Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Inquiry Learning
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Dan Inquiry Learning Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa SMA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemilihan model pembelajaran yang tepat menjadi salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan pemahaman peserta didik serta pencapaian hasil belajar mereka. Model pembelajaran Discovery Learning dan Inquiry Learning merupakan dua model yang sama-sama berorientasi pada keaktifan peserta didik dalam memperoleh pengetahuan melalui proses pembelajara, namun kedunya memiliki perbedaan pada proses pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Biologi antara peserta didik yang diajarkan menggunakan model Discovery Learning dan Inquiry Learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi eksperimen dan desain Pretest–Posttest Comparison group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas X di SMAN 5 Tarakan yang dipilih menggunakan teknik Purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan Analisis Kovariat (ANCOVA) dengan mengendalikan kemampuan awal peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas Discovery Learning meningkat dari 52,43 menjadi 75,71, sedangkan kelas Inquiry Learning meningkat dari 52,14 menjadi 78,14. Namun, hasil uji ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 1,000 yang lebih besar dari taraf signifikansi 0,05, sehingga secara statistik tidak terdapat perbedaan hasil belajar antara kedua model pembelajaran tersebut . Walaupun demikian, model pembelajaran Discovery Learning dan Inquiry Learning sama-sama memberikan pengaruh yang relatif setara terhadap peningkatan hasil belajar Biologi peserta didik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 11 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) perbedaan model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional dalam memberikan hasil belajar yang lebih baik, (2) ada tidaknya pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar matematika, (3) model pembelajaran yang berbeda akan memberikan pengaruh yang berbeda pada masing-masing tingkatan minat belajar terhadap hasil belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial 2×2. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IX SMP Negeri 11 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 siswa, dengan rincian 20 siswa pada kelas IX-2 sebagai kelas kontrol dan 20 siswa pada kelas IX-3 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan datanya dilakukan melalui tes hasil belajar matematika dan angket minat belajar matematika siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan pengujian hipotesis. Analisis deskriptif meliputi rata-rata dan simpangan baku. Pengujian hipotesis menggunakan analisis variansi dua jalur dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil analisis deskriptif dan pengujian hipotesis dengan taraf signifikansi 5%, diperoleh simpulan bahwa (1) hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional, (2) terdapat pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa, (3) model pembelajaran yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang berbeda pada masing-masing tingkatan minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail