Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Transformator Distribusi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi jatuh tegangan pada transformator distribusi sisi tegangan rendah Feeder 5 Out Going amal di PT PLN Tarakan

2023•

Dimasa sekarang ini, energi listrik merupakan energi yang bisa dikatakan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Hal ini terlihat dari pesatnya perkembangan jumlah penduduk yang semakin meningkat. Beban yang cukup jauh dari pusat pembangkit akan mengalami jatuh tegangan, jika dibiarkan akan mengakibatkan kerusakan pada peralatan listrik rumah tangga. Penyebab jatuh tegangan bermacam-macam, oleh karena itu suplai energi listrik yang dikirim dari trafo distribusi harus energi yang berkualitas untuk melayani kebutuhan energi listrik konsumen atau industri. Pada penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan nilai hasil pengukuran tegangan jatuh di lapangan dan nilai hasil software simulasi degan metode MAPE. Pada pengukuran jatuh tegangan terbesar terjadi pada trafo GNA 243, UNB 433, PAL 122, PAL 181, PAL 193, PAL 132, PAL 133 dan PAL 309, Dimana rata-rata jatuh tegangan adalah 3 volt. Sedangkan pada simulasi jatuh tegangan rata-rata 1 volt. Pada perhitungan jatuh tegangan beban 1 Fasa terjadi jatuh tegangan, untuk data pengukuran jatuh tegangan terbesar terjadi pada trafo PAL 142 pada Fasa R sebesar 2,362 volt, pada Fasa S sebesar 2,252 dan PAL 123 pada Fasa T sebesar 2,287 volt. Sedangkan untuk data simulasi jatuh tegangan terbesar terjadi pada trafo PAL 142 pada Fasa R sebesar 1,493 volt, PAL 149 fasa S sebesar 1,490 volt dan UNB 262 Fasa T sebesar 1,466 volt. Berdasarkan hasil perhitungan MAPE yaitu : MAPER sebesar 42,16, MAPES sebesar 49,02 dan MAPET sebesar 34,31. Dimana jika dilihat pada tabel. 4.8 interpretasi MAPE, maka hasil MAPE keseluruhan adalah cukup baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI JATUH TEGANGAN PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI SISI TEGANGAN RENDAH FEEDER 5 OUT GOING KAMPUNG 4 DAN KAMPUNG 6 DI PT. PLN TARAKAN

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jatuh tegangan yang terjadi pada sisi pengirim dan sisi konsumen. Penyebab jatuh tegangan dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain: hambatan saluran, arus saluran, faktor daya, dan panjang saluran. Mengingat kebutuhan tenaga listrik yang semakin meningkat dari tahun ke tahun menyebabkan rugi-rugi daya dan jatuh tegangan pada jaringan juga semakin meningkat. Penelitian ini dilakukan di lokasi PT. PLN Tarakan pada feeder 5 out going kampung 4 dan kampung 6. Data penelitian adalah data pengukuran tegangan pada sisi pengirim dan konsumen. Penelitian ini menerapkan perhitungan analitik dengan metode deskriptif kuantitatif yang dibandingkan dengan perhitungan berbasis software ETAP. Jatuh tegangan pada perhitungan terbesar terdapat di trafo KPE 166 pada Fasa R sebesar 8 volt, Fasa S sebesar 2 volt dan Fasa T sebesar 3 volt, namun masih dibatas toleransi SPLN (Fasa R 221 volt, Fasa S 2 volt dan Fada T 3 volt). Sedangkan untuk Trafo KPE 62 terjadi jatuh tegangan sebesar 2 volt untuk Fasa R, S, T sudah melebihi batas toleransi SPLN sebesar 5%. Sedangkan pada simulasi, trafo KPE 166 hanya terjadi jatuh tegangan sebesar 1 volt untuk Fasa R, S, T. Jatuh tegangan beban 1 Fasa terjadi pada trafo KPE 62 pada Fasa R sebesar 2,150 volt, TJP 126 pada Fasa S sebesar 2,065 dan KPE 165 pada Fasa R sebesar 2,010 volt. Sedangkan pada simulasi jatuh tegangan tersebesar terjadi pada trafo TJP 126 pada Fasa S sebesar 1,472 volt, Fasa T sebesar 1,468 volt dan Fasa R sebesar 1,463 volt. Untuk membandingkan hasil pengukuran dan simulasi menggunakan metode MAPE, perhitungan MAPE yaitu : (MAPER = 44,22043, MAPES = 42,47312 dan MAPET = 44,08602). Hasil MAPE keseluruhan adalah cukup baik. Jatuh tegangan yang diijinkan oleh SPLN adalah 5% dari tegangan nominal. Hasil analisis menunjukkan bahwa jatuh tegangan yang terjadi di out going kampung 4 dan kampung 6 rata-rata masih dalam batas yang diizinkan oleh SPLN yaitu 5% dari tegangan nominal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail