Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

16 hasil
Penulis: MERI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Pemanfaatan Dana Desa Di Bidang Pertanian Di Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kegiatan bidang pertanian yang dibiayai melalui Dana Desa, mengetahui tingkat efektivitas pemanfaatan Dana Desa di bidang pertanian, serta mengetahui persepsi masyarakat terhadap pemanfaatan Dana Desa di Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2026 di tujuh desa di Kecamatan Sesayap. Metode penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan melibatkan 7 informan dari aparat desa dan 70 responden yang berprofesi sebagai petani. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuesioner, observasi, dokumentasi, dan studi Pustaka. Analisis data dilakukan dengan secara deskriptif kualitatif, sedangkan efektivitas dan persepsi masyarakat dianalisis menggunakan skala Guttman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pertanian yang dibiayai Dana Desa meliputi kegiatan ketahanan pangan dan budidaya pertanian, penyediaan sarana produksi dan alat mesin pertanian, serta pembangunan infrastruktur pendukung pertanian yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing desa. Tingkat efektivitas pemanfaatan Dana Desa di bidang pertanian memperoleh persentase 82,7% dan termasuk kategori efektif, dengan indikator ketepatan sasaran program sebesar 88,6% tujuan program 82,9% sosialisasi program 75,1% dan evaluasi program 84,3%. Sementara itu, persepsi masyarakat memperoleh persentase 80,0% dan termasuk kategori positif dengan indikator kognitif 73,1%, afektif 87,4%, dan konatif 79,4%. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan Dana Desa di bidang pertanian telah berjalan efektif dan memperoleh persepsi positif dari masyarakat, meskipun sosialisasi program serta pengetahuan dan pemahaman masyarakat masih perlu ditingkatkan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Pemanfaatan Dana Desa Di Bidang Pertanian Di Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kegiatan bidang pertanian yang dibiayai melalui Dana Desa, mengetahui tingkat efektivitas pemanfaatan Dana Desa di bidang pertanian, serta mengetahui persepsi masyarakat terhadap pemanfaatan Dana Desa di Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2026 di tujuh desa di Kecamatan Sesayap. Metode penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan melibatkan 7 informan dari aparat desa dan 70 responden yang berprofesi sebagai petani. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuesioner, observasi, dokumentasi, dan studi Pustaka. Analisis data dilakukan dengan secara deskriptif kualitatif, sedangkan efektivitas dan persepsi masyarakat dianalisis menggunakan skala Guttman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pertanian yang dibiayai Dana Desa meliputi kegiatan ketahanan pangan dan budidaya pertanian, penyediaan sarana produksi dan alat mesin pertanian, serta pembangunan infrastruktur pendukung pertanian yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing desa. Tingkat efektivitas pemanfaatan Dana Desa di bidang pertanian memperoleh persentase 82,7% dan termasuk kategori efektif, dengan indikator ketepatan sasaran program sebesar 88,6% tujuan program 82,9% sosialisasi program 75,1% dan evaluasi program 84,3%. Sementara itu, persepsi masyarakat memperoleh persentase 80,0% dan termasuk kategori positif dengan indikator kognitif 73,1%, afektif 87,4%, dan konatif 79,4%. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan Dana Desa di bidang pertanian telah berjalan efektif dan memperoleh persepsi positif dari masyarakat, meskipun sosialisasi program serta pengetahuan dan pemahaman masyarakat masih perlu ditingkatkan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PEMASARAN SAYURAN ORGANIK PADA HIDROPONIK BOBO GREEN KOTA TARAKAN

2025•

MARKETING STRATEGY FOR ORGANIC VEGETABLES AT BOBO GREEN HYDROPONICS, TARAKAN CITY Abstract The increasing public demand for healthy and environmentally friendly vegetables presents a significant opportunity for entrepreneurs in the horticulture sector. Bobo Green is a micro, small, and medium enterprise (UMKM) engaged in the cultivation of organic vegetables using a hydroponic system in Tarakan City. However, the enterprise faces several marketing challenges, including low production capacity, limited promotional efforts, and competition from similar businesses. This study aims to analyze the marketing strategies employed by Bobo Green using the marketing mix (4Ps) framework: product, price, place (distribution), and promotion. A qualitative descriptive method was used, with data collected through interviews, observations, questionnaires, and documentation. Data credibility was ensured through triangulation of techniques, and the findings were presented in narrative form. The results show that Bobo Green produces various types of vegetables such as lettuce, pakcoy, Chinese mustard (sawi caisim), and water spinach (kangkung), characterized by high quality and pesticide-free attributes. Pricing is determined based on the desired profit margin while aligning with current market prices. Bobo Green operates in two business locations. Product distribution follows an intensive strategy, with sales conducted at multiple points including vegetable stores, partner resellers, and directly at the production site. Promotion is carried out through WhatsApp and word-of-mouth marketing, which has resulted in limited market reach. While the current marketing strategy is relatively effective, improvements are needed, particularly in promotional activities and production capacity. A more integrated and innovative marketing approach is expected to expand market reach and increase sales volume.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PEMASARAN SAYURAN ORGANIK PADA HIDROPONIK BOBO GREEN KOTA TARAKAN

2025•

MARKETING STRATEGY FOR ORGANIC VEGETABLES AT BOBO GREEN HYDROPONICS, TARAKAN CITY Abstract The increasing public demand for healthy and environmentally friendly vegetables presents a significant opportunity for entrepreneurs in the horticulture sector. Bobo Green is a micro, small, and medium enterprise (UMKM) engaged in the cultivation of organic vegetables using a hydroponic system in Tarakan City. However, the enterprise faces several marketing challenges, including low production capacity, limited promotional efforts, and competition from similar businesses. This study aims to analyze the marketing strategies employed by Bobo Green using the marketing mix (4Ps) framework: product, price, place (distribution), and promotion. A qualitative descriptive method was used, with data collected through interviews, observations, questionnaires, and documentation. Data credibility was ensured through triangulation of techniques, and the findings were presented in narrative form. The results show that Bobo Green produces various types of vegetables such as lettuce, pakcoy, Chinese mustard (sawi caisim), and water spinach (kangkung), characterized by high quality and pesticide-free attributes. Pricing is determined based on the desired profit margin while aligning with current market prices. Bobo Green operates in two business locations. Product distribution follows an intensive strategy, with sales conducted at multiple points including vegetable stores, partner resellers, and directly at the production site. Promotion is carried out through WhatsApp and word-of-mouth marketing, which has resulted in limited market reach. While the current marketing strategy is relatively effective, improvements are needed, particularly in promotional activities and production capacity. A more integrated and innovative marketing approach is expected to expand market reach and increase sales volume.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha warung makan Di Kawasan kuliner Sebengkok Kota Tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal, jam kerja, lama usaha, tenaga kerja dan pemasaran online (variabel dummy) terhadap Pendapatan usaha warung makan di Kawasan Kuliner Sebengkok Kota Tarakan. Metode penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi penelitian adalah pelaku usaha warung makan dan sampel yang di gunakan dalam penelitian adalah keseluruhan populasi sebesar 32 responden dengan Teknik sampling jenuh. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS 27. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Modal usaha secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapaan pelaku usaha di Kelurahan Sebengkok Kota Tarakan. Sedangkan Jam kerja, lama usaha, tenaga kerja dan pemasaran online tidak berpengaruh terhadap pendapatan. Modal usaha, jam kerja, lama usaha, tenaga kerja dan pemasaran online secara simultan dapat berpengaruh signifikan terhadap pendapatan. Koefisien determinasi R³ variabel sebesar 40,00 persen.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha warung makan Di Kawasan kuliner Sebengkok Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal, jam kerja, lama usaha, tenaga kerja dan pemasaran online (variabel dummy) terhadap Pendapatan usaha warung makan di Kawasan Kuliner Sebengkok Kota Tarakan. Metode penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi penelitian adalah pelaku usaha warung makan dan sampel yang di gunakan dalam penelitian adalah keseluruhan populasi sebesar 32 responden dengan Teknik sampling jenuh. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS 27. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Modal usaha secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapaan pelaku usaha di Kelurahan Sebengkok Kota Tarakan. Sedangkan Jam kerja, lama usaha, tenaga kerja dan pemasaran online tidak berpengaruh terhadap pendapatan. Modal usaha, jam kerja, lama usaha, tenaga kerja dan pemasaran online secara simultan dapat berpengaruh signifikan terhadap pendapatan. Koefisien determinasi R³ variabel sebesar 40,00 persen.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Laporan tugas akhir asuhan keperawatan pada pasien gastritis

2023•Koleksi Perpustakaan

Meri Bilong. Asuhan Keperawatan pada pasien gastritis di RSUD dr Jusuf SK Kota Tarakan, Laporan Tugas Akhir Ini merupakan Asuhan Keperawatan dimana pasien yang diberikan asuhan keperawatan berjumlah dua orang dengan diagnose yang sama yaitu Gastritis. Pada Asuhan Keperawatan ini dilakukan beberapa tahapan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, penyusunan perencanaan keperawatan, implementasi dan evaluasi yang mengacuh kepada Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) dan Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI). Asuhan Keperawatan ini telah dilakukan diruangan anggrek A RSUD dr Jusuf SK Kota Tarakan sesuai dengan kalender akademik pada program studi Diploma lll Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan, yaitu pada tanggal 03-April-2023. Metode pengumpulan data pada Asuhan Keperawatan ini akan dilakukan dengan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi keperawatan. Dalam melaksanakan pengumpulan data, peneliti menggunakan format asuhan keperawatan, alat tulis dan alat pemeriksaan kesehatan (tensimeter, stetoskop, thermometer). Saat pengkajian ditemukan data pasien 1, nyeri ulu hati sedangkan pada pasien 2 data yang ditemukan adalah nyeri ulu hati bagian sebelah kiri. Setelah pengelompokan dan analisis data maka ditemukan beberapa masalah keperawatan yang sama pada kedua pasien yaitu nyeri akut b,d agen cedera fisiologis,resiko defisit nutrisi, dan gangguan pola tidur b,d kurang kontrol tidur

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

LAPORAN TUGAS AKHIR (LTA) ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GASTRITIS

2023•

Meri Bilong. Asuhan Keperawatan pada pasien gastritis di RSUD dr Jusuf SK Kota Tarakan, Laporan Tugas Akhir Ini merupakan Asuhan Keperawatan dimana pasien yang diberikan asuhan keperawatan berjumlah dua orang dengan diagnose yang sama yaitu Gastritis. Pada Asuhan Keperawatan ini dilakukan beberapa tahapan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, penyusunan perencanaan keperawatan, implementasi dan evaluasi yang mengacuh kepada Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) dan Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI). Asuhan Keperawatan ini telah dilakukan diruangan anggrek A RSUD dr Jusuf SK Kota Tarakan sesuai dengan kalender akademik pada program studi Diploma lll Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan, yaitu pada tanggal 03-April-2023. Metode pengumpulan data pada Asuhan Keperawatan ini akan dilakukan dengan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi keperawatan. Dalam melaksanakan pengumpulan data, peneliti menggunakan format asuhan keperawatan, alat tulis dan alat pemeriksaan kesehatan (tensimeter, stetoskop, thermometer). Saat pengkajian ditemukan data pasien 1, nyeri ulu hati sedangkan pada pasien 2 data yang ditemukan adalah nyeri ulu hati bagian sebelah kiri. Setelah pengelompokan dan analisis data maka ditemukan beberapa masalah keperawatan yang sama pada kedua pasien yaitu nyeri akut b,d agen cedera fisiologis,resiko defisit nutrisi, dan gangguan pola tidur b,d kurang kontrol tidur

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Optimasi Produksi Agrowisata Petik Melon di Kota Tarakan

2023•Koleksi Perpustakaan

Agrowisata didefinisikan sebagai serangkaian kegiatan pedesaan yang berpartisipasi dalam kegiatan pertanian, mengeksplorasi budaya lokal, menikmati lanskap dan agro-keanekaragaman hayati, mengamati praktik pertanian organik dan konvensional, dan mencicipi buah dan sayuran tropis sedangkan optimasi adalah berusaha mendapatkan hasil terbaik dengan sumber daya yang terbatas. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisa faktor kendala terbatas Agrowisata petik melon untuk memaksimalkan pendapatan pada kondisi optimal dan Menganalisa kombinasi produksi yang dapat memberikan pendapatan maksimal yang diperoleh agrowisata petik melon pada kondisi optimal, tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat menampilkan suatu output yang memberikan informasi penting bagi petani mengenai kondisi aktual dan optimal Agrowisata Petik Melon di Kota Tarakan. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah responden yang digunakan sebanyak satu orang yaitu pemilik Agrowisata petik melon. Metode analisis yang digunakan yaitu analis linear programming dengan bantuan aplikasi lindo. Berdasarkan analisis dual price menunjukkan bahwa pada Agrowisata petik melon terdapat tiga faktor kendala terbatas yaitu kendala sumber daya lahan, tenaga kerja dan produksi, karena ketiga faktor kendala tersebut memiliki nilai slack/surplus sama dengan nol dan nilai dual price > 0. Analisis primal menunjukkan bahwa pada kondisi optimal, pendapatan yang diperoleh oleh Agrowisata petik melon masih dapat meningkat sebesar Rp.11.965.995. Analisis reduced cost menunjukkan pada kondisi optimal Agrowisata petik melon disarankan untuk memproduksi melon sebanyak 3.439 kg, semangka sebanyak 1.544 kg dan labu jepang sebanyak 1.916 kg.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Optimasi Produksi Agrowisata Petik Melon di Kota Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Agrowisata didefinisikan sebagai serangkaian kegiatan pedesaan yang berpartisipasi dalam kegiatan pertanian, mengeksplorasi budaya lokal, menikmati lanskap dan agro-keanekaragaman hayati, mengamati praktik pertanian organik dan konvensional, dan mencicipi buah dan sayuran tropis sedangkan optimasi adalah berusaha mendapatkan hasil terbaik dengan sumber daya yang terbatas. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisa faktor kendala terbatas Agrowisata petik melon untuk memaksimalkan pendapatan pada kondisi optimal dan Menganalisa kombinasi produksi yang dapat memberikan pendapatan maksimal yang diperoleh agrowisata petik melon pada kondisi optimal, tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat menampilkan suatu output yang memberikan informasi penting bagi petani mengenai kondisi aktual dan optimal Agrowisata Petik Melon di Kota Tarakan. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah responden yang digunakan sebanyak satu orang yaitu pemilik Agrowisata petik melon. Metode analisis yang digunakan yaitu analis linear programming dengan bantuan aplikasi lindo. Berdasarkan analisis dual price menunjukkan bahwa pada Agrowisata petik melon terdapat tiga faktor kendala terbatas yaitu kendala sumber daya lahan, tenaga kerja dan produksi, karena ketiga faktor kendala tersebut memiliki nilai slack/surplus sama dengan nol dan nilai dual price > 0. Analisis primal menunjukkan bahwa pada kondisi optimal, pendapatan yang diperoleh oleh Agrowisata petik melon masih dapat meningkat sebesar Rp.11.965.995. Analisis reduced cost menunjukkan pada kondisi optimal Agrowisata petik melon disarankan untuk memproduksi melon sebanyak 3.439 kg, semangka sebanyak 1.544 kg dan labu jepang sebanyak 1.916 kg.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Designing English Learning Website Based on Digital Literacy by using ADDIE Model for English Club Extracurricular at SDN 045 Binalatung Tarakan

2022•

This study aims to design learning media for the English Club extracurricular at SDN 045 Binalatung Tarakan using website WordPress. The research design was Research and Development (R&D) using EDDIE model. It consists of five stages (1) Analysis; (2) Design; (3) Development; (4) Implementation; and (5) Evaluation. The research instruments were questionnaires, interview, material expert validation questionnaire, media expert questionnaire (design), linguist validation questionnaire, media practicality test questionnaire, and student response questionnaire. The result of the study indicated that: 1) Expert validation obtained a total score of 34.00 which if presented as a percentage gets a score of 85% with the qualification “Eligible”; 2) Media experts obtained a total score of 57.00 with a percentage of 89.06% qualified as “Very Eligible”; 3) Linguist obtained a total score if 34.00 which if presented as a percentage, received a score of 85% with the qualification “Eligible”; and 4) Practitioner of learning English obtained a total score of 50.00 which if presented as a percentage, got a score of 83.33% with the qualification “Very Practical”. The student’s responses to this media after the trial was carried out on average showed a positive response with a percentage of 80% for each indicator. Thus, this Digital Literacy-based English Learning Website is appropriate to be used as medium for learning English in English Club extracurricular activities in Elementary Schools.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Designing English Learning Website Based on Digital Literacy by using ADDIE Model for English Club Extracurricular at SDN 045 Binalatung Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to design learning media for the English Club extracurricular at SDN 045 Binalatung Tarakan using website WordPress. The research design was Research and Development (R&D) using EDDIE model. It consists of five stages (1) Analysis; (2) Design; (3) Development; (4) Implementation; and (5) Evaluation. The research instruments were questionnaires, interview, material expert validation questionnaire, media expert questionnaire (design), linguist validation questionnaire, media practicality test questionnaire, and student response questionnaire. The result of the study indicated that: 1) Expert validation obtained a total score of 34.00 which if presented as a percentage gets a score of 85% with the qualification “Eligible”; 2) Media experts obtained a total score of 57.00 with a percentage of 89.06% qualified as “Very Eligible”; 3) Linguist obtained a total score if 34.00 which if presented as a percentage, received a score of 85% with the qualification “Eligible”; and 4) Practitioner of learning English obtained a total score of 50.00 which if presented as a percentage, got a score of 83.33% with the qualification “Very Practical”. The student’s responses to this media after the trial was carried out on average showed a positive response with a percentage of 80% for each indicator. Thus, this Digital Literacy-based English Learning Website is appropriate to be used as medium for learning English in English Club extracurricular activities in Elementary Schools.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan Pesisir Sebagai Kawasan Konservasi Mangrove di Pulau Kota Tarakan

2022•Koleksi Perpustakaan

Sempadan pantai dan ekosistem mangrove merupakan zona penyangga dengan peranannya yang sangat besar bagi wilayah pesisir dan makhluk hidup disekitarnya. Namun, semakin bertambahnya jumlah penduduk pada suatu pulau, turut mengancam keberadaan ekosistem mangrove. Tingginya kebutuhan lahan bagi masyarakat untuk pembangunan pemukiman, fasilitas umum dan aktivitas lainnya dapat mengakibatkan pengalihfungsian lahan mangrove maupun area sempadan pantai. Tujuan penelitian ini untuk mengajukan rencana alokasi ruang kawasan mangrove berdasarkan habitatnya di area sempadan pantai Kota Tarakan. Pengolahan data menggunakan analisis Geoprocessing buffer radius 100 dan 200 meter dan Intersect pada software Quantum GIS. Pengambilan parameter lingkungan berupa sedimen dan salinitas perairan yang dilakukan secara insitu serta pola pasang surut yang diakses melalui Badan Informasi Geospasial (BIG) dengan bentuk pembahasannya menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa titik lokasi penelitian yang diambil pada beberapa wilayah pesisir Kota Tarakan dikategorikan sesuai sebagai rencana alokasi ruang ekosistem mangrove yaitu pada kawasan Lingkas ujung (stasiun 1), Sebengkok (Stasiun 2), Karang anyar pantai (Stasiun 3), Juata laut (Stasiun 4), Tanjung batu (Stasiun 5) dan Pantai Amal (stasiun 6). Kata kunci: Ekosistem mangrove, alokasi ruang, buffer zone

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan Pesisir Sebagai Kawasan Konservasi Mangrove di Pulau Kota Tarakan

2022•

Sempadan pantai dan ekosistem mangrove merupakan zona penyangga dengan peranannya yang sangat besar bagi wilayah pesisir dan makhluk hidup disekitarnya. Namun, semakin bertambahnya jumlah penduduk pada suatu pulau, turut mengancam keberadaan ekosistem mangrove. Tingginya kebutuhan lahan bagi masyarakat untuk pembangunan pemukiman, fasilitas umum dan aktivitas lainnya dapat mengakibatkan pengalihfungsian lahan mangrove maupun area sempadan pantai. Tujuan penelitian ini untuk mengajukan rencana alokasi ruang kawasan mangrove berdasarkan habitatnya di area sempadan pantai Kota Tarakan. Pengolahan data menggunakan analisis Geoprocessing buffer radius 100 dan 200 meter dan Intersect pada software Quantum GIS. Pengambilan parameter lingkungan berupa sedimen dan salinitas perairan yang dilakukan secara insitu serta pola pasang surut yang diakses melalui Badan Informasi Geospasial (BIG) dengan bentuk pembahasannya menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa titik lokasi penelitian yang diambil pada beberapa wilayah pesisir Kota Tarakan dikategorikan sesuai sebagai rencana alokasi ruang ekosistem mangrove yaitu pada kawasan Lingkas ujung (stasiun 1), Sebengkok (Stasiun 2), Karang anyar pantai (Stasiun 3), Juata laut (Stasiun 4), Tanjung batu (Stasiun 5) dan Pantai Amal (stasiun 6). Kata kunci: Ekosistem mangrove, alokasi ruang, buffer zone

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. N DI PUSKESMAS JUATA

2021•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Asuhan Komprehensif yaitu manajemen kebidanan mulai dari ibu hamil, bersalin, sampai bayi baru lahir sehingga persalinan dapat berlangsung dengan aman dan bayi yang dilahirkan selamat dan sehat sampai dengan masa nifas (Lapau, 2015). Continuity of care adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus menerus antara seorang wanita dan bidan (Legawati, 2018).Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Komprehensif dimulai pada tanggal 18 maret 2021 di Puskemas Juata Tarakan dengan Ny.N sebagai responden untuk pelaksanaan asuhan. Kunjungan Awal dilakukan pada saat klien memasuki usia kehamilan 36 minggu dan selanjutnya dilakukan kunjungan ulang sebanyak 2 kali kunjungan dan dilakukan setiap 1 minggu 1 kali kunjungan. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 39 minggu. Kunjungan nifas dilakukan sebanyak 3 kali dan bersamaan dengan kunjungan bayi baru lahir. Pelaksanaan asuhan kehamilan menggunakan standar asuhan persalinan normal (APN). Penatalaksanaan asuhan masa nifas dan bayi baru lahir menyesuaikan kebutuhan selama masa nifas dan bayi baru lahir.Selama melakukan asuhan kebidanan komprehensif tidak didapatkan masalah pada kehamilan. Pada persalinan tidak di temukan masalah. Pada kunjungan nifas dan bayi tidak ditemukan adanya masalah, ibu dan bayi dalam keadaan baik, asuhan yang diberikan sesuai standar yang telah ditetapkan. Asuhan kebidanan komprehensif telah di dokumentasikan dalam bentuk SOAP.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. N DI PUSKESMAS JUATA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Asuhan Komprehensif yaitu manajemen kebidanan mulai dari ibu hamil, bersalin, sampai bayi baru lahir sehingga persalinan dapat berlangsung dengan aman dan bayi yang dilahirkan selamat dan sehat sampai dengan masa nifas (Lapau, 2015). Continuity of care adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus menerus antara seorang wanita dan bidan (Legawati, 2018).Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Komprehensif dimulai pada tanggal 18 maret 2021 di Puskemas Juata Tarakan dengan Ny.N sebagai responden untuk pelaksanaan asuhan. Kunjungan Awal dilakukan pada saat klien memasuki usia kehamilan 36 minggu dan selanjutnya dilakukan kunjungan ulang sebanyak 2 kali kunjungan dan dilakukan setiap 1 minggu 1 kali kunjungan. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 39 minggu. Kunjungan nifas dilakukan sebanyak 3 kali dan bersamaan dengan kunjungan bayi baru lahir. Pelaksanaan asuhan kehamilan menggunakan standar asuhan persalinan normal (APN). Penatalaksanaan asuhan masa nifas dan bayi baru lahir menyesuaikan kebutuhan selama masa nifas dan bayi baru lahir.Selama melakukan asuhan kebidanan komprehensif tidak didapatkan masalah pada kehamilan. Pada persalinan tidak di temukan masalah. Pada kunjungan nifas dan bayi tidak ditemukan adanya masalah, ibu dan bayi dalam keadaan baik, asuhan yang diberikan sesuai standar yang telah ditetapkan. Asuhan kebidanan komprehensif telah di dokumentasikan dalam bentuk SOAP.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail