Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kata Kunci: Motor Induksi Tiga Fasa
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Pengaruh Setting Thermal Overlod Relay Pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas pentingnya instalasi sensor arus dan Thermal Overload Relay (TOR) pada panel listrik untuk memberikan proteksi terhadap motor induksi 3 fasa Dahlander. Sensor arus berfungsi untuk memantau beban motor dan mencegah arus lebih, sementara TOR melindungi motor dari kerusakan akibat kelebihan suhu atau beban. Kombinasi keduanya memberikan perlindungan yang optimal. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengaturan setting pada sensor arus dan TOR mempengaruhi efektivitas proteksi motor. Pengaturan yang tepat menjaga motor tetap aman, sedangkan pengaturan yang kurang tepat dapat menyebabkan kerusakan. Khususnya pada motor Dahlander, pengaturan TOR sangat penting untuk mencegah kerusakan akibat arus lebih. Berdasarkan perhitungan, arus nominal pada konfigurasi lambat motor adalah 1,90 A, sementara pada konfigurasi cepat sebesar 1,81 A. Pengaruh setting arus juga terlihat pada waktu trip sensor, dimana semakin besar setting arus, semakin lama waktu trip yang dibutuhkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengaruh setting arus terhadap waktu trip sensor pada konfigurasi lambat dan cepat cukup signifikan. Selain itu, sensor arus memberikan data yang akurat ±1%, dan TOR bekerja sinergis untuk melindungi sistem kelistrikan motor Dahlander dari kerusakan akibat arus lebih.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Mengatur Kecepatan Motor Induksi Tiga Fasa Menggunakan Sliding Mode Control dengan Field Oriented Control

2023•

Kemajuan industri di negara kita mengalami perkembangan yang pesat, baik pada perindutrian besar maupun perindustrian yang kecil. Sejalan dengan perkembangan tersebut kebutuhan akan peralatan produksi yang tepat sangat diperlukan agar dapat meningkatkan efisiensi waktu dan biaya. Sebagian besar dari peralatan industri menggunakan tenaga listrik sebagai penggerak utama, salah satunya motor listrik. Motor induksi tiga fasa banyak digunakan di bidang industri karena harganya relatif murah untuk bidang industri dan mempunyai kehandalan yang tinggi. Namun motor induksi tiga fasa memiliki kelemahan salah satunya adalah kecepatannya menurun seiring dengan pertambahan beban, sehingga tidak dapat mempertahankan kecepatannya secara konstan bila terjadi perubahan beban. Oleh karena itu untuk mendapatkan kecepatan yang konstan dan performa sistem yang lebih baik terhadap perubahan beban dibutuhkan suatu pengontrol. Untuk mengatasi masalah tersebut Sliding Mode Control (SMC) dapat mengatasi permasalahan perubahan parameter dari motor induksi akibat pembebanan. Field Oriented Control (FOC) dengan sistem ini arus penguatan dan arus beban motor dapat dikontrol secara terpisah, dengan demikian fluks dan torsi juga dapat diatur secara terpisah. Berdasarkan kedua metode tersebut sebagai pengatur kecepatan motor induksi tiga fasa mendapatkan hasil respon yang baik dengan mencapai steady state lebih cepat dari kecepatan referensi 1500 rpm, rise time 0,1480s, dan settling time 0,1900s dan ketika diberikan beban sebesar 50 N.m respon saat menggunakan SMC lebih mendekati dengan kecepatan referensi demgan error steady state 3,37%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail