Analisis Rugi-rugi pada Transformator Daya di PT.PLN Nusa Daya Unit PLTU Malinau
Sistem tenaga listrik merupakan salah satu tenaga yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, perkantoran, industri, dan lain sebagainya. Transformator merupakan suatu alat listrik yang dapat memindahkan dan mengubah energi listrik dari suatu atau lebih rangkaian listrik ke rangkaian listrik lain, melalui suatu gandengan magnet dan berdasarkan prinsip induksi elektromagnet. Ketidakseimbangan beban yang terjadi pada tiap-tiap fasa (fasa R, fasa S dan fasa T) ini menyebabkan arus beban berubah-ubah maka rugi-rugi juga berubah. Semakin besar ketidakseimbangan beban suatu transformator maka arus yang mengalir pada fasa netral juga semakin besar sehingga rugi daya yang ditimbulkan juga akan semakin besar. Pada penelitian ini terfokus melakukan analisa pada transformator daya di PT.PLN Nusa Daya Unit PLTU Malinau untuk mengetahui rugi-rugi daya dan penyebab rugi-rugi daya pada arus netral. Dari hasil perhitungan analisa data yang diketahui bahwa transformator yang diteliti masih dalam keadaan seimbang baik itu di waktu pagi hari maupun di waktu malam hari dikarenakan masih memenuhi syarat standar IEEE. Diketahui juga waktu beban puncak terjadi pada malam hari dimana presentase pembebanannya adalah 50,24% lebih besar daripada presentase pembebanan dipagi harinya adalah 40,57%. Kemudian didapatkan perhitungan arus netral yaitu pada pagi hari 207,225 Adan pada malam hari 256,757 Adan arus yang mengalir pada penghantar netral yaitu pada pagi hari 25,97144 kW dan pada malam hari 39, 87093 kW.Adapun transformator yang diteliti masih dalam keadaan seimbang baik itu di waktu pagi hari 1,8% dan malam hari 1,81% yang dimana masih memenuhi syarat standar IEEE yaitu masih dibawah dari 5%. Rugi-rugi daya (P_losses ) yang terjadi pada transformator akan semakin besar apabila arus yang mengalir dipenghantar netral transformator semakin besar begitupun sebaliknya.