Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Fungsi Tindak Tutur
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Fungsi Tindak Tutur dalam Catatan Demokrasi Debat Juru Bicara Cawapres pada Kanal YouTube Tv One (Kajian Pragmatik).

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan fungsi tindak tutur dalam catatan demokrasi debat juru bicara cawapres pada kanal YouTube Tv One. Penelitian ini memberikan informasi mengenai fungsi tindak tutur dalam catatan demokrasi debat juru bicara cawapres pada kanal YouTube Tv One dengan menggunakan kajian pragmatik. Penelitian ini menggunakan data berupa kalimat atau ujaran. Sumber data pada penelitian ini adalah video debat juru bicara cawapres tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik penggumpulan data yaitu teknik simak, teknik transkrip, dan teknik catat. Berdasarkan teknik-teknik yang digunakan dalam penelitian maka data-data yang telah diklasifikasikan berdasarkan kelompoknya akan masuk ketahap analisis data. Dengan analisis data menunjukan sebanyak 62 data. Hasil dari klasifikasi data ditemukan 4 jenis tindak tutur berdasarkan fungsinya yaitu (1) tindak tutur representatif berjumlah 41 data dengan fungsi menyatakan 20 data, menunjukan 14 data, menjelaskan 7 data. (2) tindak tutur direktif berjumlah 11 data dengan fungsi memerintah 9 data, menantang 1 data, mendesak 1 data. (3) tindak tutur ekspresif berjumlah 7 data dengan fungsi menyalahkan 4 data, mengkritik 2 data, meminta maaf 1 data. (4) tindak tutur komisif berjumlah 3 data dengan fungsi berjanji 2 data, penolakan 1 data.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FUNGSI TINDAK TUTUR PADA KOLOM KOMENTAR AKUN INSTAGRAM @TARAKANKU (KAJIAN PRAGMATIK)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian untuk mengetahui fungsi tindak tutur pada kolom komentar akun Instagram @tarakanku. Penelitian ini memberikan informasi mengenai data dan keterangan tindak tutur ilokusi pada kolom komentar akun Instagram @Tarakanku dengan menggunakan kajian pragmatik dan secara khusus menganalisis mengenai fungsi tindak tutur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik yang digunakan yaitu padan pragmatis yang dikemukakan oleh Sudaryanto. Metode dan pengumpulan data dengan metode baca, simak, dokumentasi dan catat. Teori yang digunakan adalah pragmatik. Dengan data dan sumber data tuturan pada kolom komentar akun Instagram @Tarakanku. Berdasarkan teknik-teknik yang digunakan dalam penelitian ini maka data-data yang telah diklasifikasi berdasarkan kelompoknya akan masuk tahap analisis data menunjukkan sebanyak 84 data. Hasil dari klasifikasi data ditemukan 4 jenis fungsi tindak tutur dengan fungsi masing-masing. Jenis pertama yaitu asertif berjumlah 20 data dengan fungsi melaporkan 9 data, menyatakan 8 data, mengusulkan 2 dan membual 1. Jenis yang kedua yaitu tindak tutur direktif berjumlah 19 data dengan fungsi menyarankan 13 data, permintaan 3 data, mengingatkan 2 data, dan ajakan 1. Jenis tindak tutur yang ketiga adalah ekspresif berjumlah 23 data dengan fungsi pujian 6 data, rasa kesal 5 data, keheranan 2 data, rasa simpati 2 data, prihatin 2 data, keluhan 2 data, rasa syukur 2 data, rasa kagum 1 data dan permintaan maaf 1 data. Jenis keempat yaitu tindak tutur komisif berjumlah 22 data dengan fungsi memanjatkan doa 13 data, komitmen 7, menawarkan 1 data dan menjanjikan 1 data.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tindak Tutur Ilokusi Dalam Serial Cerita Dalam Jeda Pada Kanal Youtube Kemkominfo TV (Kajian Pragmatik)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Secara umum, penelitian ini memberikan informasi mengenai data dan keterangan Tindak Tutur Ilokusi pada Serial Cerita Dalam Jeda dalam Kanal youtube Kemkominfo TV dengan menggunakan kajian pragmatik dan secara khusus menganalisis mengenai jenis dan fungsi tindak tutur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik yang digunakan yaitu teknik analisis yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Metode dan teknik pengumpulan data dengan metode SBLC (Simak Bebas Libat Cakap), transkipi data, dan teknik catat. Teori yang digunakan adalah pragmatik, dengan data yang bersumber dari tuturan Serial Cerita Dalam Jeda dalam Kanal youtube Kemkominfo TV. Berdasarkan teknik-teknik yang digunakan dalam penelitian ini maka data-data yang telah diklasifikasikan berdasarkan kelompoknya akan masuk tahap analisis data. Dengan hasil data menunjukkan sebanyak 94 data. Hasil dari klasifikasi data ditemukan 5 jenis tindak tutur dengan fungsi masing-masing. Jenis pertama yaitu tindak tutur representatif berjumlah 31 data dengan fungsi menyatakan 12 data, melaporkan 5 data, menegaskan 4 data, mengeluh 4 data, menduga 1 data dan mendeskripsikan 5 data. Jenis yang kedua yaitu tindak tutur direktif berjumlah 29 data dengan fungsi memerintah 10 data, meminta 11 data, menasehati 3 data, menyarankan 4 data dan memohon 1 data. Jenis ketiga yaitu tindak tutur ekspresif berjumlah 22 data dengan fungsi pernyataan kesedihan 4 data, meminta maaf 7 data, menyalahkan 3 data dan berterima kasih 8 data. Jenis keempat yaitu tindak tutur komisif berjumlah 4 data dengan fungsi penolakan 3 data dan fungsi menawarkan 1 data. Jenis kelima yaitu tindak tutur deklarasi berjumlah 8 data dengan fungsi melarang 6 data dan memutuskan 2 data.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FUNGSI TINDAK TUTUR DALAM DIALOG MATA NAJWA BELAJAR DARI PANDEMI PADA YOUTUBE NAJWA SHIHAB (KAJIAN PRAGMATIK)

2022•

ANALISIS FUNGSI TINDAK TUTUR DALAM DIALOG MATA NAJWA BELAJAR DARI PANDEMI PADA YOUTUBE NAJWA SHIHAB (KAJIAN PRAGMATIK) ABSTRAK Mardaliah. 2022. Skripsi ini berjudul Fungsi Tindak Tutur dalam Dialog Belajar dari Pandemi pada YouTube Najwa Shihab (Kajian Pragmatik). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi tindak tutur yang terkandung di dalam percakapan antara pembawa acara dan narasumber. Dengan adanya penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi pembaca. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, sumber data pada penelitian ini ialah bersumber dari tuturan para peserta diskusi yang bertema Belajar dari Pandemi di YouTube Najwa Shihab. Teknik pengumpulan pada penelitian ini menggunakan metode simak dengan menggunakan teknik dasar yakni, teknik rekam, dan teknik catat. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan metode pada pragmatis dengan alat penentu yakni peserta diskusi dalam program berita Mata Najwa. Berdasarkan teknik-teknik yang digunakan dalam penelitian ini maka data-data yang telah diklasifikasikan berdasarkan kelompoknya akan masuk tahap analisis data dengan menerapkan teori Yule. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat 4 jenis tindak tutur berdasarkan fungsinya yaitu; (1) tindak tutur Asertif/Representatif sebanyak 20 data terdiri dari data dengan fungsi menyatakan fakta, fungsi penegasan, dan fungsi kesimpulan. (2) Tindak tutur Direktif sebanyak 8 data terdiri dari data dengan fungsi perintah, fungsi pemberian saran, fungsi permohonan. (3) Tindak tutur Komisif sebanyak 2 data terdiri dari data dengan fungsi berjanji, fungsi ancaman. (4) Tindak tutur Ekspresif sebanyak 7 terdiri dari data dengan fungsi bahagia, fungsi kesulitan/kesengsaraan, dan dengan fungsi kebencian. Pada penelitian ini yang paling mendominasi yaitu fungsi tindak tutur Asertif/Representatif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FUNGSI TINDAK TUTUR DAN IMPLIKATUR DI CHANNEL YOUTUBE CNN INDONESIA BERTEMA COVID-19 (KAJIAN PRAGMATIK)

2021•

ABSTRAK Skripsi ini berjudul Fungsi Tindak Tutur dan Implikatur di Channel YouTube CNN Indonesia Bertema Covid-19 (Kajian Pragmatik). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi tindak tutur dan jenis implikatur yang terkandung di dalam percakapan antara pembawa acara dan narasumber. Dengan adanya penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi pembaca. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, sumber data pada penelitian ini ialah bersumber dari tuturan para peserta diskusi yang bertema tentang Covid-19 melalui channel YouTube CNN Indonesia. Teknik pengumpulan pada penelitian ini menggunakan metode simak dengan menggunakan teknik dasar yakni teknik sadap, Teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), teknik rekam, dan teknik catat. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan metode padan pragmatis dengan alat penentu yakni peserta diskusi dalam program berita CNN Indonesia, tahap selanjutnya menggunakan Teknik Pilah Unsur Penentu (PUP). Berdasarkan teknik-teknik yang digunakan dalam penelitian ini maka data-data yang telah diklasifikasikan berdasarkan kelompoknya akan masuk tahap analisis data dengan menerapkan teori Levinson dan Yule. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat 4 jenis tindak tutur berdasarkan fungsinya yaitu; (1) tindak tutur Asertif/Representatif terdiri dari 32 data dengan fungsi menyatakan, 4 data dengan fungsi mengakui, 9 data dengan fungsi melaporkan, 9 data dengan fungsi menyebutkan, 3 data dengan fungsi memberikan kesaksian, 3 data dengan fungsi berspekulasi. (2) Tindak tutur Direktif terdiri dari 5 data dengan fungsi mengajak, 25 data dengan fungsi meminta, 4 data dengan fungsi menyarankan, 5 data dengan fungsi memberikan aba-aba. (3) Tindak tutur Komisif dengan fungsi berjanji terdiri dari 4 data. (4) Tindak tutur Ekspresif terdiri dari 2 dengan fungsi mengeluh, 7 data dengan fungsi mengkritik, 3 data dengan fungsi mengucapkan terima kasih, dan 1 data dengan fungsi menyanjung. Adapun jenis implikatur yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu; (1) implikatur percakapan umum, (2) implikatur beskala, (3) implikatur percakapan khusus. Implikatur-implikatur tersebut timbul dalam sebuah percakapan disebabkan adanya pelanggaran maksim. ABSTRACT This study was entitled “Functions of Speech Acts and Implicatures on the CNN Indonesia YouTube Channel with the Covid-19 Themed (Pragmatic Study)”. The purpose of this study was to describe the function of speech act and the resource person. It was expected to be useful for the readers. This descriptive qualitative research collected the data from the speeches of the discussion participants on the theme of Covid-19 through the CNN Indonesia YouTube channel. The data were collected through listening method using tapping, listening-free-participating-speaking technique, recording, and note-taking. The data were analysed using a pragmatic matching method with a determining tool of discussion participants in the CNN Indonesia news program and the determinant element sorting technique. The data that were classified was analyzed using Levinson and Yule’s theory. The results of data analysis showed that there were 4 types of speech acts based on their function. First, the assertive/representative speech acts that consisted of 32 data with the function of stating, 4 data with the function of admitting, 9 data with the function of reporting, 9 data with the function of mentioning, 3 data with the function of giving testimony, 3 data with the function of speculating. Second, the directive speech acts that consisted of 5 data with the function of inviting, 25 data with the function of giving cues. Third, the commissive speech acts with the promise function that consisted of 4 data. Fourth, the expressive speech acts that consisted of 2 data with complaining function, 7 data with critizing function, 3 data with thanking function, and 1 data with flattering function. The type of implicatures found in this study were: (1) general conversational implicature, (2) scale implicature, and (3) special conversational implicature. These implicature arouse in a conversation due to the violation of maxims.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail