Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

266 hasil
Subjek: FOR
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISA JATUH TEGANGAN TRAFO DISTRIBUSI 20 kV PADA FEEDER 3 PT. PLN TANJUNG SELOR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISA JATUH TEGANGAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI 20 kV PADA FEEDER 3 PT. PLN TANJUNG SELOR Nama : Riyan NPM : 14.301020.030 Dosen Pembimbing : Achmad Budiman, S.T., M.T. ABSTRAK Listrik saat ini merupakan kebutuhan yang saat ini bisa dikatakan salah satu bahan pokok masyarakat. Energi listrik yang tersalurkan kekosumen melewati proses pendistribusian aliran daya listrik yang terdiri dari pembangkit, saluran transmisi, saluran distribusi, dan konsumen. Secara umum baik buruknya sistem penyaluran dan distribusi tenaga listrik terutama adalah dari kualitas daya yang tersalurkan dari pembangkit sampai kekosumen. Pada penelitian ini penulis melakukan analisa yang berfokus pada transformator distribusi 20 kV penyulang 3 PT. PLN Tanjung Selor untuk menganalisis besar jatuh tegangan yang terjadi pada saluran yang dipengaruhi oleh jarak antar transformator distribusi pada penyulang 3. Jatuh tegangan yang terjadi pada transformator distribusi 20 kV pada penyulang 3 PT. PLN Tanjung selor masih dalam keadaan baik atau tidak melebihi batas toleransi yang ada sehingga tidak perlu adanya perbaikan dari segi tata letak jarak antar transformator. Jatuh tegangan bisa terjadi oleh beberapa sebab salah satunya dari jarak antar trafo yang terlalu jauh.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI PEMETAAN KETERSEDIAAN JARINGAN DITRIBUSI AIR BAKU EMBUNG HANDULUNG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Embung pada dasarnya merupakan air tadah hujan yang memberikan solusi bagi pemerintah disaat air hujan ditampung didalamnya dan ketika musim kemarau air yang dapat digunakan sesuai kebutuhan. Embung berfungsi sebagai bangunan penampung air baku untuk melayani suatu perumahan. Embung sangat efektif untuk mengatasi daerah kekurangan air, baik air baku maupun irigasi. Tujuan pembangunan embung adalah untuk membuat suatu sistem penyediaan air baku berguna mensuplai air untuk kebutuhan dan keperluan masyarakat Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa kendala atau permasalahan yang hingga kini memerlukan pemecahan baik secara pendekatan persuasif maupun dengan mengadakan kegiatan fisik, antara lain, menentukan titik jalur suplai air baku yang terdekat dari embung Handulung, menentukan jalur distribusi air baku, menuntukan lokasi embung Handulung yang tidak jauh dari titik mata air daerah binalatung dengan melakukan overlay menggunakan software SIG. Hasil yang diperoleh berupa peta jaringan distribusi dimana Wilayah pemetaan lokasi dan jaringan distribusi embung Handulung berada pada daerah pesisir pantai Amal Binalatung dengan luas embung 123.608 m2. Berdasarkan survey lokasi yang telah dilakukan pada daerah penelitian Embung Handulung diketahui terdapat 2 daerah aliran sungai (DAS) yang digunakan sebagai sumber air baku untuk menampung air di saat musim kemarau dengan mendigitasi aliran sungai dimana titik koordinat awal dari sungai Indulung yang pertama X:117.647246 Y:3.394088 sampai kesumber air baku X:117.644803 Y:3.394852 dan titik awal dari sungai Indulung yang kedua X:117.647843 Y:3.394518 sampai ke sumber air baku X:117.646402 Y:3.395768 ke dua aliran sungai memiliki lebar rata-rata ±10 m dengan panjang 220 m dari badan embung.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENGUNJUNG TERHADAP AGROWISATA KARUNGAN DI KELURAHAN MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT Karungan Agrotourism has a tourism charm that is worth to visit. When the sunny weather, natural beauty will be clearly visible. Karungan Agrotourism is managed by the local government in collaboration with the surrounding community as managers in the field. The purpose of this study: 1) Were to determine the level of visitor satisfaction with the management of Karungan Agrotourism Area. 2) Find out what facilities can be improved, maintained and added by the manager in improving the service and development of Karungan Agrotourism. Sampling method in this study was Quota Sampling where the samples taken based on a predetermined amount with quota 70 people. Data collected in the form of primary data and secondary data. The analytical method in this study uses CSI (Customer satisfaction Index) and IPA (Importance Performance Analysis) analysis. Based on the value of visitor satisfaction index (CSI) Karungan Agrotourism by 63.48 percent, this shows that visitors are satisfied with the services provided by Karungan Agrotourism. Based on the IPA analysis, the facilities that need to be repaired are in the main priority quadrant which contains services in Karungan Agrotourism, toilet cleanliness, security in Karungan Agrotourism, cleanliness in Karungan Agrotourism, an information center and hospitality of employees / officers in Karungan Agrotourism. Facilities that must be maintained are the cleanliness of the resting place, the natural beauty of the Karungan Agrotourism, worship facilities, toilets and road conditions to Karungan Agrotourism. The facilities that can be added to the Karungan Agrotourism are fruit and vegetable picking rides, outboun rides, selfie spots, war games, airsoft gun, driving ATVs. Key word : Agrotourism, Customer Satisfaction Index , Importance Performance Analysis ABSTRACT Agrowisata Karungan memiliki pesona pariwisata yang layak untuk dikunjungi. Saat cuaca sedang cerah, keindahan alam akan tampak secara jelas di kawasan ini. Agrowisata Karungan dikelola oleh pemerintah daerah yang bekerja sama dengan masyarakat sekitar sebagai pengelola di lapangan. Tujuan Penelitian ini : 1) Untuk mengetahui tingkat kepuasan pengunjung terhadap pengelolaan Kawasan Agrowisata Karungan. 2) Untuk mengetahui fasilitas apa saja yang dapat diperbaiki, dipertahankan dan di tambahkan oleh pengelola dalam meningkatkan pelayanan dan pengembangan Agrowisata Karungan. Pengambilan sample pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Quota Sampling dimana sampel diambil berdasarkan pada jumlah yang sudah ditentukan. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 70 orang. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis CSI (Customer satisfaction Index) dan IPA (Importance Performance Analysis). Berdasarkan nilai indeks kepuasan pengunjung (CSI) Agrowisata Karungan sebesar 63.48 persen, hal ini menunjukkan bahwa pengunjung puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh Agrowisata Karungan. Berdasarkan analisis IPA, Fasilitas yang perlu diperbaiki berada dalam kuadran utama yang diprioritaskan yang berisi pelayanan di Agrowisata Karungan, kebersihan toilet, keamanan di Agrowisata Karungan, kebersihan di Agrowisata Karungan, adanya pusat informasi dan keramahan pegawai/petugas di Agrowisata Karungan. Fasilitas yang harus dipertahankan yaitu kebersihan tempat istirahat yang disediakan, keindahan alam di Agrowisata Karungan, sarana peribadatan, toilet dan kondisi jalan menuju Agrowisata Karungan. Adapun fasilitas yang dapat ditambahkan pada Agrowisata Karungan Ialah wahana petik buah dan sayur, wahana outboun, spot selfie, war game, airsoft gun, mengendarai ATV. Kata kunci : Agrowisata, Customer Satisfaction Index , Importance Performance Analysis

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI KELURAHAN MAMBURUNGAN KECAMATAN TARAKAN TIMUR KOTA TARAKAN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jarin 15201020086. 2020 "Level of Public Knowledge of Mangrove Forest Ecosystems in Mamburungan Village, Tarakan Timur District, Tarakan City" Guided by Etty Wahyuni. Faculty of Agriculture, University of Borneo Tarakan. Mangrove forests are natural resources in coastal areas that have an important role in terms of social, economic and ecological aspects. Utilization of mangrove ecosystems makes it vulnerable to damage. The purpose of the study are (1) to determine the economic and ecological benefits of mangrove forests obtained by the community of Mamburungan Village (2) To know the level of community knowledge of the Mamburungan Village community to the benefits of mangrove forests (3) To know the level of community knowledge of Mamburungan Village towards the causes of mangrove forest damage (4) To know the level of community knowledge of Mamburungan Village on the preservation of mangrove forests. The method of determining the sample are purposive sampling and sampling quota. Analysis of the data used consisted of descriptive analysis and scoring analysis. The results of data analysis show that (1) The economic benefits that are widely obtained by the community are the use of aquaculture / fishing with a percentage of 76%, and ecological benefits are as a protector of coastal erosion with a percentage of 100%. (2) the level of community knowledge on the economic and ecological benefits of mangrove forests in the understand category with a total score of 2106. (3) The level of community knowledge on the causes of mangrove forest damage is in the understand category with a total score of 1104. (4) The level of community knowledge on the preservation of mangrove forests is in the understand category with a total score of 2114. Conclusions the economic benefits that are widely obtained by the community are the utilization of aquaculture/fishing with a percentage of 76%, and ecological benefits are as protectors of coastal erosion with a percentage of 100%. The level of community knowledge on the preservation of mangrove forests is in the understand category with a total score of 2114. Suggestions for people who are around the area of mangrove forests to continue to maintain and preserve mangrove forests, as a sustainability in order to be utilized

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFL LEARNERS IN DIGITAL SPACES: NARRATIVES OF SELF- CONFIDENCE AND SPEAKING DEVELOPMENT THROUGH INSTAGRAM

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Advances in digital technology have generated new opportunities for English language learning beyond formal classroom environments. This study explores university students' experiences in utilizing Instagram as an informal platform for English language learning, focusing on their speaking skills, self-confidence, perceptions, challenges, and the meanings they ascribe to these learning experiences. Employing a qualitative approach, this research adopted a netnographic method. The study collected data through observations, video content analysis, documentation, and semi-structured interviews with four university students. The data were interpretively analysed to understand the students' learning experiences, practices, perceptions, strategies, and challenges. The findings indicate that Instagram contributes positively to the development of students' speaking skills and self-confidence. Through authentic English content, observing pronunciation and expressions, and repeated speaking practice, students improved their pronunciation, fluency, vocabulary, grammar, and content organization. Students perceived Instagram as a user-friendly, flexible, engaging, and relevant learning medium. However, students faced several challenges, including difficulty understanding pronunciation variations and accents, limited vocabulary, distractions from entertainment content, information overload, and a lack of academic feedback. To overcome these hurdles, students employed self-regulated strategies such as rewatching videos, utilizing captions, taking notes on new vocabulary, following trusted educational accounts, and managing their study time. This study concludes that Instagram can serve as an effective informal learning environment that complements formal instruction. Crucially, speaking skills and self-confidence do not develop automatically through mere exposure to content; rather, they result from an active process involving content selection, observation, practice, evaluation, reflection, and interaction. These findings suggest that educators may consider integrating Instagram as a supplementary resource for authentic and contextual speaking activities.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Layanan Informasi Menggunakan Media Pohon Karir Terhadap Perencanaan Karir Siswa Kelas VIII MTs Negeri Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah layanan informasi menggunakan media pohon karir berpengaruh terhadap perencanaan karir siswa kelas VIII di MTs Negeri Tarakan. Perencanaan karir siswa yang belum optimal ditandai dengan ketidakpahaman mengenai bakat, minat, dan potensi diri, sehingga banyak siswa memilih sekolah lanjutan bukan berdasarkan keinginan dan kemampuan sendiri, melainkan karena dorongan orang tua maupun teman sebaya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan layanan informasi melalui bimbingan konseling menggunakan media pohon karir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini berjumlah 90 siswa kelas VIII MTs Negeri Tarakan dengan menggunakan teknik simple random sampling, sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa skala Likert perencanaan karir. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji hipotesis Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan software SPSS versi 21. Hasil penelitian pada saat pemberian pretest menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori tinggi (55%) dan sangat tinggi (42%) dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 121,39, sedangkan setelah pemberian posttest hampir seluruh siswa (94%) berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata (mean) meningkat menjadi 149,84. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai Z sebesar -4,861 dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya layanan informasi menggunakan media pohon karir terbukti berpengaruh terhadap peningkatan perencanaan karir siswa kelas VIII MTs Negeri Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

peran penyuluh pertanian dalam mengakses informasi teknologi budidaya padi sawah di desa tideng pale, kabupaten tana tidung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran penyuluh dalam mengakses petani terhadap informasi teknologi budidaya padi sawah, akses petani terhadap informasi, serta faktor pendukung dan penghambatnya di Desa Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penentuan informan secara purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan NVivo-12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh berperan sebagai edukator, fasilitator dan penghubung, motivator dan dinamisator, serta penasihat dan konsultan. Penyuluh menyampaikan informasi melalui diskusi, pendampingan, demonstrasi, dan komunikasi digital. Petani memperoleh informasi melalui penyuluh, kelompok tani, sesama petani, serta media digital seperti WhatsApp, YouTube, dan TikTok. Informasi yang paling dibutuhkan meliputi benih, pemupukan, dan pengendalian hama. Faktor pendukung meliputi kemampuan komunikasi penyuluh, pendampingan, dan ketersediaan perangkat komunikasi. Faktor penghambat meliputi jaringan internet yang tidak stabil, biaya kuota, perbedaan kemampuan digital petani, serta ketidaksesuaian informasi dengan kondisi lahan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMK MARITIM INDONESIA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa di SMK Maritim Indonesia Tarakan. Hal ini dipengaruhi oleh ketidaksesuaian model pembelajaran di mana pembelajaran yang berlangsung masih bersifat konvensional dan terpusat pada guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi Transformasi Geometri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen berdesain The Nonequivalent Pre-test dan Post-test Control Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik Quota Sampling dengan total 40 siswa kelas XI, yang dibagi menjadi dua kelompok: 20 siswa kelas XI-A sebagai kelas eksperimen (menerapkan STAD) dan 20 siswa kelas XI-B sebagai kelas kontrol (menerapkan metode konvensional). Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes uraian berupa pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai akhir (post-test) kelas eksperimen mencapai 71,6, jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata kelas kontrol yang sebesar 56,3. Hasil uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, yang berarti H_0 ditolak dan H_1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran STAD memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMK Maritim Indonesia Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN WEBSITE INFORMASI KARIR BERBASIS GOOGLE SITES DI SMP FRATER DON BOSCO TARAKAN

2026•

Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D (Research And Development) dengan menggunakan model ADDIE yaitu melalui tahap Analysis. Design, Development, Implementation, Evaluation. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan pada Pengembangan Website Informasi Karu Berbasis Google Sites di SMP Frater Don Bosco Tarakan. Penelitian ini menggunakan 23 orang siswa responden dan 1 guru BK yang berperan sebagai penilai guna untuk mengetahui kepraktisan Website Informasi karir yang dikembangkan. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli media diperoleh presentase 83.33% dengan kategori "Sangat Layak", hasil validasi oleh ahli materi diperoleh presentase 76,66% dengan kategori "Layak" Kemudian hasil responden 23 siswa diperoleh presentase 88,04% dengan kategori "Sangat Praktis", hasil responden oleh guru BK diperoleh presentase 82,5% dengan kategori "Sangat Praktis". Dapat disimpulkan bahwa website informasi karir berbasis google sites di SMP Frater Don Bosco Tarakan memenuhi kriteria kelayakan dan kepraktisan untuk digunakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Hambatan Penyusunan Laporan Keuangan Desa dan Dampaknya terhadap keputusan Manajerial studi Kualitatif Desa di Nawang Baru, Malinau

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan dalam penyusunan laporan keuangan desa dan dampaknya terhadap keputusan manajerial di Desa Nawang Baru, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan bantuan NVivo 15 melalui tahap open coding, axial coding, dan selective coding serta triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan penyusunan laporan keuangan meliputi keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, kendala teknis penggunaan Siskeudes, jaringan internet yang tidak stabil. Hambatan tersebut berdampak pada ketepatan waktu, kelengkapan, dan keakuratan laporan keuangan serta dapat membatasi informasi yang digunakan dalam perencanaan, penentuan prioritas pembangunan, pengalokasian anggaran, dan evaluasi kegiatan. Upaya yang dilakukan meliputi peningkatan kompetensi aparatur, pelatihan Siskeudes, koordinasi, pendampingan, serta perbaikan fasilitas dan jaringan internet. Keterbatasan penelitian ini adalah hanya dilakukan pada satu desa sehingga hasilnya menggambarkan kondisi Desa Nawang Baru dan belum dapat digeneralisasikan pada desa lainnya. Kata kunci: laporan keuangan desa, hambatan penyusunan, Siskeudes, informasi keuangan, keputusan manajerial

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pemetaan sebaran komoditas tanaman buah unggulan berbasis perwilayahan sentra produksi di kabupaten bulungan dengan mengunakan sistem informasi geografis (SIG)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kabupaten Bulungan memiliki potensi tanaman buah yang beragam, namun tingkat keunggulan dan prospek perkembangannya berbeda antarwilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komoditas tanaman buah unggulan dan prospektif berkembang serta memetakan sebarannya berdasarkan pewilayahan sentra produksi menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian menggunakan data sekunder berupa data produksi 11 komoditas tanaman buah pada 10 kecamatan di Kabupaten Bulungan selama periode 2016–2025. Analisis dilakukan menggunakan Location Quotient (LQ) berdasarkan data produksi selama periode penelitian untuk menentukan komoditas basis pada masing-masing kecamatan. Nilai LQ > 1 menunjukkan bahwa komoditas merupakan komoditas basis, sedangkan Dynamic Location Quotient (DLQ) > 1 menunjukkan bahwa komoditas memiliki prospek perkembangan yang lebih baik dibandingkan wilayah pembanding. Hasil analisis LQ dan DLQ selanjutnya digunakan sebagai dasar dalam menentukan komoditas unggulan dan prospektif berkembang serta divisualisasikan dalam bentuk peta tematik menggunakan SIG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas unggulan dan prospektif berkembang berbeda pada setiap kecamatan. Tanjung Selor memiliki jambu air, jeruk siam, dan mangga; Tanjung Palas memiliki duku, durian, dan pepaya; Tanjung Palas Timur memiliki alpukat, duku, durian, dan rambutan; Tanjung Palas Barat memiliki durian; Tanjung Palas Utara memiliki duku, durian, jambu biji, nangka, dan pepaya; Tanjung Palas Tengah memiliki alpukat, jeruk siam, dan pepaya; serta Sekatak memiliki pepaya dan rambutan. Kecamatan lainnya tidak menunjukkan komoditas yang memenuhi kriteria LQ > 1 dan DLQ > 1. Hasil pemetaan menunjukkan adanya perbedaan pola persebaran dan konsentrasi komoditas antarwilayah. Informasi tersebut dapat digunakan untuk menggambarkan sentra produksi dan mendukung perencanaan pengembangan komoditas tanaman buah sesuai dengan potensi masing-masing wilayah di Kabupaten Bulungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMETAAN SEBARAN KOMODITAS TANAMAN BUAH UNGGULANAN BERBASIS PERWILAYAHAN SENTRA PRODUKSI di KABUPATEN BULUNGANN DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kabupaten Bulungan memiliki potensi tanaman buah yang beragam, namun tingkat keunggulan dan prospek perkembangannya berbeda antar wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komoditas tanaman buah unggulan dan prospektif berkembang serta memetakan sebarannya berdasarkan pewilayahan sentra produksi menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian menggunakan data sekunder berupa data produksi 11 komoditas tanaman buah pada 10 kecamatan di Kabupaten Bulungan selama periode 2016–2025. Analisis dilakukan menggunakan Location Quotient (LQ) berdasarkan data produksi selama periode penelitian untuk menentukan komoditas basis pada masing-masing kecamatan. Nilai LQ > 1 menunjukkan bahwa komoditas merupakan komoditas basis, sedangkan Dynamic Location Quotient (DLQ) > 1 menunjukkan bahwa komoditas memiliki prospek perkembangan yang lebih baik dibandingkan wilayah pembanding. Hasil analisis LQ dan DLQ selanjutnya digunakan sebagai dasar dalam menentukan komoditas unggulan dan prospektif berkembang serta divisualisasikan dalam bentuk peta tematik menggunakan SIG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas unggulan dan prospektif berkembang berbeda pada setiap kecamatan. Tanjung Selor memiliki jambu air, jeruk siam, dan mangga; Tanjung Palas memiliki duku, durian, dan pepaya; Tanjung Palas Timur memiliki alpukat, duku, durian, dan rambutan; Tanjung Palas Barat memiliki durian; Tanjung Palas Utara memiliki duku, durian, jambu biji, nangka, dan pepaya; Tanjung Palas Tengah memiliki alpukat, jeruk siam, dan pepaya; serta Sekatak memiliki pepaya dan rambutan. Kecamatan lainnya tidak menunjukkan komoditas yang memenuhi kriteria LQ > 1 dan DLQ > 1. Hasil pemetaan menunjukkan adanya perbedaan pola persebaran dan konsentrasi komoditas antar wilayah. Informasi tersebut dapat digunakan untuk menggambarkan sentra produksi dan mendukung perencanaan pengembangan komoditas tanaman buah sesuai dengan potensi masing-masing wilayah di Kabupaten Bulungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

INOVASI PELAYANAN PUBLIK DALAM RANGKA PELAKSANAAN PROGRAM ADMINISTRASI DI KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi pelayanan publik yang diterapkan di Kecamatan Sembakung Atulai Kabupaten Nunukan dalam mendukung efisiensi pelaksanaan program pemerintah pusat serta mengetahui tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Sembakung Atulai pada bulan Mei sampai Juli 2026. Informan penelitian berjumlah empat orang yang terdiri dari Camat, Sekretaris Kecamatan, Staf Pelayanan, dan masyarakat pengguna layanan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan memperhatikan keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi di Kecamatan Sembakung Atulai menggunakan Google Form, Google Spreadsheet, dan WhatsApp sebagai bentuk inovasi pelayanan. Google Form digunakan untuk mengisi data awal dan memeriksa kelengkapan persyaratan. Google Spreadsheet digunakan untuk melihat dan mengelola data yang masuk, sedangkan WhatsApp digunakan untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Penggunaan teknologi tersebut membantu masyarakat mendapatkan informasi, menyiapkan persyaratan, dan menyampaikan data sebelum datang ke kantor kecamatan. Inovasi ini juga membantu menghemat waktu pelayanan dan mengurangi kunjungan ulang masyarakat karena persyaratan yang belum lengkap. Namun, pelayanan langsung di kantor tetap diperlukan. Dalam penerapannya terdapat beberapa kendala, yaitu jaringan internet, gangguan listrik, kondisi geografis, kemampuan sebagian masyarakat dalam menggunakan teknologi, dan masih adanya pelayanan yang dilakukan secara manual. Dengan demikian, penggunaan Google Form, Google Spreadsheet, dan WhatsApp dapat membantu mempermudah dan mempercepat pelayanan administrasi di Kecamatan Sembakung Atulai serta mendukung pelaksanaan program pemerintah pusat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi Faktor Kesulitan Belajar Mahasiswa Pendidikan Biologi Pada Mata Kuliah Bioinformatika Dasar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan belajar yang dialami mahasiswa Pendidikan Biologi dalam mengikuti mata kuliah Bioinformatika Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkaitan dengan kesulitan belajar mahasiswa Pendidikan Biologi pada mata kuliah Bioinformatika Dasar. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif di Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling, yaitu mahasiswa yang telah atau sedang mengikuti mata kuliah Bioinformatika Dasar. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri atas 24 pernyataan dan mencakup enam aspek, yaitu kecerdasan, bakat, minat, motivasi, kondisi dan keadaan fisik, serta sosial dan non-sosial. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif berdasarkan skor dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh faktor yang diteliti berada pada kategori tinggi. Faktor kecerdasan memperoleh persentase sebesar 66%, bakat 65%, minat 67%, motivasi 69%, kondisi dan keadaan fisik 61%, serta sosial dan non-sosial 78%. Hasil tersebut menunjukkan secara umum kondisi setiap aspek masih cukup mendukung proses pembelajaran sehingga kecenderungan kesulitan belajar yang disebabkan oleh faktor-faktor tersebut relatif lebih rendah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi mahasiswa dan dosen dalam meningkatkan proses pembelajaran Bioinformatika Dasar melalui penjelasan materi yang lebih sederhana dan bertahap, penggunaan contoh yang mudah dipahami, penambahan kegiatan praktik, serta dukungan fasilitas pembelajaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS KEBUDAYAAN, KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA SERTA PARIWISATA (DISBUDPORAPAR) KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Tarakan. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena menurunnya tingkat kehadiran pegawai serta meningkatnya absensi tanpa keterangan yang mengindikasikan belum optimalnya kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Disbudporapar Kota Tarakan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan jumlah responden sebanyak 57 orang. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 25. Variabel independen dalam penelitian ini adalah gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja, sedangkan variabel dependen adalah kinerja pegawai. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris mengenai pengaruh kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai serta menjadi bahan pertimbangan bagi Disbudporapar Kota Tarakan dalam menyusun kebijakan pengelolaan sumber daya manusia guna meningkatkan kualitas kinerja pegawai dan pelayanan publik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

LEGALITAS HAK MEMPEROLEH INFORMASI BAGI JURNALISTIK

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap jurnalis dalam hak memperoleh informasi, serta untuk mengidentifikasi kendala-kendala hukum yang dihadapi oleh jurnalis dalam memperoleh informasi publik di Indonesia. Jurnalis memiliki peran sentral dalam pilar demokrasi demi menjaga transparansi, fungsi kontrol sosial, dan akuntabilitas pemerintahan. Namun pada praktiknya, jurnalis masih sering menghadapi tindakan intimidasi, kekerasan, hingga kriminalisasi saat menjalankan tugas profesionalnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber data yang digunakan meliputi bahan hukum primer seperti Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta Kode Etik Jurnalistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap jurnalis terbagi menjadi bentuk preventif dan represif. Secara yuridis, Pasal 4 Ayat (3) UU Pers secara tegas menjamin hak pers untuk mencari dan memperoleh informasi, yang diperkuat dengan sanksi pidana dalam Pasal 18 Ayat (1) bagi siapa saja yang sengaja menghambat tugas jurnalistik. Kendala hukum yang dihadapi jurnalis meliputi adanya ketidakselarasan penafsiran (ambiguitas) pasal-pasal dalam UU ITE yang berpotensi mengkriminalisasi jurnalis, intervensi kepentingan sepihak, serta batasan informasi yang dikecualikan dalam Pasal 17 UU KIP yang sering disalahgunakan oleh badan publik untuk menutup akses informasi. Diharapkan aparat penegak hukum dapat meningkatkan sinergi perlindungan represif yang tegas bagi pelaku kekerasan terhadap jurnalis, serta pentingnya penguatan profesionalisme jurnalis dalam menaati Kode Etik Jurnalistik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FORTIFIKASI MINYAK IKAN PADA BISKUIT: EVALUASI NILAI GIZI DAN DAYA TERIMA KONSUMEN

2026•

Biskuit merupakan produk pangan yang berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional melalui fortifikasi minyak ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan minyak ikan terhadap kadar protein, kadar lemak, profil asam lemak, dan tingkat penerimaan konsumen terhadap produk biskuit. Metode penelitian ini adalah eksperimental dengan tiga perlakuan, yaitu F0 (0%), F1 (1%), dan F2 (2%) sebanyak tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar protein sebesar 10,76% dan kadar lemak 7,20% pada produk biskuit. Profil asam lemak yang diperoleh SFA dari 10,4089% menjadi 13,3986%, MUFA dari 6,6527% menjadi 8,5512%, dan PUFA dari 1,6954% menjadi 2,2102%. Berdasarkan uji hedonik yang telah dilakukan pada atribut rasa, tingkat penerimaan konsumen yaitu pada perlakuan F1 (1%) sebagai formulasi yang paling disukai panelis. Kesimpulan penelitian ini adalah fortifikasi minyak ikan sebesar 1% menghasilkan biskuit dengan tingkat penerimaan terbaik serta meningkatkan kandungan asam lemak produk.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Fortifikasi Tepung Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) pada Tortilla Chips

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumput laut Kappaphycus alvarezii memiliki potensi besar sebagai sumber serat dan pangan fungsional yang belum dimanfaatkan secara optimal dalam produk camilan modern seperti tortilla chips. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan sensori, kandungan proksimat, dan kadar serat kasar tortilla chips yang difortifikasi dengan tepung rumput laut tersebut. Metode penelitian yang digunakan eksperimental dengan 3 konsentrasi formulasi: F0 (0 g), F1 (3 g), dan F2 (5 g) sebanyak 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat penerimaan panelis secara sensori yaitu pada formula F1 (3 g) dengan skor 7,63 yang berarti tortilla chips memiliki tingkat kesukaan tertinggi dan merupakan formulasi terbaik berdasarkan penilaian organoleptik panelis. Hasil analisis proksimat menunjukkan kadar protein sebesar 10,63% (F0), 10,76% (F1), dan 23,45% (F2); kadar lemak sebesar 2,6% (F0), 2,2% (F1), dan 2,4% (F2); kadar air sebesar 5% (F0), 9% (F1), dan 2% (F2); kadar abu sebesar 1% (F0), 2% (F1), dan 2% (F2); serta kadar karbohidrat sebesar 80,77% (F0), 76,04% (F1), dan 70,15% (F2). Kadar air tepung rumput laut K. alvarezii yang digunakan sebesar 10%. Kadar serat kasar tortilla chips meningkat dari 1,06% (F0) menjadi 8,00% (F1) dan 9,95% (F2). Kesimpulan penelitian ini adalah fortifikasi tepung rumput laut Ka alvarezii pada tortilla chips berpengaruh terhadap tingkat penerimaan panelis, kandungan proksimat, dan kadar serat kasar produk.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

analisis keunggulan kompetitif pt. telkom akses tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingkat penetrasi fixed broadband di Indonesia baru mencapai 27,40% pada 2023, sementara Kalimantan Utara tertinggal pada angka 66,69% di tahun 2024, kondisi yang memicu persaingan ketat di pasar infrastruktur serat optik dan belum dikaji melalui pendekatan terintegrasi RBV, VRIO, Porter's Five Forces, dan SWOT. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sumber daya, kapabilitas, serta struktur kompetitif PT Telkom Akses Tarakan, lalu merumuskan strategi keunggulan yang relevan. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan tujuh informan kunci posisi manajerial dan teknis sebagai sumber data primer melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan infrastruktur nasional, reputasi Telkom Group, dan kapabilitas managed service tergolong sustained competitive advantage, sementara SDM bersertifikasi baru mencapai temporary advantage dan sistem digital berada pada competitive parity. Struktur industri menguntungkan pemain mapan dengan ancaman substitusi rendah meski daya tawar pembeli korporat kuat. Disimpulkan bahwa strategi diferensiasi managed service korporat dan ekspansi preemptif ke wilayah baru menjadi langkah paling relevan untuk memperkuat posisi defensif perusahaan di Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang Bangun Sistem Informasi Harga Udang Windu Menggunakan Qr Code Berbasis Mobile Di Sinar Rejeki Beringin 2 Ujung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Udang windu merupakan salah satu komoditas unggulan di Kota Tarakan, namun penyampaian informasi harga dan proses pencatatan masih dilakukan secara manual sehingga kurang efisien dan berpotensi menyebabkan keterlambatan informasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem informasi harga udang windu berbasis mobile yang memanfaatkan teknologi QR Code sebagai sarana penyajian informasi meliputi harga, ukuran, kode peti, harga jual per kilogram, dan stok per kilogram. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) yang mencakup tahapan observasi, perancangan, implementasi menggunakan Flutter dan Firebase, serta pengujian melalui Black Box Testing, Usability Testing, pengujian pencahayaan, dan pengujian sudut kemiringan QR Code. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi berhasil dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Berdasarkan Black Box Testing, seluruh fitur aplikasi berfungsi dengan baik dan memperoleh tingkat keberhasilan sebesar 100%. Pada pengujian pencahayaan menunjukkan bahwa QR Code dapat dipindai pada berbagai kondisi intensitas cahaya, meskipun waktu pembacaan menjadi lebih lama pada kondisi minim pencahayaan. Sementara itu, pengujian sudut kemiringan membuktikan bahwa QR Code tetap dapat terdeteksi pada sudut 45°, 75°, dan 90° dengan perbedaan waktu deteksi namun tetap mampu menampilkan informasi harga udang windu. Selain itu, Usability Testing yang melibatkan 23 responden menghasilkan nilai Learnability sebesar 4,41, Memorability 4,45, Efficiency 4,47, Errors 4,43, dan Satisfaction 4,47, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 4,446 yang termasuk dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan aplikasi dapat memudahkan pengguna dalam mengakses informasi harga udang windu di Sinar Rejeki Beringin 2 Ujung.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail