Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

11 hasil
Subjek: Motor induksi tiga fasa
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Pengaruh Setting Thermal Overlod Relay Pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas pentingnya instalasi sensor arus dan Thermal Overload Relay (TOR) pada panel listrik untuk memberikan proteksi terhadap motor induksi 3 fasa Dahlander. Sensor arus berfungsi untuk memantau beban motor dan mencegah arus lebih, sementara TOR melindungi motor dari kerusakan akibat kelebihan suhu atau beban. Kombinasi keduanya memberikan perlindungan yang optimal. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengaturan setting pada sensor arus dan TOR mempengaruhi efektivitas proteksi motor. Pengaturan yang tepat menjaga motor tetap aman, sedangkan pengaturan yang kurang tepat dapat menyebabkan kerusakan. Khususnya pada motor Dahlander, pengaturan TOR sangat penting untuk mencegah kerusakan akibat arus lebih. Berdasarkan perhitungan, arus nominal pada konfigurasi lambat motor adalah 1,90 A, sementara pada konfigurasi cepat sebesar 1,81 A. Pengaruh setting arus juga terlihat pada waktu trip sensor, dimana semakin besar setting arus, semakin lama waktu trip yang dibutuhkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengaruh setting arus terhadap waktu trip sensor pada konfigurasi lambat dan cepat cukup signifikan. Selain itu, sensor arus memberikan data yang akurat ±1%, dan TOR bekerja sinergis untuk melindungi sistem kelistrikan motor Dahlander dari kerusakan akibat arus lebih.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Perbandingan Penggunaan Energi Motor Induksi Tiga Fasa Menggunakan Variable Speed Drive dan Direct On Line

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Didunia industri motor induksi tiga fasa sangat banyak digunakan dalam bidang penggerak pada peralatan dengan kecepatan yang relatif konstan. Variabel speed drive suatu alat yang digunakan untuk mengatur kecepatan pada motor listrik arus dengan cara mengontrol frekuensi daya listrik yang masuk ke motor sedangkan direct on line adalah salah satu metode starting yang paling umum digunakan pada motor listrik dikarenakan direct on line merupakan cara yang paling sederhana dimana stator langsung dihubungkan dengan sumber tegangan, sehingga tidak perlu lagi mengatur atau menurunkan tegangan pada saat melakukan starting pada motor. Adapun konsumsi daya pada motor induksi dengan kecepatan konstan lebih besar, hal tersebut dapat menyebabkan pemborosan energi listrik sehingga untuk melihat perbedaan ini dapat kita lihat pada arus variable speed drive pada frekuensi 50 Hz yang lebih rendah yaitu 0,2 A sedangkan direct on line 1,2 A yang berpengaruh pada pada daya starting yang didapatkan adalah 24,882 W pada varable speed drive dan 95,731 W pada direct on line. Hal ini berbeda pada saat motor pada saat running yang mendapatkan nilai arus yang sama yaitu 0,4 A dengan daya yang tidak jauh berbeda adalah 31,409 W pada variable speed drive dan pada direct on line 31,910 W, dengan penelitian yang didapatkan sebelumnya maka terdapat perbedaan penggunaan energi pada saat starting motor induksi tiga fasa dalam 1 menit yaitu 24,882 Watt-menit pada variable speed drive dan direct on line 95,731 Watt-menit, sedangkan pada saat running terdapat konsumsi energi yang tidak jauh berbeda dimana pada variable speed drive 1.853,131 Watt-menit dan direct on line 1.882,69 Watt-menit. Sehingga mendaptkan total energi Listrik pada variable speed drive 1.818,013 Watt-menit atau 31,3002167 Wh dan pada direct on line 1.914,6 Watt-menit atau 31,91 Wh.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Sistem Pengereman Dinamik dengan Injeksi Arus DC pada Motor Induksi Tiga Fasa Dahlander

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Motor induksi tiga fasa Dahlander adalah motor yang sering diaplikasikan pada dunia industri adapun beberapa kendala yang sering terjadi pada saat mengontrol motor terkhususnya pada pengereman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pengereman dinamik dengan metode injeksi arus DC pada motor induksi tiga fasa Dahlander. Penelitian ini dilakukan untuk memahami karakteristik pengereman dinamik yang dihasilkan dengan injeksi arus DC terhadap waktu berhenti pada motor Dahlander dalam kondisi berbagai kecepatan. Data penelitian mencakup berbagai parameter seperti, kecepatan motor, arus, tegangan, dan waktu berhenti motor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengereman dinamik dengan injeksi arus DC dapat secara signifikan meningkatkan proses pengereman pada motor induksi tiga fasa, pada masing-masing putaran, di mana waktu berhenti motor pada putaran rendah dapat diminimalkan dari 74 detik hinggah 0,04 detik dan pada putaran tinggi dari 144 detik hingga 0,08 detik. Penelitian ini dapat menjadi dasar penting dalam pengembangan sistem pengereman yang lebih efisien dan responsif dalam aplikasi industri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGATURAN KECEPATAN TERHADAP KUALITAS DAYA LISTRIK MOTOR INDUKSI TIGA FASA.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Motor induksi tiga fasa banyak digunakan didalam dunia industri dibidang pengerak peralatan. Motor induksi bergerak dengan kecepatan relatif konstan, salah satu kelemehan dari motor induksi, sulit diatur kecepatannya, untuk mengatur kecepatan motor induksi tiga fasa dengan baik, maka digunakan Variable Speed Driver (VSD) sebagai kontrol kecepatan, dengan mengubah frekuensi input. Sehingga dapat meningkatkan kecepatan motor induksi tiga fasa. Dapat dilihat dari hasil pengujian disaat frekuensi 25 Hz -49 Hz kecepatan motor induksi mengalamin peningkatan dari 750.6 Rpm-1477.8 Rpm tetapi faktor daya yang terukur pada motor induksi mengalamin penurunan dengan faktor daya 0.215-0.188 cosphi. Seiring dengan naiknya frekuensi sumber 25 Hz – 80 Hz pada motor, terlihat terjadi penurunan arus dari 0.795 A – 0.497 A pada kumparan motor sehingga mempengaruhi daya pada motor induksi.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Mengatur Kecepatan Motor Induksi Tiga Fasa Menggunakan Sliding Mode Control dengan Field Oriented Control

2023•

Kemajuan industri di negara kita mengalami perkembangan yang pesat, baik pada perindutrian besar maupun perindustrian yang kecil. Sejalan dengan perkembangan tersebut kebutuhan akan peralatan produksi yang tepat sangat diperlukan agar dapat meningkatkan efisiensi waktu dan biaya. Sebagian besar dari peralatan industri menggunakan tenaga listrik sebagai penggerak utama, salah satunya motor listrik. Motor induksi tiga fasa banyak digunakan di bidang industri karena harganya relatif murah untuk bidang industri dan mempunyai kehandalan yang tinggi. Namun motor induksi tiga fasa memiliki kelemahan salah satunya adalah kecepatannya menurun seiring dengan pertambahan beban, sehingga tidak dapat mempertahankan kecepatannya secara konstan bila terjadi perubahan beban. Oleh karena itu untuk mendapatkan kecepatan yang konstan dan performa sistem yang lebih baik terhadap perubahan beban dibutuhkan suatu pengontrol. Untuk mengatasi masalah tersebut Sliding Mode Control (SMC) dapat mengatasi permasalahan perubahan parameter dari motor induksi akibat pembebanan. Field Oriented Control (FOC) dengan sistem ini arus penguatan dan arus beban motor dapat dikontrol secara terpisah, dengan demikian fluks dan torsi juga dapat diatur secara terpisah. Berdasarkan kedua metode tersebut sebagai pengatur kecepatan motor induksi tiga fasa mendapatkan hasil respon yang baik dengan mencapai steady state lebih cepat dari kecepatan referensi 1500 rpm, rise time 0,1480s, dan settling time 0,1900s dan ketika diberikan beban sebesar 50 N.m respon saat menggunakan SMC lebih mendekati dengan kecepatan referensi demgan error steady state 3,37%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Variabel Speed Drive Sebagai Kendali Starting Motor Induksi Tiga Fasa.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Motor induksi tiga fasa merupakan salah satu mesin listrik yang banyak digunakan di berbagai bidang industri. Motor induksi tiga fasa yang digunakan memiliki arus lonjakan yang besarnya lima hingga tujuh kali lipat dari arus nominalnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan pengasutan motor induksi tiga fasa yang tepat. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam pengoperasian motor induksi tiga fasa adalah Variable Speed Drive (VSD). Penelitian ini menghasilkan sistem pengasutan motor induksi menggunakan VSD yang dapat meminimalisir arus lonjakan pada motor induksi 3 fasa dengan melakukan pengujian variasi frekuensi dan variasi duty cycle. Pada pengujian variasi frekuensi dengan mengatur nilai frekuensi dari 25 sampai 75 Hz dengan tegangan output 220 dari VSD, diketahui bahwa arus yang terukur mengalami penurunan sebesar 0,74 A sedangkan pada pengujian variasi duty cycle dengan mengatur nilai duty cycle dari 10 sampai 100 % dengan frekuensi 50 Hz. Didapatkan bahwa arus yang terukur mengalami kenaikan sebesar 1,136 A.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI PENGARUH ARUS MEDAN (iq CURRENT AXIS) TERHADAP TORSI MOTOR INDUKSI TIGA FASA MENGGUNAKAN METODE FIELD ORIENTED CONTROL

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Penggunaan motor induksi 3 fasa sebagai pengerak listrik sangat populer dikarenakan harga yang lebih murah, kontruksi kokoh dan bebas perawatan, akan tetapi memiliki karakteristik tidak linear sehingga susah dalam pengaturanya. Pada tugas akhir ini digunakan metode Field Oriented Control (FOC) dimana FOC adalah sutu metode pengaturan medan pada motor induksi dari sistem coupled ubah menjadi menjadi sistem decoupled. Hasil pengujian menunjukkan bahwa besar nilai arus medan medan (iqs) yang diberikan pada sistem FOC berpengaruh terhadap torsi dan putaran rotor. semakin besar nilai arus medan (iqs) maka nilai torsi semakin mengecil sehingga kecepatan rotor pada motor semakin meningkat. Dimana pada kondisi beban 5 dan iqs 1 A didapatkan nilai torsi sebesar 14.05 Nm sedangkan pada kondisi beban 5 dan iqs 5 A didapatkan nilai torsi sebesar 13.63 Nm.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SIMULASI PENGGUNAAN METODE PROPORSIONAL INTEGRAL DERIVATIVE NEURAL NETWORK SEBAGAI PENGENDALI KECEPATAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA BERBASIS SENSORLESS FIELD ORIENTED CONTROL.

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Motor induksi tiga fasa merupakan peralatan penggerak yang paling banyak digunakan dalam dunia industri karena mempunyai konstruksi yang kuat dan sederhana, salah satu kelemahan motor induksi tiga fasa adalah tidak dapat menpertahankan kecepatan jika terjadi perubahan beban sehingga dibutuhkan suatu pengontrol, sehingga perancang tugas akhir ini bertujuan untuk mengatur kecepatan motor jika diberi beban dan tidak berbeban dengan mengunakan metode PID-NN. Adapun training data yang digunakan diperoleh dari PID kemudian data tersebut di jadikan input dan targer pada metode PID-NN. PID-NN bekerja dengan baik berdasarkan respon yang di hasilkan dilihat dari erro steady state sebesar 0,06% sedangkan respon error steady state PID dan NN 0,2% dan untuk percobaan PID-NN yang diberi beban didapatkan hasil respon error steady state sebesar 2,53% yang lebih baik dari percobaan PID dan NN terbukti dari respon error steady state sebesar 5,2%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERBANDINGAN PENGASUTAN MOTOR INDUKSI 3 FASA DENGAN ROTOR SANGKAR TUPAI

2021•

Motor induksi tiga fasa merupakan motor yang bekerja berdasarkan prinsip kerja mengubah energy listrik menjadi energy mekanik. Motor induksi tiga fasa tidak asing dan banyak dijumpai pada dunia industry kecil,menengah, maupun besar. dalam dunia industry motor induksi tiga fasa digunakan se-bagai penggerak. Dalam proses ingin menjalankan motor induksi tiga fasa dibutuhakan suatu metode untuk menjalankan motor induksi tiga fasa, hal ini dikarenakan motor induksi tiga fasa memiliki lonjakan arus yang sangat tinggi yakni 5-7 kali dari arus nominalnya. Secara umum metode tiga fasa yang bisaa digunakan yakni metode Direct On Line, Wye-Delta, dan Auto-transformator dari ketiga metode ini mempunyai karakteristik yang berbeda, sehingga perlu terlebih dahulu mempelajarinya agar tidak terjadi kesalahan ssat pememilihan metode digunakan untuk spesifikasi motor yang digunakan , apabila terjadi kesalahan pemilihan metode dampaknya cukup besar yakni motor induksi tiga fasa dapat terbakar, dan peralatan motor induksi tiga fasa terganggu. Maka dari itu peneliti hendak melakukan penelitian mengenai studi “ ANALISIS MOTOR INDUKSI TIGA FASA DENGAN ROTOR SANGKAR TUPAI”. Dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mempelajari studi litelatur, mengumpulkan data-data yang di inginkan, mengelolah data serta menganalisa dan membandikan dari ketiga metode yang digunakan”

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGENDALIAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA MENGGUNAKAN ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS).

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Motor induksi tiga fasa merupakan peralatan listrik yang digunakan sebagai penggerak utama mesin. Penggunaan motor induksi tiga fasa banyak ditemui di industri karena konstruksinya yang sederhana namun kokoh, harga yang relatif murah, perawatan yang mudah dan keandalan yang tinggi. Akan tetapi motor listrik memiliki kelemahan yaitu sulitnya mengatur kecepatan di karenakan karakteristik motor induksi tidak linier, akibatnya motor tidak dapat mempertahankan kecepatannya dengan konstan bila terjadi perubahan beban. Pada tugas akhir ini, untuk mempertahankan kecepatan motor agar konstan maka digunakan metode adaptive neuro fuzzy inference system (ANFIS). Adapun training data yang digunakan diperoleh dari fuzzy logic control (FLC). Pada penelitian sebelumnya yang kemudian di modifikasi sebagai acuan dalam pelatihan FIS menggunakan algoritma ANFIS. Metode ANFIS bekerja dengan baik berdasarkan respon transien kecepatan motor yang mengalami perubahan beban. Adapun hasil simulasi diperoleh respon yang lebih baik dengan rise time 0,1019 s relatif cepat, settling time 0,1334 s, overshoot 0,0197% dibandingkan metode FLC pada penelitian sebelumnya diperoleh respon dengan rise time 0,2 s, settling time 0,2505 s, dan overshoot 2,3807%. Hasil yang diperoleh membuktikan bahwa kontroler ANFIS sangat sesuai digunakan untuk Pengaturan kecepatan motor induksi tiga fasa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGGUNAAN METODE PULSE WITDH MODULATION (PWM) UNTUK MENGATUR TORSI MOTOR INDUKSI 3 FASA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.PENGGUNAAN METODE PULSE WITDH MODULATION (PWM) UNTUK MENGATUR TORSI MOTOR INDUKSI 3 FASA ABSTRAK Motor induksi 3 fasa secara umum diterapkan sebagai konversi untuk menjalankan alat-alat tertentu atau secara umum membantu manusia dalam melakukan tugasnya sehari-hari. Meskipun memiliki banyak keunggulan, motor induksi juga mempunyai kelemahan antara lain, motor ini bersifat tidak linier, sehingga rumit dalam melakukan pengaturan kecepatan dan torsi. Untuk melakukan pengendali motor induksi 3 fasa diperlukan adanya sebuah inverter. Inverter merupakan rangkaian Elektronika daya yang digunakan untuk mengkonversikan tegangan searah menjadi tegangan bolak-balik. Inverter yang dirancang pada penelitian memiliki bentuk gelombang Square wave. Dapat mengontrol keluaran inverter dengan masukkan PWM. Dengan kemampuan inverter mengoperasikan motor tiga fasa dengan pemberian nilai torsi 0.00 sampai 0.1 kg/s dengan dutycycle 100-80%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail