ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Kesadaran lingkungan merupakan aspek penting dalam membentuk karakter dan perilaku peduli lingkungan, terutama pada siswa SMP yang bersekolah di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan profil kesadaran lingkungan siswa SMP di wilayah pesisir Kota Tarakan ditinjau dari aspek pengetahuan, sikap, dan tindakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik survei. Sampel penelitian berjumlah 76 siswa kelas VIII dari SMP Negeri 10 Tarakan dan SMP Negeri 12 Tarakan. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert empat pilihan jawaban dan observasi sebagai data pendukung. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa mean, standar deviasi, frekuensi, persentase, dan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek pengetahuan didominasi kategori sedang sebesar 73,68%, rendah 17,11%, dan tinggi 9,21%. Aspek sikap didominasi kategori sedang sebesar 61,84%, rendah 22,37%, dan tinggi 15,79%. Aspek tindakan didominasi kategori sedang sebesar 65,79%, rendah 13,16%, dan tinggi 21,05%. Berdasarkan ketiga aspek tersebut, profil kesadaran lingkungan siswa SMP di wilayah pesisir Kota Tarakan berada pada kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan siswa telah terbentuk, tetapi masih perlu diperkuat agar berkembang secara lebih optimal melalui pembelajaran IPA yang kontekstual dan pembiasaan perilaku peduli lingkungan di sekolah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran hukum pelaku usaha kafe di Kota Tarakan terhadap kewajiban pembayaran royalti musik berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik, serta menjelaskan kendala yang dihadapi pelaku usaha kafe dalam memenuhi kewajiban tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian empiris yang dilaksanakan di Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam dengan pelaku usaha kafe, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kewajiban pembayaran royalti musik oleh pelaku usaha kafe di Kota Tarakan belum terlaksana secara optimal. Kondisi tersebut disebabkan oleh tingkat kesadaran hukum pelaku usaha kafe yang masih tergolong rendah. Berdasarkan indikator kesadaran hukum Soerjono Soekanto, hal ini ditandai dengan rendahnya pengetahuan dan pemahaman hukum, sikap hukum yang belum mendukung, serta perilaku hukum yang belum mencerminkan kepatuhan terhadap kewajiban pembayaran royalti. Berdasarkan hasil wawancara ditemukan beberapa kendala dalam pemenuhan kewajiban pembayaran royalti musik, yaitu rendahnya pengetahuan dan pemahaman hukum mengenai kewajiban pembayaran royalti musik, minimnya sosialisasi dari LMKN, belum jelasnya tata cara pembayaran royalti, keberatan terhadap besaran tarif yang berlaku, rendahnya kepercayaan terhadap pengelolaan dana royalti, serta kurang optimalnya pengawasan dan penerapan sanksi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Minyak goreng merupakan kebutuhan pokok masyarakat dengan banyak pilihan merek di pasaran. Di Kecamatan Sebatik Utara. Sebagai wilayah perbatasan, Kecamatan Sebatik Utara memiliki karakteristik konsumsi yang unik, karena masyarakat tidak hanya mengenal produk dalam negeri, tetapi juga produk minyak goreng dari Malaysia. Kondisi ini menjadikan persaingan antar merek semakin ketat, sehingga pemahaman terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan merek menjadi hal yang penting Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pemasaran minyak goreng dan menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan pembelian minyak goreng di Kecamatan Sebatik Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 40 responden yang berada di Desa Seberang, Kecamatan Sebatik Utara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri atas Kesadaran Merek (X₁) dan Persepsi Kualitas (X₂), sedangkan variabel dependen adalah Keputusan Pemilihan Merek (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Kesadaran Merek dan Persepsi Kualitas berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pemilihan Merek minyak goreng di Kecamatan Sebatik Utara. Namun, secara parsial hanya Persepsi Kualitas yang berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pemilihan Merek, sedangkan Kesadaran Merek tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa konsumen lebih mempertimbangkan kualitas produk dibandingkan tingkat popularitas atau pengenalan merek dalam menentukan pilihan minyak goreng.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis Pentingnya Pendidikan Kesadaran Hukum Berlalu Lintas bagi Pelajar di Kabupaten Malinau Sebagai Upaya Preventif dalam Mencegah Kecelakaan Lalu Lintas dalam Perpsektif Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini adalaah, Tujuan dan urgensi pentingnya pendidikan kesadaran hukum berlalu lintas bagi pelajar dalam perspektif Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Peran pemerintah dan instansi terkait dalam implementasi pendidikan kesadaran hukum berlalu lintas di kalangan pelajar di Kabupaten Malinau. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach). Berdasarkan hasil penelitian Tujuan dan urgensi pentingnya pendidikan kesadaran hukum berlalu lintas bagi pelajar adalah untuk memberikan pemahaman hukum berlalulintas yang diatur dalam Undang-Undang, sehingga mereka mengetahui hak, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai pengguna jalan, membentuk perilaku budaya disiplin berlalu lintas, kepatuhan terhadap rambu, marka, serta aturan lainnya demi menciptakan ketertiban lalu lintas, mencegah kecelakaan, sehingga pelajar dapat menghindari pelanggaran yang berisiko menyebabkan kecelakaan, baik untuk dirinya sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Menanamkan kesadaran kolektif yang bertujuan menciptakan kesadaran bahwa lalu lintas adalah tanggung jawab bersama untuk mewujudkan keselamatan di jalan raya, karena masih banyak pelajar yang belum memahami isi dan maksud dari Undang-Undang tersebut. Implementasi pendidikan kesadaran hukum berlalu lintas yang dilakukan Polres Malinau, Pemerintah, dan Instansi terkait dilaksanakan melalui Program Intrakurikuler Pendidikan lalu lintas (PLL) dapat dilakukan melalui penyusunan Pelaksanaan Pembelajaran Rencana (RPP) dengan menyisipkan materi PLL dan Program Ekstrakurikuler di sekolah berupa kegiatan PKS (Patroli Keamanan Sekolah), Polisi Sahabat Anak (Polsana), Cara Aman Kesekolah, Police Goes To Campus; Safety Riding / Driving, Kampanye dan Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas melalui media Televisi, Radio.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
ABSTRAK Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis Pentingnya Pendidikan Kesadaran Hukum Berlalu Lintas bagi Pelajar di Kabupaten Malinau Sebagai Upaya Preventif dalam Mencegah Kecelakaan Lalu Lintas dalam Perpsektif Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini adalaah, Tujuan dan urgensi pentingnya pendidikan kesadaran hukum berlalu lintas bagi pelajar dalam perspektif Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Peran pemerintah dan instansi terkait dalam implementasi pendidikan kesadaran hukum berlalu lintas di kalangan pelajar di Kabupaten Malinau. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach). Berdasarkan hasil penelitian Tujuan dan urgensi pentingnya pendidikan kesadaran hukum berlalu lintas bagi pelajar adalah untuk memberikan pemahaman hukum berlalulintas yang diatur dalam Undang-Undang, sehingga mereka mengetahui hak, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai pengguna jalan, membentuk perilaku budaya disiplin berlalu lintas, kepatuhan terhadap rambu, marka, serta aturan lainnya demi menciptakan ketertiban lalu lintas, mencegah kecelakaan, sehingga pelajar dapat menghindari pelanggaran yang berisiko menyebabkan kecelakaan, baik untuk dirinya sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Menanamkan kesadaran kolektif yang bertujuan menciptakan kesadaran bahwa lalu lintas adalah tanggung jawab bersama untuk mewujudkan keselamatan di jalan raya, karena masih banyak pelajar yang belum memahami isi dan maksud dari Undang-Undang tersebut. Implementasi pendidikan kesadaran hukum berlalu lintas yang dilakukan Polres Malinau, Pemerintah, dan Instansi terkait dilaksanakan melalui Program Intrakurikuler Pendidikan lalu lintas (PLL) dapat dilakukan melalui penyusunan Pelaksanaan Pembelajaran Rencana (RPP) dengan menyisipkan materi PLL dan Program Ekstrakurikuler di sekolah berupa kegiatan PKS (Patroli Keamanan Sekolah), Polisi Sahabat Anak (Polsana), Cara Aman Kesekolah, Police Goes To Campus; Safety Riding / Driving, Kampanye dan Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas melalui media Televisi, Radio.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan untuk menguji sejauh mana kesadaran wajib pajak, sanksi perpajakan, kualitas layanan, serta pengetahuan perpajakan memengaruhi kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Kota Tarakan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 110 responden. Data yang terkumpul dianalisis melalui uji kualitas data, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji f, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya variabel kesadaran wajib pajak yang memberikan pengaruh terhadap kepatuhan. Adapun sanksi perpajakan, kualitas pelayanan, dan pengetahuan perpajakan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen terbukti memengaruhi kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Kota Tarakan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran wajib pajak, penyempurnaan layanan, edukasi perpajakan, serta penerapan sanksi yang lebih efektif untuk mendorong tingkat kepatuhan wajib pajak. Kata Kunci: kepatuhan wajib pajak, kesadaran wajib pajak, sanksi perpajakan kualitas pelayanan, pengetahuan perpajakan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran lingkungan siswa di SMP Negeri 14 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif untuk menggambarkan tingkat kesadaran lingkungan siswa. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri 14 Tarakan. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik stratified random sampling yang melibatkan siswa kelas VII, VIII, dan IX. Setiap tingkat terdiri atas empat kelas dengan sepuluh siswa pada setiap kelas. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket yang mencakup tiga aspek kesadaran lingkungan, yaitu afektif, konatif, dan kognitif. Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat kecenderungan persepsi siswa terhadap kesadaran lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum siswa SMP Negeri 14 Tarakan memiliki kesadaran lingkungan yang positif pada ketiga aspek tersebut. Pada kelas VII, sebagian besar siswa menunjukkan sikap positif meskipun masih terdapat beberapa siswa dengan sikap netral. Pada kelas VIII, sikap positif tetap mendominasi, namun ditemukan sedikit siswa dengan persepsi negatif pada aspek kognitif. Pada kelas IX, mayoritas siswa menunjukkan sikap positif, meskipun terdapat sebagian kecil siswa dengan sikap netral dan negatif. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa siswa SMP Negeri 14 Tarakan memiliki kesadaran lingkungan yang baik, namun masih diperlukan upaya pembinaan untuk meningkatkan pemahaman dan perilaku peduli lingkungan pada sebagian siswa. This study aims to analyze students' environmental awareness at SMP Negeri 14 Tarakan. The study employed a quantitative approach using a descriptive method to describe the level of students' environmental awareness. The research population consisted of all students of SMP Negeri 14 Tarakan. The sample was selected using a stratified random sampling technique involving students from grades VII, VIII, and IX. Each grade level consisted of four classes, with ten students selected from each class. Data were collected using a questionnaire covering three aspects of environmental awareness, namely affective, conative, and cognitive aspects. The data were analyzed descriptively to identify trends in students' perceptions of environmental awareness. The results showed that, in general, students of SMP Negeri 14 Tarakan demonstrated positive environmental awareness across all three aspects. In grade VII, most students exhibited positive attitudes, although several students still showed neutral attitudes. In grade VIII, positive attitudes continued to dominate; however, a small number of students demonstrated negative perceptions in the cognitive aspect. In grade IX, the majority of students showed positive attitudes, although a small proportion displayed neutral and negative attitudes. Overall, it can be concluded that students of SMP Negeri 14 Tarakan possess good environmental awareness. Nevertheless, further educational efforts are still required to improve environmental understanding and environmentally caring behavior among some students.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang dikenal sebagai silent killer karena gejalanya yang tidak khas dan sering tidak disadari penderitanya, hingga menimbulkan komplikasi serius. Tingkat kesadaran diri yang rendah sering kali menjadi faktor utama ketidakpatuhan pasien dalam menjalani terapi pengobatan.. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian sebanyak 162 orang dewasa yang telah terdiagnosis hipertensi di Puskesmas Karang Rejo. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner BASIS untuk menilai tingkat kesadaran diri dan kuesioner MMAS-8 untuk mengukur kepatuhan minum obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa dengan hipertensi di Puskesmas Karang Rejo sebagian besar berjenis kelamin perempuan, berusia 50-59 tahun, berpendidikan rendah, dan memiliki pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga, serta memiliki kesadaran diri baik dan kepatuhan minum obat dalam katergori sedang. Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji alternatif spearman rho menunjukkan nilai p= 0.142, sehingga disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kesadaran diri dengan kepatuhan minum obat orang dewasa dengan hipertensi di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lebih lanjut untuk meneliti terkait faktor pemungkin kesadaran diri pada pasien hipertensi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dewasa merupakan kelompok usia yang rentan akan perubahan fisik, psikologis dan sosial. Semakin bertambahnya usia seseorang, maka tekanan darah juga akan semakin meningkat. Hipertensi pada orang dewasa dikaitkan dengan proses penuaan dari dewasa menjadi pra lansia terjadi perubahan pada tubuh. Kesadaran diri dan kualitas hidup adalah salah satu faktor pencetus terjadinya tekanan darah meningkat, kurangnya kesadaran diri pada seseorang akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kesadaran diri dan kualitas hidup pada orang dewasa dengan hipertensi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah orang dewasa dengan hipertensi di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 162 responden. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Blood Pressure Awareness Scale and Insight Scale (BASIS) dengan 10 item pertanyaan dan kuesioner WHOQOL – BREF dengan 26 pertanyaan. Penelitian ini menggunakan uji statistik chi-square. Hasil uji chi- square menunjukan tidak terdapat hubungan antara kesadaran diri dan kualitas hidup pada orang dewasa dengan hipertensi dengan nilai (P=0,166). Hasil penelitian ini orang dewasa dengan hipertensi sebagian besar berusia 40-49 tahun, berjenis kelamin perempuan, bekerja sebagai IRT, berpendidikan terakhir SLTA, memiliki riwayat hipertensi 1 bulan-3 tahun dan memiliki riwayat keluarga menderita hipertensi, memiliki kesadaran diri baik dan kualitas hidup baik. Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat hubungan antara kesadaran diri dan kualitas hidup pada orang dewasa dengan hipertensi di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Sehingga perlu dilakukan edukasi terkait hipertensi untuk meningkatkan atau mempertahankan kesadaran diri agar kualitas hidupnya menjadi lebih baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
ABSTRAK PENGARUH KESADARAN MEREK DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN PADA PRDOUK IPHONE DI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN Maya Novita Dr. Syahran, S.E.,M.Sc. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kesadaran merek, citra merek terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan pada produk iPhone di Universitas Borneo Tarakan. Populasi yang digunakan dari penelitian ini merupakan konsumen pengguna Smartphone iPhone. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei instrument pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan nilai Skala Likert 1 sampai 5. Metode pengukuran menggunakan teknik purposive sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 280 responden. Metode Analisa yang digunakan adalah teknik Struktural Equation Modeling (SEM) dengan Partial Least Squares (PLS) versi4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kesadaran merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan. Variabel citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan. Variabel kepuasan pelanggan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh e-service quality, kesadaran merek, kepercayaan, word of mouth, dan kepuasaan terhadap loyalitas pelanggan pada pengguna aplikasi shopee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah Mahasiswa/i Universitas Borneo Tarakan yang telah melakukan pembelian produk di Shopee dengan jumlah sampel 170 responden. Metode analisa yang dipakai yakni analisa regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel e-service quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, kesadaran merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, dan kepuasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada aplikasi shopee.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
THE INFLUENCE OF BRAND EQUITY ON PURCHASING DECISIONS FOR XIAOMI SMARTPHONES IN TARAKAN CITY Abstract This study aims to determine the effect of brand equity on purchasing decisions for xiaomi smartphones in Tarakan city. This study uses a quantitative approach, which means testing hypotheses through data collection using research instruments and statistical data analysis (Sugiyono, 2016) In this study, the population taken was people who were domiciled in Tarakan City and had used Xiaomi smartphones The sample withdrawal in this study used non-probability sampling techniques with purposive sampling method In this study, researchers collected 161 respondents, respondents were people who lived in Tarakan City. After filtering based on the respondents' answers, 161 of all questionnaires can be used for additional analysis. Thus the response rate in this study was 100%. Brand Awareness has a positive and significant effect on purchasing decisions for xiaomi brand smartphones, Brand Association has no effect on purchasing decisions, but has a simultaneous influence on purchasing decisions for xiaomi brand smartphones, perceived quality has a positive and significant effect on purchasing decisions for xiaomi brand smartphones, Brand Loyalty has a positive and significant effect on purchasing decisions for xiaomi brand smartphones. Keywords: Brand Equity, Brand Awareness, Brand Association, Perceived Quality, Brand Loyalty, and Purchasing Decisions.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah (i) untuk mengetahui secara parsial pengaruh pengetahaun perpajakan dan tingkat pendidikan terhadap kepercayaan wajib pajak, (ii) untuk mengetahui secara simultan pengaruh pengetahaun perpajakan dan tingkat pendidikan terhadap kepercayaan wajib pajak, (iii) untuk mengetahui secara parsial pengaruh pengetahaun perpajakan, tingkat pendidikan dan kepercayaan wajib pajak terhadap kesadaran membayar pajak, dan (iv) untuk mengetahui secara simultan pengaruh pengetahaun perpajakan dan tingkat pendidikan terhadap kesadaran membayar pajak melalui kepercayaan wajib pajak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan angket/kuesioner kepada 84 responden yang merupakan wajib pajak penghasilan orang pribadi di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian ini adalah analisis jalur Hasil penelitian (i) secara parsial menunjukan bahwa pengetahuan perpajakan berpengaruh positif terhadap kepercayaan wajib pajak, sedangkan tingkat pendidikan berpengaruh negatif terhadap kepercayaan wajib pajak, (ii) Secara simultan pengetahuan perpajakan dan tingkat pendidikan berpengaruh positif terhadap kepercayaan wajib pajak, (iii) pengetahuan perpajakan berpengaruh secara parsial terhadap kesadaran membayar pajak sedangkan tingkat pendidikan dan kepercayaan wajib pajak tidak berpengaruh terhadap kesadaran membayar pajak. (iv) Sedangkan pengetahuan perpajakan dan tingkat pendidkan berpengaruh secara langsung terhadap kesadaran membayar pajak melalui kepercayaan wajib pajak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh tingkat pendapatan, kesadaran wajib pajak, kualitas pelayanan perpajakan dan pengetahuan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor roda dua di kecamatan sekatak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sekatak. Teknik sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Data yang digunakan adalah data primer berupa kuesioner yang berjumlah 83 responden. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode PLS-SEM (Partial least Square – structural Equation Modeling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel tingkat pendapatan, kesadaran wajib pajak dan kualitas pelayanan perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor roda dua. Sedangkan variabel pengetahuan pajak berpengaruh tidak signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor roda dua. Adapun secara simultan variabel tingkat pendapatan, kesadaran wajib pajak, kualitas pelayanan dan pengetahuan pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor roda dua.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Charolina Julia Arum Gustha. 2023. Survei Kesadaran Budaya Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Borneo Tarakan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Kesadaran Budaya Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Di Universitas Borneo Tarakan.”. Kesadaran Budaya merupakan sebuah kemampuan untuk menyadari nilai-nilai mengenai Budaya. Untuk mengatasi permasalahan pendidikan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Borneo Tarakan maka diperlukan Kesadaran Budaya untuk mengatasi timbulnya konflik dikehidupan jika tidak adanya Kesadaran Budaya tersebut. Penelitian menggunakan metode survey untuk mengukur Kesadaran Budaya Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Angkatan 2021 di Universitas Borneo Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian yaitu pada analisis keseluruhan, dengan jumlah sebanyak 67 subjek dengan presentase 67%. Artinya bahwa mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling memiliki pemahaman kesadaran budaya yang tinggi, serta antuasiasnya tinggi dalam bertoleransi dengan Budaya orang lain. Hal ini akan membantu dalam memberikan makna akan pemahaman terhadap perbedaan yang terjadi. Kesadaran Budaya sebagai suatu kemampuan mengakui dan memahami pengaruh budaya terhadap nilai-nilai dan perilaku manusia. Hal tersebut di dukung dari indikator yang pertama Cara Berpikir, sebanyak 67 subjek dengan presentase 67%., dan pada indikator Perilaku, sebanyak 65 subjek, dengan presentase 56%. Kemudian pada analisis keseluruhan terdapat pada kategori Sangat Setuju sebanyak 37 subjek dengan presentase 37%, bahwa Terdapat 37% mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling yang memiliki sangat tinggi dalam memahami pertemanan antarbudaya, artinya mahasiswa sangat paham dalam kehidupan sehari-harinya sangat sadar dalam berbudaya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KESADARAN FONOLOGIS PADA SISWA KELAS III A DI SDN 032 TARAKAN ABSTRAK Permasalahan yang ditemukan di kelas III A SDN 032 Tarakan dimana terdapat kekurangan dalam kelancaran membaca sehingga menjadi faktor adanya kekurangan dalam bunyi bacaan. Bunyi yang dihasilkan pada saat membaca kata-kata sulit sering diulang dan bunyinya berubah-ubah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran fonologis siswa kelas III A di SDN 032 Tarakan yang ditinjau dari dua aspek yaitu: aspek ketepatan bunyi dan aspek perubahan bunyi. Pendekatan yang dilakukan yaitu pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes dan wawancara untuk memperoleh data hasil kesadaran fonologis siswa. Hasil data dianalisis melalui beberapa tahapan yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sebanyak 21 siswa kelas III A menjadi partisipan dalam penelitian dan mengerjakan tes kesadaran fonologis, yang kemudian dikelompokkan dalam kategori tinggi, sedang dan rendah. Setelah itu peneliti memilih 2 siswa yang mewakili setiap kategori tinggi, sedang dan rendah untuk diwawancarai. Hasil penelitian ini diperoleh data bahwa siswa dalam hal kelancaran membaca sudah lancar, akan tetapi dalam membunyikan kata masih terdapat kesalahan pada bunyinya. Siswa juga mampu untuk memperbaiki bunyi yang masih salah. Sehingga peneliti menyimpulkan bahwa siswa sudah mampu menyadari bunyi dari kata yang disebutkan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK DETERMINASI MASYARAKAT DALAM KESADARAN MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KECAMATAN TARAKAN BARAT KOTA TARAKAN Kristina Sampe Lumba’a Agus Tri Darmawanto, S.E., M.E Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh determinasi masyarakat dalam membayar pajak bumi dan bangunan di Kecamatan Tarakan Barat Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif dengan metode penentuan sampel menggunakan purpossive sampling dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisis dengan model regresi berganda menggunakan program SPSS 16. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa variabel pengetahuan perpajakan dan sanksi pajak memiliki pengaruh signifikan terhadap kesadaran membayar pajak bumi dan bangunan di Kecamatan Tarakan Barat Kota Tarakan. Serta secara simultan variabel pengetahuan perpajakan dan sanksi pajak memiliki pengaruh signifikan terhadap kesadaran membayar pajak bumi dan bangunan di Kecamatan Tarakan Barat Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kesadaran Merek, Persepsi Kualitas Dan Asosiasi Merek Terhadap Keputusan Konsumen Dalam Pembelian Produk Kosmetik Wardah Di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat kota Tarakan yang menggunakan kosmetik Wardah dengan jumlah sampel sebanyak 150 orang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS versi 16. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel persepsi kualitas dan asosiasi merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen dalam pembelian produk kosmetik wardah di kota Tarakan, sedangkan untuk variabel kesadaran merek berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan konsumen dalam pembelian produk kosmetik wardah di kota Tarakan.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
On law enforcement of media coverage related to the freedom of the press in Indonesia; seminar.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Penegakan hukum sesuai dengan pernyataan Soerjono Soekanto adalah kegiatan menyerasikan hubungan nilai-nilai yang terjabarkan di dalam kaedah-kaedah yang mantap dan mengejawantah dan sikap tindak sebagai rangkain penjabaran nilai tahap akhir untuk menciptakan, memelihara, dan mempertahankan kedamaian pergaulan hidup. Konsepsi yang mempunyai dasar filosofis tersebut, memerlukan penjelasan lebih lanjut, sehingga akan tampak lebih konkret. Penegakan hukum sebagai proses dari pemungsian norma-norma hukum secara nyata sebagai pedoman perilaku atau hubungan–hubungan hukum dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Maka dari pada itu penegakan hukum itu sendiri, tidak telepas dari penegak hukum dan kesadaran masyarakat. Dalam perkembangan hukum positif di Indonesia belakangan ini, peran dari penegak hukum sangat vital sekali. Penegak hukum itu bisa dijabarkan dari peran penyidik yang terdiri dari lembaga kepolisian, lembaga kejaksaan, lembaga penyidik pegawai negeri sipipl (PPNS), penyidik kejaksaan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Penyidik Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Penyidik Badan Narkotika Nasional, Penyidik Badan Intelejen Negara (BIN).