ThesisOpen AccessMetadata saja
•
Udang windu (Panaeus monodon) merupakan salah satu produk ekspor yang mengalami penurunan produksi diakibatkan oleh penyakit yang disebabkan oleh bakteri Vibrio harveyi, menyebabkan penyakit luminescent Vibrio atau vibriosis. Usaha yang digunakan untuk menanggulangi penyakit ini dengan menggunakan antibiotik, namun pemberian dalam jangka panjang akan menyebabkan bakteri menjadi resisten. Penggunaan bahan alami merupakan solusi yang efektif untuk menggantikan antibiotik, salah satunya yaitu rumput laut (Kappaphycus alvarezii). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak rumput laut terhadap bakteri V. harveyi secara in-vitro. Alkohol 70% digunakan sebagai pelarut dalam proses ekstraksi. Pengujian antibakteri dengan menggunakan metode difusi kertas cakram, konsentrasi yang digunakan untuk uji antibakteri yaitu 5%, 10%, 15% dan 20%. Hasil penelitian uji antibakteri menunjukkan ekstrak rumput laut dengan konsentrasi 5% memiliki zona hambat sebesar 7 mm, 10% sebesar 7,1 mm, 15% sebesar 7,3 mm dan pada konsentrasi 20% memiliki zona hambat yang terbesar dengan diameter hambat 13,3 mm.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum pekerja terhadap penahanan ijazah dalam Perjanjian Kerja Waktu Tertentu di Kota Tarakan serta mengetahui akibat hukum yang timbul dari tindakan penahanan ijazah oleh pemberi kerja. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang dilaksanakan di Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan wawancara dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Tarakan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap pekerja atas praktik penahanan ijazah bisa dilakukan melalui mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang tersedia. Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/5/HK.04.00/V/2025 memuat kebijakan terkait larangan penahanan ijazah, namun belum sepenuhnya mencegah praktik tersebut karena tidak disertai sanksi khusus dan belum didukung oleh peraturan khusus di tingkat daerah. Selain itu, akibat hukum dari penahanan ijazah dapat mempengaruhi keabsahan persyarat kesepakatan dalam perjanjian kerja apabila terbukti terdapat ketidakseimbangan posisi tawar menawar dan keterpaksaan ekonomi. Penahanan ijazah tanpa dasar hukum yang sah juga berpotensi menimbulkan kerugian bagi pekerja, sehingga dapat dianalisis sebagai Perbuatan Melawan Hukum berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata apabila seluruh unsurnya terpenuhi. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan khusus di tingkat daerah, transparansi pemberi kerja dalam proses rekrutmen, serta peningkatan pemahaman hukum bagi pekerja.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya konflik sosial yang dialami oleh tokoh-tokoh dalam novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti, yang mencerminkan berbagai persoalan dalam kehidupan bermasyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk-bentuk konflik sosial berupa kontravensi dan pertentangan yang terdapat dalam novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk konflik sosial berupa kontravensi dan pertentangan dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data penelitian adalah novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti yang diterbitkan oleh Rain Books cetakan ketiga tahun 2021. Data penelitian berupa kutipan narasi maupun dialog yang mengandung konflik sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, teknik catat, dan teknik klasifikasi, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk konflik sosial dalam novel ini terwujud melalui proses sosial disosiatif berupa kontravensi dan pertentangan pribadi. Bentuk kontravensi meliputi kontravensi umum, kontravensi sederhana, kontravensi intensif, kontravensi rahasia, dan kontravensi taktis yang diekspresikan melalui sikap tidak senang, kecurigaan, sindiran, keengganan berinteraksi, hingga taktik terselubung antartokoh. Sementara itu, bentuk pertentangan yang ditemukan berupa pertentangan pribadi yang diekspresikan melalui perdebatan emosional, gertakan, ancaman, hingga kekerasan fisik. Tokoh Kajen (Kazena Rosan) dan Albar Gibadesta menjadi tokoh yang paling dominan terlibat dalam dinamika konflik tersebut. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa konflik sosial dalam novel tidak hanya berfungsi sebagai penggerak alur cerita, tetapi juga merepresentasikan dinamika hubungan sosial yang dipengaruhi oleh perbedaan kepentingan, perasaan, dan tujuan di antartokoh.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PEMBELAJARAN NUMERASI PADA TOPIK LINGKARAN DENGAN MENGGUNAKAN FLIPBOOK INTERAKTIF: STUDI KASUS TENTANG PENGALAMAN BELAJAR SISWA Abstrak Numerasi merupakan kemampuan seseorang untuk mengenali, mendeskripsikan, menafsirkan, dan menyampaikan informasi yang melibatkan simbol, angka, dan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari, sehingga memiliki peran penting dalam dunia pendidikan. Salah satu media yang memperkuat kemampuan numerasi siswa adalah flipbook interaktif, karena dapat membangun pengalaman belajar secara langsung melalui visualisasi konsep matematika secara sistematis dan interaktif. Namun, penelitian kualitatif yang secara khusus mengeksplorasi pengalaman siswa dalam pembelajaran numerasi pada topik lingkaran melalui penggunaan flipbook interaktif masih belum banyak ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman siswa dalam pembelajaran numerasi pada topik lingkaran melalui penggunaan flipbook interaktif, dengan menggunakan pendekatan kualitatif berdesain studi kasus sebagai bagian dari Design-Based Research (DBR), yang dilaksanakan pada tahap uji coba desain flipbook di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kota Tarakan dengan enam partisipan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara, lalu dianalisis melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman belajar siswa terbentuk melalui tiga aspek, yaitu keterlibatan siswa dalam pembelajaran, pengalaman siswa dalam menjalani proses numerasi, dan interaksi siswa dengan media flipbook interaktif, yang saling berkaitan dan turut dipengaruhi oleh dukungan guru serta lingkungan belajar. Flipbook interaktif membantu mengkonkretkan konsep lingkaran yang abstrak dan mendorong strategi penyelesaian numerasi, namun keberhasilannya tidak mutlak karena sebagian siswa tetap lebih fokus belajar dengan buku cetak, sehingga flipbook lebih tepat sebagai media pelengkap. Temuan ini mengimplikasikan bahwa penerapan media pembelajaran digital seperti flipbook interaktif perlu dirancang secara fleksibel dan tidak menggantikan sepenuhnya sumber belajar konvensional, agar pengalaman belajar numerasi siswa dapat berkembang secara optimal sesuai kebutuhan dan gaya belajar masing-masing.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi keadilan pajak, transparansi pemerintah, dan sikap moral terhadap niat menghindari pajak pada wajib pajak orang pribadi di Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang dipilih secara purposif, dengan kriteria memiliki NPWP dan pernah menjalankan kewajiban perpajakan. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan seluruh item valid, seluruh variabel reliabel, serta model memenuhi asumsi klasik. Secara parsial, persepsi keadilan pajak, transparansi pemerintah, dan sikap moral berpengaruh negatif signifikan terhadap niat menghindari pajak, masing-masing dengan nilai signifikansi 0,001; 0,036; dan 0,006. Ketiganya juga berpengaruh signifikan secara simultan (nilai signifikansi 0,000). Koefisien determinasi sebesar 0,5405 menunjukkan bahwa ketiga variabel menjelaskan 54,05% variasi niat menghindari pajak, sedangkan 45,95% sisanya dijelaskan oleh faktor lain. Dengan demikian, semakin tinggi persepsi keadilan pajak, transparansi pemerintah, dan sikap moral, semakin rendah niat menghindari pajak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hak atas tanah merupakan hak yang dijamin konstitusi berdasarkan Pasal 28H ayat (4) UUD 1945 dan dilindungi melalui sistem pendaftaran tanah berdasarkan UUPA serta PP No. 24/1997. Namun, dalam praktiknya sengketa kepemilikan tanah kerap terjadi, sehingga hukum pertanahan mengenal mekanisme pencatatan blokir sebagaimana diatur dalam Permen ATR/BPN No. 13 Tahun 2017 sebagai upaya preventif untuk mencegah peralihan hak secara sepihak selama sengketa berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi pencatatan blokir tanah sebagai bentuk perlindungan hukum perdata bagi pihak yang berkepentingan, serta menganalisis akibat hukum perdata yang timbul dari pencatatan blokir tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, kasus, historis, dan komparatif, yang dianalisis secara normatif deduktif-preskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan blokir tanah merupakan tindakan administratif yang bersifat sementara dan preventif untuk menjaga status quo atas bidang tanah yang sedang disengketakan, yang hanya dapat diajukan oleh pemilik/kuasanya, instansi pemerintah yang berwenang, atau pengadilan disertai bukti dan alasan yang jelas, sehingga tidak melahirkan hak kebendaan baru maupun menghapus hak milik pemegang sertipikat. Akibat hukumnya, kewenangan pemegang hak untuk mengalihkan atau membebani tanahnya, baik melalui jual beli, hibah, tukar-menukar, maupun pembebanan hak tanggungan, menjadi tertahan sementara, sehingga PPAT dan Kantor Pertanahan wajib menolak pembuatan akta maupun pendaftaran atas objek yang diblokir, sementara perjanjian yang telah dibuat tetap sah namun pelaksanaannya tertunda sampai blokir dicabut. Penelitian ini juga menemukan bahwa pencatatan blokir yang muncul setelah hak tanggungan didaftarkan dapat menghambat pelaksanaan hak preferen kreditor pemegang hak tanggungan, serta bahwa permohonan blokir yang diajukan tanpa dasar hukum yang sah atau dengan itikad buruk dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 KUHPerdata dan berpotensi menimbulkan kewajiban ganti rugi. Penelitian ini merekomendasikan agar Badan Pertanahan Nasional memperketat verifikasi substansi permohonan blokir dan agar pemohon mengajukan permohonan dengan itikad baik serta menindaklanjutinya dengan upaya hukum yang tepat sebelum jangka waktu blokir berakhir.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ibu nifas post sectio caesarea sering mengalami nyeri pada area luka operasi akibat insisi pada dinding abdomen dan uterus. Nyeri umumnya mulai dirasakan ketika efek anestesi spinal berkurang, terutama pada 6–12 jam pertama pascaoperasi. Nyeri yang tidak ditangani dengan baik dapat mengganggu mobilisasi dini, kenyamanan, istirahat, proses laktasi, serta pemulihan ibu pada masa nifas. Salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan kenyamanan dan mengurangi persepsi nyeri adalah aromaterapi lavender. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pemberian aromaterapi lavender dengan intensitas nyeri pada ibu nifas post sectio caesarea 6–12 jam pertama di Rumah Sakit Pertamina Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan rancangan post-test only control group design. Sampel penelitian berjumlah 20 ibu nifas post sectio caesarea 6–12 jam pertama yang dibagi menjadi 10 responden kelompok intervensi dan 10 responden kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan terapi standar rumah sakit berupa analgetik ditambah aromaterapi lavender, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan terapi standar rumah sakit tanpa aromaterapi lavender. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher-Freeman-Halton Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi terdapat 3 responden (30,0%) mengalami nyeri ringan, 7 responden (70,0%) nyeri sedang, dan tidak terdapat responden nyeri berat. Pada kelompok kontrol, tidak terdapat responden nyeri ringan, 7 responden (70,0%) mengalami nyeri sedang, dan 3 responden (30,0%) nyeri berat. Hasil uji Fisher-Freeman-Halton Exact Test diperoleh nilai p-value = 0,048. Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian aromaterapi lavender dengan intensitas nyeri pada ibu nifas post sectio caesarea 6–12 jam pertama.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Perkembangan teknologi informasi dan transaksi elektronik telah meningkatkan penggunaan kartu kredit sebagai sarana pembayaran dalam berbagai aktivitas ekonomi masyarakat. Di sisi lain, perkembangan tersebut juga menimbulkan risiko penyalahgunaan data pribadi yang berkaitan dengan informasi kartu kredit melalui berbagai bentuk tindak pidana siber. Penyalahgunaan data pribadi dalam transaksi kartu kredit tidak hanya menimbulkan kerugian bagi pemilik data, tetapi juga menimbulkan persoalan hukum terkait penentuan bentuk tindak pidana dan pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk tindak pidana penyalahgunaan data pribadi dalam transaksi kartu kredit serta pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Sumber bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan nonhukum yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan data pribadi dalam transaksi kartu kredit dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk perbuatan, antara lain akses tanpa hak terhadap sistem elektronik, intersepsi data elektronik, penguasaan dan pemindahan data elektronik, serta manipulasi data elektronik melalui praktik cloning kartu kredit. Perbedaan karakteristik perbuatan tersebut berimplikasi pada perbedaan dasar hukum yang digunakan dalam menentukan pertanggungjawaban pidana. Ketentuan dalam UU ITE lebih tepat diterapkan terhadap perbuatan yang berkaitan dengan akses, penguasaan, dan manipulasi data elektronik, sedangkan ketentuan dalam UU PDP lebih tepat digunakan terhadap perbuatan penggunaan data pribadi tanpa persetujuan pemilik data. Oleh karena itu, penerapan pertanggungjawaban pidana harus disesuaikan dengan karakteristik perbuatan yang dilakukan guna menjamin kepastian hukum dan perlindungan data pribadi dalam transaksi elektronik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penyakit Motile Aeromonas Septicemia (MAS) yang disebabkan oleh Aeromonas hydrophila menjadi kendala dalam budidaya ikan sehingga diperlukan alternatif antibakteri alami seperti bawang putih (Allium sativum) yang mengandung senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan membandingkan aktivitas antibakteri ekstrak bawang putih dengan pelarut kombinasi etanol dan air secara in vitro menggunakan metode defusi cakram dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan 3 kali ulangan. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak dengan pelarut dominan etanol rasio 70:30 lebih mampu menghambat pertumbuhan bakteri dengan zona hambat sebesar 13,33 mm (kategori kuat), diikuti ekstrak kombinasi pelarut rasio 50:50 sebesar 11,33 mm lalu kontrol positif sebesar 11,33 mm dan ekstrak kombinasi pelarut rasio 30:70 sebesar 5,33 mm, sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan daya hambat. Analisis ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan (p = 0,091). Dengan demikian, kombinasi pelarut etanol dan air berpengaruh terhadap aktivitas antibakteri, dengan pelarut dominan etanol sebagai perlakuan efektif dalam melarutkan senyawa antibakteri pada bawang putih yang menghambat pertumbuhan A.hydrophila
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan pendekatan Mixed Methods yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Roda Pintar Edukasi (Rotari) pada materi hak dan kewajiban siswa kelas III sekolah dasar. Pendekatan Mixed Methods digunakan karena penelitian ini menganalisis data kualitatif dan kuantitatif secara terpisah, kemudian menggabungkannya sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh terhadap hasil pengembangan media pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri atas lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan divalidasi oleh ahli media, ahli materi, dan praktisi. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran Rotari memperoleh kriteria sangat layak dengan persentase rata-rata sebesar 93,3%, yang terdiri atas validator media sebesar 92%, validator materi sebesar 94%, dan praktisi sebesar 94%. Hasil respon siswa pada uji coba terbatas yang melibatkan 5 siswa memperoleh persentase sebesar 100% dengan kategori sangat tertarik. Sementara itu, pada uji coba lapangan yang melibatkan 28 siswa diperoleh persentase sebesar 92,9% dengan kategori sangat tertarik. Adapun hasil analisis pengetahuan siswa menunjukkan bahwa pada uji coba terbatas diperoleh nilai N-Gain sebesar 0,90 dengan kategori tinggi, dengan kriteria efektivitas sangat efektif sedangkan pada uji coba lapangan diperoleh nilai N-Gain sebesar 0,54 dengan kategori sedang atau cukup efektif. Hasil uji t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Rotari cukup efektif pada materi hak dan kewajiban. Dengan demikian, media Roda Pintar Edukasi (Rotari) layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran PPKn di sekolah dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaturan hukum mengenai pertanggungjawaban pidana dalam kasus penyalahgunaan dana hibah oleh PT Benuanta Kaltara Jaya (Perseroda), serta mengkaji terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana korupsi berdasarkan hukum pidana Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer dan sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan mengenai tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan penyalahgunaan dana hibah diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, khususnya mengenai perbuatan melawan hukum, penyalahgunaan kewenangan, dan kerugian keuangan negara. Dalam kasus PT Benuanta Kaltara Jaya (Perseroda), unsur tindak pidana korupsi dapat dilihat dari adanya perbuatan melawan hukum, unsur memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi, serta timbulnya kerugian negara yang bersumber dari dana hibah pemerintah. Pertanggungjawaban pidana tidak hanya dapat dikenakan kepada individu yang terlibat, tetapi juga kepada korporasi apabila tindak pidana dilakukan dalam lingkup kegiatan usaha dan memberikan manfaat bagi korporasi. Dengan demikian, penerapan pertanggungjawaban pidana terhadap individu maupun korporasi penting untuk menjamin akuntabilitas pengelolaan keuangan negara serta mencegah penyalahgunaan dana publik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaturan hukum mengenai pertanggungjawaban pidana dalam kasus penyalahgunaan dana hibah oleh PT Benuanta Kaltara Jaya (Perseroda), serta mengkaji terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana korupsi berdasarkan hukum pidana Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer dan sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan mengenai tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan penyalahgunaan dana hibah diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, khususnya mengenai perbuatan melawan hukum, penyalahgunaan kewenangan, dan kerugian keuangan negara. Dalam kasus PT Benuanta Kaltara Jaya (Perseroda), unsur tindak pidana korupsi dapat dilihat dari adanya perbuatan melawan hukum, unsur memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi, serta timbulnya kerugian negara yang bersumber dari dana hibah pemerintah. Pertanggungjawaban pidana tidak hanya dapat dikenakan kepada individu yang terlibat, tetapi juga kepada korporasi apabila tindak pidana dilakukan dalam lingkup kegiatan usaha dan memberikan manfaat bagi korporasi. Dengan demikian, penerapan pertanggungjawaban pidana terhadap individu maupun korporasi penting untuk menjamin akuntabilitas pengelolaan keuangan negara serta mencegah penyalahgunaan dana publik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PELANGGARAN HAK PRIVASI DALAM KEGIATAN FOTOGRAFI DI RUANG PUBLIK DALAM RANGKA KOMERSIALISASI VIDEO JOGING Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum di Indonesia terhadap pelanggaran hak privasi individu yang direkam tanpa izin di ruang publik serta untuk merumuskan bentuk perlindungan hukum yang seharusnya diberikan terhadap individu yang citra dirinya digunakan dalam praktik komersialisasi video joging Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konspetual, dan pendekatan kasus bila diperlukan. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan non hukum yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan studi dokumen, kemudian secara kualitatif-preskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan terhadap hak privasi dalam sistem hukum Indonesia pada dasarnya telah memiliki landasan normatif dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi, Undang-Undang Hak Cipta, dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Namun demikian, pengaturan tersebut masih tersebar dalam beberapa rezim hukum dan belum secara khusus mengatur komersialisasi video orang lain di ruang publik melalui platform digital. Oleh jarena itu, perlindungan hukum yang ideal harus diberikan secara berbasis melalui persetujuan yang sah. Pembatasan penggunaan komersial potret, mekanisme penghapusan konten, tanggung jawab platform digital, gugatan perdata, serta kemungkinan penerapan sanksi pidana secara proporsional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived organizational support, tuntutan kerja, dan resiliensi terhadap keterlibatan kerja pada Aparatur Sipil Negara (ASN) kelurahan dan kecamatan di Kota Tarakan. Studi ini dilakukan pada ASN kelurahan dan kecamatan di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 170 responden, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Version 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived organizational support (POS) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja ASN kelurahan dan kecamatan di Kota Tarakan. Temuan ini menekankan pentingnya lingkungan kerja yang suportif di tingkat pemerintahan daerah, dimana ASN sering menghadapi beban administratif dan tuntutan pelayanan publik yang intens, sehingga peningkatan POS dapat menjadi strategi efektif untuk memotivasi karyawan agar lebih berdedikasi dan produktif. Tuntutan kerja memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja ASN kelurahan dan kecamatan di Kota Tarakan. Temuan ini menyoroti kerentanan ASN di tingkat kelurahan dan kecamatan terhadap stressor lingkungan kerja yang tinggi, yang jika tidak dikelola dapat mengakibatkan kelelahan emosional dan penurunan motivasi, sehingga menghambat efisiensi organisasi pemerintahan daerah. Resiliensi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja ASN kelurahan dan kecamatan di Kota Tarakan. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan aspek psikologis dan kapasitas adaptif ASN menjadi salah satu kunci penting untuk mempertahankan keterlibatan kerja yang tinggi di tengah tuntutan kerja dan perubahan birokrasi yang dinamis di lingkungan pemerintah daerah Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh iklan melalui media sosial terhadap niat beli konsumen dengan keterlibatan konsumen dan kepercayaan merek sebagai variabel mediasi pada UMKM di Kabupaten Malinau. Perkembangan media sosial telah membawa perubahan dalam strategi pemasaran UMKM, di mana iklan digital kini menjadi sarana utama dalam menjangkau pasar. Namun, efektivitas iklan tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering iklan tersebut dilihat, melainkan juga dipengaruhi oleh proses psikologis yang muncul, seperti keterlibatan konsumen serta tingkat kepercayaan terhadap merek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksploratif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner kepada konsumen yang pernah melihat atau berinteraksi dengan iklan UMKM di media sosial. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan di media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli. Selain itu, iklan juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap keterlibatan konsumen dan kepercayaan merek. Kepercayaan merek berpengaruh signifikan terhadap niat beli serta berperan sebagai mediator dalam hubungan antara iklan dan niat beli. Sebaliknya, keterlibatan konsumen tidak terbukti menjadi mediator yang kuat dalam hubungan tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks UMKM di Kabupaten Malinau, pembentukan kepercayaan terhadap merek merupakan faktor penting dalam meningkatkan niat beli melalui strategi iklan di media sosial.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh iklan melalui media sosial terhadap niat beli konsumen dengan keterlibatan konsumen dan kepercayaan merek sebagai variabel mediasi pada UMKM di Kabupaten Malinau. Perkembangan media sosial telah membawa perubahan dalam strategi pemasaran UMKM, di mana iklan digital kini menjadi sarana utama dalam menjangkau pasar. Namun, efektivitas iklan tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering iklan tersebut dilihat, melainkan juga dipengaruhi oleh proses psikologis yang muncul, seperti keterlibatan konsumen serta tingkat kepercayaan terhadap merek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksploratif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner kepada konsumen yang pernah melihat atau berinteraksi dengan iklan UMKM di media sosial. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan di media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli. Selain itu, iklan juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap keterlibatan konsumen dan kepercayaan merek. Kepercayaan merek berpengaruh signifikan terhadap niat beli serta berperan sebagai mediator dalam hubungan antara iklan dan niat beli. Sebaliknya, keterlibatan konsumen tidak terbukti menjadi mediator yang kuat dalam hubungan tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks UMKM di Kabupaten Malinau, pembentukan kepercayaan terhadap merek merupakan faktor penting dalam meningkatkan niat beli melalui strategi iklan di media sosial.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh iklan melalui media sosial terhadap niat beli konsumen dengan keterlibatan konsumen dan kepercayaan merek sebagai variabel mediasi pada UMKM di Kabupaten Malinau. Perkembangan media sosial telah membawa perubahan dalam strategi pemasaran UMKM, di mana iklan digital kini menjadi sarana utama dalam menjangkau pasar. Namun, efektivitas iklan tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering iklan tersebut dilihat, melainkan juga dipengaruhi oleh proses psikologis yang muncul, seperti keterlibatan konsumen serta tingkat kepercayaan terhadap merek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksploratif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner kepada konsumen yang pernah melihat atau berinteraksi dengan iklan UMKM di media sosial. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan di media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli. Selain itu, iklan juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap keterlibatan konsumen dan kepercayaan merek. Kepercayaan merek berpengaruh signifikan terhadap niat beli serta berperan sebagai mediator dalam hubungan antara iklan dan niat beli. Sebaliknya, keterlibatan konsumen tidak terbukti menjadi mediator yang kuat dalam hubungan tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks UMKM di Kabupaten Malinau, pembentukan kepercayaan terhadap merek merupakan faktor penting dalam meningkatkan niat beli melalui strategi iklan di media sosial.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek kepribadian tokoh dalam novel Hello karya Tere Liye dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud yang meliputi id, ego, dan superego. Kajian ini difokuskan pada tokoh utama, yaitu Ana, Tigor, dan Hesty, yang dalam alur cerita mengalami berbagai konflik batin serta dinamika kejiwaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan narasi dan dialog yang menunjukkan adanya unsur id, ego, dan superego dalam novel. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh sebanyak 139 data yang terbagi menjadi 41 data id, 63 data ego dan 35 data superego. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik baca, simak dan teknik pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga struktur kepribadian menurut Freud tampak jelas dalam perkembangan karakter tokoh. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa, ditemukan 139 data yang mengandung aspek kepribadian, yang terbagi menjadi 41 data id, 63 data ego, dan 35 data superego. Data tersebut menunjukkan bahwa aspek ego merupakan aspek kepribadian yang paling dominan dalam novel Hello, karena tokoh-tokohnya lebih sering mempertimbangkan realitas, situasi sosial, dan konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan. Dengan demikian, hasil penelitian ini menegaskan bahwa novel Hello karya Tere Liye mengandung representasi aspek kepribadian id, ego, dan superego yang nyata melalui karakter Ana, Tigor, dan Hesty, dan ketiganya berperan penting dalam membangun konflik serta perkembangan alur cerita.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK URGENSI PERLINDUNGAN HUKUM DATA PRIBADI PASIEN DALAM PELAYANAN KESEHATAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TUTY MARLIYANTHI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi perlindungan hukum terhadap data pribadi pasien dalam pelayanan kesehatan berbasis teknologi informasi dan komunikasi, serta mengkaji bentuk tanggung jawab penyelenggara pelayanan kesehatan dalam menjaga kerahasiaan dan keamanan data tersebut. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah, pertama, apa urgensi perlindungan hukum data pribadi pasien dalam pelayanan kesehatan, dan kedua, bagaimana bentuk tanggung jawab penyelenggara pelayanan kesehatan dalam melindungi data pribadi pasien. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konsep. Sumber bahan hukum terdiri atas peraturan perundang-undangan, doktrin, literatur akademik, serta instrumen hukum internasional yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum data pribadi pasien merupakan suatu urgensi karena menyangkut hak fundamental atas privasi, martabat manusia, dan rasa aman pasien dalam menerima pelayanan kesehatan. Selain itu, penyelenggara pelayanan kesehatan memiliki tanggung jawab hukum untuk menerapkan prinsip-prinsip perlindungan data, meliputi persetujuan pasien, kerahasiaan, transparansi, keamanan, serta akuntabilitas dalam pengelolaan data. Sebagai rekomendasi, diperlukan penguatan regulasi perlindungan data pribadi dalam sektor kesehatan, penyusunan standar operasional prosedur (SOP) keamanan digital di fasilitas kesehatan, serta peningkatan literasi digital baik bagi tenaga medis maupun pasien. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan kesehatan dapat berjalan seiring dengan perlindungan hak pasien.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 merupakan instrumen konstitusional pelaksanaan kedaulatan rakyat yang menuntut integritas dan akuntabilitas penyelenggaraan. Dalam kerangka tersebut, pengawasan partisipatif menjadi strategi fundamental untuk memperkuat legitimasi demokrasi melalui pelibatan aktif masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran dan tanggung jawab Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam pelaksanaan pengawasan partisipatif pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 di Kabupaten Malinau serta mengkaji akibat hukum yang ditimbulkannya. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, menggunakan analisis preskriptif berbasis bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bawaslu memiliki mandat yuridis yang kuat untuk menginstitusionalisasikan pengawasan partisipatif melalui pendidikan politik, forum warga, dan kolaborasi kelembagaan. Namun, implementasinya di Kabupaten Malinau masih menghadapi tantangan kesadaran politik masyarakat dan hambatan geografis wilayah perbatasan. Secara yuridis, pengawasan partisipatif berimplikasi pada penguatan fungsi pencegahan dan penindakan pelanggaran pemilihan. Partisipasi masyarakat tidak hanya memperluas kontrol sosial, tetapi juga memperkokoh legitimasi hasil pemilihan. Dengan demikian, optimalisasi peran Bawaslu dalam pengawasan partisipatif merupakan prasyarat bagi terwujudnya demokrasi lokal yang substantif dan berintegritas.