Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: RARAN NUR ANNISA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Ujaran Kebencian Terhadap Selebgram Ira Nandha di Media Sosial Instagram (Kajian Linguistik Forensik)

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan pola ujaran kebencian yang muncul pada kolom komentar unggahan akun Instagram @Iranndha. Jenis penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode simak, catat, dan dokumentasi. Metode simak dipakai untuk memperoleh data melalui penyimakan penggunaan bahasa, kemudian teknik catat dan dokumentasi dilakukan untuk mengumpulkan data dan informasi berupa komentar warganet di Instagram. Teknik analisis data menggunakan metode padan referensial dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat lima jenis ujaran kebencian terhadap selebgram Ira Nandha, yaitu (1) penghinaan ditemukan ada 12 data komentar berupa kata kasar untuk mempermalukan, (2) pencemaran nama baik ditemukan ada 7 data komentar berupa tuduhan yang tidak faktual, (3) penistaan ditemukan ada 4 data komentar berupa celaan yang merendahkan, (4) perbuatan tidak menyenangkan ditemukan ada 6 data komentar berupa ancaman, (5) penghasutan ditemukan ada 6 data komentar berupa ajakan untuk melakukan tindakan yang merugikan. Penelitian ini menegaskan bahwa ujaran kebencian di media sosial tidak hanya berdampak pada citra figur publik, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang dapat dianalisis melalui kajian linguistik forensik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Ujaran Kebencian Terhadap Selebgram Ira Nandha di Media Sosial Instagram (Kajian Linguistik Forensik)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan pola ujaran kebencian yang muncul pada kolom komentar unggahan akun Instagram @Iranndha. Jenis penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode simak, catat, dan dokumentasi. Metode simak dipakai untuk memperoleh data melalui penyimakan penggunaan bahasa, kemudian teknik catat dan dokumentasi dilakukan untuk mengumpulkan data dan informasi berupa komentar warganet di Instagram. Teknik analisis data menggunakan metode padan referensial dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat lima jenis ujaran kebencian terhadap selebgram Ira Nandha, yaitu (1) penghinaan ditemukan ada 12 data komentar berupa kata kasar untuk mempermalukan, (2) pencemaran nama baik ditemukan ada 7 data komentar berupa tuduhan yang tidak faktual, (3) penistaan ditemukan ada 4 data komentar berupa celaan yang merendahkan, (4) perbuatan tidak menyenangkan ditemukan ada 6 data komentar berupa ancaman, (5) penghasutan ditemukan ada 6 data komentar berupa ajakan untuk melakukan tindakan yang merugikan. Penelitian ini menegaskan bahwa ujaran kebencian di media sosial tidak hanya berdampak pada citra figur publik, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang dapat dianalisis melalui kajian linguistik forensik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail