Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI POSYANDU HUSADA BAKTI
ABSTRAK Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia yaitu hipertensi dan dapat menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan dengan baik. Tingkat pengetahuan mengenai hipertensi dan aktivitas fisik yang dilakukan lansia merupakan faktor yang diduga berpengaruh terhadap pengendalian tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik terhadap tekanan darah pada lansia di Puskesmas Salimbatu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Salimbatu, dengan sampel 45 responden yang ditentukan menggunakan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan, instrumen aktivitas fisik, dan pengukuran tekanan darah menggunakan sphygmomanometer. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik yang sesuai dengan jenis data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia dengan tingkat pengetahuan yang baik dan aktivitas fisik yang teratur cenderung memiliki tekanan darah yang lebih terkontrol dibandingkan lansia yang memiliki pengetahuan rendah dan aktivitas fisik kurang. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik terhadap tekanan darah pada lansia di Puskesmas Salimbatu (p < 0,05).Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik berhubungan dengan tekanan darah pada lansia. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi kesehatan dan program aktivitas fisik secara teratur bagi lansia sebagai bagian dari pencegahan dan pengendalian hipertensi. Kata kunci: Lansia, Tingkat Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Tekanan Darah, Hipertensi.
.
.
Studi jatuh tegangan pada transformator distribusi sisi tegangan rendah Feeder 5 Out Going amal di PT PLN Tarakan
Dimasa sekarang ini, energi listrik merupakan energi yang bisa dikatakan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Hal ini terlihat dari pesatnya perkembangan jumlah penduduk yang semakin meningkat. Beban yang cukup jauh dari pusat pembangkit akan mengalami jatuh tegangan, jika dibiarkan akan mengakibatkan kerusakan pada peralatan listrik rumah tangga. Penyebab jatuh tegangan bermacam-macam, oleh karena itu suplai energi listrik yang dikirim dari trafo distribusi harus energi yang berkualitas untuk melayani kebutuhan energi listrik konsumen atau industri. Pada penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan nilai hasil pengukuran tegangan jatuh di lapangan dan nilai hasil software simulasi degan metode MAPE. Pada pengukuran jatuh tegangan terbesar terjadi pada trafo GNA 243, UNB 433, PAL 122, PAL 181, PAL 193, PAL 132, PAL 133 dan PAL 309, Dimana rata-rata jatuh tegangan adalah 3 volt. Sedangkan pada simulasi jatuh tegangan rata-rata 1 volt. Pada perhitungan jatuh tegangan beban 1 Fasa terjadi jatuh tegangan, untuk data pengukuran jatuh tegangan terbesar terjadi pada trafo PAL 142 pada Fasa R sebesar 2,362 volt, pada Fasa S sebesar 2,252 dan PAL 123 pada Fasa T sebesar 2,287 volt. Sedangkan untuk data simulasi jatuh tegangan terbesar terjadi pada trafo PAL 142 pada Fasa R sebesar 1,493 volt, PAL 149 fasa S sebesar 1,490 volt dan UNB 262 Fasa T sebesar 1,466 volt. Berdasarkan hasil perhitungan MAPE yaitu : MAPER sebesar 42,16, MAPES sebesar 49,02 dan MAPET sebesar 34,31. Dimana jika dilihat pada tabel. 4.8 interpretasi MAPE, maka hasil MAPE keseluruhan adalah cukup baik.
KEEFEKTIFAN STRATEGI GENERATIVE DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 TARAKAN
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan strategi generative dengan menggunakan media audio visual dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 tarakan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian eksperimen yang memiliki kelas kontrol pada penelitiannya. Penelitian eksperimen digunakan untuk mengetahui keefektifan strategi generative dengan menggunakan media audio visual dengan menggunakan desain penelitian pretest-posttest control grup design. Populasi dalam penelitan adalah siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Tarakan. Pengambilan sampel pada penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas VII-G sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-H sebagai kelas kontrol dengan masing-masing berjumlah 18 siswa setiap kelasnya. Data di analisis dengan menggunakan uji statistik independent sample t-test dengan bantuan software SPSS versi 26 for windows. Berdasarkan data pada baris equal variances assumed (varians diasumsikan sama) diperoleh t hitung 2,250 pada taraf signifikan a = 0,05 dan df = 34 diperoleh nilai t tabel 1,690 berarti t hitung ≥ t tabel (2,250 ≥ 1,690) artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan “strategi generative dengan menggunakan media audio visual efektif terhadap pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan”. Strategi generative dengan menggunakan media audio visual ini membuat siswa lebih aktif dan antusias dalam proses pembelajaran, serta peran guru sebagai fasilitator yang membimbing siswa. Berbeda dengan kelas kontrol yang hanya menggunakan media audio visual sehingga siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. ABSTRACT This present study aimed determining the effectiveness of generative strategy using audio visual media in learning to write an text observations report text by the seventh grade students of SMP Negeri 5 Tarakan. This study employed an experimental research with a pretest-posttest control group design in which there were two groups as the experimental class and as the control class. Experimental research was used determine the effectiveness of generative strategy with audio visual media. The population was the seventh grade students of SMP Negeri 5 Tarakan. The simple random sampling technique was carried out to select the representative samples. The students from class VII-G was the experimental class and those in class VII-H was the control class with 18 students in each class. Data were analyzed using independent sample t-test with the help of SPSS software version 26 for windows. Based on SPSS output in equal variances assumed, it was the t-test value 2.250, then t-table value was clarified as 1.690 at the level of significance a = 0.05 and df = 34. This andicated that the value of t-test was greater than that of the t-table (2.250 > 1.690). Thus, Ho was rejected and Ha was accepted . It was concluded that the generative strategy with audio visual media was effective for learning to write observations report text. This generative strategy with audio visual media encouraged the students to be more active and enthusiastic in the process of learning and made the teacher easier as being a facilitator to guide the students. This result was in contrast with those in control class in which audio visual media was used without generative strategy where the student were less active in the process of learning.
KEEFEKTIFAN STRATEGI GENERATIVE DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 TARAKAN
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan strategi generative dengan menggunakan media audio visual dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 tarakan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian eksperimen yang memiliki kelas kontrol pada penelitiannya. Penelitian eksperimen digunakan untuk mengetahui keefektifan strategi generative dengan menggunakan media audio visual dengan menggunakan desain penelitian pretest-posttest control grup design. Populasi dalam penelitan adalah siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Tarakan. Pengambilan sampel pada penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas VII-G sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-H sebagai kelas kontrol dengan masing-masing berjumlah 18 siswa setiap kelasnya. Data di analisis dengan menggunakan uji statistik independent sample t-test dengan bantuan software SPSS versi 26 for windows. Berdasarkan data pada baris equal variances assumed (varians diasumsikan sama) diperoleh t hitung 2,250 pada taraf signifikan a = 0,05 dan df = 34 diperoleh nilai t tabel 1,690 berarti t hitung ≥ t tabel (2,250 ≥ 1,690) artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan “strategi generative dengan menggunakan media audio visual efektif terhadap pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan”. Strategi generative dengan menggunakan media audio visual ini membuat siswa lebih aktif dan antusias dalam proses pembelajaran, serta peran guru sebagai fasilitator yang membimbing siswa. Berbeda dengan kelas kontrol yang hanya menggunakan media audio visual sehingga siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. ABSTRACT This present study aimed determining the effectiveness of generative strategy using audio visual media in learning to write an text observations report text by the seventh grade students of SMP Negeri 5 Tarakan. This study employed an experimental research with a pretest-posttest control group design in which there were two groups as the experimental class and as the control class. Experimental research was used determine the effectiveness of generative strategy with audio visual media. The population was the seventh grade students of SMP Negeri 5 Tarakan. The simple random sampling technique was carried out to select the representative samples. The students from class VII-G was the experimental class and those in class VII-H was the control class with 18 students in each class. Data were analyzed using independent sample t-test with the help of SPSS software version 26 for windows. Based on SPSS output in equal variances assumed, it was the t-test value 2.250, then t-table value was clarified as 1.690 at the level of significance a = 0.05 and df = 34. This andicated that the value of t-test was greater than that of the t-table (2.250 > 1.690). Thus, Ho was rejected and Ha was accepted . It was concluded that the generative strategy with audio visual media was effective for learning to write observations report text. This generative strategy with audio visual media encouraged the students to be more active and enthusiastic in the process of learning and made the teacher easier as being a facilitator to guide the students. This result was in contrast with those in control class in which audio visual media was used without generative strategy where the student were less active in the process of learning.