Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: TikTok
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP DISIPLIN BELAJAR MATEMATIKA MURID KELAS VIII SMP NEGERI 1 TANJUNG PALAS UTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan pengaruh yang signifikan dari intensitas penggunaan media sosial TikTok terhadap tingkat disiplin belajar matematika siswa. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam kajian ini meliputi seluruh siswa kelas delapan di Sekolah Menengah Pertama Negeri Satu Tanjung Palas Utara. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel jenuh atau total sampling, di mana seluruh anggota populasi dijadikan sebagai responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen kuesioner atau angket, observasi, serta dokumentasi. Selanjutnya, analisis data diuji dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana, hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara intensitas penggunaan media sosial TikTok terhadap disiplin belajar matematika siswa. Berdasarkan uji hipotesis secara parsial (uji t), diperoleh nilai thitung sebesar 2,288 yang lebih besar dari nilai ttabel sebesar 0,218 pada taraf signifikansi 5% (0,05). Hal ini diperkuat dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

.Perbandingan Algoritma Naive Bayes dan LightGBM pada Klasifikasi Sentimen Komentar TikTok Badan Gizi Nasional

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang banyak mendapat perhatian dan tanggapan dari masyarakat di media sosial, khususnya TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan sentimen komentar masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis serta membandingkan performa algoritma Naive Bayes dan Light Gradient Boosting Machine (LightGBM) dalam proses klasifikasi sentimen. Data penelitian berupa 417 komentar yang diperoleh secara manual dari akun TikTok @badangizinasional.ri dan diberi label sentimen positif, negatif, dan netral. Tahapan pengolahan data meliputi case folding, normalisasi kata tidak baku, tokenizing, stopword removal, dan stemming. Selanjutnya, data direpresentasikan menggunakan metode Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) dan diuji menggunakan beberapa variasi rasio pembagian data, yaitu 60:40, 70:30, 80:20, dan 90:10, baik dengan maupun tanpa penerapan Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) dengan total 16 skenario pengujian. Evaluasi model dilakukan menggunakan Confusion matrix dengan metrik accuracy, Precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMOTE mampu meningkatkan performa kedua algoritma. Algoritma Naive Bayes memperoleh performa terbaik pada rasio pembagian data 80:20 dengan SMOTE dengan nilai accuracy sebesar 76%, Precision sebesar 76%, recall sebesar 76%, dan F1-score sebesar 0,71. Sementara itu, algoritma LightGBM memperoleh performa terbaik pada rasio pembagian data 90:10 dengan SMOTE dengan nilai accuracy sebesar 81%, Precision sebesar 82%, recall sebesar 81%, dan F1-score sebesar 0,78. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,055, sehingga perbedaan performa antara kedua algoritma tidak signifikan secara statistik. Meskipun demikian, berdasarkan nilai accuracy, Precision, recall, dan F1-score yang diperoleh, algoritma LightGBM menunjukkan performa terbaik dalam klasifikasi sentimen komentar TikTok terkait Program Makan Bergizi Gratis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS GAYA BAHASA SINDIRAN IRONI, SINISME DAN SARKASME DALAM KOLOM KOMENTAR MEDIA SOSIAL TIKTOK AKUN @LOLLYUNYUOFFICIAL20 KAJIAN PRAGMATIK

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa sindiran ironi, sinisme, dan sarkasme di kolom komentar media sosial Tiktok Unggahan akun @LollyUnyuofficial20 dalam kajian pragmatik. Jenis penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan metode simak, catat, dan dokumentasi. Metode simak digunakan untuk memperoleh data dengan menyimak penggunaan bahasa. Selanjutnya, teknik catat dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ditemukan 3 gaya bahasa sindiran yang ditunjukan kepada Lolly Unyu lewat kolom komentar akun @LollyUnyuofficial20, yaitu (1) gaya bahasa sindiran ironi berjumlah 9 data, (2) gaya bahasa sindiran sinisme berjumlah 12 data, dan (3) gaya bahasa sindiran sarkasme berjumlah 14 data. Kata kunci: Gaya Bahasa Sindiran, Lolly Unyu, tiktok, kajian Pragmatik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENCIPTA LAGU ATAS PERUBAHAN LIRIK TANPA IZIN PADA APLIKASI TIKTOK

2024•

TikTok telah menjadi fenomena global khususnya di kalangan generasi muda yang memungkinkan pengguna membuat dan membagikan video dengan berbagai konten kreatif. Salah satu fitur yang populer adalah penggunaan musik latar belakang, namun hal ini memunculkan tantangan baru terkait pelanggaran hak cipta terutama pada perubahan lirik lagu tanpa izin. Di sisi lain, perkembangan teknologi digital mempermudah akses, distribusi, dan manipulasi karya cipta, sehingga meningkatkan potensi pelanggaran hak cipta. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk pelanggaran hak cipta di TikTok dan mengeksplorasi perlindungan hukum yang ada terhadap pencipta lagu, khususnya terkait perubahan lirik tanpa izin. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan normatif melalui analisis perundang-undangan dan doktrin hukum. Data yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang relevan dengan hukum hak cipta di Indonesia, termasuk Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Pertama Penelitian ini menemukan bahwa bentuk pelanggaran hak cipta oleh pengguna TikTok meliputi penggunaan musik, video, dan karya kreatif lainnya tanpa izin dari pemilik hak cipta. Salah satu pelanggaran yang sering terjadi adalah penggunaan lagu atau musik yang dilindungi hak cipta sebagai latar belakang video tanpa mendapatkan izin dari pencipta atau pemegang hak. Merubah konten seperti merubah lirik lagu atau menambahkan elemen-elemen baru tanpa izin juga termasuk dalam bentuk pelanggaran. Konten yang diunggah kembali (re-upload) dari sumber lain tanpa menyertakan atribusi yang benar atau tanpa persetujuan pemilik asli juga melanggar hak eksklusif pencipta. Penelitian ini mengeksplorasi berbagai bentuk pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pengguna TikTok serta implikasi hukumnya, termasuk peran TikTok dalam memfasilitasi perlindungan hak cipta dan upaya yang dilakukan oleh pemilik hak untuk melindungi karya mereka di platform digital tersebut. Kedua penelitian ini menemukan bahwa perlindungan hukum bagi pencipta lagu atas perubahan lirik tanpa izin pada aplikasi tiktok, pencipta memiliki hak eksklusif untuk mengatur modifikasi karya mereka, termasuk hak moral yang melarang perubahan tanpa izin. Pelanggaran ini dapat diatasi melalui mekanisme pelaporan Digital Millennium Copyright Act (DMCA) yang memungkinkan pencipta meminta penghapusan konten yang melanggar. Penelitian ini membahas hak eksklusif pencipta lagu, mekanisme pelaporan pelanggaran, dan tantangan perlindungan hak cipta di aplikasi TikTok.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Hukum Terhadap Hak Cipta Lagu Dalam Konten Video Yang Di Upload Pada Aplikasi Tiktok Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan lagu yang telah dimodifikasi dan digunakan sebagai latar belakang suara (Backsound) pada konten video yang di upload pada aplikasi tiktok berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, serta untuk mengetahui apakah penggunaan lagu yang telah dimodifikasi dalam aplikasi tiktok merupakan suatu bentuk pelanggaran hak cipta dan upaya yang dapat dilakukan pemegang hak cipta terhadap pihak-pihak yang melakukan pelanggaran hak cipta. Jenis penelitian dalam skripsi ini menggunakan penelitian hukum normatif. Dengan pendekatan perundang-undangan (Statue Approach) dan pendekatan konseptual (Conceptual Approach). Bahan hukum yang dipergunakan terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa pelanggaran hak cipta oleh pengguna aplikasi tiktok yang merubah isi, nada, dan tempo dalam lagu tanpa izin pencipta telah melanggar hak moral karena tidak mempertahankan dalam hal ini modifikasi ciptaan dan melanggar hak ekonomi karena menggunakan lagu yang telah di modifikasi untuk keperluan komersial. Upaya hukum yang dapat dilakukan pihak pencipta dan pemegang hak cipta atas ciptaannya yang dilanggar dapat diselesaikan melalui jalur litigasi atau pengadilan niaga dan jalur non litigasi atau diluar pengadilan yaitu arbritrase dan alternatif penyelesaian sengketa seperti mediasi, negosiasi, dan konsiliasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALYSIS OF SOCIAL MEDIA AS LEARNING MEDIA ON STUDENTS’ SPEAKING PERFORMANCE

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research aimed to investigate the strategies by students in learning English. The research methodology utilized in this study was qualitative research. The subjects of this study were fourth-semester students majoring in English education, totaling 57 individuals. the data-collecting technique was through questionnaires, observation, and interviews. Based on data analysis, the research identified strategies in English learning, particularly the use of social media as a learning tool to enhance students' speaking abilities. The data analysis technique of questionnaire, observation, and interviews revealed a wide variety of learning media used by students to improve their speaking skills in English. Social media platforms like Instagram and TikTok were highlighted as significant tools for enhancing English language learning. This study concluded that TikTok and Instagram are frequently used by students as social media platforms for learning English to improve their speaking skills.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DALAM APLIKASI TIKTOK SISWA KELAS VII-1 SMP 11 TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini merupakan penelitian yang dilakukan pada siswa kelas VII-1 SMP Negeri 11 Tarakan yang memiliki permasalahan dalam menulis teks prosedur. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur dengan model pembelajaran project based learninng dalam aplikasi Tiktok siswa kelas VII-1. Subjek penelitian siswa kelas VII-1 yang berjumlah 30 siswa yang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 14 siswi perempuan. Penelitian PTK ini terdiri dari dua siklus yang tiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi dari obervasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ada dua yaitu teknik penelitian kualitatif dan teknik penelitian kuantitatif. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar pengamatan keaktifan siswa, lembar kognitf, lembar afektif, lembar psikomotorik, dan lembar video. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I pada lembar pengamatan keaktifan siswa 52%, aspek kognitif 26% aspek afektif 60% dan aspek psikomotorik 55% sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan dalam menulis teks prosedur dengan media aplikasi Tiktok hal ini dapat dibuktikan dengan lembar pengamatan aktivitas siswa meningkat menjadi 84%, aspek kognitif meningkat menjadi 76%, aspek afektif meningkat menjadi 85%, dan aspek psikomotorik meningkat menjadi 80% . Dapat disimpulkan pada bahwa menulis teks prosedur menggunakan model pembelajaran project based learning dalam aplikasi Tiktok siswa kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan mampu meningkatkan kemampuan siswa menulis teks prosedur. This Classroom Action Research (PTK) conducted on class VII-1 students of SMP Negeri 11 Tarakan who had problems in writing procedural texts. This research aimed to improve the ability to write procedural texts using a project based learning model in the Tiktok application for class VII-1 students. The subjects of this research were 30 students in class VII-1, consisting of 16 male students and 14 female students. This Classroom Action Research consists of two cycles, each cycle consisting of planning, implementation, observation and reflection Data collection techniques used include observation, tests and documentation Data analysis techniques use two methods, namely qualitative and quantitative. The research instruments used were student activity observation sheets, cognitive sheets, affective sheets, psychomotor sheets, and video sheets Based on the results of research in cycle I on the student activity observation sheet, the results obtained were 52%, cognitive aspects 26%, affective aspects 60%, and psychomotor aspects 55% Meanwhile, in cycle Il there was an increase in writing procedural texts using the Tiktok application as evidenced by the student activity observation sheet, the results increased to 84%, the cognitive aspect increased to 76%, the affective aspect increased to 85%, and the psychomotor aspect increased to 80% From the research results, it can be concluded that writing procedural texts using the project based learning model in the Tiktok application for class VII-1 students at SMP Negen 11 Tarakan is able to improve students' writing skills in procedural texts

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN PLATFORM TIKTOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP POTENSI LOKAL DI KECAMATAN MENTARANG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The purpose of the study was to describe the use of the TikTok platform as a learning media to increase students׳ understandingof local potentials in the district of Mentarang. This type of research used descriptive qualitative with a phenomenological approach. The data from this study were obtained through interviews with biology teachers and students of class XII-IPA 1 that became the main source of this research, then observation in the from of passive participation observations and documentation as supporting data from the interviews. The results showed that the characteristics of the TikTok platform media used by teachers and students were very helpful in online learning process activities through the use of various features available on the TikTok platform including the hashtag feature, comment feature, like feature, music feature, and text feature that is utilized in online learning to assist in conveying information on learning materials. Meanwhile, students׳ understanding of local potential was different. Before teaching learning, students lacked an understanding of the local potential, but after teaching the learning process, students can understand the local potential and know various types of local potential that existed in the district of Mentarang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail