Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

12 hasil
Subjek: Transformator
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISA JATUH TEGANGAN TRAFO DISTRIBUSI 20 kV PADA FEEDER 3 PT. PLN TANJUNG SELOR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISA JATUH TEGANGAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI 20 kV PADA FEEDER 3 PT. PLN TANJUNG SELOR Nama : Riyan NPM : 14.301020.030 Dosen Pembimbing : Achmad Budiman, S.T., M.T. ABSTRAK Listrik saat ini merupakan kebutuhan yang saat ini bisa dikatakan salah satu bahan pokok masyarakat. Energi listrik yang tersalurkan kekosumen melewati proses pendistribusian aliran daya listrik yang terdiri dari pembangkit, saluran transmisi, saluran distribusi, dan konsumen. Secara umum baik buruknya sistem penyaluran dan distribusi tenaga listrik terutama adalah dari kualitas daya yang tersalurkan dari pembangkit sampai kekosumen. Pada penelitian ini penulis melakukan analisa yang berfokus pada transformator distribusi 20 kV penyulang 3 PT. PLN Tanjung Selor untuk menganalisis besar jatuh tegangan yang terjadi pada saluran yang dipengaruhi oleh jarak antar transformator distribusi pada penyulang 3. Jatuh tegangan yang terjadi pada transformator distribusi 20 kV pada penyulang 3 PT. PLN Tanjung selor masih dalam keadaan baik atau tidak melebihi batas toleransi yang ada sehingga tidak perlu adanya perbaikan dari segi tata letak jarak antar transformator. Jatuh tegangan bisa terjadi oleh beberapa sebab salah satunya dari jarak antar trafo yang terlalu jauh.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Rugi-rugi pada Transformator Daya di PT.PLN Nusa Daya Unit PLTU Malinau

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sistem tenaga listrik merupakan salah satu tenaga yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, perkantoran, industri, dan lain sebagainya. Transformator merupakan suatu alat listrik yang dapat memindahkan dan mengubah energi listrik dari suatu atau lebih rangkaian listrik ke rangkaian listrik lain, melalui suatu gandengan magnet dan berdasarkan prinsip induksi elektromagnet. Ketidakseimbangan beban yang terjadi pada tiap-tiap fasa (fasa R, fasa S dan fasa T) ini menyebabkan arus beban berubah-ubah maka rugi-rugi juga berubah. Semakin besar ketidakseimbangan beban suatu transformator maka arus yang mengalir pada fasa netral juga semakin besar sehingga rugi daya yang ditimbulkan juga akan semakin besar. Pada penelitian ini terfokus melakukan analisa pada transformator daya di PT.PLN Nusa Daya Unit PLTU Malinau untuk mengetahui rugi-rugi daya dan penyebab rugi-rugi daya pada arus netral. Dari hasil perhitungan analisa data yang diketahui bahwa transformator yang diteliti masih dalam keadaan seimbang baik itu di waktu pagi hari maupun di waktu malam hari dikarenakan masih memenuhi syarat standar IEEE. Diketahui juga waktu beban puncak terjadi pada malam hari dimana presentase pembebanannya adalah 50,24% lebih besar daripada presentase pembebanan dipagi harinya adalah 40,57%. Kemudian didapatkan perhitungan arus netral yaitu pada pagi hari 207,225 Adan pada malam hari 256,757 Adan arus yang mengalir pada penghantar netral yaitu pada pagi hari 25,97144 kW dan pada malam hari 39, 87093 kW.Adapun transformator yang diteliti masih dalam keadaan seimbang baik itu di waktu pagi hari 1,8% dan malam hari 1,81% yang dimana masih memenuhi syarat standar IEEE yaitu masih dibawah dari 5%. Rugi-rugi daya (P_losses ) yang terjadi pada transformator akan semakin besar apabila arus yang mengalir dipenghantar netral transformator semakin besar begitupun sebaliknya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERENCANAAN JARINGAN SUTM DAN SUTR PERUMAHAN CAHAYA BARU KELURAHAN JUATA PERMAI KECAMATAN TARAKAN BARAT KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.PERENCANAAN JARINGAN SUTM DAN SUTR PERUMAHAN CAHAYA BARU KELURAHAN JUATA PERMAI KECAMATAN TARAKAN BARAT KOTA TARAKAN Nama Mahasiswa : Rusli Badi NPM : 1840302058 Dosen Pembimbing 1 : Achmad Budiman, S.T., M.T ABSTRAK Tenaga listrik merupakan tenaga yang sangat diperlukan dan dibutuhkan oleh setiap manusia. Kebutuhan akan semakin meningkat seiring dengan berjalannya waktu dan sesuai dengan perkembangan suatu wilayah yang semakin pesat. Salah satu perkembangan tersebut adalah perumahan yang ada di daerah cahaya baru kelurahan Juata Permai Kecamatan Tarakan Barat yang menunjukkan bahwa perkembangan suatu daerah dalam segi pembangunan perumahan sebagai tempat hunian, sehingga dalam penyaluran tenaga listrik di sekitar perumahan di daerah cahaya baru dibutuhkan Trafo Gardu Distribusi, Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) dan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) sehingga tenaga listrik dapat tersalurkan di daerah perumahan cahaya baru. Dari hasil penelitian di peroleh hasil berupa jumlah total daya yang terpasng pada seluruh rumah yg di rencanakan sebesar 104 kVA nilai trafo yang di butuhkan 200 kVA dari total daya terpasang, dengan nilai jatuh tegangan (R,S,T) masing-masing 0,009091%, 0,004505%, dan 0,009132%. Kata kunci : Transformator, Tegangan Jatuh, Daya, SUTM, SUTR

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi analisa dampak ketidakseimbangan beban terhadap overload transformator penyulang 4 di PT.Pln (Persero) ULP Tarakan

2024•

.Transformator adalah suatu alat listrik yang dapat mengubah dan memindahkan energi listrik dari satu atau lebih rangkain listrik yang melalui suatu gandengan medan magnet dan berdasarkan prinsip-prinsip elektromagnet. Overload adalah keadaan dimana beban listrik yang mengalir melebihi kapasitas standar yang tersedia. Pengertian overload bisa juga dapat diartikan sebagai lonjakan arus listrik yang mengalir pada suatu rangkain dimana tidak berjalan sesuai dengan pengaturan yang ditetapkan. Menurut SPLN, transformator overload terjadi apabila beban transformator melebihi 80% dari kapasitas transformator arus nominal(In)..Dari penelitian penulis melakukan analisa data dengan pemacahan masalah trafo yang mengalami overload atau beban lebih dengan menggunakan metode uprating pada trafo yang mengalami overload yang mengakibatkan terjadinya ketidak-seimbangan beban. Transformator yang dilakukan uprating berkapasitas 250 kVA sebanyak 3 unit yaitu HGR.071, SSN.227 dan JTK.141. kapasitas 200 kVA sebanyak 3 unit yaitu JTK.236, JTK.276 dan JTK.397. kapasitas 125 kVA sebanyak 5 unit yaitu JTK.398, PKJ.138, TPA.099, JTK.140 dan JTK.084. serta kapasitas kVA 62,50 sebanyak 4 unit yaitu JTL.348, MWM.141, SNP.380 dan JTK.110.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi jatuh tegangan pada transformator distribusi sisi tegangan rendah Feeder 5 Out Going amal di PT PLN Tarakan

2023•

Dimasa sekarang ini, energi listrik merupakan energi yang bisa dikatakan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Hal ini terlihat dari pesatnya perkembangan jumlah penduduk yang semakin meningkat. Beban yang cukup jauh dari pusat pembangkit akan mengalami jatuh tegangan, jika dibiarkan akan mengakibatkan kerusakan pada peralatan listrik rumah tangga. Penyebab jatuh tegangan bermacam-macam, oleh karena itu suplai energi listrik yang dikirim dari trafo distribusi harus energi yang berkualitas untuk melayani kebutuhan energi listrik konsumen atau industri. Pada penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan nilai hasil pengukuran tegangan jatuh di lapangan dan nilai hasil software simulasi degan metode MAPE. Pada pengukuran jatuh tegangan terbesar terjadi pada trafo GNA 243, UNB 433, PAL 122, PAL 181, PAL 193, PAL 132, PAL 133 dan PAL 309, Dimana rata-rata jatuh tegangan adalah 3 volt. Sedangkan pada simulasi jatuh tegangan rata-rata 1 volt. Pada perhitungan jatuh tegangan beban 1 Fasa terjadi jatuh tegangan, untuk data pengukuran jatuh tegangan terbesar terjadi pada trafo PAL 142 pada Fasa R sebesar 2,362 volt, pada Fasa S sebesar 2,252 dan PAL 123 pada Fasa T sebesar 2,287 volt. Sedangkan untuk data simulasi jatuh tegangan terbesar terjadi pada trafo PAL 142 pada Fasa R sebesar 1,493 volt, PAL 149 fasa S sebesar 1,490 volt dan UNB 262 Fasa T sebesar 1,466 volt. Berdasarkan hasil perhitungan MAPE yaitu : MAPER sebesar 42,16, MAPES sebesar 49,02 dan MAPET sebesar 34,31. Dimana jika dilihat pada tabel. 4.8 interpretasi MAPE, maka hasil MAPE keseluruhan adalah cukup baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI JATUH TEGANGAN PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI SISI TEGANGAN RENDAH FEEDER 5 OUT GOING KAMPUNG 4 DAN KAMPUNG 6 DI PT. PLN TARAKAN

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jatuh tegangan yang terjadi pada sisi pengirim dan sisi konsumen. Penyebab jatuh tegangan dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain: hambatan saluran, arus saluran, faktor daya, dan panjang saluran. Mengingat kebutuhan tenaga listrik yang semakin meningkat dari tahun ke tahun menyebabkan rugi-rugi daya dan jatuh tegangan pada jaringan juga semakin meningkat. Penelitian ini dilakukan di lokasi PT. PLN Tarakan pada feeder 5 out going kampung 4 dan kampung 6. Data penelitian adalah data pengukuran tegangan pada sisi pengirim dan konsumen. Penelitian ini menerapkan perhitungan analitik dengan metode deskriptif kuantitatif yang dibandingkan dengan perhitungan berbasis software ETAP. Jatuh tegangan pada perhitungan terbesar terdapat di trafo KPE 166 pada Fasa R sebesar 8 volt, Fasa S sebesar 2 volt dan Fasa T sebesar 3 volt, namun masih dibatas toleransi SPLN (Fasa R 221 volt, Fasa S 2 volt dan Fada T 3 volt). Sedangkan untuk Trafo KPE 62 terjadi jatuh tegangan sebesar 2 volt untuk Fasa R, S, T sudah melebihi batas toleransi SPLN sebesar 5%. Sedangkan pada simulasi, trafo KPE 166 hanya terjadi jatuh tegangan sebesar 1 volt untuk Fasa R, S, T. Jatuh tegangan beban 1 Fasa terjadi pada trafo KPE 62 pada Fasa R sebesar 2,150 volt, TJP 126 pada Fasa S sebesar 2,065 dan KPE 165 pada Fasa R sebesar 2,010 volt. Sedangkan pada simulasi jatuh tegangan tersebesar terjadi pada trafo TJP 126 pada Fasa S sebesar 1,472 volt, Fasa T sebesar 1,468 volt dan Fasa R sebesar 1,463 volt. Untuk membandingkan hasil pengukuran dan simulasi menggunakan metode MAPE, perhitungan MAPE yaitu : (MAPER = 44,22043, MAPES = 42,47312 dan MAPET = 44,08602). Hasil MAPE keseluruhan adalah cukup baik. Jatuh tegangan yang diijinkan oleh SPLN adalah 5% dari tegangan nominal. Hasil analisis menunjukkan bahwa jatuh tegangan yang terjadi di out going kampung 4 dan kampung 6 rata-rata masih dalam batas yang diizinkan oleh SPLN yaitu 5% dari tegangan nominal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI JATUH TEGANGAN PADA FEEDER 3 PT. PLN RAYON NUNUKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kabupaten Nunukan adalah salah satu kabupaten di kalimantan utara yang memiliki luas wilayah 14.493 km2 dan berpenduduk 140.842 jiwa sangat memerlukan energi listrik. PT. PLN Rayon Nunukan telah mengarahkan peningkatan efisiensi dalam penyaluran energi listrik. Penelitian ini dapat menjadi bahan referensi untuk mengevaluasi sistem yang mempunyai masalah pada jatuh tegangan. Pada penelitian ini penulis menganalisis besar jatuh tegangan yang terjadi pada feeder 3 PT. PLN Rayon Nunukan yang dipengaruhi jarak antar transformator distribusi. Didapatkan jatuh tegangan yang terjadi pada feeder 3 PT. PLN Rayon Nunukan dapat dikatakan dalam keadaan baik atau tidak melebihi batas toleransi yang telah ditentukan oleh SPLN no.72 1987. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah mengukur jarak pembangkit hingga ke tiap-tiap trafo pada feeder 3 menggunakan mapsource lalu melakukan analisa perhitungan untuk mendapat nilai persentase jatuh tegangan. Persentase jatuh tegangan yang paling tinggi terjadi pada kode trafo BNS 133 dan BNS 134 sedangkan yang paling rendah adalah SBL 13 pada feeder 3 PT. PLN Rayon Nunukan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Pembebanan Transformator Distribusi 3 Fasa Pada Feeder 1 PT. PLN Rayon Nunukan

2022•

.Seiring pesatnya pembangunan infrastruktur di daerah Kabupaten Nunukan diberbagai bidang maka perlu adanya sebuah sarana dan prasarana yang mendukung proses pembangunan terutama dalam hal sumber tenaga listrik. Dalam memenuhi kebutuhan tenaga listrik, pembebanan yang seimbang antar fasa diperlukan untuk pemerataan beban sehingga meminimalkan perubahan yang diakibatkan oleh beban penuh. Pada penelitian ini penulis melakukan studi untuk transformator distribusi yang terdapat pada feeder 1 PT. PLN Rayon Nunukan untuk mengetahui pembebanan yang terjadi pada transformator distribusi 3 fasa dan pembebanan yang sesuai dengan jumlah pelanggan pada feeder 1 PT. PLN Rayon Nunukan. Dari keseluruhan data transformator yang ada pada feeder 1 PT. PLN Rayon Nunukan ada 7 transformator yang pada malam dan siang hari memenuhi syarat standar IEEE, 2 transformator yang pada malam hari memenuhi syarat standar IEEE namun pada siang hari tidak memenuhi syarat standar IEEE, 2 transformator yang pada siang hari memenuhi syarat standar IEEE namun pada malam hari tidak memenuhi syarat standar IEEE, dan 3 transformator yang pada malam dan siang hari tidak memenuhi syarat standar IEEE. Kemudian untuk transformator TNM 104 telah inactive dan dimutasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISA UMUR TRANSFORMATOR DISTRIBUSI 20 KV PT. MUSTIKA MINANUSA AURORA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kestabilan dan keandalan sistem jaringan distribusi sangatlah penting demi mensuplai daya pada mesin pendingin di PT. Mustika Minanusa Aurora. Transformator merupakan bagian penting dari sistem jaringan distribusi yang berfungsi untuk menaikkan/menurunkan level tegangan. Analisa umur transformator sangat penting agar stabilitas dan keandalan sistem distribusi dapat optimal. Penuaan isolasi transformator atau penurunan kualitas isolator merupakan masalah yang paling sering terjadi. Penuaan isolator disebabkan oleh beberapa faktor seperti kelebihan beban, beban tidak seimbang, suhu lingkungan, maupun faktor getaran. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui sisa umur pakai transformator 3 phasa di PT. Mustika Minanusa Aurora Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika prosentase pada pembebanan trafo semakin besar maka suhu lilitan pada trafo juga akan meningkat. Susut umur 24 jam pada transformator MMA 1A di dapatkan sebesar 76,70% dengan sisa umur trafo 19,55 tahun dan susut umur 24 jam pada transformator MMA 1B sebesar 144,83% dengan sisa umur trafo 10,35 tahun, beban yang di layani transformator MMA 1A lebih sedikit di bandingkan beban yang di layani transformator MMA 1B yang lebih banyak. Hal ini memengaruhi susut umur 24 jam dan memengaruhi lama pengoprasian transformator juga.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERBANDINGAN PENGASUTAN MOTOR INDUKSI 3 FASA DENGAN ROTOR SANGKAR TUPAI

2021•

Motor induksi tiga fasa merupakan motor yang bekerja berdasarkan prinsip kerja mengubah energy listrik menjadi energy mekanik. Motor induksi tiga fasa tidak asing dan banyak dijumpai pada dunia industry kecil,menengah, maupun besar. dalam dunia industry motor induksi tiga fasa digunakan se-bagai penggerak. Dalam proses ingin menjalankan motor induksi tiga fasa dibutuhakan suatu metode untuk menjalankan motor induksi tiga fasa, hal ini dikarenakan motor induksi tiga fasa memiliki lonjakan arus yang sangat tinggi yakni 5-7 kali dari arus nominalnya. Secara umum metode tiga fasa yang bisaa digunakan yakni metode Direct On Line, Wye-Delta, dan Auto-transformator dari ketiga metode ini mempunyai karakteristik yang berbeda, sehingga perlu terlebih dahulu mempelajarinya agar tidak terjadi kesalahan ssat pememilihan metode digunakan untuk spesifikasi motor yang digunakan , apabila terjadi kesalahan pemilihan metode dampaknya cukup besar yakni motor induksi tiga fasa dapat terbakar, dan peralatan motor induksi tiga fasa terganggu. Maka dari itu peneliti hendak melakukan penelitian mengenai studi “ ANALISIS MOTOR INDUKSI TIGA FASA DENGAN ROTOR SANGKAR TUPAI”. Dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mempelajari studi litelatur, mengumpulkan data-data yang di inginkan, mengelolah data serta menganalisa dan membandikan dari ketiga metode yang digunakan”

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERHITUNGAN LAMA WAKTU PAKAI TRANSFORMATOR DISTRIBUSI 3 FASA PADA UNIT PENYELENGGARA BANDAR UDARA (UPBU) KELAS 1 UTAMA JUWATA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jaringan Distribusi memiliki peranan yang sangat penting dalam penyaluran tenaga listrik dari pusat pembangkit tenaga lisrik (power station) menuju konsumen. Diperlukan jaringan distribusi yang handal dan stabil agar penyaluran tenaga listrik dapat berjalan dengan baik secara terus-menerus. Transformator merupakan komponen yang sangat penting dalam suatu jaringan distribusi yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga listrik dari gardu induk ke beban, agar transformator dapat bekerja dengan baik secara terus-menerus tanpa adanya kerusakan maka perlu dilakukan pemilihan transformator yang akan digunakan, penempatan transformator distribusi sesuai dengan kapasitas beban (kVA) yang digunakan serta perlu dilakukan perawatan dan pengawasan secara berkala. Dalam perhitungan lama waktu pakai transformator distribusi kita dapat memprediksi waktu pakai transformator tersebut dari perhitungan tegangan dan arus yang digunakan setiap harinya, sehingga kita dapat mencegah terjadinya gangguan pada jaringan distribusi dengan cara mengganti transformator distribusi sebelum transformator tersebut mengalami kerusakan. Pada perhitungan lama waktu pakai transformator distribusi yang telah dilakukan di UPBU Kelas 1 Utama Juwata Tarakan ini didapatkan nilai error pada transformator gardu Banglan sebesar -52,01% dari 100% pembebanan sesuai standar IEC dengan asumsi 20 tahun pemakaian, sehingga sisa waktu pakai transformator yaitu selama 30 tahun 4 bulan. Sedangkan, pada gardu Looping 1 didapatkan nilai error sebesar -1,44% dari 100% pembebanan sesuai standar IEC dengan sisa waktu pakai transformator selama 20 tahun 2 bulan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAMALAN JANGKA PANJANG DAYA BEBAN LISTRIK YANG TERSAMBUNG PADA GARDU DISTRIBUSI TANJUNG SELOR MENGGUNAKAN METODE TIME SERIES DENGAN MODEL DEKOMPOSISI

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan energi listrik di tanjung selor yang semakin meningkat setiap tahunnya dengan memperhatikan kapasitas trafo yang ada pada gardu distribusi. Apa bila beban listrik yang ditanggung atau diterima oleh gardu distribusi lebih besar dari pada dari pada kapasitas gardu distribusi bisa menyebabkan gardu distribusi mengalami overload atau mengalami beban lebih sehingga suplai tenaga listrik kekonsumen terhenti atau terputus.Metode yang digunakan dalam skripsi ini memakai metode peramalan time series model dekomposisi yaitu menggunakan beberapa metode pendekatan yaitu : musiman, trend, siklus.Hasil peramalan beban puncak trafo distribusi 50 kVA dari tahun 2020 sampai 2028 mengalami peningkatan beban trafo setiap tahunnya.Dengan rata-rata peningkatan sebesar 388.4784294 kW.Berdasarkan ramalan beban didapatkan bahwa kebutuhan beban pada trafo 50 kVA mengalami peningkatan beban setiap tahunnya disebabkan karena kebutuhan beban yang meningkat sehingga pergantian trafo dimulai dari tahun 2020.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail