Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NURUL

194 karya publik ditemukan.

2026: 422025: 292024: 362023: 302022: 262021: 212020: 82019: 2

Tinjauan Kriminologi Terhadap Tindak Pidana Pemerasan Melalui Video Call Sex (VCS) Media Digital Digital Di Polres Nunukan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP TINDAK PIDANA PEMERASAN MELALUI VIDEO CALL SEX (VCS) MEDIA DIGITAL DI POLRES NUNUKAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pemerasan melalui Video Call Sex (VCS) media digital dalam tinjauan kriminologi serta menganalisis upaya penanggulangannya oleh Polres Nunukan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan Kasat Reskrim Polres Nunukan, dokumentasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana pemerasan melalui VCS dilakukan dengan memanfaatkan rekaman atau konten intim korban sebagai alat ancaman untuk memperoleh keuntungan secara melawan hukum. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana tersebut meliputi motif memperoleh keuntungan, hubungan pacaran atau mantan pasangan, kerentanan korban yang sebagian masih berstatus pelajar, stigma sosial, rasa malu dan takut korban untuk melapor, serta kemudahan media digital dalam merekam, menyimpan, dan menyebarkan konten intim. Faktor-faktor tersebut menunjukkan bahwa pelaku memanfaatkan kondisi kerentanan korban dan perkembangan teknologi digital untuk melakukan pemerasan. Berdasarkan Teori Strain Robert K. Merton, tindakan pelaku merupakan bentuk innovation, yaitu upaya mencapai tujuan memperoleh keuntungan dengan menggunakan cara yang tidak sah atau melawan hukum. Upaya penanggulangan oleh Polres Nunukan dilakukan melalui upaya preventif, represif, dan non-penal. Upaya preventif dilakukan melalui sosialisasi bahaya VCS dan edukasi keamanan digital, terutama kepada pelajar dan remaja. Upaya represif dilakukan melalui penerimaan laporan, penyelidikan, penyitaan bukti elektronik, pemeriksaan saksi, dan forensik digital. Sementara itu, upaya non-penal dilakukan melalui edukasi kepada keluarga, sekolah, dan masyarakat serta pemberian perlindungan kepada korban agar berani melaporkan tindak pidana yang dialaminya.

THE EFFECT OF SITUATIONAL LANGUAGE TEACHING ON SPEAKING SKILLS AT SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 10 TARAKAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Speaking is a productive skill that the students should master but in practice the researcher found that seventh-grade students at SMPN 10 Tarakan still struggled with English speaking skills due to limited opportunities to practice in meaningful contexts. The purpose of this study was to examine the effect of Situational Language Teaching (SLT) on students' speaking skills using a Quasi-Experimental pre-test-post-test Control and Experiment group design at SMPN 10 Tarakan, involving 26 students in the Experimental class and 27 in the Control class. The Experimental class was taught using SLT over four sessions (introducing oneself and others, hobbies, describing people, and daily activities), while the Control class received Teacher-Centered Instruction. Speaking skills were measured through pre-tests and post-tests covering pronunciation, grammar, vocabulary, fluency, and comprehension, and it was analysed using descriptive statistics, normality and homogeneity tests, independent and paired samples t-tests, N-Gain, and Cohen's d. Both classes had equivalent initial proficiency ( t = 1.097 df = 51 p = 0.278 ) and showed significant improvement from pre-test to post-test (p 0.001) The Experimental class demonstrated greater improvement (31.08 Gain = 0.45) compared to the Control class (23.26 points; N-Gain = 0.35), with both falling into the moderate category. Following the intervention, the Experimental class achieved significantly higher scores ( t = 3.197 ; df = 51 P = 0.002 ) with a large effect size (d = 0.88) These findings indicated that the students which were taught using SLT experienced greater improvement in speaking skills compared to those taught using Teacher-Centered Instruction. English teachers are encouraged to optimize time allocation and utilize engaging instructional media by integrating technology.

Pengaruh Model Pembelajaran Read Outline Discussion Evaluation (RODE) terhadap Kemampuan Numerasi Murid SMA Kelas XII

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kemampuan numerasi berperan penting untuk membantu murid dalam memahami dan menafsirkan informasi melalui konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Read Outline Discussion Evaluation (RODE) terhadap kemampuan numerasi murid kelas XII. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment bentuk non -equivalent control group design yang melibatkan dua kelas dengan masing-masing 30 murid sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan menggunakan model RODE, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional (ceramah). Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest berupa soal uraian indikator kemampuan numerasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U karena tidak semua data berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelas dengan nilai signifikansi 0,024 0,05. Selain itu, rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen (0,56) lebih tinggi daripada kelas kontrol (0,41). Dengan demikian, model pembelajaran RODE terbukti berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan numerasi murid. Model ini dapat dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika untuk mendukung literasi dan numerasi di sekolah.

Tinjauan Kriminologi Terhadap Tindak Pidana Pemerasan Melalui Video Call Sex (VCS) Media Digital Digital Di Polres Nunukan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP TINDAK PIDANA PEMERASAN MELALUI VIDEO CALL SEX (VCS) MEDIA DIGITAL DI POLRES NUNUKAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pemerasan melalui Video Call Sex (VCS) media digital dalam tinjauan kriminologi serta menganalisis upaya penanggulangannya oleh Polres Nunukan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan Kasat Reskrim Polres Nunukan, dokumentasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana pemerasan melalui VCS dilakukan dengan memanfaatkan rekaman atau konten intim korban sebagai alat ancaman untuk memperoleh keuntungan secara melawan hukum. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana tersebut meliputi motif memperoleh keuntungan, hubungan pacaran atau mantan pasangan, kerentanan korban yang sebagian masih berstatus pelajar, stigma sosial, rasa malu dan takut korban untuk melapor, serta kemudahan media digital dalam merekam, menyimpan, dan menyebarkan konten intim. Faktor-faktor tersebut menunjukkan bahwa pelaku memanfaatkan kondisi kerentanan korban dan perkembangan teknologi digital untuk melakukan pemerasan. Berdasarkan Teori Strain Robert K. Merton, tindakan pelaku merupakan bentuk innovation, yaitu upaya mencapai tujuan memperoleh keuntungan dengan menggunakan cara yang tidak sah atau melawan hukum. Upaya penanggulangan oleh Polres Nunukan dilakukan melalui upaya preventif, represif, dan non-penal. Upaya preventif dilakukan melalui sosialisasi bahaya VCS dan edukasi keamanan digital, terutama kepada pelajar dan remaja. Upaya represif dilakukan melalui penerimaan laporan, penyelidikan, penyitaan bukti elektronik, pemeriksaan saksi, dan forensik digital. Sementara itu, upaya non-penal dilakukan melalui edukasi kepada keluarga, sekolah, dan masyarakat serta pemberian perlindungan kepada korban agar berani melaporkan tindak pidana yang dialaminya.

THE EFFECT OF SITUATIONAL LANGUAGE TEACHING ON SPEAKING SKILLS AT SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 10 TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Speaking is a productive skill that the students should master but in practice the researcher found that seventh-grade students at SMPN 10 Tarakan still struggled with English speaking skills due to limited opportunities to practice in meaningful contexts. The purpose of this study was to examine the effect of Situational Language Teaching (SLT) on students' speaking skills using a Quasi-Experimental pre-test-post-test Control and Experiment group design at SMPN 10 Tarakan, involving 26 students in the Experimental class and 27 in the Control class. The Experimental class was taught using SLT over four sessions (introducing oneself and others, hobbies, describing people, and daily activities), while the Control class received Teacher-Centered Instruction. Speaking skills were measured through pre-tests and post-tests covering pronunciation, grammar, vocabulary, fluency, and comprehension, and it was analysed using descriptive statistics, normality and homogeneity tests, independent and paired samples t-tests, N-Gain, and Cohen's d. Both classes had equivalent initial proficiency ( t = 1.097 df = 51 p = 0.278 ) and showed significant improvement from pre-test to post-test (p 0.001) The Experimental class demonstrated greater improvement (31.08 Gain = 0.45) compared to the Control class (23.26 points; N-Gain = 0.35), with both falling into the moderate category. Following the intervention, the Experimental class achieved significantly higher scores ( t = 3.197 ; df = 51 P = 0.002 ) with a large effect size (d = 0.88) These findings indicated that the students which were taught using SLT experienced greater improvement in speaking skills compared to those taught using Teacher-Centered Instruction. English teachers are encouraged to optimize time allocation and utilize engaging instructional media by integrating technology.

PENGARUH NILAI KURS RUPIAH DAN BIAYA BAHAN BAKU TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN KOSMETIK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2020-2024

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana biaya bahan baku dan perubahan nilai tukar rupiah memengaruhi kinerja keuangan perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) antara tahun 2020 hingga 2024. Kinerja keuangan diukur dengan menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menerapkan metodologi kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder serta teknik regresi linier berganda. Sampel penelitian terdiri dari 6 perusahaan kosmetik dengan total 30 observasi yang dipilih melalui teknik sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, nilai kurs rupiah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sementara biaya bahan baku memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, nilai kurs rupiah dan biaya bahan baku memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan kosmetik. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan biaya bahan baku lebih berpengaruh dalam meningkatkan kinerja keuangan dibandingkan nilai kurs.

NILAI MORAL DALAM NOVEL “FREETER, MEMBELI RUMAH” KARYA ARIKAWA HIRO BERDASARKAN KONDISI PSIKOLOGIS TOKOH UTAMA (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA)

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

NURUL HIDAYAH 2026. Nilai Moral dalam Novel “Freeter, Membeli Rumah” Karya Arikawa Hiro Berdasarkan Kondisi Psikologis Tokoh Utama (Kajian Psikologi Sastra). (dibimbing oleh Dr. Asih Riyanti, M.Pd. dan Muhammad Ilham, S.S., M.Pd.) Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Freeter Membeli Rumah karya Arikawa Hiro berdasarkan kondisi psikologis tokoh utama dengan kajian psikologi sastra. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan kondisi psikologis tokoh utama Seiji yang mengalami berbagai konflik dalam kehidupan , keluarga, dan pekerjaan. Perubahan tersebut memengaruhi sikap dan perilaku Seiji sehingga memunculkan berbagai nilai moral yang dapat dijadikan pembelajaran dalam kehidupan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data penelitian adalah novel Freeter Membeli Rumah karya Arikawa Hiro terjemahan Ribeka Ota yang diterbitkan oleh PT Haru Media Sejahtera tahun 2021 di kota Ponorogo, Jawa Timur. Data penelitian berupa kata, kalimat, dan paragraf yang terkandung nilai moral berdasarkan kondisi psikologis tokoh utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 38 data yang menggambarkan nilai moral berdasarkan kondisi psikologis tokoh utama yang terdiri atas 4 data kebutuhan fisiologis, 8 data kebutuhan rasa aman, 16 data kebutuhan cinta dan memiliki, 9 data kebutuhan harga diri, dan 1 data kebutuhan aktualisasi diri berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Nilai moral yang ditemukan meliputi hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan sesama dalam lingkungan sosial, dan hubungan manusia dengan Tuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kondisi psikologis Seiji memengaruhi munculnya nilai-nilai moral sehingga ia berkembang menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, mandiri, peduli terhadap keluarga, mampu menghargai diri sendiri, serta berusaha mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Pengaruh Model Pembelajaran Read Outline Discussion Evaluation (RODE) terhadap Kemampuan Numerasi Murid SMA Kelas XII

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan numerasi berperan penting untuk membantu murid dalam memahami dan menafsirkan informasi melalui konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Read Outline Discussion Evaluation (RODE) terhadap kemampuan numerasi murid kelas XII. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment bentuk non -equivalent control group design yang melibatkan dua kelas dengan masing-masing 30 murid sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan menggunakan model RODE, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional (ceramah). Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest berupa soal uraian indikator kemampuan numerasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U karena tidak semua data berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelas dengan nilai signifikansi 0,024 0,05. Selain itu, rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen (0,56) lebih tinggi daripada kelas kontrol (0,41). Dengan demikian, model pembelajaran RODE terbukti berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan numerasi murid. Model ini dapat dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika untuk mendukung literasi dan numerasi di sekolah.

PENGARUH NILAI KURS RUPIAH DAN BIAYA BAHAN BAKU TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN KOSMETIK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2020-2024

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana biaya bahan baku dan perubahan nilai tukar rupiah memengaruhi kinerja keuangan perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) antara tahun 2020 hingga 2024. Kinerja keuangan diukur dengan menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menerapkan metodologi kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder serta teknik regresi linier berganda. Sampel penelitian terdiri dari 6 perusahaan kosmetik dengan total 30 observasi yang dipilih melalui teknik sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, nilai kurs rupiah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sementara biaya bahan baku memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, nilai kurs rupiah dan biaya bahan baku memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan kosmetik. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan biaya bahan baku lebih berpengaruh dalam meningkatkan kinerja keuangan dibandingkan nilai kurs.

NILAI MORAL DALAM NOVEL “FREETER, MEMBELI RUMAH” KARYA ARIKAWA HIRO BERDASARKAN KONDISI PSIKOLOGIS TOKOH UTAMA (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NURUL HIDAYAH 2026. Nilai Moral dalam Novel “Freeter, Membeli Rumah” Karya Arikawa Hiro Berdasarkan Kondisi Psikologis Tokoh Utama (Kajian Psikologi Sastra). (dibimbing oleh Dr. Asih Riyanti, M.Pd. dan Muhammad Ilham, S.S., M.Pd.) Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Freeter Membeli Rumah karya Arikawa Hiro berdasarkan kondisi psikologis tokoh utama dengan kajian psikologi sastra. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan kondisi psikologis tokoh utama Seiji yang mengalami berbagai konflik dalam kehidupan , keluarga, dan pekerjaan. Perubahan tersebut memengaruhi sikap dan perilaku Seiji sehingga memunculkan berbagai nilai moral yang dapat dijadikan pembelajaran dalam kehidupan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data penelitian adalah novel Freeter Membeli Rumah karya Arikawa Hiro terjemahan Ribeka Ota yang diterbitkan oleh PT Haru Media Sejahtera tahun 2021 di kota Ponorogo, Jawa Timur. Data penelitian berupa kata, kalimat, dan paragraf yang terkandung nilai moral berdasarkan kondisi psikologis tokoh utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 38 data yang menggambarkan nilai moral berdasarkan kondisi psikologis tokoh utama yang terdiri atas 4 data kebutuhan fisiologis, 8 data kebutuhan rasa aman, 16 data kebutuhan cinta dan memiliki, 9 data kebutuhan harga diri, dan 1 data kebutuhan aktualisasi diri berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Nilai moral yang ditemukan meliputi hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan sesama dalam lingkungan sosial, dan hubungan manusia dengan Tuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kondisi psikologis Seiji memengaruhi munculnya nilai-nilai moral sehingga ia berkembang menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, mandiri, peduli terhadap keluarga, mampu menghargai diri sendiri, serta berusaha mengembangkan potensi yang dimilikinya.

HUBUNGAN MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS IV-B SDN 032 TARAKAN

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV-B SDN 032 Tarakan serta seberapa besar kontribusinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 24 siswa sebagai subjek penelitian. Data minat belajar dikumpulkan melalui angket yang terdiri dari 15 butir pernyataan valid dan reliabel (α = 0,823), sedangkan data hasil belajar diperoleh dari nilai rapor semester ganjil. Pengujian hipotesis menggunakan uji korelasi Spearman Rank karena data hasil belajar tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi (rs) sebesar 0,377 dengan signifikansi 0,035 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Artinya, terdapat hubungan positif dan signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar, meskipun tergolong kategori rendah. Kontribusi minat belajar terhadap hasil belajar sebesar 14,21%, sedangkan 85,79% dipengaruhi faktor lain.

HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN HASIL KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN PADA BAYI USIA 6 – 9 BULAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN HASIL KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN PADA BAYI USIA 6 – 9 BULAN ABSTRAK Perkembangan bayi merupakan proses bertambahnya kemampuan motorik, bahasa, sosial, dan kemandirian yang sangat dipengaruhi oleh faktor nutrisi, salah satunya melalui pemberian ASI Eksklusif. ASI Eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan mengandung zat gizi penting yang berperan dalam pertumbuhan serta perkembangan otak dan sistem saraf bayi. Cakupan ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok masih tergolong rendah yaitu 58,01%, dan masih ditemukan bayi usia 6–9 bulan dengan gangguan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat pemberian ASI Eksklusif dengan hasil Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) pada bayi usia 6–9 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 40 bayi usia 6–9 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi riwayat pemberian ASI Eksklusif dan KPSP. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square OR 0,120. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif, sebagian besar memiliki perkembangan sesuai sebesar 79,2%, sedangkan pada kelompok yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif, sebagian besar mengalami perkembangan tidak sesuai sebesar 68,8%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,002 (p 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI Eksklusif dengan hasil KPSP pada bayi usia 6–9 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok tahun 2026.

HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN HASIL KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN PADA BAYI USIA 6 – 9 BULAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN HASIL KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN PADA BAYI USIA 6 – 9 BULAN ABSTRAK Perkembangan bayi merupakan proses bertambahnya kemampuan motorik, bahasa, sosial, dan kemandirian yang sangat dipengaruhi oleh faktor nutrisi, salah satunya melalui pemberian ASI Eksklusif. ASI Eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan mengandung zat gizi penting yang berperan dalam pertumbuhan serta perkembangan otak dan sistem saraf bayi. Cakupan ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok masih tergolong rendah yaitu 58,01%, dan masih ditemukan bayi usia 6–9 bulan dengan gangguan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat pemberian ASI Eksklusif dengan hasil Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) pada bayi usia 6–9 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 40 bayi usia 6–9 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi riwayat pemberian ASI Eksklusif dan KPSP. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square OR 0,120. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif, sebagian besar memiliki perkembangan sesuai sebesar 79,2%, sedangkan pada kelompok yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif, sebagian besar mengalami perkembangan tidak sesuai sebesar 68,8%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,002 (p 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI Eksklusif dengan hasil KPSP pada bayi usia 6–9 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok tahun 2026.

HUBUNGAN MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS IV-B SDN 032 TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV-B SDN 032 Tarakan serta seberapa besar kontribusinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 24 siswa sebagai subjek penelitian. Data minat belajar dikumpulkan melalui angket yang terdiri dari 15 butir pernyataan valid dan reliabel (α = 0,823), sedangkan data hasil belajar diperoleh dari nilai rapor semester ganjil. Pengujian hipotesis menggunakan uji korelasi Spearman Rank karena data hasil belajar tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi (rs) sebesar 0,377 dengan signifikansi 0,035 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Artinya, terdapat hubungan positif dan signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar, meskipun tergolong kategori rendah. Kontribusi minat belajar terhadap hasil belajar sebesar 14,21%, sedangkan 85,79% dipengaruhi faktor lain.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASH CARD PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV MI AL FAWAID TARAKAN

2026 · Book ·

This study motivated by the lack of variety in the use of learning media for the IPAS subject in Grade 4 at MI Al Fawaid Tarakan, which has resulted in low student interest and poor learning outcomes. Therefore, engaging and user-friendly learning media are needed to enhance student engagement in the learning process. This study aims to determine the feasibility of and student' responses to flash card learning media in IPAS instruction for fourth-grade students at MI Al - Fawaid Tarakan. This study employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model, which includes the stages of Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Data collection was conducted through observation, interviews, expert validation, and student response questionnaires. A limited pilot test was conducted with 6 students, while the flash card learning media achieved an average feasibility percentage of 86,89% categorized as "highly feasible", The students' responses during the field trial showed an average score of 99,15% which was categorized as "highly suitable" Thus, the flash card learning media i suitable and highly engaging for use in IPAS instruction for fourth-grade students at MI AL-Fawaid Tarakan.

pengaruh metode penyuluhan terhadap adopsi inovasi teknologi rice transplanter pada petani padi sawah di desa tideng pale kecamatan sesayap kabupaten tana tidung

2026 · Book ·

Produktivitas padi sawah di Kabupaten Tana Tidung masih berada di bawah rata-rata Provinsi Kalimantan Utara, sehingga diperlukan dorongan adopsi teknologi mekanisasi pertanian, salah satunya melalui penerapan teknologi rice transplanter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode penyuluhan yang digunakan dalam mendukung adopsi inovasi teknologi rice transplanter serta menganalisis pengaruh metode ceramah, demonstrasi, dan kursus tani, baik secara parsial maupun simultan, terhadap adopsi inovasi teknologi tersebut pada petani padi sawah di Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 40 responden yang merupakan petani padi sawah anggota kelompok tani di Desa Tideng Pale. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi lapangan. Analisis data menggunakan regresi linier berganda yang didahului dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif, metode demonstrasi merupakan pendekatan yang paling optimal karena memberikan kesempatan kepada petani untuk menyebarkan langsung pengoperasian rice transplanter, meskipun kompleksitas teknis pada tahap persemaian sistem dapog masih menjadi kendala. Secara simultan, metode ketiga penyuluhan berpengaruh signifikan terhadap adopsi inovasi teknologi rice transplanter dengan nilai F hitung sebesar 35,829 dan nilai signifikansi 0,000 0,05, serta memberikan kontribusi sebesar 74,9% terhadap variabel adopsi inovasi. Secara parsial, metode demonstrasi merupakan faktor paling dominan dan signifikan (Sig. = 0,000), metode ceramah berpengaruh signifikan (Sig. = 0,049), sedangkan metode kursus tani tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan petani dalam mengadopsi teknologi rice transplanter. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi metode penyuluhan, khususnya demonstrasi, merupakan kunci strategi dalam mengakselerasi penerapan inovasi teknologi pertanian di tingkat petani.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA KELAS VIII DI SMP NEGERI 11 TARAKAN

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada materi Sistem Pencernaan Manusia untuk kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and DevelopmentI (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi lima tahapan, yaitu Analysis (analisis), Design (Perancangan), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation), dan Evaluation (Evaluasi) serta uji coba produk pada kelompok kecil dan kelompok besar. Hasil Validasi menunjukkan tingkat kelayakan yang sangat layak, dengan skor dari ahli media sebesar 77%, ahli materi 94%, ahli bahasa 90%, dan guru praktisi 88%. Uji coba kelompok kecil dilakukan kepada 6 siswa, menghasilkan skor kepraktisan siswa sebesar 93% dan kelompok besar 89%, keduanya termasuk kategori sangat baik. Media ini dirancang untuk meningkatkan minat siswa terhadap materi pembelajaran melalui visualisasi yang interaktif sehingga siswa lebih tertarik, aktif, dan mudah memahami materi yang disampaikan.

pengaruh metode penyuluhan terhadap adopsi inovasi teknologi rice transplanter pada petani padi sawah di desa tideng pale kecamatan sesayap kabupaten tana tidung

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produktivitas padi sawah di Kabupaten Tana Tidung masih berada di bawah rata-rata Provinsi Kalimantan Utara, sehingga diperlukan dorongan adopsi teknologi mekanisasi pertanian, salah satunya melalui penerapan teknologi rice transplanter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode penyuluhan yang digunakan dalam mendukung adopsi inovasi teknologi rice transplanter serta menganalisis pengaruh metode ceramah, demonstrasi, dan kursus tani, baik secara parsial maupun simultan, terhadap adopsi inovasi teknologi tersebut pada petani padi sawah di Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 40 responden yang merupakan petani padi sawah anggota kelompok tani di Desa Tideng Pale. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi lapangan. Analisis data menggunakan regresi linier berganda yang didahului dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif, metode demonstrasi merupakan pendekatan yang paling optimal karena memberikan kesempatan kepada petani untuk menyebarkan langsung pengoperasian rice transplanter, meskipun kompleksitas teknis pada tahap persemaian sistem dapog masih menjadi kendala. Secara simultan, metode ketiga penyuluhan berpengaruh signifikan terhadap adopsi inovasi teknologi rice transplanter dengan nilai F hitung sebesar 35,829 dan nilai signifikansi 0,000 0,05, serta memberikan kontribusi sebesar 74,9% terhadap variabel adopsi inovasi. Secara parsial, metode demonstrasi merupakan faktor paling dominan dan signifikan (Sig. = 0,000), metode ceramah berpengaruh signifikan (Sig. = 0,049), sedangkan metode kursus tani tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan petani dalam mengadopsi teknologi rice transplanter. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi metode penyuluhan, khususnya demonstrasi, merupakan kunci strategi dalam mengakselerasi penerapan inovasi teknologi pertanian di tingkat petani.

.

2026 · Book ·

.

.

2026 · Book ·

.