ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan pemahaman konsep merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran matematika karena siswa tidak hanya dituntut untuk menggunakan prosedur penyelesaian, tetapi juga memahami konsep yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) pada siswa kelas V SDN 051 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak tiga siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik simpel random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis dan wawancara semi terstruktur, dengan instrumen berupa lembar soal dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek menunjukkan kemampuan pemahaman konsep pada lima indikator, yaitu menyatakan ulang suatu konsep, mengklasifikasikan objek menurut sifat tertentu, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup suatu konsep, serta memilih dan menggunakan prosedur atau operasi tertentu. Seluruh subjek memiliki kesamaan dalam memahami konsep dan prosedur KPK dan FPB, tetapi berbeda dalam menyelesaikan masalah. Perbedaan juga ditemukan antara jawaban tertulis dan hasil wawancara, terutama pada informasi, langkah, dan alasan penyelesaian yang belum dituliskan secara lengkap, tetapi dapat dijelaskan siswa saat wawancara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa di SMK Maritim Indonesia Tarakan. Hal ini dipengaruhi oleh ketidaksesuaian model pembelajaran di mana pembelajaran yang berlangsung masih bersifat konvensional dan terpusat pada guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi Transformasi Geometri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen berdesain The Nonequivalent Pre-test dan Post-test Control Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik Quota Sampling dengan total 40 siswa kelas XI, yang dibagi menjadi dua kelompok: 20 siswa kelas XI-A sebagai kelas eksperimen (menerapkan STAD) dan 20 siswa kelas XI-B sebagai kelas kontrol (menerapkan metode konvensional). Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes uraian berupa pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai akhir (post-test) kelas eksperimen mencapai 71,6, jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata kelas kontrol yang sebesar 56,3. Hasil uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, yang berarti H_0 ditolak dan H_1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran STAD memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMK Maritim Indonesia Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujua n untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran matematika realistik terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group desain. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampel random sampling sehingga diperoleh sampel pada penelitian ini adalah 54 siswa yaitu 27 siswa kelas VIII-3 sebagai kelas eksperimen dan 27 siswa kelas VIII-4 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data kemampuan pemahaman konsep matematika siswa menggunakan tes yaitu pretest dan posttest yang masing-masing terdiri dari 4 soal uraian dengan soal yang berbeda-beda. Analisis inferensial menggunakan uji independent sample t test (uji t). Berdasarkan hasil analisis data akhir posttest diperoleh nilai t hitung 2,806 dengan t tabel sebesar 2,007 kerena t hitung ˃ t tabel dengan nilai sigifikansi 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan pembelajaran matematika realistik terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan . Hasil ini diperkuat dengan nilai rata-rata hasil tes terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa di kelas yang menggunakan pendekatan pembelajaran matematika realistik lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata hasil tes terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa di kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII di SMPN 9 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan yaitu pre-eksperimental (One Group Pretest-Posttest Design). Desain penelitian One Group Pretest-Posttest adalah penelitian eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok saja, yang diukur dengan pretest dan posttest pada subjek yang akan diteliti. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-3 yang berjumlah 30 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata rata kemampuan awal siswa adalah 52,27. Nilai rata-rata kemampuan awal siswa tersebut mengalami peningkatan menjadi 84 setelah penerapan model pembelajaran discovery learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor n-gain berada pada kategori sedang sebesar 0,66. Nilai tersebut kemudian diinterpretasikan menjadi 66% yang mengindikasikan bahwa model Discovery Learning memberikan peningkatan yang cukup efektif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Selanjutnya, uji t digunakan untuk memperkuat hasil perhitungan n-gain. Berdasarkan hasil uji Paired Sample T-Test bahwa t_hitung= 13,3281 > t_tabel =1,6991 yang artinya H_0 ditolak dan H_1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara kemampuan pemahaman konsep matematis siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Dengan demikian, model Discovery Learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII di SMPN 9 Tarakan, yang ditunjukkan oleh skor n-gain kategori sedang sebagai kategori tingkat peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dan diperkuat oleh hasil uji t yang menunjukkan perbedaan rata-rata yang signifikan antara nilai rata-rata pretest dan posttest.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan model pembelajaran GDL berbantuan GeoGebra terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi persamaan garis lurus di SMPN 9 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya pemahaman konsep matematis siswa yang ditandai dengan kesalahan dalam menginterpretasikan konsep dasar dalam materi persamaan garis lurus. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan GDL berbantuan GeoGebra dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep matematis yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS versi 29.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest pada kelas eksperimen (80,83) lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol (67,08). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan t-test. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa model pembelajaran GDL berbantuan GeoGebra efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Model ini juga mendorong keterlibatan aktif siswa, membantu visualisasi konsep abstrak, serta memperkuat proses penemuan konsep secara mandiri dan bermakna.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep siswa kelas IX MTs Negeri Tarakan pada masa pembelajaran daring. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas IX semester genap tahun ajaran 2021/2022 di MTs Negeri Tarakan. Metode pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemahaman konsep. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX MTs Negeri Tarakan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 90 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki kemampuan pemahaman konsep yang rendah dengan persentase 62,22% (56 siswa). Adapun nilai rata-rata untuk setiap indikator pemahaman konsep dan persentase jumlah siswa yang memperoleh pencapaian tinggi pada setiap indikator pemahaman konsep yaitu, pada indikator menyatakan ulang sebuah konsep dengan nilai rata-rata 54.17 dan persentase sebesar 37,78%, pada indikator mengklasifikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya dengan nilai rata-rata 84.44 dan persentase sebesar 85,56%, pada indikator memberi contoh dan bukan contoh dari suatu konsep dengan nilai rata-rata 81.94 dan persentase sebesar 82,22%, pada indikator menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika dengan nilai rata-rata 18.89 dan persentase sebesar 10%, pada indikator mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup dari suatu konsep dengan nilai rata-rata 38.06 dan persentase sebesar 25,56%, pada indikator menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu dengan nilai rata-rata 61.39 dan persentase sebesar 63,33%, dan pada indikator mengklasifikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah dengan nilai rata-rata 36.39 dan persentase sebesar 22,22%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
EKSPLORASI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada materi persamaan linear satu variable (PLSV). Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 4 Tarakan pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 pada kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 8 siswa dengan 3 siswa yang memiliki nilai di atas KKM dan 5 siswa yang memiliki nilai di bawah KKM. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu analisis dokumen dan wawancara. Teknik analisis data diperoleh dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian tentang kemampuan pemahaman konsep matematika (KPKM), menunjukkan bahwa indikator kemampuan menyatakan ulang sebuah konsep dilakukan dengan cara mendefinisikan Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV), indikator kemampuan memberikan contoh dan bukan contoh dari suatu konsep dilakukan dengan cara menentukan PLSV dan bukan PLSV, indikator kemampuan menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika dilakukan dengan cara mendefinisikan bentuk gambar dan indikator kemampuan mengaplikasikan konsep ke dalam bentuk pemecahan masalah dilakukan dengan tahapan memodelkan matematika, memahami masalah, menyelesaikan masalah dan membuat kesimpulan. Selain itu, temuan unik pada penelitian ini terdapat subjek yang mampu menyelesaikan soal biasa akan tetapi kesulitan dalam membuat model matematika pada soal pemecahan masalah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh motivasi belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa; pengaruh minat belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa; pengaruh motivasi dan minat belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Ramdom Sampling dan diperoleh sampel keseluruhan sebanyak 67 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan angket motivasi belajar, angket minat belajar dan tes matematika dalam bentuk uraian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif yang terdiri dari rata-rata, standar deviasi dan persentase dan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi sederhana dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara motivasi belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan dengan persamaan regresi 𝑌̂ 1 = 41,834 + 0,478𝑋, dan terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara minat belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan dengan persamaan regresi 𝑌̂ 2 = 40,181 + 0,507𝑋. Selain itu hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara motivasi dan minat belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan dengan persamaan regresi 𝑌̂ = 16,300 + 0,423𝑋1 + 0,523𝑋2. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi diketahui motivasi dan minat belajar secara simultan memberikan pengaruh sebesar 19,5% terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dalam menyelesaikan soal program linear. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah Tarakan pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 pada kelas XI MIA. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah enam siswa yang memiliki hasil ujian akhir semester ganjil dengan kategori tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: subjek dengan kategori tinggi yaitu subjek B-10 mampu menyelesaikan 3 soal dan memenuhi 7 indikator dari pemahaman konsep dan subjek D-01 mampu menyelesaikan soal 1 soal dan memenuhi 6 indikator dari pemahaman konsep. Subjek dengan kategori sedang yaitu subjek C-12 dan A-29 mampu menyelesaikan 1 soal namun tidak sampai selesai dan memenuhi 4 indikator dari pemahaman konsep. Subjek dengan kategori rendah yaitu subjek D-11 dan C-05 tidak mampu dalam menyelesaikan soal dan tidak dapat memenuhi indikator dari pemahaman konsep.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa melalui model pembelajaran discovery learning pada siswa kelas XII IIS-4 SMA Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 di SMA Negeri 3 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IIS-4 SMA Negeri 3 Tarakan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa, lembar observasi keterlaksanaan kegiatan pembelajaran oleh guru dan siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data tes kemampuan pemahaman konsep matematis, data hasil observasi keterlaksanaan kegiatan pembelajaran oleh guru dan siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri dari 3 pertemuan pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada siklus I sebesar 66,67% dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 80,56% dengan indikator keberhasilan minimal 70% siswa kelas XII IIS-4 SMA Negeri 3 Tarakan memiliki kemampuan pemahaman konsep matematis dengan kategori minimal baik. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XII IIS-4 SMA Negeri 3 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 12 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya 1) Pengaruh model pembelajaran (Reciprocal Teaching dan Konvensional) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. 2) Pengaruh kemampuan awal matematika siswa kategori rendah, sedang dan tinggi terhadap pemampuan pemahaman konsep matematika. 3) Pengaruh interaksi antara model pembelajaran (Reciprocal Teaching dan Konvensional) dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan. Penelitian ini dilaksakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 di SMP Negeri 12 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain factorial 2 × 3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan. Pengaambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII-5 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-4 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dan tes kemampuan awal matematika siswa. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif dan inferensial. Teknik deskriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Teknik inferensial menggunakan analisis varians dua jalur. Berdasarkan hasil analasis dengan taraf signifikan 5% dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran (Reciprocal Teaching dan Konvensional) berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dengan p-value 0,002. Kemampuan awal matematika siswa dengan kategori rendah, sedang dan tinggi berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dengan p-value 0,000, dan tidak ada pengaruh interaksi model pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan dengan nilai p-value 0,610.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan pada materi relasi dan fungsi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 di SMP Negeri 9 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain penelitian Posttest only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VIII-3 sebagai kelas kontrol dan kelas VIII-4 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes uraian kemampuan pemahaman konsep matematika. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Analisis statistik deskriptif meliputi rata-rata hitung dan standar deviasi sedangkan analisis inferensial meliputi uji asumsi prasyarat dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis dengan taraf signifikansi 5% dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Inside Outside Circle berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan pada materi relasi dan fungsi, diperoleh thitung sebesar 4,708 dan nilai p-value sebesar 0,000
ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi esperimental dengan desain posttest only control design. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model pembelajaran Reciprocal Teaching dan variabel terikat adalah kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII-3 sebagai kelas eksperimen dan VIII-6 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa (posttest). Data dianalisis menggunakan analisis statistik dengan bantuan software SPSS 23.0 for windows. Hasil analisis statistika deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata pencapaian kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas eksperimen adalah 81,1576 dan pada kelas kontrol adalah 61,4874. Hasil analisis statistika inferensial untuk kemampuan pemahaman konsep matematika siswa menggunakan uji independent sample t-test dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0 sehingga H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Reciprocal Teaching berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan