Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

14 hasil
Subjek: Instagram
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFL LEARNERS IN DIGITAL SPACES: NARRATIVES OF SELF- CONFIDENCE AND SPEAKING DEVELOPMENT THROUGH INSTAGRAM

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Advances in digital technology have generated new opportunities for English language learning beyond formal classroom environments. This study explores university students' experiences in utilizing Instagram as an informal platform for English language learning, focusing on their speaking skills, self-confidence, perceptions, challenges, and the meanings they ascribe to these learning experiences. Employing a qualitative approach, this research adopted a netnographic method. The study collected data through observations, video content analysis, documentation, and semi-structured interviews with four university students. The data were interpretively analysed to understand the students' learning experiences, practices, perceptions, strategies, and challenges. The findings indicate that Instagram contributes positively to the development of students' speaking skills and self-confidence. Through authentic English content, observing pronunciation and expressions, and repeated speaking practice, students improved their pronunciation, fluency, vocabulary, grammar, and content organization. Students perceived Instagram as a user-friendly, flexible, engaging, and relevant learning medium. However, students faced several challenges, including difficulty understanding pronunciation variations and accents, limited vocabulary, distractions from entertainment content, information overload, and a lack of academic feedback. To overcome these hurdles, students employed self-regulated strategies such as rewatching videos, utilizing captions, taking notes on new vocabulary, following trusted educational accounts, and managing their study time. This study concludes that Instagram can serve as an effective informal learning environment that complements formal instruction. Crucially, speaking skills and self-confidence do not develop automatically through mere exposure to content; rather, they result from an active process involving content selection, observation, practice, evaluation, reflection, and interaction. These findings suggest that educators may consider integrating Instagram as a supplementary resource for authentic and contextual speaking activities.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Problematika Penegakan Hukum Pemberitaan Pada Media Sosial Instagram Terhadap Berita Hoaks Di kota Tarakan

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan Hukum Pidana terhadap penyebaran berita hoaks melalui media sosial Instagram serta menganalisis pengaruh letak geografis Kota Tarakan sebagai wilayah perbatasan terhadap pola penyebaran berita hoaks yang mengancam stabilitas keamanan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum Empiris yang didasarkan pada fakta-fakta lapangan melalui perilaku manusia, baik secara verbal maupun tindakan nyata. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan narasumber dari Kepolisian Resor (Polres) Kota Tarakan dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tarakan. Populasi penelitian mencakup personel kepolisian yang menangani kasus ITE/hoaks serta wartawan yang bertugas di Kota Tarakan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana hoaks di Kota Tarakan masih menghadapi tantangan besar karena sifat kejahatan siber yang borderless (tanpa batas). Kepolisian Resor Tarakan mengandalkan regulasi dalam UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP) dan UU No. 1 Tahun 2024 (ITE) sebagai dasar hukum utama. Namun, ketiadaan aturan spesifik mengenai siber di dalam Undang-Undang Kepolisian mengakibatkan keterbatasan ruang gerak taktis serta birokrasi penyidikan yang lambat dibandingkan kecepatan penyebaran hoaks itu sendiri. Selain itu, letak geografis Tarakan sebagai wilayah perbatasan menuntut adanya sinergi yang lebih kuat antara penegak hukum, media, dan masyarakat melalui penguatan literasi digital dan pengoptimalan peran Cyber Police dalam melakukan cyber patrol untuk menjaga stabilitas keamanan lokal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Ujaran Kebencian Terhadap Selebgram Ira Nandha di Media Sosial Instagram (Kajian Linguistik Forensik)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan pola ujaran kebencian yang muncul pada kolom komentar unggahan akun Instagram @Iranndha. Jenis penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode simak, catat, dan dokumentasi. Metode simak dipakai untuk memperoleh data melalui penyimakan penggunaan bahasa, kemudian teknik catat dan dokumentasi dilakukan untuk mengumpulkan data dan informasi berupa komentar warganet di Instagram. Teknik analisis data menggunakan metode padan referensial dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat lima jenis ujaran kebencian terhadap selebgram Ira Nandha, yaitu (1) penghinaan ditemukan ada 12 data komentar berupa kata kasar untuk mempermalukan, (2) pencemaran nama baik ditemukan ada 7 data komentar berupa tuduhan yang tidak faktual, (3) penistaan ditemukan ada 4 data komentar berupa celaan yang merendahkan, (4) perbuatan tidak menyenangkan ditemukan ada 6 data komentar berupa ancaman, (5) penghasutan ditemukan ada 6 data komentar berupa ajakan untuk melakukan tindakan yang merugikan. Penelitian ini menegaskan bahwa ujaran kebencian di media sosial tidak hanya berdampak pada citra figur publik, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang dapat dianalisis melalui kajian linguistik forensik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gaya Bahasa Netizen Dalam Kolom Komentar Pada Unggahan Akun Instagram @Gusmiftah (Kajian Stilistika)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk gaya bahasa kiasan yang digunakan oleh netizen dalam kolom komentar akun instagram pribadi milik Gus Miftah. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi dan analisis penggunaan gaya bahasa kiasan yang meliputi persamaan (simile), metafora, alegori, alusi, personifikasi, eponim, sinekdoke, metonimia, antonomasia, hipalase, antifrasis, epitet, ironi, sinisme, sarkasme, satire, inuendo, dan paronamasia. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode agih sebagai teknik analisis data. Tahapan analisis meliputi proses mengidentifikasi data, mengklasifikasi data berdasarkan jenis gaya bahasa, menganalisis makna kiasan yang terkandung di dalamnya, serta menarik kesimpulan. Data penelitian berupa komentar netizen yang diambil dari kolom komentar unggahan akun instagram @gusmiftah. Berdasarkan hasil analisis terhadap 71 data yang ditemukan, terdapat 10 jenis gaya bahasa kiasan yang teridentifikasi, yaitu: simile (1 data), metafora (3 data), alusi (3 data), epitet (3 data), ironi (9 data), sinisme (18 data), satire (5 data), sarkasme (23 data), inuendo (5 data), dan paronamasia (1 data). Gaya bahasa yang paling dominan digunakan adalah gaya bahasa sarkasme, hal ini menunjukkan kecenderungan netizen untuk menyampaikan kritik dan ketidaksukaan secara tajam serta bernada sindiran kasar terhadap topik yang dibicarakan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kolom komentar media sosial dapat menjadi cerminan ekspresi bahasa masyarakat yang bersifat spontan, emosional, dan penuh kreativitas linguistik

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FUNGSI TINDAK TUTUR PADA KOLOM KOMENTAR AKUN INSTAGRAM @TARAKANKU (KAJIAN PRAGMATIK)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian untuk mengetahui fungsi tindak tutur pada kolom komentar akun Instagram @tarakanku. Penelitian ini memberikan informasi mengenai data dan keterangan tindak tutur ilokusi pada kolom komentar akun Instagram @Tarakanku dengan menggunakan kajian pragmatik dan secara khusus menganalisis mengenai fungsi tindak tutur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik yang digunakan yaitu padan pragmatis yang dikemukakan oleh Sudaryanto. Metode dan pengumpulan data dengan metode baca, simak, dokumentasi dan catat. Teori yang digunakan adalah pragmatik. Dengan data dan sumber data tuturan pada kolom komentar akun Instagram @Tarakanku. Berdasarkan teknik-teknik yang digunakan dalam penelitian ini maka data-data yang telah diklasifikasi berdasarkan kelompoknya akan masuk tahap analisis data menunjukkan sebanyak 84 data. Hasil dari klasifikasi data ditemukan 4 jenis fungsi tindak tutur dengan fungsi masing-masing. Jenis pertama yaitu asertif berjumlah 20 data dengan fungsi melaporkan 9 data, menyatakan 8 data, mengusulkan 2 dan membual 1. Jenis yang kedua yaitu tindak tutur direktif berjumlah 19 data dengan fungsi menyarankan 13 data, permintaan 3 data, mengingatkan 2 data, dan ajakan 1. Jenis tindak tutur yang ketiga adalah ekspresif berjumlah 23 data dengan fungsi pujian 6 data, rasa kesal 5 data, keheranan 2 data, rasa simpati 2 data, prihatin 2 data, keluhan 2 data, rasa syukur 2 data, rasa kagum 1 data dan permintaan maaf 1 data. Jenis keempat yaitu tindak tutur komisif berjumlah 22 data dengan fungsi memanjatkan doa 13 data, komitmen 7, menawarkan 1 data dan menjanjikan 1 data.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

analisis ujaran kebencian pada berita kasus gugatan cerai ria risic kepada teuku ryan di akun instagram @lambe_turah (kajian linguistik forensik)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ujaran kebencian terhadap artis Ria Ricis dalam kasus perceraiannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk-bentuk ujaran kebencian pada kolom komentar di akun @lambe_turah yang menyudutkan Ria Ricis. Jenis penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan metode simak, catat, dan dokumentasi. Metode simak ini digunakan untuk memperoleh data dengan menyimak pnggunaan bahasa. selanjutnya teknik catat ini dilakukan untuk menerapkan metode simak jika tidak dilakukan pencatatan dan dokumentasi dilakukan untuk memperoleh data dan informasi pada media sosial instagram. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode informal. Metode informal digunakan untuk mengungkapkan pengguna bahasa untuk memahami bentuk ujaran kebencian. Hasil penelitian ini ditemukan 5 bentuk ujaran kebencian terhadap Ria Ricis. Bentuk ujaran kebencian meliputi (1) penyebaran berita bohong ditemukan 4 data yang menyebarkan berita bohong terhadap Ria Ricis, (2) menghasut ditemukan 6 data yang bersifat menghasut atau menuduh Ria Ricis, (3) memprovokasi ditemukan 9 data yang memprovokasi pembaca dalam membaca komentar tersebut, (4) pencemaran nama baik dtemukan 5 data yang mencemarkan nama baik Ria Ricis, dan (5) penghinaan ditemukan 6 data pada komentar yang menghina Ria Ricis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALYSIS OF SOCIAL MEDIA AS LEARNING MEDIA ON STUDENTS’ SPEAKING PERFORMANCE

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research aimed to investigate the strategies by students in learning English. The research methodology utilized in this study was qualitative research. The subjects of this study were fourth-semester students majoring in English education, totaling 57 individuals. the data-collecting technique was through questionnaires, observation, and interviews. Based on data analysis, the research identified strategies in English learning, particularly the use of social media as a learning tool to enhance students' speaking abilities. The data analysis technique of questionnaire, observation, and interviews revealed a wide variety of learning media used by students to improve their speaking skills in English. Social media platforms like Instagram and TikTok were highlighted as significant tools for enhancing English language learning. This study concluded that TikTok and Instagram are frequently used by students as social media platforms for learning English to improve their speaking skills.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJARAN KEBENCIAN DI KOLOM KOMENTAR MEDIA SOSIAL INSTAGRAM PUTRI DELINA (KAJIAN PRAGMATIK)

2023•

UJARAN KEBENCIAN DI KOLOM KOMENTAR MEDIA SOSIAL INSTAGRAM PUTRI DELINA (KAJIAN PRAGMATIK) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk dari ujaran kebencian terhadap artis Putri Delina di media sosial khususnya Instagram. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode pada penelitian ini menggunakan metode analisis data. Data pada penelitian ini yaitu bahasa yang mengandung ujaran kebencian. Sumber data sekunder adalah jurnal, buku referensi dan artikel sedangkan primer adalah bahasa berupa tulisan di media sosial Instagram. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian dari penelitian ini ditemukan ada 4 bentuk ujaran kebencian kepada artis Putri Delina khususnya media sosial Instagram. Bentuk ujaran kebencian yang palimg banyak diperoleh yaitu pragmatik ilokusi ekspresif kategori menghina yaitu untuk mempermalukan, menjelekkan nama baik atau menyinggung perasaan mitra tutur. Ditemukan 38 data ujaran kebencian yang terdapat pada kolom komentar media sosial Instagram Putri Delina dimana yang paling dominan terdapat pada pencemaran nama baik yaitu 19 data. Kata Kunci: Ujaran Kebencian, Pragmatik, Instagram

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGGUNAAN VARIASI BAHASA DALAM MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGGUNAAN VARIASI BAHASA DALAM MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) ABSTRAK Penelitian ini berjudul Penggunaan Variasi Bahasa dalam Media Sosial Instagram (Kajian Sosiolinguistik). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan variasi bahasa yang digunakan dalam media sosial instagram. Tempat atau wadah penelitian dilakukan pada media sosial instagram. Data dikumpulkan dengan cara observasi dan dokumentasi. Objek penelitian ini adalah postingan pengguna akun Instagram yang difollow dan yang memfollow peneliti saja dalam kurun waktu 1 November sampai dengan 30 November 2022. Variasi bahasa yang diteliti berjumlah lima yaitu menurut Martin Joos dalam (Chaer dan Agustina,2010:70) variasi dari segi keformalan ada ragam beku, ragam formal, ragam usaha, ragam santai dan ragam akrab. Teknik analisis data dilakukan dengan cara metode kualitatif deskriptif berupa kata-kata tertulis. Hasil dari penelitian ini memperoleh data ragam santai berjumlah 243 data, ragam formal 54 data, ragam akrab 28 data, ragam beku 43 data dan ragam usaha 31 data. Dapat disimpulkan media sosial Instagram cukup berpengaruh bagi kehidupan sosial masyarakat dan sudah membudaya pada keseharian lingkup Indonesia. Tuturan maupun ragam bahasa yang digunakan pada media sosial Instagram cukup beragam tetapi yang cukup sering digunakan oleh para pengguna Instagram merupakan ragam santai atau kasual, hal ini dikarenakan kosa kata dalam ragam santai sangat tepat apabila digunakan dalam lingkungan media sosial Instagram dengan ciri tidak terlalu baku maupun formal dan juga tidak terkesan terlalu akrab. Sehingga apabila terjadi interaksi antara orang baru tidak akan timbul rasa canggung dengan menggunakan ragam santai ini. Kata Kunci: Variasi Bahasa, Media Sosial Instagram, Kajian sosiolinguisitk

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGGUNAAN GAYA BAHASA SINDIRAN DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM PADA UNGGAHAN AKUN "LAMBE TURAH" (KAJIAN SEMANTIK)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menggunakan kajian semantik dan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan merupakan penelitian kebahasaan. Data yang digunakan berupa kata, ungkapan, istilah atau kalimat yang diambil dari kolom komentar akun “lambe turah” yang diunggah dalam rentan waktu tanggal 1 desember hingga 30 desember 2022 dan ditemukan 39 data. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian terdiri dari tiga tahap yaitu baca, simak dan catat dan menggunakan teknik analisis data model Miles dan Hurberman. Berdasarkan hasil temuan penggunaan jenis sindiran yang paling banyak digunakan berbentuk sinisme dan bentuk sindiran yang jarang digunakan yaitu berbentuk Antifrasis. klasifikasi data temuan menunjukkan bahwa ditemukan 6 jenis sindiran dengan tujuan dan cara penyampaian yang berbeda yaitu terdapat 5 data jenis sindiran ironi, terdapat 13 data jenis sinisme, terdapat 7 data jenis sarkasme, terdapat 8 data jenis satire, terdapat 4 data jenis innuendo, dan 2 data jenis antifrasis

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS IMPLIKATUR DALAM KUMPULAN POSTER MUSLIM DESIGNER COMMUNITY PADA INSTAGRAM (KAJIAN PRAGMATIK)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis implikatur konvensional yang terdapat dalam poster Muslim Designer Community yang terdapat di media social instagram. Penelitian ini merupakan penelitian Linguistik yang menggunakan Kajian Pragmatik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah Poster yang didapatkan dari Instagram Muslim Poster.mdc. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti pada penelitian ini ialah dokumentasi dan pencatatan. Instrumen penelitian yang digunakan peneliti pada penelitian ini ialah peneliti sendiri, observasi, lalu dokumentasi yang berupa gampar untuk mendapatkan data yang akan diteliti. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan empat puluh dua data dan sumber data yang didalamnya terdapat implikatur konvensional, diantaranya dalam poster dengan kalimat (1). “Susah mencari wanita shalihah zaman sekarang”kata Lelaki. “Susah mencari lelaki shalih zaman sekarang”Kata perempuan. Kenapa sibuk mencari? Kenapa tidak menjadi?” yang di unggah pada tanggal 9 Oktober 2015. (2). “Yuk berhijab biar gak di azab, Taat sama Allah kok nunggu nanti kalau gak sekarang, kapan lagi? Yuk, berhijab biar gak diazab”. yang di unggah pada tanggal 18 November 2015. (3) “Jangan salah prioritas, setelah berjilbab yang diperbanyak itu belajar islamnya bukan model jilbabnya” yang di unggah pada 6 November 2015. (4) Shalat selalu tepat waktu.”Bila sholatnya baik maka baik pula seluruh amalnya, sebaiknya jika sholatnya rusak maka rusak pula seluruh amalannya” yang di unggah pada 6 Januari 2016. (5) “Memperbaiki dirimu sama dengan memperbaiki jodohmu”. Yang di unggah pada 9 April 2019. Kata Kunci: Implikatur konvensional, Poster Muslim Designer Community, Instagram

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MEDIA KOMIK DIGITAL BERBASIS PLATFORM INSTAGRAM TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 TARAKAN

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media komik digital berbasis platform instagram terhadap minat dan hasil belajar IPA siswa di SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian quasi eksperimen. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan soal pretest-posttest dan angket. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII dengan penentuan sampel menggunakan teknik porposive sampling. Hasil penelitian ini didapatkan hasil presentase minat belajar pada kelas eksperimen, pada indikator perasaan senang 89%, keterlibatan 79%, ketertarikan 83%, perhatian 88 % dan kelas kontrol pada indikator perasaan senang 55%, keterlibatan 61%, ketertarikan 59%, perhatian 59%. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan menunjukan terdapat perbedaan minat belajar dengan presentase rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu sebesar 84% dan kelas kontrol 63%. Hasil penelitian hasil belajar siswa menunjukan bahwa terdapat perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol hal ini dibuktikan dari nilai thitung > ttabel. Nilai thitung sebesar 12,329 pada taraf signifikansi 0,05, dan df 60 diperoleh nilai ttabel sebesar 2,000. Hal ini menunjukan bahwa hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol The study aims to determine the effect of digital comic intagram media on students’ learning interest and science learning achievement of eight graders at SMP Negeri 4 Tarakan. This research was quantitative research with a quasi-experimental research method. Research data collection used pretest-posttest and questionnaires. Purposive sampling was aplplied to take the research sampel, and the sampel was eighth graders. The research result showed thet the experimental class possessed a learning interest mean score of 45% higher rhan the control class, where the control class achieved 58.5%. feeling happy got 89% for experimental and 55% for control. The involment aspect was 30% lower than the experimental with 79%. The interest aspect still was led by experimental at 83%, and control only gained 59%. Paying attention aspect was driven by experimental about 49% where the control was only at 59%. Furthermore, the learning achievement results stated that the experimental class was better than the control class, where the test value was 12,329 at a significance level of 0.05, and df 60 is a ttable value of 2.000. this reserch result claimed that digital comic Instagram media totally influenced the studets’ learning interest and achievement in scince class.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengenalan Isu Sosial Sains Materi Zat Aditif Pada Siswa Melalui Komik Digital Berbasis Platform Instagram

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Komik Digital berbasis Platform Instagram pada materi zat aditif pada makanan untuk siswa kelas VIII SMPN 2 Tarakan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan menggunakan metode DBR (Design Based Research ) model Reeves . Subjek uji coba dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII SMPN 2 Tarakan yang berjumlah 29 siswa. Keseluruhan data diperoleh berdasarkan skor dari angket penilaian ahli media, ahli materi, angket repon guru dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas komik digital berbasis platform Instagram pada materi zat aditif pada makanan berdasarkan penilaian ahli media meperoleh hasil rata-rata skor sesbesar 80 % ( Kategori Layak ), penilaain ahli materi memperoleh hasil rata-rata skor sebesar 82,5 % ( Kategori Sangat Layak), respon ngket guru memperoleh hasil rata-rata 89 % ( kategori sangat layak ) , respon siswa berdasarkan hasil uji coba skala kecil 88,9 % ( kategori sangat layak ), dan respon siswa berdasarkan hasil uji coba skala besar memperoleh rata-rata skor sebesar 95,3 % (kategori sangat layak).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN KOMIK DIGITAL BERBASIS PLATFROM (INSTAGRAM) PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA UNTUK SISWA KELAS VIII PUTRA SMP IT IBNU ABBAS TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Komik Digital berbasis Platform (Instagram) pada materi sistem ekskresi manusia untuk siswa kelas VIII Putra SMP IT Ibnu Abbas Tarakan yang berkualitas dan untuk mengetahui respon siswa kelas VIII Putra SMP IT Ibnu Abbas Tarakan terhadap Komik Digital berbasis Platform (Instagram) pada materi sistem ekskresi manusia. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Reseach and Develoment) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII Putra SMP IT Ibnu Abbas Tarakan yang berjumlah 23 Siswa. Keseluruhan data diperoleh berdasarkan skor dari angket penilaian ahli media, ahli materi, praktisi dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas komik digital berbasis platform (instagram) pada materi sistem ekskresi manusia berdasarkan penilaian ahli media memperoleh hasil rata-rata skor (X) sebesar 3,6 (kategori sangat baik), penilaian ahli materi memperoleh hasil rata-rata skor (X) sebesar 3,4 (kategori sangat baik), penilaian praktisi memperoleh hasil rata-rata skor (X) sebesar 3,5 (kategori sangat baik) dan respon siswa berdasarkan hasil uji coba menunjukkan rata-rata skor (X) sebesar 3,6 (kategori sangat baik) pada uji coba kelompok kecil maupun uji coba kelompok besar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail