Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: storytelling
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal Menggunakan Metode Storytelling Kisah Nabi Terhadap Akhlak Mazmumah Siswa Kelas VIII MTs Negeri Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aimed to examine the effect of classroom guidance services using prophetic storytelling on akhlak mazmumah (blameworthy characteristics) among eighth-grade students at MTs Negeri Tarakan. Akhlak mazmumah refers to blameworthy traits, attitudes, speech, and behaviors that are embedded in or manifested by an individual and are inconsistent with the values of Islamic teachings, potentially causing harm to oneself or others. In this study, akhlak mazmumah was specifically conceptualized as forms of undesirable behavior displayed by students in their daily interactions within the school environment and in their relationships with peers. This study employed a quantitative approach using a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 32 students from Class VIII-D who were selected using cluster random sampling. Data were collected using a questionnaire administered before and after the intervention. The intervention was delivered through classroom guidance services using prophetic storytelling over five sessions, with the instructional content aligned with indicators of akhlak mazmumah. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics. The hypothesis was tested using a paired-samples t-test. The results showed that the mean pretest score was 95.09 (67.92%), whereas the mean posttest score was 68.19 (48.71%), indicating a decrease of 26.906 points (19.22%) in the mean score. The paired-samples t-test yielded a t value of 14.410, df = 31, and a significance value of 0.000 0.05. Thus, a statistically significant difference was found between students’ scores before and after the implementation of classroom guidance services using prophetic storytelling. These findings indicate that classroom guidance services using prophetic storytelling were associated with changes in the akhlak mazmumah of eighth-grade students at MTs Negeri Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The effevtiveness of storytelling technique on speaking ability of eleventh-grade students at SMAN 2 Tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknik storytelling terhadap kemampuan berbicara siswa kelas XI di SMAN 2 Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan komunikatif dalam pembelajaran berbicara Bahasa Inggris. Storytelling adalah teknik pembelajaran yang melibatkan aktivitas menyampaikan cerita secara lisan dengan struktur yang jelas dan ekspresi yang menarik, yang diyakini dapat meningkatkan keterampilan berbahasa secara menyeluruh. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental, menggunakan model one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 34 siswa kelas XI Bahasa yang dipilih secara purposive. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berbicara yang mengacu pada lima aspek penilaian menurut Brown (2004), yaitu pronunciation, vocabulary, grammar, fluency, dan comprehension. Tes dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan (treatment) berupa empat sesi pembelajaran berbasis storytelling yang terintegrasi dengan teks hortatory exposition. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan Uji Wilcoxon Signed-Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor siswa dari 4,25 pada pretest menjadi 6,78 pada posttest. Seluruh siswa mengalami peningkatan skor, dengan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05), yang menunjukkan bahwa teknik storytelling memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berbicara siswa. Peningkatan paling dominan terjadi pada aspek pronunciation dan vocabulary. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknik storytelling merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan performa berbicara siswa, serta mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, komunikatif, dan relevan dengan konteks kehidupan siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

THE EFFECT OF DIGITAL STORYTELLING ON SPEAKING SKILLS OF NINTH GRADERS AT SMP MUHAMMADIYAH 2 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Digital storytelling merupakan multimedia berisikan gambar, video, animasi, suara, musik dan dapat digunakan sebagai media pengajaran. Pengisahan cerita digital bisa sederhana atau kompleks, tergantung pada keahlian pembuatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan digital storytelling terhadap keterampilan berbicara. Peneliti menggunakan metode penelitian pra-eksperimental dan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 23 siswa, dengan jumlah enam kali pertemuan di kelas. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan parametrik statistik dengan paired t-test untuk melihat efektifnya. Nilai t-test lebih besar dari t-tabel (10.801>2,086). Adapun kolom signifikansi probabilitas (2-tailed) menunjukkan nilai (0,0000,05), artinya nilai signifikansinya lebih rendah dari tingkat signifikansinya. Jadi, hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Sehingga menunjukkan perbedaan yang signifikan pada keterampilan berbicara siswa sebelum dan sesudah siswa diberi perlakuan dengan menggunakan digital storytelling.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Digital Storytelling Pada Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Tanjung Palas

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The purpose of this research was to determine the significant effect of digital storytelling on students' speaking skill. The method employed in this research was a quasi-experimental method. The sample for this research was class VIII students at SMP Negeri 3 Tanjung Palas, which were divided into experimental class and control class with a total sample of 32 students, with each class consisting of 16 students. The experimental class was taught using digital storytelling method, while the control class used conventional storytelling method. Data was analyzed statistically using the independent sample t-test. From data analysis, the value obtained was 0.007, which was smaller than 0.05, which means the alternative hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis (Ho) was rejected. Therefore, it can be concluded that the speaking skills of the students taught using digital storytelling methods were significantly improved than the students taught using conventional storytelling methods. These findings indicated that digital storytelling can be an effective learning media for improving students' speaking skills. Teachers can utilize this research to design more interesting and interactive learning strategies that incorporate storytelling technology in the educational process.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN METODE STORYTELLING TERHADAP PENINGKATAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK KARYA PERTIWI TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan penggunaan metode storytelling terhadap peningkatan perilaku prososial anak usia 4-5 Tahun di TK Karya Pertiwi Tarakan. Perilaku prososial merupakan perilaku positif yang terwujud ingin menghibur sesame dalam kondisi kesusahan. Dalam penelitian ini perilaku prososial peserta didik masih kurang maksimal ditunjukkan pada saat bermain bersama teman masih ada peserta didik yang tidak ingin berbagi permainan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan penelitian tindakan bimbingan dan konseling (PTBK) dengan menggunakan model siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, Observasi dan Refleksi. Penelitian ini menggunakan populasi 12 dan sampel berjumah 7 peserta didik kelompok A TK Karya Pertiwi Tarakan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi centang dan foto berseri. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada siklus 1 dimana dari 7 anak didik kela A usia 4-5 Tahun belum mencapai ketuntasan kriteria penilaian, pretest 7 anak didik sama dengan 100% masuk dalam kategori sangat rendah (BB). Pada saat posttest adanya perubahan perilaku prososial dimana 6 anak didik sama dengan 86% masuk ke dalam (BSB) dan 1 anak didik sama dengan 14% masuk ke dalam (MB). Berdasarkan hasil tersebut storytelling dapat meningkatkan perilaku prososial.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPROVING STUDENTS’ SPEAKING SKILL BY USING STORYTELLING TECHNIQUE AT TENTH GRADE OF SMA FRATER DON BOSCO TARAKAN IN ACADEMIC YEAR 2018/2019

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak The purpose of this research was to find out the effectiveness of using storytelling techniques in improving the speaking skills of tenth grade students at the SMA Frater Don Bosco Tarakan. This study used a pre-experimental design.Its population was all tenth grade students of the school in the 2018/2019 school year. using A purposive sampling technique, 29 students of class X IPS B were taken the sample. The instrument used to collect data was a speaking test. the data were analyzed using descriptive analysis with the help of SPSS 24.0. The results of the study showed that there was a difference in the mean score between the pretest and posttest. The pretest score was 57.52 and the post-test score was 74.34. There was an increase by 16,828 points. The result of the paired sample t-test indicated that the absolute t-value was 10,909 and the critical t-value was 2,048. As the absolute t-value was higher than the critical t-value, the Ha was accepted or the H0 was rejected. It was concluded that the use of storytelling techniques was effected in increasing the speaking skills of the tenth grade students of SMA Frater Don Bosco Tarakan. Tujuan dari penelitiaan ini adalah untuk mencari kefektifan dari menggunakan Teknik storytelling untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas sepuluh di SMA Frater Don Bosco Tarakan. Desain dari penelitian ini adalah pra eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X siswa SMA Frater Don Bosco Tarakan. Tahun pelajaran 2018/2019. Peneliti menggunakan purposive sampling dalam menentukan sample. Siswa kelas X IPS B yang terdiri dari 29 siswa adalah sample dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan untuk mengambil data dalam penelitian ini adalah tes berbicara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan bantuan SPSS 24.0 . Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata- rata antara pre test dan post test. Nilai pre test 57,52 dan nilai post test adalah 74,34. Terdapat peningkatan nilai rata- rata sebesar 16.828. Hasil dari paired sample test adalah t test = 10.909 dan t table adalah 2.048. Hasil t test lebih tinggi dari t table. Dengan demikian dapat disimpilkan Ha diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa penggunaan Teknik storytelling dalam keterampilan berbicara membawa pengaruh terhadap peningkatan penguasaan dan keterampilan berbicara siswa kelas X IPS B SMA Frater Don Bosco Tarakan 2018/2019.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail