Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

68 hasil
Subjek: Informasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI PEMETAAN KETERSEDIAAN JARINGAN DITRIBUSI AIR BAKU EMBUNG HANDULUNG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Embung pada dasarnya merupakan air tadah hujan yang memberikan solusi bagi pemerintah disaat air hujan ditampung didalamnya dan ketika musim kemarau air yang dapat digunakan sesuai kebutuhan. Embung berfungsi sebagai bangunan penampung air baku untuk melayani suatu perumahan. Embung sangat efektif untuk mengatasi daerah kekurangan air, baik air baku maupun irigasi. Tujuan pembangunan embung adalah untuk membuat suatu sistem penyediaan air baku berguna mensuplai air untuk kebutuhan dan keperluan masyarakat Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa kendala atau permasalahan yang hingga kini memerlukan pemecahan baik secara pendekatan persuasif maupun dengan mengadakan kegiatan fisik, antara lain, menentukan titik jalur suplai air baku yang terdekat dari embung Handulung, menentukan jalur distribusi air baku, menuntukan lokasi embung Handulung yang tidak jauh dari titik mata air daerah binalatung dengan melakukan overlay menggunakan software SIG. Hasil yang diperoleh berupa peta jaringan distribusi dimana Wilayah pemetaan lokasi dan jaringan distribusi embung Handulung berada pada daerah pesisir pantai Amal Binalatung dengan luas embung 123.608 m2. Berdasarkan survey lokasi yang telah dilakukan pada daerah penelitian Embung Handulung diketahui terdapat 2 daerah aliran sungai (DAS) yang digunakan sebagai sumber air baku untuk menampung air di saat musim kemarau dengan mendigitasi aliran sungai dimana titik koordinat awal dari sungai Indulung yang pertama X:117.647246 Y:3.394088 sampai kesumber air baku X:117.644803 Y:3.394852 dan titik awal dari sungai Indulung yang kedua X:117.647843 Y:3.394518 sampai ke sumber air baku X:117.646402 Y:3.395768 ke dua aliran sungai memiliki lebar rata-rata ±10 m dengan panjang 220 m dari badan embung.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Layanan Informasi Menggunakan Media Pohon Karir Terhadap Perencanaan Karir Siswa Kelas VIII MTs Negeri Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah layanan informasi menggunakan media pohon karir berpengaruh terhadap perencanaan karir siswa kelas VIII di MTs Negeri Tarakan. Perencanaan karir siswa yang belum optimal ditandai dengan ketidakpahaman mengenai bakat, minat, dan potensi diri, sehingga banyak siswa memilih sekolah lanjutan bukan berdasarkan keinginan dan kemampuan sendiri, melainkan karena dorongan orang tua maupun teman sebaya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan layanan informasi melalui bimbingan konseling menggunakan media pohon karir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini berjumlah 90 siswa kelas VIII MTs Negeri Tarakan dengan menggunakan teknik simple random sampling, sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa skala Likert perencanaan karir. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji hipotesis Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan software SPSS versi 21. Hasil penelitian pada saat pemberian pretest menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori tinggi (55%) dan sangat tinggi (42%) dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 121,39, sedangkan setelah pemberian posttest hampir seluruh siswa (94%) berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata (mean) meningkat menjadi 149,84. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai Z sebesar -4,861 dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya layanan informasi menggunakan media pohon karir terbukti berpengaruh terhadap peningkatan perencanaan karir siswa kelas VIII MTs Negeri Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

peran penyuluh pertanian dalam mengakses informasi teknologi budidaya padi sawah di desa tideng pale, kabupaten tana tidung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran penyuluh dalam mengakses petani terhadap informasi teknologi budidaya padi sawah, akses petani terhadap informasi, serta faktor pendukung dan penghambatnya di Desa Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penentuan informan secara purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan NVivo-12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh berperan sebagai edukator, fasilitator dan penghubung, motivator dan dinamisator, serta penasihat dan konsultan. Penyuluh menyampaikan informasi melalui diskusi, pendampingan, demonstrasi, dan komunikasi digital. Petani memperoleh informasi melalui penyuluh, kelompok tani, sesama petani, serta media digital seperti WhatsApp, YouTube, dan TikTok. Informasi yang paling dibutuhkan meliputi benih, pemupukan, dan pengendalian hama. Faktor pendukung meliputi kemampuan komunikasi penyuluh, pendampingan, dan ketersediaan perangkat komunikasi. Faktor penghambat meliputi jaringan internet yang tidak stabil, biaya kuota, perbedaan kemampuan digital petani, serta ketidaksesuaian informasi dengan kondisi lahan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN WEBSITE INFORMASI KARIR BERBASIS GOOGLE SITES DI SMP FRATER DON BOSCO TARAKAN

2026•

Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D (Research And Development) dengan menggunakan model ADDIE yaitu melalui tahap Analysis. Design, Development, Implementation, Evaluation. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan pada Pengembangan Website Informasi Karu Berbasis Google Sites di SMP Frater Don Bosco Tarakan. Penelitian ini menggunakan 23 orang siswa responden dan 1 guru BK yang berperan sebagai penilai guna untuk mengetahui kepraktisan Website Informasi karir yang dikembangkan. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli media diperoleh presentase 83.33% dengan kategori "Sangat Layak", hasil validasi oleh ahli materi diperoleh presentase 76,66% dengan kategori "Layak" Kemudian hasil responden 23 siswa diperoleh presentase 88,04% dengan kategori "Sangat Praktis", hasil responden oleh guru BK diperoleh presentase 82,5% dengan kategori "Sangat Praktis". Dapat disimpulkan bahwa website informasi karir berbasis google sites di SMP Frater Don Bosco Tarakan memenuhi kriteria kelayakan dan kepraktisan untuk digunakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Hambatan Penyusunan Laporan Keuangan Desa dan Dampaknya terhadap keputusan Manajerial studi Kualitatif Desa di Nawang Baru, Malinau

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan dalam penyusunan laporan keuangan desa dan dampaknya terhadap keputusan manajerial di Desa Nawang Baru, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan bantuan NVivo 15 melalui tahap open coding, axial coding, dan selective coding serta triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan penyusunan laporan keuangan meliputi keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, kendala teknis penggunaan Siskeudes, jaringan internet yang tidak stabil. Hambatan tersebut berdampak pada ketepatan waktu, kelengkapan, dan keakuratan laporan keuangan serta dapat membatasi informasi yang digunakan dalam perencanaan, penentuan prioritas pembangunan, pengalokasian anggaran, dan evaluasi kegiatan. Upaya yang dilakukan meliputi peningkatan kompetensi aparatur, pelatihan Siskeudes, koordinasi, pendampingan, serta perbaikan fasilitas dan jaringan internet. Keterbatasan penelitian ini adalah hanya dilakukan pada satu desa sehingga hasilnya menggambarkan kondisi Desa Nawang Baru dan belum dapat digeneralisasikan pada desa lainnya. Kata kunci: laporan keuangan desa, hambatan penyusunan, Siskeudes, informasi keuangan, keputusan manajerial

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pemetaan sebaran komoditas tanaman buah unggulan berbasis perwilayahan sentra produksi di kabupaten bulungan dengan mengunakan sistem informasi geografis (SIG)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kabupaten Bulungan memiliki potensi tanaman buah yang beragam, namun tingkat keunggulan dan prospek perkembangannya berbeda antarwilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komoditas tanaman buah unggulan dan prospektif berkembang serta memetakan sebarannya berdasarkan pewilayahan sentra produksi menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian menggunakan data sekunder berupa data produksi 11 komoditas tanaman buah pada 10 kecamatan di Kabupaten Bulungan selama periode 2016–2025. Analisis dilakukan menggunakan Location Quotient (LQ) berdasarkan data produksi selama periode penelitian untuk menentukan komoditas basis pada masing-masing kecamatan. Nilai LQ > 1 menunjukkan bahwa komoditas merupakan komoditas basis, sedangkan Dynamic Location Quotient (DLQ) > 1 menunjukkan bahwa komoditas memiliki prospek perkembangan yang lebih baik dibandingkan wilayah pembanding. Hasil analisis LQ dan DLQ selanjutnya digunakan sebagai dasar dalam menentukan komoditas unggulan dan prospektif berkembang serta divisualisasikan dalam bentuk peta tematik menggunakan SIG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas unggulan dan prospektif berkembang berbeda pada setiap kecamatan. Tanjung Selor memiliki jambu air, jeruk siam, dan mangga; Tanjung Palas memiliki duku, durian, dan pepaya; Tanjung Palas Timur memiliki alpukat, duku, durian, dan rambutan; Tanjung Palas Barat memiliki durian; Tanjung Palas Utara memiliki duku, durian, jambu biji, nangka, dan pepaya; Tanjung Palas Tengah memiliki alpukat, jeruk siam, dan pepaya; serta Sekatak memiliki pepaya dan rambutan. Kecamatan lainnya tidak menunjukkan komoditas yang memenuhi kriteria LQ > 1 dan DLQ > 1. Hasil pemetaan menunjukkan adanya perbedaan pola persebaran dan konsentrasi komoditas antarwilayah. Informasi tersebut dapat digunakan untuk menggambarkan sentra produksi dan mendukung perencanaan pengembangan komoditas tanaman buah sesuai dengan potensi masing-masing wilayah di Kabupaten Bulungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMETAAN SEBARAN KOMODITAS TANAMAN BUAH UNGGULANAN BERBASIS PERWILAYAHAN SENTRA PRODUKSI di KABUPATEN BULUNGANN DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kabupaten Bulungan memiliki potensi tanaman buah yang beragam, namun tingkat keunggulan dan prospek perkembangannya berbeda antar wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komoditas tanaman buah unggulan dan prospektif berkembang serta memetakan sebarannya berdasarkan pewilayahan sentra produksi menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian menggunakan data sekunder berupa data produksi 11 komoditas tanaman buah pada 10 kecamatan di Kabupaten Bulungan selama periode 2016–2025. Analisis dilakukan menggunakan Location Quotient (LQ) berdasarkan data produksi selama periode penelitian untuk menentukan komoditas basis pada masing-masing kecamatan. Nilai LQ > 1 menunjukkan bahwa komoditas merupakan komoditas basis, sedangkan Dynamic Location Quotient (DLQ) > 1 menunjukkan bahwa komoditas memiliki prospek perkembangan yang lebih baik dibandingkan wilayah pembanding. Hasil analisis LQ dan DLQ selanjutnya digunakan sebagai dasar dalam menentukan komoditas unggulan dan prospektif berkembang serta divisualisasikan dalam bentuk peta tematik menggunakan SIG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas unggulan dan prospektif berkembang berbeda pada setiap kecamatan. Tanjung Selor memiliki jambu air, jeruk siam, dan mangga; Tanjung Palas memiliki duku, durian, dan pepaya; Tanjung Palas Timur memiliki alpukat, duku, durian, dan rambutan; Tanjung Palas Barat memiliki durian; Tanjung Palas Utara memiliki duku, durian, jambu biji, nangka, dan pepaya; Tanjung Palas Tengah memiliki alpukat, jeruk siam, dan pepaya; serta Sekatak memiliki pepaya dan rambutan. Kecamatan lainnya tidak menunjukkan komoditas yang memenuhi kriteria LQ > 1 dan DLQ > 1. Hasil pemetaan menunjukkan adanya perbedaan pola persebaran dan konsentrasi komoditas antar wilayah. Informasi tersebut dapat digunakan untuk menggambarkan sentra produksi dan mendukung perencanaan pengembangan komoditas tanaman buah sesuai dengan potensi masing-masing wilayah di Kabupaten Bulungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

LEGALITAS HAK MEMPEROLEH INFORMASI BAGI JURNALISTIK

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap jurnalis dalam hak memperoleh informasi, serta untuk mengidentifikasi kendala-kendala hukum yang dihadapi oleh jurnalis dalam memperoleh informasi publik di Indonesia. Jurnalis memiliki peran sentral dalam pilar demokrasi demi menjaga transparansi, fungsi kontrol sosial, dan akuntabilitas pemerintahan. Namun pada praktiknya, jurnalis masih sering menghadapi tindakan intimidasi, kekerasan, hingga kriminalisasi saat menjalankan tugas profesionalnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber data yang digunakan meliputi bahan hukum primer seperti Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta Kode Etik Jurnalistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap jurnalis terbagi menjadi bentuk preventif dan represif. Secara yuridis, Pasal 4 Ayat (3) UU Pers secara tegas menjamin hak pers untuk mencari dan memperoleh informasi, yang diperkuat dengan sanksi pidana dalam Pasal 18 Ayat (1) bagi siapa saja yang sengaja menghambat tugas jurnalistik. Kendala hukum yang dihadapi jurnalis meliputi adanya ketidakselarasan penafsiran (ambiguitas) pasal-pasal dalam UU ITE yang berpotensi mengkriminalisasi jurnalis, intervensi kepentingan sepihak, serta batasan informasi yang dikecualikan dalam Pasal 17 UU KIP yang sering disalahgunakan oleh badan publik untuk menutup akses informasi. Diharapkan aparat penegak hukum dapat meningkatkan sinergi perlindungan represif yang tegas bagi pelaku kekerasan terhadap jurnalis, serta pentingnya penguatan profesionalisme jurnalis dalam menaati Kode Etik Jurnalistik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang Bangun Sistem Informasi Harga Udang Windu Menggunakan Qr Code Berbasis Mobile Di Sinar Rejeki Beringin 2 Ujung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Udang windu merupakan salah satu komoditas unggulan di Kota Tarakan, namun penyampaian informasi harga dan proses pencatatan masih dilakukan secara manual sehingga kurang efisien dan berpotensi menyebabkan keterlambatan informasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem informasi harga udang windu berbasis mobile yang memanfaatkan teknologi QR Code sebagai sarana penyajian informasi meliputi harga, ukuran, kode peti, harga jual per kilogram, dan stok per kilogram. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) yang mencakup tahapan observasi, perancangan, implementasi menggunakan Flutter dan Firebase, serta pengujian melalui Black Box Testing, Usability Testing, pengujian pencahayaan, dan pengujian sudut kemiringan QR Code. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi berhasil dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Berdasarkan Black Box Testing, seluruh fitur aplikasi berfungsi dengan baik dan memperoleh tingkat keberhasilan sebesar 100%. Pada pengujian pencahayaan menunjukkan bahwa QR Code dapat dipindai pada berbagai kondisi intensitas cahaya, meskipun waktu pembacaan menjadi lebih lama pada kondisi minim pencahayaan. Sementara itu, pengujian sudut kemiringan membuktikan bahwa QR Code tetap dapat terdeteksi pada sudut 45°, 75°, dan 90° dengan perbedaan waktu deteksi namun tetap mampu menampilkan informasi harga udang windu. Selain itu, Usability Testing yang melibatkan 23 responden menghasilkan nilai Learnability sebesar 4,41, Memorability 4,45, Efficiency 4,47, Errors 4,43, dan Satisfaction 4,47, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 4,446 yang termasuk dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan aplikasi dapat memudahkan pengguna dalam mengakses informasi harga udang windu di Sinar Rejeki Beringin 2 Ujung.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Media Bibo (Bingo Bebas Overthinking) Untuk Meningkatkan Pemahaman Overthinking Siswa SMP Muhammadiyah Boarding School Tarakan

2026•

Overthinking merupakan pemicu permasalahan mental remaja saat ini yaitu berpikir terus-menerus dan memikirkan hal yang tidak perlu dipikirkan. Diperlukan pencegahan dengan memberikan layanan informasi untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang overthinking dengan media permainan BIBO, yaitu permainan yang memiliki desain sederhana dan dimodifikasi dengan didalamnya terdapat pertanyaan maupun jawaban. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh media BIBO terhadap peningkatan pemahaman overthinking siswa. Penelitian ini menggunakan desain pra-ekperimental dengan pendekatan one group pretest-postest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII A SMP Muhammadiyah Boarding School Tarakan yang memiliki pemahaman overthinking rendah. Yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk membandingkan skor sebelum dan sesudah perlakuan. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari perlakuan yang diberikan terhadap hasil penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian, media BIBO terbukti berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pemahaman overthinking siswa

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KECERDASAN BUATAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PROSES AUDIT INTERNAL: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

2026•

Di tengah pesatnya era transformasi digital, teknologi informasi (TI) dan kecerdasan buatan (AI) kini menjadi kekuatan nyata yang mengubah cara kerja audit internal dari yang semula bertumpu pada metode manual dan sampel terbatas, menuju pendekatan yang lebih cerdas dan berbasis data. Penelitian ini hadir untuk menjawab pertanyaan penting: seberapa besar peran TI dan AI dalam meningkatkan efektivitas audit internal, sekaligus mengungkap faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat adopsinya. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menelusuri artikel dari database Scopus dan Google Scholar terbitan lima tahun terakhir, diseleksi melalui diagram PRISMA, dan dianalisis secara bibliometrik menggunakan VOSviewer. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa TI telah berevolusi dari sekadar alat bantu menjadi tulang punggung audit modern lewat sistem e-Audit dan platform berbasis cloud yang terbukti mempercepat proses sekaligus meningkatkan akurasi data. Sementara, AI khususnya machine learning dan Robotic Process Automation (RPA) membantu auditor untuk memproses data dalam skala besar, mendeteksi anomali, dan menghasilkan analisis risiko yang bersifat prediktif. Kesimpulannya, integrasi TI dan AI dalam audit internal bukan lagi sekadar pilihan strategis ini sudah menjadi kebutuhan mendasar. Namun keberhasilannya sangat bergantung pada sinergi antara kesiapan teknologi, kompetensi sumber daya manusia, dan dukungan penuh dari organisasi.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KEMERDEKAAN PERS SEBAGAI BENTUK PEMENUHAN HAK ATAS INFORMASI BAGI PUBLIK

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Akses terhadap data publik merupakan amanat konstitusional dalam menjalankan roda pemerintahan yang berdaulat sekaligus instrumen demokrasi yang memberikan mandat kepada Media Pers serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk mendistribusikan berita sesuai koridor hukum. Kendati demikian, realitas di lapangan menunjukkan adanya diskrepansi antara regulasi dengan implementasi, ditandai dengan aksi birokrat yang menutup akses informasi serta adanya tekanan terhadap awak media yang menyimpangi prosedur baku. Studi ini dirancang untuk membedah tanggung jawab otoritas negara dalam mengelola informasi terbuka serta menganalisis sistem proteksi yuridis bagi jurnalis dan institusi media saat memublikasikan kabar kepada khalayak. Melalui metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), konseptual (conceptual approach), dan studi kasus (case approach), analisis ini mengeksplorasi referensi hukum primer, sekunder, hingga materi nonhukum. Hasil penelitian menegaskan bahwa tanggung jawab negara dalam pemenuhan informasi adalah kewajiban mutlak aparatur negara demi mencegah praktik korupsi, sementara negara wajib menjamin keamanan ekosistem pers agar dapat bekerja secara profesional dalam menyajikan fakta objektif yang berfungsi sebagai fungsi kontrol sosial. Secara spesifik tanggung jawab negara dalam keterbukaan informasi public dan perlindungan hukum terhadap wartawan dan perusahaan pers yaitu memastikan informasi harus bersifat terbuka setiap dikelola badan publik pengecualian informasi harus berdasarkan uji konsenkuensi yang ketat dengan mempertimbangkan ketentuan yang berlaku. Wartawan dan perusahaan pers harus juga dijamin perlindungannya oleh negara dengan setiap kegiatan jurnalistik yang dilakukan oleh wartawan dan penyampaian berita melalui perusahaan pers tidak boleh dikenakan hukum pidana dan perdata melainkan dengan dewan pers selagi menaati kode etik jurnalistik dan ketentuan peraturan perundang-undangan pers dan keterbukaan informasi publik

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KEMERDEKAAN PERS SEBAGAI BENTUK PEMENUHAN HAK ATAS INFORMASI BAGI PUBLIK

2026•

Akses terhadap data publik merupakan amanat konstitusional dalam menjalankan roda pemerintahan yang berdaulat sekaligus instrumen demokrasi yang memberikan mandat kepada Media Pers serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk mendistribusikan berita sesuai koridor hukum. Kendati demikian, realitas di lapangan menunjukkan adanya diskrepansi antara regulasi dengan implementasi, ditandai dengan aksi birokrat yang menutup akses informasi serta adanya tekanan terhadap awak media yang menyimpangi prosedur baku. Studi ini dirancang untuk membedah tanggung jawab otoritas negara dalam mengelola informasi terbuka serta menganalisis sistem proteksi yuridis bagi jurnalis dan institusi media saat memublikasikan kabar kepada khalayak. Melalui metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), konseptual (conceptual approach), dan studi kasus (case approach), analisis ini mengeksplorasi referensi hukum primer, sekunder, hingga materi non?hukum. Hasil penelitian menegaskan bahwa tanggung jawab negara dalam pemenuhan informasi adalah kewajiban mutlak aparatur negara demi mencegah praktik korupsi, sementara negara wajib menjamin keamanan ekosistem pers agar dapat bekerja secara profesional dalam menyajikan fakta objektif yang berfungsi sebagai fungsi kontrol sosial. Secara spesifik tanggung jawab negara dalam keterbukaan informasi public dan perlindungan hukum terhadap wartawan dan perusahaan pers yaitu memastikan informasi harus bersifat terbuka setiap dikelola badan publik pengecualian informasi harus berdasarkan uji konsenkuensi yang ketat dengan mempertimbangkan ketentuan yang berlaku. Wartawan dan perusahaan pers harus juga dijamin perlindungannya oleh negara dengan setiap kegiatan jurnalistik yang dilakukan oleh wartawan dan penyampaian berita melalui perusahaan pers tidak boleh dikenakan hukum pidana dan perdata melainkan dengan dewan pers selagi menaati kode etik jurnalistik dan ketentuan peraturan perundang-undangan pers dan keterbukaan informasi publik

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hambatan Implementasi Pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintah Daerah: Analisis Konten Atas Temuan Audit Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan persepsi pengguna dalam pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) yang tercermin dalam narasi temuan audit Laporan Hasil Pemeriksaan atas Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara/ periode 2020-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental dan metode analisis konten berbantuan NVivo 12 Pro melalui tahapan open coding, axial, coding, dan selective coding. Technology Acceptance Model (TAM) dan Behavioral Accounting digunakan sebagai kerangka interpretatif untuk memahami dinamika persepsi dan perilaku pengguna sistem. asil penelitian menunjukkan bahwa hambatan persepsi termanifestasi dalam kompleksitas prosedur, inkonsistensi kualitas informasi, kesalahan administratif yang berulang, serta pemanfaatan sistem yang belum optimal. Rendahnya persepsi kemudahan penggunaan berimplikasi pada menurunnya persepsi kegunaan sistem. Selain itu, keterbatasan rasionalitas (bounded rationality) dan kecenderungan mempertahankan metode kerja lama (status quo bias) turut memperkuat hambatan tersebut. Secara longitudinal, fokus hambatan mengalami pergeseran dari persoalan kemudahan penggunaan pada fase awal menuju isu kualitas dan konsistensi informasi pada periode berikutnya. Temuan ini menegaskan bahwa penerimaan teknologi di sektor publik tidak hanya dipengaruhi oleh aspek teknis, tetapi juga oleh dinamika perilaku organisasi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DOKUMENTASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENINGKATAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI KABUPATEN MALINAU

2026•

Penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel menjadi aspek penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintahan. Penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan adil adalah landasan penting untuk memastikan keadilan, kesejahteraan, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga pemerintah. Hal ini melibatkan tata kelola yang transparan dan akuntabel untuk memastikan keputusan dan kebijakan yang diambil berdasarkan prinsip-prinsip yang adil dan berkeadilan. Permasalahan adalah sebagai berikut: Urgensi Pembentukan Regulasi Terhadap Kontribusi Pelaksanaan Tata Kelola Pemerintahan yang Terbuka dan Akuntabel dan Regulasi Pemerintah Daerah Terhadap Kewajiban Pelaksanaan Dokumentasi dan Komunikasi dalam Rangka Keterbukaan Informasi Publik. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah tipe penelitian hukum normatif. Pendekatan penulisan penelitian yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statue approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Untuk memecahkan isu hukum dan sekaligus memberikan preskripsi mengenai hal yang semestinya diperlukan sumber penelitian dapat dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu sumber bahan hukum primer dan sumber bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah studi dokumen kepustakaan dan dianalisis secara preskriptif dengan metode deduktif. Bahwa urgensi pembentukan regulasi terhadap kontribusi pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang terbuka dan akuntabel adalah kebutuhan mendasar untuk menyediakan landasan hukum yang jelas, terpadu, dan operasional bagi setiap perangkat daerah dalam menjalankan kewajiban transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik. Regulasi yang kuat memastikan adanya standar yang seragam dalam pengelolaan informasi, dokumentasi, komunikasi, serta mekanisme pengawasan dan evaluasi, sehingga mencegah terjadinya praktik administrasi yang tertutup, tidak terukur, atau tidak bertanggung jawab. Bahwa Regulasi Pemerintah Daerah terhadap kewajiban pelaksanaan dokumentasi dan komunikasi dalam rangka keterbukaan informasi publik adalah landasan normatif yang memastikan setiap perangkat daerah melaksanakan tugas dokumentasi, pengelolaan informasi, dan komunikasi publik secara terstruktur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Regulasi tersebut berfungsi menetapkan standar, prosedur, serta mekanisme koordinasi yang wajib dipatuhi, sehingga informasi publik dapat dihimpun, disimpan, disajikan, dan disebarluaskan secara tepat waktu, akurat, dan mudah diakses masyarakat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROBLEMATIKA KERAHASIAAN DATA PELAKSANAAN ADMINISTRASI DAN INFORMASI PADA BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PIMPINAN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kerahasiaan data merupakan salah satu prinsip fundamental dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan yang baik (good governance). Dalam konteks pemerintahan daerah, pelaksanaan kerahasiaan data menjadi tanggung jawab setiap aparatur, khususnya pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Sekretariat Daerah, yang memiliki fungsi strategis dalam pengelolaan informasi, komunikasi pimpinan, serta penyimpanan dokumen-dokumen pemerintahan yang bersifat rahasia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan prinsip kerahasiaan data dan informasi dalam administrasi pemerintahan serta mengkaji akibat hukum yang timbul apabila terjadi kebocoran data atau informasi di lingkungan Prokompim. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan konseptual (conceptual approach). Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, buku-buku hukum, serta jurnal ilmiah yang relevan dengan isu perlindungan data dan rahasia jabatan. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan menitikberatkan pada hubungan antara asas kerahasiaan jabatan, kewajiban hukum aparatur, dan tanggung jawab administrasi negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kerahasiaan data pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan belum sepenuhnya optimal. Hal ini disebabkan oleh lemahnya regulasi internal, rendahnya kesadaran aparatur terhadap pentingnya perlindungan data, serta belum tersedianya sistem keamanan informasi yang memadai. Apabila terjadi kebocoran data, maka terdapat akibat hukum administratif, perdata, pidana dan etik, yang masing-masing memiliki dasar hukum dalam peraturan perundang-undangan, seperti Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, dan Pasal 322 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip kerahasiaan data sebagai bagian integral dari akuntabilitas dan integritas penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pemerintah daerah disarankan untuk memperkuat sistem perlindungan data melalui penyusunan kebijakan internal, peningkatan kompetensi aparatur, serta pengawasan berkelanjutan terhadap tata kelola informasi pemerintahan, sehingga tercipta keseimbangan antara transparansi publik dan perlindungan rahasia jabatan dalam kerangka good governance.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

RASIO LEGIS LARANGAN PENYEBARAN BERITA HOAKS DI MEDIA SOSIAL MENURUT UNDANG-UNDANG ITE

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menganalisis rasio legis larangan penyebaran berita hoaks di media sosial berdasarkan Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 yang telah diubah melalui Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 dan terakhir Undang Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Kajian difokuskan pada tiga dimensi utama, yaitu alasan fundamental pembentukan norma, tujuan pengaturan larangan hoaks, serta spirit filosofis yang melatarbelakanginya. Penelitian ini membahas dua isu pokok, yaitu pertanggungjawaban hukum pelaku hoaks dan penerapan sanksi pidana menurut UU ITE. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan larangan hoaks didorong oleh kebutuhan negara melindungi masyarakat di ruang digital yang semakin kompleks. Pasal 28 ayat 1 dan ayat 2 UU ITE bertujuan menjaga ketertiban informasi, mencegah kerugian konsumen, serta menghindari konflik berbasis SARA. Sanksi diatur dalam Pasal 45A dengan ancaman pidana penjara dan denda. Efektivitas penegakan hukum dipengaruhi substansi hukum, aparat, sarana, masyarakat, dan budaya hukum. Penguatan kapasitas aparat dan literasi digital menjadi langkah strategis untuk menjamin penegakan hukum yang adil dan efektif. Penerapan sanksi hukum terhadap pelaku penyebaran hoaks dilakukan melalui mekanisme penegakan hukum yang melibatkan pelaporan, penyelidikan oleh aparat penegak hukum, serta pemeriksaan alat bukti elektronik. Sanksi pidana yang diatur mencakup pidana penjara dan pidana denda. Namun demikian, dalam praktiknya masih terdapat berbagai tantangan, seperti penggunaan identitas anonim, cepatnya arus penyebaran informasi, serta perlunya menjaga keseimbangan antara penegakan hukum dan perlindungan kebebasan berpendapat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas penegak hukum dan peningkatan literasi digital masyarakat agar penegakan hukum terhadap hoaks dapat berjalan efektif dan adil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LAYANAN INFORMASI TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR DI SMP NEGERI 11 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendidikan berperan penting dalam membentuk peserta didik yang mandiri dan bertanggung jawab. Salah satu kemampuan yang perlu dikembangkan adalah kemandirian belajar, yaitu kemampuan siswa dalam mengelola proses belajarnya secara sadar tanpa ketergantungan pada orang lain. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan diskusi dengan guru di SMP Negeri 11 Tarakan, ditemukan berbagai permasalahan yang menunjukkan rendahnya kemandirian belajar siswa, seperti menyalin tugas tanpa memahami isi, kurangnya kerja sama, rendahnya keberanian dalam menyampaikan pendapat, serta ketidakdisiplinan dalam memenuhi kebutuhan belajar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa adalah melalui layanan informasi, yaitu layanan bimbingan dan konseling yang memberikan pemahaman kepada siswa mengenai berbagai aspek belajar yang efektif dan mandiri. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pre-eksperimental, yaitu one group pretest–posttest design. Desain ini melibatkan pemberian pretest sebelum perlakuan dan posttest setelah perlakuan, sehingga pengaruh perlakuan dapat diketahui dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah perlakuan. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen skala Likert mengenai kemandirian belajar, sedangkan teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05 dengan nilai t hitung sebesar -5,578, sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan informasi berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa di SMP Negeri 11 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Efektivitas Implementasi Arkas Dalam Pelaporan Dana Bos Di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 022 Di Kabupaten Tana Tidung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) dalam pelaporan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN 022 Kabupaten Tana Tidung. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal untuk menggali secara mendalam pengalaman pengguna, kualitas sistem, serta faktor kontekstual yang memengaruhi implementasi ARKAS di daerah terpencil. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan mengacu pada Model Keberhasilan Sistem Informasi DeLone & McLean serta Technology Acceptance Model (TAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas pelayanan berperan signifikan dalam membentuk kepuasan pengguna dan tingkat penggunaan sistem. Namun, efektivitas implementasi ARKAS masih dipengaruhi oleh keterbatasan infrastruktur TIK, kompetensi pengguna, serta dukungan pimpinan sekolah. Secara keseluruhan, ARKAS mampu meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pelaporan dana BOS, meskipun diperlukan penguatan pada aspek pelatihan teknis dan stabilitas jaringan internet untuk mengoptimalkan pemanfaatannya di sekolah dasar wilayah terpencil.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Media Pop-Up Book Dalam Meningkatkan Pemahaman Pelecehan Seksual Di SD Negeri 019 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingginya kasus pelecehan seksual pada anak yang terjadi dalam kurung waktu beberapa tahun terakhir serta fenomena di lapangan menunjukkan rendahnya pemahaman siswa mengenai pelecehan seksual seperti ketidaktahuan siswa terhadap perilaku yang termasuk dalam jenis pelecehan fisik maupun verbal dan pencegahan perlindungan diri yang dikhawatirkan dapat mengarah kepada kasus pelecehan seksual. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif berupa layanan informasi bimbingan dan konseling yang disajikan dengan media yang menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar, salah satunya melalui media pop-up book yang menampilkan bentuk tiga dimensi dan ilustrasi konkret untuk memudahkan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi menggunakan media pop-up book terhadap pemahaman pelecehan seksual siswa kelas IV-D di SD Negeri 019 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimental dengan desain one group pretest–posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pemahaman siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi menggunakan media pop-up book (Sig. 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan inform asi menggunakan media pop-up book berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman pelecehan seksual siswa sekolah dasar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail