BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Asuhan kebidanan komprehensif (Continuity of Care) merupakan pelayanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Asuhan ini bertujuan untuk memantau kondisi ibu dan bayi secara menyeluruh sehingga masalah dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin. Laporan ini bertujuan menganalisis pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. R di Puskesmas Karang Rejo. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan Continuity of Care. Asuhan diberikan pada Ny. R usia 30 tahun G3P2A0 sejak usia kehamilan 38 minggu 2 hari hingga pelayanan kontrasepsi. Hasil asuhan menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung normal tanpa komplikasi, persalinan berlangsung spontan dan fisiologis, masa nifas berlangsung baik meskipun ditemukan anemia ringan pada 12 jam postpartum dengan kadar Hb 10,5 g/dL yang telah mendapatkan penatalaksanaan sesuai kebutuhan, bayi lahir normal dengan adaptasi yang baik selama masa neonatal, serta ibu memilih kontrasepsi IUD dan pemasangan dilakukan tanpa komplikasi. Dapat disimpulkan bahwa asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. R telah terlaksana sesuai standar pelayanan dan kebutuhan klien. Diharapkan pelayanan Continuity of Care dapat terus diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Asuhan kebidanan komprehensif (Continuity of Care) merupakan pelayanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Asuhan ini bertujuan untuk memantau kondisi ibu dan bayi secara menyeluruh sehingga masalah dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin. Laporan ini bertujuan menganalisis pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. R di Puskesmas Karang Rejo. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan Continuity of Care. Asuhan diberikan pada Ny. R usia 30 tahun G3P2A0 sejak usia kehamilan 38 minggu 2 hari hingga pelayanan kontrasepsi. Hasil asuhan menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung normal tanpa komplikasi, persalinan berlangsung spontan dan fisiologis, masa nifas berlangsung baik meskipun ditemukan anemia ringan pada 12 jam postpartum dengan kadar Hb 10,5 g/dL yang telah mendapatkan penatalaksanaan sesuai kebutuhan, bayi lahir normal dengan adaptasi yang baik selama masa neonatal, serta ibu memilih kontrasepsi IUD dan pemasangan dilakukan tanpa komplikasi. Dapat disimpulkan bahwa asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. R telah terlaksana sesuai standar pelayanan dan kebutuhan klien. Diharapkan pelayanan Continuity of Care dapat terus diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
DESKRIPSI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI OPERASI HITUNG KELAS IV-B SDN 032 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi operasi hitung berdasarkan prosedur Newman di kelas IV-B SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes soal cerita matematika dan wawancara. Subjek penelitian berjumlah enam siswa yang dipilih dari tiga kategori kelompok belajar, yaitu mandiri, berkembang, dan masih perlu bimbingan, dengan masing-masing kategori diwakili oleh dua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kategori kelompok belajar memiliki karakteristik kesalahan yang berbeda. Siswa pada kelompok belajar mandiri tidak mengalami kesalahan pada tahapan membaca dan memahami masalah, namun masih mengalami kesalahan pada tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir berupa ketidaklengkapan menuliskan model matematika, kesalahan perhitungan karena kurang teliti, serta tidak menuliskan kesimpulan secara lengkap. Kelompok belajar berkembang menunjukkan kemampuan membaca dan memahami masalah yang cukup baik, tetapi masih mengalami kesulitan pada tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir, terutama dalam mengubah soal cerita ke dalam model matematika, melakukan perhitungan dengan tepat, dan menuliskan kesimpulan akhir. Sementara itu, kelompok belajar masih perlu bimbingan mengalami kesalahan yang lebih kompleks pada semua tahap penyelesaian soal. Kesulitan yang dialami meliputi kelancaran membaca, memahami informasi dalam soal, menentukan model matematika, melakukan operasi hitung, serta menuliskan kesimpulan dan satuan pada jawaban akhir. Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika paling banyak terjadi pada tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Kata Kunci : Kesalahan Siswa, Soal Cerita Matematika, Prosedur Newman, Operasi Hitung, Sekolah Dasar
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DESKRIPSI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI OPERASI HITUNG KELAS IV-B SDN 032 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi operasi hitung berdasarkan prosedur Newman di kelas IV-B SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes soal cerita matematika dan wawancara. Subjek penelitian berjumlah enam siswa yang dipilih dari tiga kategori kelompok belajar, yaitu mandiri, berkembang, dan masih perlu bimbingan, dengan masing-masing kategori diwakili oleh dua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kategori kelompok belajar memiliki karakteristik kesalahan yang berbeda. Siswa pada kelompok belajar mandiri tidak mengalami kesalahan pada tahapan membaca dan memahami masalah, namun masih mengalami kesalahan pada tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir berupa ketidaklengkapan menuliskan model matematika, kesalahan perhitungan karena kurang teliti, serta tidak menuliskan kesimpulan secara lengkap. Kelompok belajar berkembang menunjukkan kemampuan membaca dan memahami masalah yang cukup baik, tetapi masih mengalami kesulitan pada tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir, terutama dalam mengubah soal cerita ke dalam model matematika, melakukan perhitungan dengan tepat, dan menuliskan kesimpulan akhir. Sementara itu, kelompok belajar masih perlu bimbingan mengalami kesalahan yang lebih kompleks pada semua tahap penyelesaian soal. Kesulitan yang dialami meliputi kelancaran membaca, memahami informasi dalam soal, menentukan model matematika, melakukan operasi hitung, serta menuliskan kesimpulan dan satuan pada jawaban akhir. Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika paling banyak terjadi pada tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Kata Kunci : Kesalahan Siswa, Soal Cerita Matematika, Prosedur Newman, Operasi Hitung, Sekolah Dasar
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG SCRAPBOOK TEMA 7 SUBTEMA 3 INDAHNYA PERSATUAN DAN KESATUAN DINEGERIKU PADA SISWA KELAS IV SD PATRA DHARMA TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran big scrapbook dan mengetahui kelayakan dan tingkat ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran yang dikembangkan pada pembelajaran tematik tema 7 subtema 3 indahnya persatuan dan kesatuan dinegeriku pada kelas IV SD Patra Dharma Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) yang bertujuan menghasilkan produk dengan model penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE menurut Ary Gumanti dkk dalam Ningrum (2018:4) yang salah satu model yang desain pembelajarannya terdiri dari lima tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, wawancara, lembar angket data awal siswa, lembar validasi, angket ketertarikan siswa mengenai media pembelajaran dan dokumentasi. Produk media Big Scrapbook yang dihasilkan berukuran kertas ukuran kertas A3 (29 x 42 cm), yang terbuat dari kertas art paper, kertas cover warna-warni dan kertas origami bermotif dengan berjumlah 22 lembar dan 42 halaman. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 84%, ahli materi 100% dan praktisi 94%. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba produk awal sebesar 91,33% dan uji coba pemakaian sebesar 93,2%. Hasil validasi ahli media, ahli materi, dan ahli praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran big scrapbook sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket ketertarikan siswa mengenai media pembelajaran pada uji coba produk awal dan uji coba pemakaian menunjukkan bahwa tingkat ketertarikan siswa mengenai media pembelajaran big scrapbook sangat tertarik. Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran, Big Scrapbook.