Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Keterlibatan Kerja
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT, TUNTUTAN KERJA, DAN RESILIENSI TERHADAP KETERLIBATAN KERJA PADA APARATUR SIPIL NEGARA KELURAHAN DAN KECAMATAN DI KOTA TARAKAN

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived organizational support, tuntutan kerja, dan resiliensi terhadap keterlibatan kerja pada Aparatur Sipil Negara (ASN) kelurahan dan kecamatan di Kota Tarakan. Studi ini dilakukan pada ASN kelurahan dan kecamatan di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 170 responden, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Version 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived organizational support (POS) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja ASN kelurahan dan kecamatan di Kota Tarakan. Temuan ini menekankan pentingnya lingkungan kerja yang suportif di tingkat pemerintahan daerah, dimana ASN sering menghadapi beban administratif dan tuntutan pelayanan publik yang intens, sehingga peningkatan POS dapat menjadi strategi efektif untuk memotivasi karyawan agar lebih berdedikasi dan produktif. Tuntutan kerja memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja ASN kelurahan dan kecamatan di Kota Tarakan. Temuan ini menyoroti kerentanan ASN di tingkat kelurahan dan kecamatan terhadap stressor lingkungan kerja yang tinggi, yang jika tidak dikelola dapat mengakibatkan kelelahan emosional dan penurunan motivasi, sehingga menghambat efisiensi organisasi pemerintahan daerah. Resiliensi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja ASN kelurahan dan kecamatan di Kota Tarakan. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan aspek psikologis dan kapasitas adaptif ASN menjadi salah satu kunci penting untuk mempertahankan keterlibatan kerja yang tinggi di tengah tuntutan kerja dan perubahan birokrasi yang dinamis di lingkungan pemerintah daerah Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN KETERLIBATAN KERJA SEBAGAI MEDIATOR ANTARA MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS PERIKANAN KABUPATEN MALINAU

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, dengan keterlibatan kerja sebagai variabel mediator. Studi dilakukan pada pegawai Dinas Perikanan Kabupaten Malinau, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup variabel motivasi kerja, disiplin kerja, keterlibatan kerja, dan kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, keterlibatan kerja terbukti memediasi hubungan tersebut, memperkuat dampak motivasi dan disiplin terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam manajemen sumber daya manusia, yang mengintegrasikan upaya peningkatan motivasi, disiplin, dan keterlibatan kerja untuk mencapai kinerja yang optimal. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi organisasi untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung keterlibatan dan produktivitas pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail