ThesisOpen AccessMetadata saja
•
Dekomposisi serasah daun kratom (Mitragyna speciosa) akan menghasilkan bahan organik yang berperan dalam menentukan kesuburan perairan Danau Manuk Bungkul. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui laju dekomposisi serasah daun kratom (Mitragyna speciosa) di Danau Manuk Bungkul Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan. Penelitian ini dilakukan pada bulan September – Desember 2019 menggunakan metode deskriptif dan kuantatif. Pengambilan sampel serasah daun kratom dilakukan pada tiga titik stasiun, dimana stasiun 1 terletak di muara sungai, stasiun 2 terletak di bagian tengah atau di depan dermaga dan stasiun 3 terletak di ujung danau. Persentase laju dekomposisi serasah daun kratom di Danau Manuk Bungkul adalah 56,5% - 67% dengan rata rata laju dekomposisi berkisar 0,21–0,31 gram/hari. Laju dekomposisi serasah daun kratom pada area tergenang lebih tinggi dibandingkan area tidak tergenang, laju dekomposisi serasah area tergenang berkisar 0,22 – 0,43 gram/hari sedangkan area tidak tergenang berkisar 0,17 – 0,21 gram/hari.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fosfor adalah salah satu senyawa bahan organik yang penting karena akan diabsorbsi oleh fitoplankton dan masuk ke rantai makanan. Proses dekomposisi serasah akan menghasilkan bahan organik yang berperan dalam menentukan kesuburan perairan salah satunya adalah Fosfor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan Fosfor yang terdekomposisi pada serasah daun mangrove jenis Avicennia alba di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kota Tarakan. Penelitian ini di lakukan pada bulan April sampai dengan Agustus 2023 dengan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dilakukan di tiga stasiun, stasiun 1 terletak dialiran Sungai Pamusian, stasiun 2 terletak di dekat Menara Pengawas, dan stasiun 3 terletak di dekat pemukiman masyarakat. Hasil penelitian menunjukan laju dekomposisi serasah daun mangrove Avicennia alba di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kota Tarakan berdasarkan hari berkisar 0,71 g/hari – 0,17 g/hari, sedangkan kandungan Fosfor pada serasah daun mangrove Avicennia alba yang tersekomposisi selama 56 hari hari berkisaran 0,26 % - 0,27 %.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Fitoplankton merupakan produsen primer yang berperan penting bagi perairan. Fitoplankton membentuk materi organik dari anorganik melalui proses fotosintesis dan dimanfaatkan oleh organisme lainnya. Sedangkan tahap terakhirnya adalah dekomposer yaitu terjadi pelepasan nitrat dan fosfat. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara kelimpahan fitoplankton dengan kandungan nitrat dan fosfat di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kelurahan Pamusian. Penelitian dilakukan pada Juni – Juli 2023. Pengambilan sampel dilakukan pada 5 titik. Metode kerja meliputi pengambilan sampel air untuk menguji kandungan nitrat, fosfat serta fitoplankton dan dilakukan juga pengambilan data pendukung sepert suhu, oksigen terlarut dan pH. Sampel fitoplankton diidentifikasi kemudian dihitung kelimpahan dan keanekaragaman. Hasil penelitian menunjukkan nitrat berkisar 0,07 – 4,12 mg/L dan fosfat berkisar 0,02 – 0,31 mg/L. Fitoplankton yang ditemukan terdapat 9 genus dari 6 kelas yaitu Bacillariophyceae 4 genus (Synedra, Rhizosolenia, Cyclotella, dan Navicula distars ), Cyanophyta 1 genus (Anabaena), Coscinodiscophycidae 1 genus (Isthmia), Dinophyceae 1 genus (Dinophysis acuminata), Litostomatea 1 genus (Loxophyllum), dan Phytomastigophorca 1 genus (Ceratium extensum). Kelimpahan fitoplankton berkisar 9 – 13 sel/L, indeks keanekaragaman berkisar 0,362 – 1,333. Berdasarkan pengujian statistik, terdapat korelasi antara nitrat dan fosfat terhadap kelimpahan fitoplankton dengan korelasi sebesar 0,856 sehingga termasuk dalam kategori korelasi tinggi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Nitrogen adalah sumber nutrien pada serasah yang dibutuhkan oleh organisme sebagai sumber makanan yang pada umumnya berada pada substrat dasar. Proses dekomposisi serasah akan menghasilkan bahan anorganik yang berperan dalam menentukan kesuburan perairan salah satunya adalah nitrogen. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan nitrogen total yang terdekomposisi pada serasah daun mangrove jenis Avicennia alba di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kelurahan Pamusian Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai dengan Agustus 2023 dengan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di tiga stasiun, stasiun 1 terletak dialiran Sungai Pamusian, stasiun 2 terletak didekat Menara Pengawas, dan stasiun 3 terletak didekat pemukiman masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan laju dekomposisi serasah daun mangrove Avicennia alba semakin berkurang berdasarkan perubahan harinya yaitu berkisar 0,71 g/hari – 0,17 g/hari, sedangkan kandungan nitrogen total pada serasah daun Avicennia alba yang terdekomposisi selama 56 hari berdasarkan stasiun berkisar 0,66 - 0,71 %. Tingginya kadar nitrogen tersebut disebabkan oleh daerah sampling yang memiliki substrat berlumpur. Perairan berlumpur menjadi tempat menumpuknya bahan organik yang terbawa aliran air, sedangkan tekstur dan ukuran partikel halusnya memudahkan penyerapan bahan organik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keberadaan bakteri pada ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menguraikan serasah daun mangrove menjadi bahan anorganik yang lebih sederhana, digunakan sebagai sumber nutrien bagi tumbuhan yang ada di ekosistem mangrove. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi genus bakteri pada serasah daun mangrove R. mucronata yang terdekomposisi di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kelurahan Pamusian Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2023 dengan metode diskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan ditemukan adanya bakteri yang bersifat gram positif yaitu Bacillus sp., Listeria sp., Micrococcus sp., dan bakteri yang bersifat gram negatif yaitu Aeromonas sp., Pseudomonas sp., Actinobacillus sp., Acinetobacter sp. Bakteri yang paling dominan ditemukan yaitu bakteri Bacillus sp., yang merupakan bakteri gram positif, dengan hasil Uji KOH 3% positif, katalase positif, oksidase positif, glukosa negatif, fermentatif, dan MIO bersifat positif. Rata - rata laju dekomposisi serasah daun mangrove R. mucronata berkisar antara 0,34 -0,48 gram/hari. Berdasarkan hasil penelitian ini, genus bakteri yang didapatkan masih mendukung dekomposisi serasah daun mangrove.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Proses dekomposisi serasah akan menghasilkan bahan organik yang berperan dalam menentukan kesuburan perairan salah satunya adalah karbon. Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting telah mengalami penurunan luasan yang mengakibatkan berkurangnya pasokan bahan organik karbon sehingga akan mempengaruhi produktivitas perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kandungan bahan organik karbon yang terdekomposisi pada serasah daun mangrove jenis R. mucronata di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2022 dengan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di tiga stasiun, dimana stasiun 1 terletak di aliran Sungai Pamusian, stasiun 2 terletak di dekat Menara Pengawas, dan stasiun 3 terletak di dekat pemukiman masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan laju dekomposisi serasah daun mangrove R. mucronata di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kota Tarakan berkisar 0,38-0,43 g/hari. Laju dekomposisi tertinggi terjadi pada 14 hari pertama dan menurun sampai hari ke 56. Kandungan karbon pada serasah daun R. mucronata yang terdekomposisi selama 56 hari berkisar 21,57-22,48 %.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Proses dekomposisi serasah akan menghasilkan bahan organik yang berperan dalam menentukan kesuburan perairan salah satunya adalah fosfor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan kandungan bahan organik fosfor yang terdekomposisi pada serasah daun mangrove jenis R. mucronata di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2022 dengan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di tiga stasiun, stasiun 1 terletak di aliran Sungai Pamusian, stasiun 2 terletak di dekat Menara Pengawas, dan stasiun 3 terletak di dekat pemukiman masyarakat. Hasil penelitian menunjukan laju dekomposisi serasah daun mangrove R. mucronata di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepting Kota Tarakan Berkisar 0,38-0,43 g/hari, sedangkan kandungan fosfor pada serasah daun R. mucronata yang terdekomposisi selama 56 hari berkisar 0,7-0,8 %.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
LAJU DEKOMPOSISI SERASAH DAUN MANGROVE API - API (Avicennia alba) DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN KEPITING KELURAHAN PAMUSIAN KOTA TARAKAN ABSTRAK Serasah mangrove yang jatuh akan mengalami proses dekomposisi dan menghasilkan unsur hara yang dimanfaatkan tanaman mangrove itu sendiri serta sumber makanan bagi biota di perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui laju dekomposisi serasah daun mangrove api-api (Avicennia alba) di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Pamusian Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli sampai Agustus 2021 di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Pamusian Kota Tarakan. Penentuan stasiun penelitian menggunakan metode purposive sampling berdasarkan jenis mangrove yang dominan yaitu Avicennia alba pada 2 titik stasiun. Hasil penelitian menunjukkan laju dekomposisi serasah daun mangrove Avicennia alba pada stasiun 1 sebesar 0,55 g/hari dan pada stasiun 2 sebesar 0,53 g/hari dan pada stasiun 3 0,52 g/hari. Proses dekomposisi paling tinggi terjadi pada stasiun 1 karena berhadapan langsung dengan laut dan memiliki perendaman yang lebih singkat dan perendaman pada saat pasang tertinggi. Kata Kunci : Avicennia alba, Laju dekomposisi, Mangrove
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Proses dekomposisi serasah akan menghasilkan bahan organik yang berperan dalam menentukan kesuburan perairan salah satunya adalah nitrogen. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan kandungan bahan organik nitrogen total yang terdekomposisi pada serasah daun mangrove jenis R. mucronata di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kelurahan Pamusian Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2022 dengan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di tiga stasiun, stasiun 1 terletak di aliran Sungai Pamusian, stasiun 2 terletak didekat Menara Pengawas, dan stasiun 3 terletak didekat pemukiman masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan laju dekomposisi serasah daun mangrove R. mucronata di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kelurahan Pamusian Kota Tarakan berkisar 0,38-0,43 g/hari, sedangkan kandungan nitrogen total pada serasah daun R. mucronata yang terdekomposisi selama 56 hari berkisar 0,66-0,72 %.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
ABSTRAK Mangrove merupakan tumbuhan berkayu yang hidup di bibir pantai dan memiliki peran penting bagi kehidupan biota laut salah satunya yaitu sebagai produsen utama bagi biota, maka dari itu pentingnya untuk selalu menjaga dan melestarikan mangrove. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil produksi mangrove jenis Avicennia lanata dan laju dekomposisi serasah mangrove di Juata Laut Kota Tarakan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2021 sampai dengan bulan Februari 2022 di mangrove Juata Laut. Berdasarkan Hasil penelitian yang telah dilakukan pada 3 stasiun dengan jarak minimal 50 meter per stasiun maka telah didapatkan jumlah produksi dari mulai daun serasah, buah, bunga dan ranting yang di pisahkan terlebih dahulu dan dilakukan proses penimbangan pada berat awal dan berat akhir dengan hasil penelitian telah didapatkan jumlah produksi terbanyak yaitu pada stasiun 2 dengan jumlah produksi 2,73 gram/m2/hari berat akhir. Selanjutnya hasil dari produksi digunakan untuk mendapatkan nilai laju dekomposisi daun serasah selama 56 hari dengan proses awal dilakukan penimbangan pada daun serasah secara rata yaitu seberat 20 gram. Hasil dekomposisi menunjukkan bahwa daun serasah mangrove yang telah di pasang tidak terurai secara sempurna.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Laju dekomposisi serasah daun mangrove merupakan suatu proses dimana organisme yang telah mati mengalami penghancuran menjadi partikel yang lebih kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju dekomposisi serasah daun mangrove Rhizopora mucronata di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kelurahan Pamusian Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September – Desember 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan pengambilan sampel mangrove dilakukan pada 3 titik stasiun yaitu daerah aliran Sungai Pamusian, daerah menara pengawas dan daerah pemukiman penduduk. Pengukuran laju dekomposisi yang dilakukan berdasarkan jenis yang dominan dengan menggunakan litter-bag yang terbuat dari nylon kemudian diamati dengan rentang waktu tiap 14 hari selama 2 bulan (4 kali pengambilan sampel). Pengujian sampel dilakukan di Laboratorium Kualitas Air Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautann Universitas Borneo Tarakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa laju dekomposisi serasah daun mangrove Rhizopora mucronata di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kelurahan Pamusian yaitu berkisar 0,21 – 0,29 g/hari. Laju dekomposisi serasah daun mangrove Rhizopora mucronata menunjukkan bahwa paling cepat terjadi pada rentang waktu 14 hari dan paling lama terjadi pada waktu 56 hari
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
.Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan energi listrik di tanjung selor yang semakin meningkat setiap tahunnya dengan memperhatikan kapasitas trafo yang ada pada gardu distribusi. Apa bila beban listrik yang ditanggung atau diterima oleh gardu distribusi lebih besar dari pada dari pada kapasitas gardu distribusi bisa menyebabkan gardu distribusi mengalami overload atau mengalami beban lebih sehingga suplai tenaga listrik kekonsumen terhenti atau terputus.Metode yang digunakan dalam skripsi ini memakai metode peramalan time series model dekomposisi yaitu menggunakan beberapa metode pendekatan yaitu : musiman, trend, siklus.Hasil peramalan beban puncak trafo distribusi 50 kVA dari tahun 2020 sampai 2028 mengalami peningkatan beban trafo setiap tahunnya.Dengan rata-rata peningkatan sebesar 388.4784294 kW.Berdasarkan ramalan beban didapatkan bahwa kebutuhan beban pada trafo 50 kVA mengalami peningkatan beban setiap tahunnya disebabkan karena kebutuhan beban yang meningkat sehingga pergantian trafo dimulai dari tahun 2020.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
IDENTIFIKASI BAKTERI PADA SERASAH DAUN KRATOM (Mitragyna Speciosa Kroth) YANG TERDEKOMPOSISI DI KAWASAN DANAU MANUK BUNGKUL KECAMATAN SEMBAKUNG KABUPATEN NUNUKAN ABSTRAK Bakteri memegang peranan penting dalam proses dekomposisi serasah daun kratom di Kawasan Danau Manuk Bungkul dalam menghasilkan bahan organik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi genus bakteri pada serasah daun kratom (Mitragyna speciosa) yang terdekomposisi di Danau Manuk Bungkul Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2019. Metode yang digunakan yaitu experimen, deskriptif dan kuantitatif melalui 2 tahap yaitu pengambilan serasah kratom di Danau Manuk Bungkul dan identifikasi bakteri di Laboratorium Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kelas II Tarakan. Hasil identifikasi bakteri serasah daun Mitragyna speciosa yang terdekomposisi sebanyak 4 genus bakteri yaitu Actinobacillus sp., Aeromonas sp., Bacillus sp., dan Enterobacteria sp. Bakteri yang paling dominan ditemukan yaitu Aeromonas sp. Rata-rata hasil laju dekomposisi yaitu 0,19 – 0,27 gram/hari.