Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Kesalahan Siswa
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI OPERASI HITUNG KELAS IV-B SDN 032 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DESKRIPSI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI OPERASI HITUNG KELAS IV-B SDN 032 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi operasi hitung berdasarkan prosedur Newman di kelas IV-B SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes soal cerita matematika dan wawancara. Subjek penelitian berjumlah enam siswa yang dipilih dari tiga kategori kelompok belajar, yaitu mandiri, berkembang, dan masih perlu bimbingan, dengan masing-masing kategori diwakili oleh dua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kategori kelompok belajar memiliki karakteristik kesalahan yang berbeda. Siswa pada kelompok belajar mandiri tidak mengalami kesalahan pada tahapan membaca dan memahami masalah, namun masih mengalami kesalahan pada tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir berupa ketidaklengkapan menuliskan model matematika, kesalahan perhitungan karena kurang teliti, serta tidak menuliskan kesimpulan secara lengkap. Kelompok belajar berkembang menunjukkan kemampuan membaca dan memahami masalah yang cukup baik, tetapi masih mengalami kesulitan pada tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir, terutama dalam mengubah soal cerita ke dalam model matematika, melakukan perhitungan dengan tepat, dan menuliskan kesimpulan akhir. Sementara itu, kelompok belajar masih perlu bimbingan mengalami kesalahan yang lebih kompleks pada semua tahap penyelesaian soal. Kesulitan yang dialami meliputi kelancaran membaca, memahami informasi dalam soal, menentukan model matematika, melakukan operasi hitung, serta menuliskan kesimpulan dan satuan pada jawaban akhir. Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika paling banyak terjadi pada tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Kata Kunci : Kesalahan Siswa, Soal Cerita Matematika, Prosedur Newman, Operasi Hitung, Sekolah Dasar

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Kesalahan Siswa Sekolah Dasar Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berdasarkan Teori Polya

2026•

Kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam mengerjakan soal dapat dikatakan bahwa sebagai suatu kelalaian di lakukan oleh siswa yang terjadi disebabkan oleh belum memahami materi, serta tidak menjawab soal yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan teori Polya. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah lembar tes soal operasi hitung penjumlahan dan pengurangan dan lembar pedoman wawancara. Subjek terdiri dari 4 siswa yang dipilih berdasarkan gender 2 laki-laki dan 2 perempuan untuk melihat perbedaan kesalahan antara siswa laki-laki dan perempuan dalam menyelesaikan soal cerita dan dipilih berdasarkan hasil jawaban siswa dengan kriteria memiliki dua kesalahan atau lebih. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan yang dilakukan oleh L1 dan L2 berada pada tahapan yang sama yaitu pada tahapan memahami masalah, tahapan melaksanakan rencana penyelesaian dan menarik kesimpulan. Sedangkan kesalahan yang dilakukan P1 dan P2 yaitu melakukan kesalahan pada tahapan melaksanakan rencana penyelesaian dan menarik kesimpulan. Terdapat perbedaan kesalahan pada gender, dimana subjek laki-laki melakukan tiga kesalahan sementara subjek perempuan melakukan dua kesalahan. Perbedaan ini terletak pada tahap memahami masalah, yang mana subjek perempuan tidak mengalami kendala.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Persamaan Kuadrat Di Kelas IX-3 SMP Negeri 1 Tarakan Berdasarkan Tahapan Kastolan

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal persamaan kuadrat berdasarkan tahapan Kastolan, mengetahui faktor-faktor penyebab kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal persamaan kuadrat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi, wawancara mendalam, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa mengalami kesalahan konseptual, kesalahan prosedural, dan kesalahan teknik. Adapun faktor-faktor penyebab yaitu siswa kurang memahami konsep, siswa hanya menghafal rumus, siswa jarang mengulang kembali materi, siswa hanya belajar pada waktu tertentu, siswa kurang memahami langkah-langkah penyelesaian, siswa kurang latihan penyelesaian soal, siswa terbiasa tidak menyelesaikan soal hingga akhir, siswa kurang teliti, kebiasaan terburu-buru dan tidak memeriksa kembali jawaban akhir, lemahnya pemahaman dasar atau keterampilan operasi hitung.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Kesalahan Siswa Dalam Mengerjakan Soal Cerita Matematika Operasi Pecahan Berdasarkan Prosedur Polya pada Siswa Kelas V-A Di SDN 032 Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan terkait kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam mengerjakan penyelesaian soal cerita matematika dengan materi operasi pecahan berdasarkan penggunaan prosedur polya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes terkait materi operasi pecahan dengan menggunakan prosedur polya yang dikonfirmasi melalui proses wawancara. Sebanyak 22 siswa kelas V-A menjadi partisipasi dalam penelitian dan mengerjakan tes terkait operasi pecahan yang kemudian peneliti mengelompokkan 22 siswa kelas V-A ke dalam tiga kategori kemampuan yaitu, kategori tinggi, sedang dan rendah. Kemudian peneliti memilih maksimal 6 siswa yang dipilih secara acak menjadi 2 siswa kategori tinggi, 2 siswa kategori sedang dan 2 siswa kategori rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Subjek dengan kategori tinggi tidak melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan prosedur polya, Namun subjek kategori tinggi kurang berhati-hati dalam menyelesaikan satu soal cerita; (2) subjek dengan kategori sedang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita pada tahapan melaksanakan rencana dan melihat kembali berdasarkan prosedur polya, karena belum mampu menyelesaikan soal operasi pecahan yang memiliki penyebut yang berbeda; (3) subjek dengan kategori rendah melakukan kesalahan pada semua tahapan prosedur polya, karena masih kesulitan memahami masalah yang diberikan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KESALAHAN SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 1 TARAKAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL ALJABAR BERDASARKAN KRITERIA WATSON

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Tarakan dalam menyelesaikan soal aljabar berdasarkan kriteria Watson. Pengumpulan data dilakukan dengan analisis dokumen dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan jenis beberapa kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal aljabar berdasarkan kriteria Watson yaitu kesalahan data tidak tepat, siswa menghilangkan variabel serta menuliskan data yang kurang tepat; kesalahan prosedur tidak tepat, siswa menggunakan langkah penyelesaian yang kurang tepat; kesalahan data hilang, siswa menghilangkan data tanpa sebab atau tanpa disengaja; kesalahan kesimpulan hilang, siswa tidak dapat menyelesaikan proses perhitungan hingga hasil akhir; kesalahan konflik level respon, siswa hanya menuliskan hasil akhir tetapi tidak menuliskan langkah-langkah yang digunakan; kesalahan masalah hierarki keterampilan, siswa kurang tepat dalam melakukan perhitungan angka negatif sehingga prosedur dan hasil akhir yang di dapatkan selanjutnya menjadi tidak benar; dan kesalahan selain ketujuh kriteria diatas, siswa hanya menuliskan soal dan tidak ada jawaban.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Komunikasi Matematis di Kelas VIII A SMP Negeri 2 Tanjung Palas Utara

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan komunikasi matematis merupakan modal utama dalam menyelesaikan soal matematika untuk mendukung prestasi matematika siswa. Kemampuan komunikasi matematis membantu siswa dalam menyampaikan ide atau solusi dari suatu permasalahan matematika dalam bentuk lisan, tulisan, dan gambar. Tujuan penelitian yaitu untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal komunikasi matematis. Jenis penelitian yaitu kualitatif sehingga peneliti sebagai instrumen utama. Subjek penelitian adalah kelas VIII A SMP Negeri 2 Tanjung Palas Utara. Instrumen pendukung yang digunakan dalam pengumpulan data berupa tes komunikasi matematis dan pedoman wawancara. Tes komunikasi matematis diikuti oleh 15 siswa, sedangkan wawancara dilakukan pada 6 siswa yang telah dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menyelesaikan soal komunikasi matematis siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Tanjung Palas Utara melakukan Kesalahan Memahami, Kesalahan Transformasi, Kesalahan Keterampilan Proses, dan Kesalahan Penulisan. Faktor-faktor penyebab subjek melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal komunikasi matematis yaitu: (1) pada Kesalahan Memahami faktor penyebabnya siswa tidak mampu menuliskan dan menjelaskan informasi maupun perintah yang diberikan butir, dan siswa tidak mampu menyederhanakan jenis soal cerita kedalam bentuk pemodelan matematika; (2) pada Kesalahan Transformasi faktor penyebabnya siswa tidak dapat menentukan rumus pola bilangan dengan tepat, siswa tidak mengetahui langkah-langkah yang harus digunakan untuk menentukan nilai pola selanjutnya, dan siswa tidak dapat mentransformasikan rumus fungsi yang diberikan butir; (3) pada Kesalahan Keterampilan Proses faktor penyebabnya siswa ceroboh dalam proses perhitungan, tidak dapat memvisualisasikan bentuk pola, tidak dapat menggambarkan titik koordinat dengan tepat, tidak mampu memahami relasi, tidak mengetahui letak kuadran, tidak dapat menggambar diagram panah, tidak memahami hakikat kodomain sebagai daerah hasil; (4) pada Kesalahan Penulisan faktor penyebabnya siswa tidak menuliskan jawaban akhir dan tidak tepat dalam menuliskan jawaban.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi FPB dan KPK pada Siswa Kelas IV SDN 017 Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam proses pembelajaran matematika sering dijumpai beberapa siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan. Salah satu kesulitan yang dimaksud adalah kesalahan siswa dalam mengerjakan soal matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang siswa dalam menyelesaikan soal matematika materi FPB dan KPK pada siswa kelas IV SDN 017 Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes terkait materi FPB dan KPK dengan menggunakan prosedur Newman yang dikonfirmasi melalui proses wawancara. Sebanyak 22 siswa kelas IV-B menjadi partisipan dalam penelitian dan mengerjakan tes terkait FPB dan KPK yang kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Setelah itu peneliti memilih 6 siswa untuk mewakili setiap kategori kemampuan untuk diwawancarai. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) subjek kemampuan tinggi, sedang dan rendah tidak mengalami kesalahan berdasarkan prosedur Newman jika soal langsung meminta untuk mencari FPB dan KPK dari dua bilangan; (2) terdapat kesalahan lain yang muncul diakibatkan ketidakhati-hatian subjek dalam menyelesaikan soal; (3) subjek kemampuan tinggi mengalami kesalahan transformasi karena kesulitan mengubah soal berbentuk cerita menjadi soal berbentuk matematis; (4) subjek kemampuan sedang tidak memiliki keterampilan dalam mengaplikasikan konsep KPK pada soal cerita; (5) subjek kemampuan rendah mengalami kesalahan yang diakibatkan terbalik dalam menggunakan prosedur FPB dan KPK pada soal yang berbentuk soal cerita. Penelitian ini menemukan satu jenis kesalahan lain yang berbeda dari 5 tahapan berdasarkan prosedur Newman yang dialami siswa kelas IV-B SDN 017 Tarakan dalam menyelesaikan soal matematika materi FPB dan KPK. Kesalahan Siswa, Prosedur Newman, FPB, KPK

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL STATISTIKA BERDASARKAN TEORI KASTOLAN DITINJAU DARI JENIS KELAMIN SISWA KELAS XII SMK NEGERI 2 TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal matematika berdasarkan teori Kastolan ditinjau dari jenis kelamin, mengetahui faktor penyebab siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Tarakan jurusan Teknik Komputer dan Jaringan pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian pada penelitian ini diambil dengan teknik purpose sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan wawancara mendalam (in depth interview), dokumentasi, dan tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan mereduksi data, penyajian data, penyimpulan dan verifikasi, dan yang terakhir penarikan kesimpulan akhir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan konseptual yang terjadi pada siswa laki-laki dan perempuan adalah tidak menuliskan rumus dan pada soal mencari median dan modus data kelompok yang dimana seharusnya mencari median dan modus dengan cara data kelompok menggunakan konsep data tunggal. Kesalahan prosedural yang terjadi pada siswa laki-laki dan perempuan adalah kurang lengkapnya prosedur (langkah) dalam mengerjakan soal. Kesalahan teknik yang terjadi pada siswa laki-laki dan perempuan adalah kesalahan mengoperasikan perkalian dan pembagian yang ada pada soal serta kesalahan terhadap penulisan simbol-simbol. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan tersebut dikarenakan siswa terbiasa tidak menuliskan, tidak tahu rumus yang digunakan, jarangnya siswa mendapatkan soal histogram, keliru dalam membaca soal, ketergantungan pada kalkulator sehingga ketika menghitung secara manual siswa mengalami kesulitan dan kurangnya pemahaman siswa terhadap simbol-simbol matematika.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail