ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT Karungan Agrotourism has a tourism charm that is worth to visit. When the sunny weather, natural beauty will be clearly visible. Karungan Agrotourism is managed by the local government in collaboration with the surrounding community as managers in the field. The purpose of this study: 1) Were to determine the level of visitor satisfaction with the management of Karungan Agrotourism Area. 2) Find out what facilities can be improved, maintained and added by the manager in improving the service and development of Karungan Agrotourism. Sampling method in this study was Quota Sampling where the samples taken based on a predetermined amount with quota 70 people. Data collected in the form of primary data and secondary data. The analytical method in this study uses CSI (Customer satisfaction Index) and IPA (Importance Performance Analysis) analysis. Based on the value of visitor satisfaction index (CSI) Karungan Agrotourism by 63.48 percent, this shows that visitors are satisfied with the services provided by Karungan Agrotourism. Based on the IPA analysis, the facilities that need to be repaired are in the main priority quadrant which contains services in Karungan Agrotourism, toilet cleanliness, security in Karungan Agrotourism, cleanliness in Karungan Agrotourism, an information center and hospitality of employees / officers in Karungan Agrotourism. Facilities that must be maintained are the cleanliness of the resting place, the natural beauty of the Karungan Agrotourism, worship facilities, toilets and road conditions to Karungan Agrotourism. The facilities that can be added to the Karungan Agrotourism are fruit and vegetable picking rides, outboun rides, selfie spots, war games, airsoft gun, driving ATVs. Key word : Agrotourism, Customer Satisfaction Index , Importance Performance Analysis ABSTRACT Agrowisata Karungan memiliki pesona pariwisata yang layak untuk dikunjungi. Saat cuaca sedang cerah, keindahan alam akan tampak secara jelas di kawasan ini. Agrowisata Karungan dikelola oleh pemerintah daerah yang bekerja sama dengan masyarakat sekitar sebagai pengelola di lapangan. Tujuan Penelitian ini : 1) Untuk mengetahui tingkat kepuasan pengunjung terhadap pengelolaan Kawasan Agrowisata Karungan. 2) Untuk mengetahui fasilitas apa saja yang dapat diperbaiki, dipertahankan dan di tambahkan oleh pengelola dalam meningkatkan pelayanan dan pengembangan Agrowisata Karungan. Pengambilan sample pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Quota Sampling dimana sampel diambil berdasarkan pada jumlah yang sudah ditentukan. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 70 orang. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis CSI (Customer satisfaction Index) dan IPA (Importance Performance Analysis). Berdasarkan nilai indeks kepuasan pengunjung (CSI) Agrowisata Karungan sebesar 63.48 persen, hal ini menunjukkan bahwa pengunjung puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh Agrowisata Karungan. Berdasarkan analisis IPA, Fasilitas yang perlu diperbaiki berada dalam kuadran utama yang diprioritaskan yang berisi pelayanan di Agrowisata Karungan, kebersihan toilet, keamanan di Agrowisata Karungan, kebersihan di Agrowisata Karungan, adanya pusat informasi dan keramahan pegawai/petugas di Agrowisata Karungan. Fasilitas yang harus dipertahankan yaitu kebersihan tempat istirahat yang disediakan, keindahan alam di Agrowisata Karungan, sarana peribadatan, toilet dan kondisi jalan menuju Agrowisata Karungan. Adapun fasilitas yang dapat ditambahkan pada Agrowisata Karungan Ialah wahana petik buah dan sayur, wahana outboun, spot selfie, war game, airsoft gun, mengendarai ATV. Kata kunci : Agrowisata, Customer Satisfaction Index , Importance Performance Analysis
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Agrowisata merupakan suatu jenis usaha berbasis agribisnis atau pertanian yang menggunakan lahan pertanian untuk dijadikan obyek wisata. Agrowisata tanaman anggur milik Bapak Maryanto telah berhasil produksi dengan jumlah 21 pohon anggur dengan 12 jenis varian buah anggur import. Kebun anggur pak Maryanto adalah satu-satunya kebun anggur yang berhasil membudidayakan jenis varian buah anggur import yang menjadi daya tarik bagi masyarakat luar untuk datang ke Desa Tana Merah sambil berwisata. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui apa saja faktor internal dan eksternal Agrowisata Tanaman Anggur (Vitis Vinifera) di Desa Tana Merah. (2) mengetahui strategi pengembangan Agrowisata Tanaman Anggur (Vitis Vinifera) di Desa Tana Merah. Penelitian ini meneliti strategi pengembangan agrowisata tanaman anggur di kebun anggur milik Bapak Maryanto dengan menggunakan Analisis SWOT. Teknik penentuan sampel dengan menggunakan Key informan dan pengambilan sampel dengan teknik Snowball sampling dengan jumlah responden sebanyak 40 responden. Hasil penelitian: matriks IFAS, kekuatan agrowisata tanaman anggur di Desa Tana Merah dengan jumlah skor 3,00 dan kelemahan agrowisata tanaman anggur di Desa Tana Merah dengan jumlah skor 2,00. Kekuatan yang ada dimanfaatkan untuk mengatasi kelemahannya, maka pada penelitian ini didapat skor 1,00. Matriks EFAS, peluang agrowisata tanaman anggur di Desa Tana Merah dengan jumlah skor 3,00 dan ancaman pada pengembangan agrowisata tanaman anggur di Desa Tana Merah dengan jumlah skor 2,00. Dalam hal ini jika peluang yang ada dimanfaatkan untuk mengatasi ancamannya, maka pada penelitian ini didapat skor 1,00. posisi X dan Y berada di kuandrat I sehingga rekomendasikan strategi yang dapat diberikan adalah strategi agresif. Strategi yang dapat diberikan adalah strategi agresif yaitu strategi S-O yang yang mengunakan kekuatan internal objek kajian untuk memanfaatkan potensi sumberdaya alam dan peluang eksternal yaitu dengan mengoptimalkan pemasaran dan promosi hasil produksi anggur.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Agrowisata didefinisikan sebagai serangkaian kegiatan pedesaan yang berpartisipasi dalam kegiatan pertanian, mengeksplorasi budaya lokal, menikmati lanskap dan agro-keanekaragaman hayati, mengamati praktik pertanian organik dan konvensional, dan mencicipi buah dan sayuran tropis sedangkan optimasi adalah berusaha mendapatkan hasil terbaik dengan sumber daya yang terbatas. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisa faktor kendala terbatas Agrowisata petik melon untuk memaksimalkan pendapatan pada kondisi optimal dan Menganalisa kombinasi produksi yang dapat memberikan pendapatan maksimal yang diperoleh agrowisata petik melon pada kondisi optimal, tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat menampilkan suatu output yang memberikan informasi penting bagi petani mengenai kondisi aktual dan optimal Agrowisata Petik Melon di Kota Tarakan. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah responden yang digunakan sebanyak satu orang yaitu pemilik Agrowisata petik melon. Metode analisis yang digunakan yaitu analis linear programming dengan bantuan aplikasi lindo. Berdasarkan analisis dual price menunjukkan bahwa pada Agrowisata petik melon terdapat tiga faktor kendala terbatas yaitu kendala sumber daya lahan, tenaga kerja dan produksi, karena ketiga faktor kendala tersebut memiliki nilai slack/surplus sama dengan nol dan nilai dual price > 0. Analisis primal menunjukkan bahwa pada kondisi optimal, pendapatan yang diperoleh oleh Agrowisata petik melon masih dapat meningkat sebesar Rp.11.965.995. Analisis reduced cost menunjukkan pada kondisi optimal Agrowisata petik melon disarankan untuk memproduksi melon sebanyak 3.439 kg, semangka sebanyak 1.544 kg dan labu jepang sebanyak 1.916 kg.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penilitian ini bermaksud menjawab dua pernyataan terkait strategi pengembangan agrowisata karoengan yaitu pertama bagaimana karakteristik agrowisata karoengan dan kedua bagaimana strategi pengembangan agrowisata karoengan Kelurahan Mamburungan Kota Tarakan. Penelitian ini mengunakan metode penentuan sampel purposive sampling dengan informan kunci. Analisis menggunakan deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian ini yaitu (1) pengolahan Agrowisata Karoengan di Kelurahan Mamburungan Kota Tarakan perlu mempertimbangkan secara seksama beberapa aspek yang merupakan karateristik agrowisata yang akan melatarbelakangi keberhasilan pengelolaan agrowisata tersebut yaitu: Aspek sumberdaya alam, aspek keuangan, fasilitas, prasaran dan saran, serta aspek pemilihan lokasi agrowisata, (2) rekomendasi strategi yang dapat diberikan adalah strategi agresif yaitu strategi S-O yang yang mengunakan kekuatan internal objek kajian untuk memanfaatkan peluang eksternal yaitu dengan mengoptimalkan promosi agrowisata melalui website Simparkaltara.