PENGARUH LAYANAN INFORMASI TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR DI SMP NEGERI 11 TARAKAN
Pendidikan berperan penting dalam membentuk peserta didik yang mandiri dan bertanggung jawab. Salah satu kemampuan yang perlu dikembangkan adalah kemandirian belajar, yaitu kemampuan siswa dalam mengelola proses belajarnya secara sadar tanpa ketergantungan pada orang lain. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan diskusi dengan guru di SMP Negeri 11 Tarakan, ditemukan berbagai permasalahan yang menunjukkan rendahnya kemandirian belajar siswa, seperti menyalin tugas tanpa memahami isi, kurangnya kerja sama, rendahnya keberanian dalam menyampaikan pendapat, serta ketidakdisiplinan dalam memenuhi kebutuhan belajar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa adalah melalui layanan informasi, yaitu layanan bimbingan dan konseling yang memberikan pemahaman kepada siswa mengenai berbagai aspek belajar yang efektif dan mandiri. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pre-eksperimental, yaitu one group pretest–posttest design. Desain ini melibatkan pemberian pretest sebelum perlakuan dan posttest setelah perlakuan, sehingga pengaruh perlakuan dapat diketahui dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah perlakuan. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen skala Likert mengenai kemandirian belajar, sedangkan teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05 dengan nilai t hitung sebesar -5,578, sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan informasi berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa di SMP Negeri 11 Tarakan.