ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemahaman karir merupakan proses individu dalam menggali dan memahami dunia kerja yang mencakup minat, bakat serta kelebihan dan kekurangan diri guna mendukung kesuksesan dimasa depan. Namun, saat ini masih banyak siswa SMK yang belum memiliki pemahaman karir yang memadai, disebabkan oleh kurangnya informasi, motivasi, maupun akses terhadap materi pembelajaran yang relevan. Analsis ini memiliki tujuan guna mengkaji pengaruh bimbingan kelompok menggunakan media audio visual terhadap pemahaman karir murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan design eksperimen one gorup pretest-posttest design. Sampel analisis berjumlah 17 murid kelas X yang didapatkan dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilaksanakan menggunakan skala likert dan analisa data dilakukan melalui analisa deskriptif serta inferensial dengan uji paired sampel T-test menggunakan SPSS.25 for windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig. 2-Tailed) sebesar 0,002 nilai α 0,05. Oleh karena itu, bisa kita simpulkan bahwasannya terdapat pengaruh yang signifikan dari bimbingan kelompok menggunakan media audio visual terhadap pemahaman karir siswa. Temuan ini menyatakan bahwasannya media audio visual bisa dijadikan alternatif strategi yang efisien dalam layanan bimbingan kelompok untuk mengembangkan pemahaman karir murid SMK.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perilaku merokok pada anak sekolah di Indonesia sudah mulai terlihat pada anak-anak SMP hingga SMA sederajat. Remaja yang sedang menjadi seorang siswa tidak diperbolehkan untuk merokok di kalangan sekolah, di masyarakat atau di kalangan lainnya. Merokok pada usia dini disebabkan oleh kesadaran diri yang rendah tentang bahaya rokok. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Kesadaran Bahaya Merokok Pada Siswa Di SMA Hang Tuah Tarakan. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan pendekatan Pre-eksperimen dan desain penelitian one group pretestposttest. Populasi penelitian ini berjumlah 520 siswa. Sampel yang digunakan purposive sampling yaitu siswa laki-laki yang berjumlah 14 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala likert tentang perilaku merokok berdasarkan dengan 3 indikator perilaku merokok yaitu aktivitas fisik, aktivitas psikologi, intensitas merokok. Analisis data dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai sig (2-tailed) adalah sebesar 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh media audio visual dalam meningkatkan kesadaran bahaya merokok pada siswa di SMA Hang Tuah Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Apakah ada pengaruh model pembelajaran discovery learning dengan menggunakan media audio visual terhadap hasil belajar Biologi siswa SMA Negeri 1 Sebatik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi eksperimental), penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Sebatik menggunakan purposive sampling adalah metode pengambilan sampel data yang didasarkan pada pertimbangan tertentu. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji independen t-test untuk memperoleh data nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari pada nilai signifikansi sebesar 0,05 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya ada pengaruh yang signifikan pada penerapan model pembelajaran Discovery Learning dengan menggunakan media audio visual terhadap hasil belajar biologi siswa SMA Negeri 1 Sebatik. dari hasil penelitian keterkaitan discovery learning dengan media audio visual adalah model pembelajaran discovery learning yang dibantu media audio visual dapat meningkatkan kompetensi pengetahuan dan hasil belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
This research aims to create audio-visual learning materials concerning the material properties of objects and their changes for the VA class in SDN 047 Tarakan. In addition, to determine the feasibility of mrdia based on the outcomes of material validation by expert, languages, media and practitioners. And to determine Shiva’s response to the media using the student response questionnaire. The research method used is research and development, or R&D, employing the ADDIE paradigm, wich consists of five steps: analysis, design, development, lamentationion, and avaluation. The experts in different fields were able to obtain the following percentages in their respective categories: material experts got 67,5%in the feasible category, linguists got 88,8% in the decent category, media experts got 86,6% in the very decent category, and practitioner experts got 97,1% in the very decent category. The students response questionnaire from the initial group trial indicated a high feasibility percentage of 95%, categorizing it as extremely feasible. Similarly, the field group trial also yielded a high feasibility percentage of 95% in the same category. Therefore, the audio-visual learning media created is an appropriate and valuable addition to the learning process.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MENYIMAK CERITA ANAK KELAS IV-B SDN 035 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar menyimak cerita anak dengan menggunakan media Audio Visual. Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian adalah kelas IV-B yang berjumlah 27 siswa, 14 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan dengan prosedur langkah-langkah siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa penggunaan media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar menyimak cerita anak kelas IV-B di SDN 035 Tarakan. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan menyimak cerita anak pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I hasil menyimak cerita anak mencapai ketuntasan dengan persentase 74%. Setelah diadakan perbaikan pada siklus II mengalami peningkatan menyimak cerita anak mencapai ketuntasan dengan persentase 81%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa indikator ketercapaian peneliti dapat dikatakan berhasil dalam meningkatkan hasil belajar menyimak cerita anak menggunakan media Audio Visual pada siswa kelas IV-B di SDN 035 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media membaca permulaan berupa media audio visual dengan metode silaba. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan penelitian yaitu, Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Kriteria kelayakan ditinjau dari ahli materi, ahli media dan ahli bahasa, serta keefektifan media ditinjau dari hasil penilaian membaca permulaan siswa. Hasil validasi kelayakan yang diperoleh dari ahli media dengan persentase sebesar 88%, ahli materi 79%, dan ahli bahasa 82%. Berdasarkan hasil tersebut media audio visual pembelajaran membaca permulaan dengan metode silaba termasuk kedalam kategori sangat layak. Hasil keefektifan media yang ditinjau dari hasil tes membaca permulaan uji coba terbatas sebesar 100% untuk mengenal huruf dan membaca suku kata dengan kategori sangat efektif sedangkan untuk membaca kata dan kalimat sederhana sebesar 66% dengan kategori cukup efektif. Sedangkan hasil tes membaca permulaan pada uji coba lapangan sebesar 100% untuk mengenal huruf dan membaca suku kata dengan kategori sangat efektif sedangkan untuk membaca kata dan kalimat sederhana sebesar 90% dengan kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil validasi kelayakan dan keefektifan media dapat disimpulkan bahwa media audio visual pembelajaran membaca permulaan dengan metode silaba sangat layak dan sangat efektif digunakan dalam proses pembelajaran membaca permulaan kepada siswa terutama kelas II dengan bimbingan guru ataupun mandiri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kurangnya perhatian untuk keterampilan menyimak terlihat dari ketidaksediaan tes kompetensi menyimak, sarana, dan media yang tidak memadai, guru yang gagap teknologi, penugasan yang kurang otentik, pembelajaran yang konvensional, dan sikap siswa ketika guru menjelaskan pelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan keterampilan menyimak peserta didik dengan menggunakan media audio visual kelas II SD Negeri 007 Tanjung Palas. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri 4 tahap yaitu; perencanaan, tindakan, observasi, refleksi dengan proses penelitian (1) pembelajaran dengan menggunakan media audio visual, (2) merencanakan bentuk tindakan pada siklus II berdasarkan hasil refleksi siklus I. Sedangkan indikator penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menyimak siswa. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas II SD Negeri 007 Tanjung Palas semester ganjil tahun ajaran 2021/2022, yang berjumlah 24 orang peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama hanya 16 orang peserta didik yang mencapai nilai KKM (75%), sedangkan 8 orang berada dibawah KKM. Siklus kedua menunjukkan bahwa hanya 6 orang yang nilainya tidak mencapai nilai KKM. Sementara 18 orang yang nilainya melampaui nilai KKM. Gambaran hasil keterampilan menyimak peserta didik berdasarkan hasil tes siklus kedua, yaitu pada kategori tuntas yang mencapai 75%, dan hanya sedikit peserta didik yang memiliki hasil belajar 25%, pada siklus pertama peserta didik yang tuntas hanya 67% dan tidak tuntas 33%. Hal ini menggambarkan bahwa pembelajaran dengan media audio visual telah berlangsung dengan baik dan dapat menunjang keterampilan menyimak peserta didik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan media pembelajaran audio visual pada kemampuan menyimak isi berita siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian True Experimental Design model Pretest-Posttest Control Group Design. Model desain ini terbagi menjadi 2 kelas eksperimen dan kelas kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Startified Random Sampling dengan total sampel 40 siswa yang masing-masing kelompok berjumlah 20 siswa. Adapun teknik tes yang dilakukan berupa Pretest – Posttest. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik Independent Sample t-test dengan bantuan Software SPSS Versi 23 For Windows. Berdasarkan data pada baris Equal variance assumed (varians diasumsikan sama) diperoleh t-hitung 4.342 pada taraf signifikan a= 0,05 dan dk = 38 diperoleh nilai t-tabel 1.697 berarti t-hitung ≥ t-tabel ( 4.342≥ 1.697 ) artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan data yang diperoleh maka dapat disimpulkan “penggunaan media audio visual efektiv terhadap pembelajaran keterampilan menyimak teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan”. Dengan penggunaan media audio visual membuat siswa lebih antusias dan lebih aktif dalam menerima dan menyimak pembelajaran. Hal inipun tak lepas dari peran guru sebagai fasilitator yang membimbing siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk kemampuan menulis puisi menggunakan media audio visual pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian kelas (PK), yaitu penelitian untuk mengetahui kemampuan siswa memahami menulis puisi menggunakan media audio visual yang dilaksanakan di SMA Negeri 3 Tarakan pada semester I tahun ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Disini peneliti ingin mengetahui dengan menggunakan data berupa angka dan menggambarkan hasil pencapaian kemampuan menulis puisi siswa dalam menulis puisi menggunakan media audio visual. Sesuai dengan kebutuhan dalam penelitian ini, jumlah siswa adalah sebanyak 35 siswa dan penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan jumlah sebanyak 35 orang siswa, yang terdiri dari 29 orang siswa perempuan, dan 6 orang siswa laki-laki. Berdasarkan rumusan masalah di atas, hasil serta pembahasannya. Maka dapat disimpulkan bahwa pencapaian kemampuan menulis puisi menggunakan media audio visual pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Tarakan adalah sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan penjelasan untuk indikator pertama 77, 85 dengan persentase 78%, untuk indikator kedua 78, 57 dengan persentase 79%, dan indikator ketiga 90 dengan persentase 90%. Kemudian berdasarkan hasil perhitungan hasil penelitian kemampuan menulis puisi menggunakan media audio visual pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Tarakan adalah sangat baik, hal ini ditunjukkan dengan perolehan rata-rata kelas 97% pada kriteria sangat baik dengan bobot A (80-100).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak cerita fabel menggunakan model think pair and share dengan bantuan media audio visual pada siswa kelas VII-4 SMP Negeri 12 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMP Negeri 12 Tarakan pada Semester 1 Tahun ajaran 2020/2021. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-4 SMP Negeri 12 Tarakan yang berjumlah 32 siswa dengan siswa kelas laki-laki berjumlah 14 dan siswa perempuan berjumlah 18. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Prosedur tiap siklus terdiri dari perencanaa, tindakan, observasi, dan refleksi. Pada tahap perencanaan, peneliti menyusun rangkaian kegiatan yang akan dilakukan. Lalu, pada tahap tindakan peneliti melakukan rangkaian kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya. Setelah melakukan tindakan, peneliti melakukan observasi untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari pelaksanaan tindakan tersebut. Selanjutnya, peneliti melakukan refeksi untuk mengevaluasi dampak yang telah diamati untuk dapat diperbaiki pada siklus selanjutnya, pada penelitian ini, peneliti memperolehg sejumlah data, yaitu lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru, dan hasil belajar siswa pada aspek afektif, kognitif, dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran think pair and share dapat meningkatkan pembelajaran menyimak cerita fabel pada siswa kelas VII-4 SMP Negeri 12 Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, ketuntasan hasil penilaian pada aspek afektif dengan nilai 35,48%, hasil penilaian aspek kognitif 21,58% dan hasil penilaian pada aspek psikomotorik dengan nilai 16,12% pada siklus II hasil penelitian pada aspek afektif dengan nilai 91,54%, hasil penilaian pada aspek kognitif dengan nilai 76,96%, dan hasil penilaian pada aspek psikomotorik dengan nilai 32,25%. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa strategi pembelajaran think pair and share dengan bantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, khusus aspek keterampilan menyimak cerita fabel siswa menjadi lebih aktif dan melatih siswa untuk berkomunikasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan media audio visual dalam pembelajaran menulis cerita fantasi pada siswa kelas vii smp negeri 8 tarakan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian eksperimen yang memiliki kelas kontrol pada penelitiannya. Penelitian eksperimen digunakan untuk mengetahui keefektifan media audio visual dengan menggunakan desain penelitian pretest-posttest control grup design. Populasi dalam penelitan adalah siswa kelas VII di SMP Negeri 8 Tarakan. Pengambilan sampel pada penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas VII-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-3 sebagai kelas kontrol dengan masing-masing berjumlah 18 siswa setiap kelasnya. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil analisis data deskriptif posttest, diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan media audio visual dengan jumlah siswa 18 adalah 73,11 sedangkan pada kelas kontrol yang diberi perlakuan pembelajaran yang tidak media audio visual dengan jumlah siswa 18 adalah 69,33 dan pengujian statistik dengan menggunakan uji independent sample t-test pada software SPSS version 26 for window diperoleh t hitung 1,970 pada taraf signifikan a = 0,05 dan df = 34 diperoleh nilai t tabel 1,690 berarti t hitung ≥ t tabel (1,970 ≥ 1,690) artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan data pada baris equal variances assumed (varians diasumsikan sama) diperoleh t hitung 1,970 pada taraf signifikan a = 0,05 dan df = 34 diperoleh nilai t tabel 1,690 berarti t hitung ≥ t tabel (1,970 ≥ 1,690) artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan dengan menggunakan media audio visual efektif terhadap pembelajaran menulis cerita fantasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan”.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan strategi generative dengan menggunakan media audio visual dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 tarakan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian eksperimen yang memiliki kelas kontrol pada penelitiannya. Penelitian eksperimen digunakan untuk mengetahui keefektifan strategi generative dengan menggunakan media audio visual dengan menggunakan desain penelitian pretest-posttest control grup design. Populasi dalam penelitan adalah siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Tarakan. Pengambilan sampel pada penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas VII-G sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-H sebagai kelas kontrol dengan masing-masing berjumlah 18 siswa setiap kelasnya. Data di analisis dengan menggunakan uji statistik independent sample t-test dengan bantuan software SPSS versi 26 for windows. Berdasarkan data pada baris equal variances assumed (varians diasumsikan sama) diperoleh t hitung 2,250 pada taraf signifikan a = 0,05 dan df = 34 diperoleh nilai t tabel 1,690 berarti t hitung ≥ t tabel (2,250 ≥ 1,690) artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan “strategi generative dengan menggunakan media audio visual efektif terhadap pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan”. Strategi generative dengan menggunakan media audio visual ini membuat siswa lebih aktif dan antusias dalam proses pembelajaran, serta peran guru sebagai fasilitator yang membimbing siswa. Berbeda dengan kelas kontrol yang hanya menggunakan media audio visual sehingga siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. ABSTRACT This present study aimed determining the effectiveness of generative strategy using audio visual media in learning to write an text observations report text by the seventh grade students of SMP Negeri 5 Tarakan. This study employed an experimental research with a pretest-posttest control group design in which there were two groups as the experimental class and as the control class. Experimental research was used determine the effectiveness of generative strategy with audio visual media. The population was the seventh grade students of SMP Negeri 5 Tarakan. The simple random sampling technique was carried out to select the representative samples. The students from class VII-G was the experimental class and those in class VII-H was the control class with 18 students in each class. Data were analyzed using independent sample t-test with the help of SPSS software version 26 for windows. Based on SPSS output in equal variances assumed, it was the t-test value 2.250, then t-table value was clarified as 1.690 at the level of significance a = 0.05 and df = 34. This andicated that the value of t-test was greater than that of the t-table (2.250 > 1.690). Thus, Ho was rejected and Ha was accepted . It was concluded that the generative strategy with audio visual media was effective for learning to write observations report text. This generative strategy with audio visual media encouraged the students to be more active and enthusiastic in the process of learning and made the teacher easier as being a facilitator to guide the students. This result was in contrast with those in control class in which audio visual media was used without generative strategy where the student were less active in the process of learning.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sarinah. 2020. “Pengaruh Media Audio Visual Sebagai Tindakan Preventif Terhadap Perilaku Berpacaran (Touching) Siswa Kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan Tahun Pelajaran 2019/2020”. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd. Perilaku berpacaran adalah hubungan antara dua orang berlawan jenis dan mereka memiliki ketertarikan emosi, dimana hubungan ini didasarkan karena adanya perasaan tertentu dalam hati masing- masing individu, perasaan tersebut dikenal dengan perasaan cinta. Perilaku berpacaran siswa di SMP Negeri 10 Tarakan yang sering terlihat diantaranya berpegangan tangan dan saling berpelukan sehingga peneliti tertarik meneliti perilaku berpacaran (touching) dengan menggunakan media audio visual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh media audio visual sebagai tindakan preventif terhadap perilaku berpacaran (touching) siswa kelas VIII di SMP Negeri 10 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental design dengan bentuk one group pretest-posstest design. Populasi dalam penellitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 106 siswa, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 siswa.. Peneliti menggunakan skala perilaku berpacaran (touching) siswa dengan skala likert dan menggunakan random sampling untuk pengambilan sampel. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan inferensial dengan Uji Paired Sample T-Test menggunakan SPSS.24.0 For Windows. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dan sesudah pemberian perlakuan diperoleh hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh nilai asymp sig = 0.00 ˂ α = 0,05 maka Ho ditolak yang berarti secara signifikan terdapat pengaruh media audiovisual sebagai tindakan preventif terhadap perilaku berpacaran (touching) siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan Tahun Pelajaran 2019/2020. Implikasi penelitian, diharapkan hasil penelitian ini bisa dijadikan bahan evaluasi dalam menyampaikan informasi agar mudah dimengerti dan dipahami oleh siswa-siswi, baik itu dalam menyampaikan informasi-informasi mengenai perilaku berpacaran (touching).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Index Card Match berbantuan Media Audio Visual pada siswa kelas III A SDN 016 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian, 36 siswa yang terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Penelitian dilaksanakan 2 siklus setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Prosedur tiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian yaitu lembar penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran Kooperatif Tipe Index Card Match Berbantuan Media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas III A SDN 016 Tarakan. Siklus I ketuntasan hasil Belajar siswa (Kognitif) 64%, siklus II menjadi 83%. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (afektif) 88%, siklus II meningkat secara signifikan menjadi 100%. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (Psikomotorik) 88%, siklus II meningkat secara signifikan menjadi 100%. Maka penelitian dikatakan sudah berhasil dan sesuai dengan indikator keberhasilan.