Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: FPB
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi kemampuan pemahaman konsep KPK dan FPB pada siswa kelas V SDN 051 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan pemahaman konsep merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran matematika karena siswa tidak hanya dituntut untuk menggunakan prosedur penyelesaian, tetapi juga memahami konsep yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) pada siswa kelas V SDN 051 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak tiga siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik simpel random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis dan wawancara semi terstruktur, dengan instrumen berupa lembar soal dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek menunjukkan kemampuan pemahaman konsep pada lima indikator, yaitu menyatakan ulang suatu konsep, mengklasifikasikan objek menurut sifat tertentu, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup suatu konsep, serta memilih dan menggunakan prosedur atau operasi tertentu. Seluruh subjek memiliki kesamaan dalam memahami konsep dan prosedur KPK dan FPB, tetapi berbeda dalam menyelesaikan masalah. Perbedaan juga ditemukan antara jawaban tertulis dan hasil wawancara, terutama pada informasi, langkah, dan alasan penyelesaian yang belum dituliskan secara lengkap, tetapi dapat dijelaskan siswa saat wawancara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI TENTANG KESULITAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI KPK DAN FPB

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan subjek dalam menyelesaikan soal Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek yang dipilih berdasarkan hasil tes diagnostik awal dan dikelompokkan menjadi tiga kategori, yaitu 2 subjek dengan tingkat kesulitan tinggi, 2 subjek dengan tingkat kesulitan sedang, dan 1 subjek dengan tingkat kesulitan rendah. Data penelitian diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menurut model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan tingkat kesulitan tinggi mengalami hambatan menyeluruh, mulai dari memahami maksud soal hingga menerapkan metode penyelesaian yang tepat. Subjek dengan tingkat kesulitan sedang dapat memahami soal dan memulai langkah penyelesaian, tetapi mengalami kesalahan dalam penerapan konsep dan perhitungan sehingga tidak memperoleh hasil akhir yang benar. Sementara itu, subjek dengan tingkat kesulitan rendah mampu memahami konsep, menggunakan metode yang tepat, dan memperoleh hasil yang benar, meskipun terdapat kekurangan dalam kelengkapan penulisan langkah-langkah penyelesaian. Perbedaan antar tingkat kesulitan menunjukkan bahwa semakin baik pemahaman konsep subjek, semakin lancar pula kemampuan mereka dalam melaksanakan prosedur perhitungan dan mencapai hasil yang benar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA MATERI KPK DAN FPB BERDASARKAN GENDER PADA SISWA KELAS V SDN 004 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa berdasarkan gender pada materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) di kelas V SDN 004 Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah enam siswa yang terdiri dari tiga siswa laki-laki dan tiga siswa perempuan, masing-masing mewakili kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes penalaran matematis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi, baik laki-laki maupun perempuan, mampu memenuhi sebagian besar indikator penalaran matematis, seperti menyampaikan pernyataan matematika secara tertulis, lisan, atau gambar, memprediksi proses penyelesaian dan jawaban, serta menarik kesimpulan logis. Siswa dengan kemampuan sedang menunjukkan pemahaman yang cukup baik pada sebagian soal, tetapi mengalami kesalahan karena kurang teliti dalam membaca soal atau keterbatasan waktu. Sementara itu, siswa dengan kemampuan rendah umumnya hanya mampu menyampaikan pernyataan matematika, namun belum lengkap, dan mengalami kesulitan dalam memprediksi penyelesaian serta menarik kesimpulan. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa laki-laki cenderung lebih tinggi kemampuan penalaran dan komunikasi. Namun, kemampuan penalaran matematis siswa laki-laki dan perempuan dalam tiap kategori (tinggi, sedang, rendah) memiliki pola yang serupa, dengan perbedaan kecil dalam jenis kesalahan yang dilakukan. Hasil ini dapat menjadi masukan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang memperhatikan perbedaan karakteristik siswa berdasarkan gender dan tingkat kemampuan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi FPB dan KPK pada Siswa Kelas IV SDN 017 Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam proses pembelajaran matematika sering dijumpai beberapa siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan. Salah satu kesulitan yang dimaksud adalah kesalahan siswa dalam mengerjakan soal matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang siswa dalam menyelesaikan soal matematika materi FPB dan KPK pada siswa kelas IV SDN 017 Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes terkait materi FPB dan KPK dengan menggunakan prosedur Newman yang dikonfirmasi melalui proses wawancara. Sebanyak 22 siswa kelas IV-B menjadi partisipan dalam penelitian dan mengerjakan tes terkait FPB dan KPK yang kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Setelah itu peneliti memilih 6 siswa untuk mewakili setiap kategori kemampuan untuk diwawancarai. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) subjek kemampuan tinggi, sedang dan rendah tidak mengalami kesalahan berdasarkan prosedur Newman jika soal langsung meminta untuk mencari FPB dan KPK dari dua bilangan; (2) terdapat kesalahan lain yang muncul diakibatkan ketidakhati-hatian subjek dalam menyelesaikan soal; (3) subjek kemampuan tinggi mengalami kesalahan transformasi karena kesulitan mengubah soal berbentuk cerita menjadi soal berbentuk matematis; (4) subjek kemampuan sedang tidak memiliki keterampilan dalam mengaplikasikan konsep KPK pada soal cerita; (5) subjek kemampuan rendah mengalami kesalahan yang diakibatkan terbalik dalam menggunakan prosedur FPB dan KPK pada soal yang berbentuk soal cerita. Penelitian ini menemukan satu jenis kesalahan lain yang berbeda dari 5 tahapan berdasarkan prosedur Newman yang dialami siswa kelas IV-B SDN 017 Tarakan dalam menyelesaikan soal matematika materi FPB dan KPK. Kesalahan Siswa, Prosedur Newman, FPB, KPK

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail