 students taken using a stratified random sampling technique. The instruments used in this study were questionnaire and interviews. The students and the teachers were asked to fill out the questionnaires distributed by the researcher, after which the researcher conducted interviews with the English teachers related to their pedagogical competence. The result showed that the average score of the teacher’s pedagogical competence was 155.58 (very good category) while the average score of students’ perceptions towards the English teacher’s pedagogical competence was 150.24 (good category). The result of the interviews with the teachers showed that the teachers had different ways of mastering pedagogical competence.