Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

156 hasil
Subjek: Putusan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

DISPARITAS PUTUSAN HAKIM DALAM TINDAK PIDANA PERJUDIAN (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor 371/Pid.B/2020/PN Tar dan Putusan Perkara Nomor 423/Pid.B/2018/PN Tar)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui putusan pemidanaan terhadap tindak pidana perjudian dalam Studi Kasus Putusan Perkara Nomor 371/Pid.B/2020/PN Tar dan Putusan Perkara Nomor 423/Pid.B/2018/PN Tar. Kemudian, untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pemidanaan terhadap tindak pidana perjudian Studi Kasus Putusan Perkara Nomor 371/Pid.B/2020/PN Tar dan Putusan Perkara Nomor 423/Pid.B/2018/PN Tar. Skripsi ini menggunakan penelitian normatif yang akan mengkaji dan menganalisa peraturan perundangundangan dan bahan hukum lainnya. Bahan hukum yang digunakan dalam skripsi ini terdiri bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa Pertama: putusan pemidanaan yang dijatuhkan terhadap terdakwa dalam perkara pidana Nomor 423/Pid.B/2018/PN Tar dengan pidana penjara 2(dua) tahun untuk pelaku tindak pidana melanggar pasal 303 ayat(1) ke 1 KUHP, sehingga memperlihatkan disparitas dalam putusan pemidanaan. Kedua: penerapan hukumnya yang nanti nya akan dituangkan dalam amar putusan, serta rasa keadilan yang tumbuh dalam masyarakat sehingga putusan pemidanaannya betul-betul mencerminkan rasa keadilan masayarakat.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN MINYAK KAYU PUTIH CAP BURUNG KENAWAI DI UPT.KPH KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Price/Harga (X1), Product/Produk (X2), Place/Tempat (X3), dan Promotion/Promosi (X4) terhadap Keputusan Pembelian (Y) minyak kayu putih Cap Burung Kenawai di UPT. KPH Kota Tarakan, baik secara simultan maupun parsial, serta menentukan variabel dalam marketing mix 4P yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap Keputusan Pembelian. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang diberikan kepada konsumen minyak kayu putih Cap Burung Kenawai. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Price/Harga, Product/Produk, Place/Tempat, dan Promotion/Promosi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian, dengan nilai signifikansi pada uji F sebesar 0,000 0,05. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa Product/Produk (X2) berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian, sedangkan Price/Harga (X1), Place/Tempat (X3), dan Promotion/Promosi (X4) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Product/Produk (X2) menjadi variabel yang paling dominan terhadap Keputusan Pembelian karena memiliki nilai Standardized Coefficients Beta paling tinggi, yaitu sebesar 0,488, dengan nilai signifikansi 0,006 0,05. Nilai koefisien yang positif menunjukkan bahwa peningkatan persepsi konsumen terhadap kualitas produk diikuti oleh kecenderungan meningkatnya keputusan pembelian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Hambatan Penyusunan Laporan Keuangan Desa dan Dampaknya terhadap keputusan Manajerial studi Kualitatif Desa di Nawang Baru, Malinau

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan dalam penyusunan laporan keuangan desa dan dampaknya terhadap keputusan manajerial di Desa Nawang Baru, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan bantuan NVivo 15 melalui tahap open coding, axial coding, dan selective coding serta triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan penyusunan laporan keuangan meliputi keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, kendala teknis penggunaan Siskeudes, jaringan internet yang tidak stabil. Hambatan tersebut berdampak pada ketepatan waktu, kelengkapan, dan keakuratan laporan keuangan serta dapat membatasi informasi yang digunakan dalam perencanaan, penentuan prioritas pembangunan, pengalokasian anggaran, dan evaluasi kegiatan. Upaya yang dilakukan meliputi peningkatan kompetensi aparatur, pelatihan Siskeudes, koordinasi, pendampingan, serta perbaikan fasilitas dan jaringan internet. Keterbatasan penelitian ini adalah hanya dilakukan pada satu desa sehingga hasilnya menggambarkan kondisi Desa Nawang Baru dan belum dapat digeneralisasikan pada desa lainnya. Kata kunci: laporan keuangan desa, hambatan penyusunan, Siskeudes, informasi keuangan, keputusan manajerial

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perbuatan Melawan Hukum dalam Pembatalan Sepihak Keputusan Sirkuler Pemegang Saham Perseroan Terbatas

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PEMBATALAN SEPIHAK KEPUTUSAN SIRKULER PEMEGANG SAHAM PERSEROAN TERBATAS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan parameter hukum apakah tindakan pembatalan sepihak terhadap keputusan sirkuler yang telah ditandatangani oleh seluruh pemegang saham dapat dikualifikasikan sebagai Perbuatan Melawan Hukum, serta mengkaji upaya hukum yang dapat ditempuh oleh pemegang saham lain yang dirugikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual, yang didukung oleh bahan hukum primer, sekunder, dan Nonhukum. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pembatalan sepihak terhadap keputusan sirkuler pemegang saham dapat dikualifikasikan sebagai Perbuatan Melawan Hukum apabila dilakukan tanpa dasar hukum yang sah, bertentangan dengan hak subjektif pemegang saham lain, serta tidak memperhatikan asas kepatutan dan itikad baik dalam hubungan perseroan. Dalam perkara a quo perbuatan tersebut terlihat dari tindakan menolak mengaktakan keputusan sirkuler, menarik kembali persetujuan secara sepihak, mengabaikan keberatan penggugat, menggunakan kekuasaan sebagai pemegang saham mayoritas, serta menyelenggarakan RUPS dengan mengesampingkan keputusan sirkuler yang telah disepakati. Majelis hakim mengabulkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum karena dinilai tindakan tersebut bertentangan dengan kekuatan mengikat keputusan sirkuler dan mengabaikan hak penggugat sebagai pemegang saham.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GENDER DALAM RUMAH TANGGA PETANI CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L) DI KELURAHAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

"PERAN GENDER DALAM RUMAH TANGGA PETANI CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L) DI KELURAHAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA" Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran gender dalam rumah tangga petani cabai rawit, menganalisis peran gender dalam proses pengambilan keputusan, serta mengidentifikasi dan menganalisis bentuk ketidaksetaraan gender dalam pembagian peran dan akses terhadap sumber daya di Kelurahan Juata Laut, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan 30 informan yang terdiri atas 15 pasangan suami istri petani cabai rawit. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan bantuan NVivo 12 Pro untuk mengorganisasi data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suami dan istri sama-sama terlibat dalam kegiatan usahatani cabai rawit, tetapi terdapat perbedaan dalam pembagian pekerjaan. Laki-laki lebih banyak terlibat dalam pekerjaan yang membutuhkan tenaga fisik, seperti pengolahan lahan, pemupukan, dan penyemprotan, sedangkan perempuan lebih banyak terlibat dalam pembibitan, penanaman, penyiraman, penyiangan, pemetikan, pengemasan, dan pemasaran. Dalam pengambilan keputusan, 9 rumah tangga (60%) didominasi suami, 5 rumah tangga (33,3%) dilakukan secara bersama, dan 1 rumah tangga (6,7%) didominasi istri. Ketidaksetaraan gender terlihat pada akses terhadap lahan, modal, pelatihan, dan informasi. Akses lahan, pelatihan, dan informasi lebih banyak berada pada suami, sedangkan akses modal bervariasi antara suami, istri, dan bersama. Selain itu, terdapat norma budaya yang memandang perempuan sebagai pihak yang membantu serta belum meratanya pengakuan terhadap pekerjaan perempuan dalam usahatani.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Jual Beli Tanah Bersertifikat Tanpa Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pertimbangan hukum hakim terhadap jual beli tanah bersertifikat tanpa Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam Putusan Nomor 412/Pdt.G/2021/PN Mks dan Putusan Nomor 135/Pdt.G/2021/PN Pbr serta menganalisis Putusan Pengadilan sebagai penguat peralihan hak atas tanah berdasarkan jual beli tanpa akta PPAT. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan nonhukum yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua putusan pada dasarnya sama-sama mengakui keabsahan jual beli tanah tanpa akta PPAT sepanjang dapat dibuktikan secara sah dan pembeli bertindak dengan itikad baik. Perbedaannya terletak pada fokus pertimbangan hakim. Putusan Nomor 412/Pdt.G/2021/PN Mks lebih menekankan pada pembuktian hubungan hukum jual beli antara para pihak, sedangkan Putusan Nomor 135/Pdt.G/2021/PN Pbr tidak hanya mengakui keabsahan jual beli, tetapi juga memberikan kepastian hukum terhadap peralihan hak dan proses balik nama sertifikat. Selain itu, putusan pengadilan dalam perkara jual beli tanah tanpa akta PPAT tidak dimaksudkan untuk menggantikan kedudukan akta PPAT sebagaimana diatur dalam Pasal 37 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997. Dalam keadaan tertentu ketika prosedur pembuatan akta PPAT tidak dapat dilaksanakan, putusan pengadilan dapat berfungsi sebagai penguat peralihan hak atas tanah dan memberikan perlindungan serta kepastian hukum bagi pembeli yang beritikad baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERANCANGAN SISTEM PENILAIAN DOSEN TERBAIK BERBASIS WEB DENGAN METODE AHP DAN EDAS DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penilaian dosen di Fakultas Teknik Universitas Borneo Tarakan sebelumnya masih dilakukan menggunakan Google Form dan berfokus pada aspek pengajaran, sehingga belum mengintegrasikan aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam satu sistem penilaian. Penelitian ini bertujuan merancang sistem penilaian dosen terbaik berbasis web menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Evaluation Based on Distance from Average Solution (EDAS). Sistem dibangun menggunakan framework Laravel dan basis data MySQL. Metode AHP menentukan bobot kriteria, sedangkan EDAS menentukan ranking dosen. Nilai pengajaran diperoleh dari kuesioner mahasiswa, sedangkan nilai penelitian dan pengabdian diperoleh dari data yang telah diverifikasi. Hasil AHP menghasilkan bobot pengajaran sebesar 0,539 (53,9%), penelitian 0,297 (29,7%), dan pengabdian 0,164 (16,4%) dengan consistency ratio (CR) sebesar 0,008, sehingga matriks konsisten. Hasil EDAS menunjukkan alternatif A2 memperoleh appraisal score 1,0000 dan peringkat pertama. Pengujian blackbox terhadap 101 skenario mencapai keberhasilan 100%, sedangkan pengujian perhitungan AHP, pembentukan nilai aspek, dan EDAS memiliki kesesuaian 100% terhadap perhitungan Microsoft Excel. Pengujian kepuasan pengguna terhadap 45 responden memperoleh rata-rata 4,22 dengan kategori Sangat Setuju. Dengan demikian, sistem yang dibangun dapat mendukung proses penilaian dosen terbaik melalui pengelolaan data yang lebih terstruktur, perhitungan yang terukur, dan hasil yang terdokumentasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) DALAM MENGKLASIFIKASI TANDAN BUAH SEGAR KELAPA SAWIT

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Klasifikasi Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan mutu bahan baku dan potensi rendemen minyak yang dihasilkan. Proses Klasifikasi yang masih dilakukan secara manual sering kali menimbulkan subjektivitas dan ketidakkonsistenan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis mobile menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk membantu proses klasifikasi kualitas TBS kelapa sawit secara lebih objektif dan terstruktur. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall. Sistem dikembangkan menggunakan framework Flutter dengan penyimpanan data secara lokal. Kriteria yang digunakan dalam Klasifikasi meliputi Tingkat Kematangan, Buah Mentah, Brondolan, Janjang Kosong, dan Sampah/Kotoran. Metode SAW digunakan untuk menghitung nilai preferensi setiap alternatif melalui proses normalisasi dan pembobotan kriteria sehingga menghasilkan kategori kualitas TBS, yaitu Bagus, Sedang, dan Kurang Bagus. Pengujian sistem dilakukan menggunakan black-box testing, multiclass confusion matrix, dan System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian Blackbox testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi aplikasi berjalan dengan baik sesuai kebutuhan pengguna. Evaluasi menggunakan confusion matrix terhadap 100 data sampel menghasilkan persentase nilai akurasi sebesar 73%, serta persentase rata-rata tertimbang (weighted average) precision, recall, dan f1-score masing-masing sebesar 73%, 75,78% dan 72,94%. Sedangkan pengujian usability terhadap 20 responden memperoleh skor SUS sebesar 83,125 yang termasuk kategori Excellent dan Acceptable. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAW dapat diterapkan dengan baik pada sistem pendukung keputusan untuk membantu proses klasifikasi kualitas TBS kelapa sawit secara lebih objektif, konsisten, dan terstruktur dibandingkan Klasifikasi manual.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DISPARITAS PUTUSAN HAKIM ATAS PEMIDANAAN TERHADAP ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM PADA PERKARA PERSETUBUHAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Analisis penelitian yang dikaji oleh penulis dan dituangkan di dalam keseluruhan hasil intisari dalam bentuk skripsi ini membahas mengenai suatu tindak pidana persetubuhan dengan Delic, tipu muslihat dengan maksud membujuk anak sebagai suatu korban tindak pidana kejahatan Seksual, yang dilakukan atas status anak berkonflik dengan hukum (Children In Conflic With The Law), berdasarkan bahan metode penelitian hukum yang bersifat normatife terhadap asas- asas hukum positif yang berlaku di dalam sistem peradilan pidana anak berdasarkan ketentuan-ketentuan yang mengaturnya dengan menggunakan perbandingan objek penelitian di dalam dua putusan perkara berbeda 1/Pid.Sus-Anak/2025/PN Plk dan 2/Pid.Sus-Anak/2023/PN Plk atas tidak pidana yang mana kategori perbuatan tindak pidana serupa atau dikenal dengan istilah Disparity, untuk mencari sebab munculnya Ikonsitensi masa pemidanaan terhadap anak berkonflik dengan hukum tersebut, yang mana di dalam kesimpulan serta saran dan pembahasan penulis memerhatikan Ratiodecidendi hakim lah yang menjadi benang merah dalam memutus sebuah perkara yang dihadapkan pada dirinya berdasarkan nafas utama dari konsep pelaksaan sistem peradilan pidana anak yang seharusnya mendepakan kepentingan terbaik bagi anak, tanpa menekankan nilai pemidanaan yang bersifat absolut sehingga sebagai bentuk hutang atas pelanggaran nilai moral yang harus dibayar oleh anak berkonflik dengan hukum. Dengan memerhatikan upaya pertanggung jawaban yang dapat diberikan kepada anak atas perbuatannya berdasarkan regulasi yang mengaturnya dikerenakan terkategorikan sebagai perbuatan yang dilakukan oleh anak, yang mana harus mendepankan asas yang bersifat Lex Spesialis Derogat Legi Generali, atas perbuatan anak berkonflik dengan hukum dan diteliti melalui putusan secara Structural dalam upaya menganalisis sebuah putusan perkara yang berkekuatan hukum tetap (Inkrach).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN SALURAN PEMASARAN CABAI RAWIT DIKELURAHAN KARANG HARAPAN, KECAMATAN TARAKAN BARAT, KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan petani dalam memilih saluran pemasaran cabai rawit di Kelurahan Karang Harapan, Kota Tarakan, serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan memengaruhi keputusan tersebut. Penelitian dilaksanakan pada Januari–April 2026 dengan menggunakan metode survei dan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 35 petani cabai rawit yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda yang didukung oleh uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran cabai rawit yang digunakan petani, yaitu saluran langsung (petani–konsumen) dan saluran tidak langsung (petani–pedagang pengumpul–pedagang pengecer–konsumen). Hasil uji simultan menunjukkan bahwa faktor harga, produksi, dan jarak secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan saluran pemasaran dengan nilai signifikansi 0,000 (0,05). Secara parsial, faktor harga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,552 dan nilai signifikansi 0,000, faktor produksi berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,309 dan nilai signifikansi 0,034, serta faktor jarak berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,544 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,881 menunjukkan bahwa 88,1% variasi keputusan saluran pemasaran dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 11,9% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Faktor harga merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi keputusan saluran pemasaran dengan nilai koefisien beta sebesar 0,476. Oleh karena itu, peningkatan akses informasi harga, perbaikan infrastruktur transportasi, dan penguatan kelembagaan petani perlu dilakukan untuk mendukung sistem pemasaran cabai rawit yang lebih efisien dan menguntungkan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Konsuemen Mie Basah (Studi Kasus Mie Telor Barokah Kabupaten Bulungan)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran yang terdiri dari product, price, place, promotion terhadap keputusan konsumen mie basah. Variabel product, price, place, promotion berperan sebagai variabel independen dan variabel keputusan konsumen sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data diperoleh dari penyebaran kuesioner dan google forms kepada 78 konsumen mie basah home industry Mie Telor Barokah. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS dan uji yang dilakukan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, uji F dan uji R square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel product (t hitung 1,666 t tabel 1,992), price (t hitung 2,805 t tabel 1,992), place (t hitung 2,058 t tabel 1,992) promotion (t hitung 2,173 t tabel 1,992) tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen. Secara simultan variabel product, price, promotion, place berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen dengan nilai F hitung 6,354 dengan Sig 0,000. Nilai R Square sebesar 0,253, dalam penelitian ini variabel X mampu menjelaskan 25,3% terhadap variabel Y dan 74,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SIKAP, MOTIVASI, DAN GAYA HIDUP KONSUMEN TERHADAP KEPUASAN KONSEMEN MINUMAN KOPI (STUDI KASUS: KEDAI SIKOPI KAMPUNG SATU KOTA TARAKAN)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH SIKAP MOTIVASI DAN GAYA HIDUP KONSUEMEN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN MINUMAN KOPI (STUDI KASUS :KEDAI SIKOPI KAMPUNG SATU KOTA TARAKAN) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sikap, Motivasi, dan Gaya Hidup secara parsial maupun simultan terhadap Keputusan Pembelian konsumen Kedai Sikopi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Kedai Sikopi, dengan sampel sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, data diuji terlebih dahulu menggunakan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, dan tidak terjadi heteroskedastisitas, sehingga model regresi layak digunakan. Hasil uji t menunjukkan bahwa Sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai t-hitung 3,249 > t-tabel 1,688 dan signifikansi 0,003 0,05. Motivasi juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t-hitung 2,532 > 1,688 dan signifikansi 0,016 0,05. Sedangkan Gaya Hidup tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung 1,356 1,688 dan signifikansi 0,184 > 0,05. Hasil uji F menunjukkan bahwa Sikap, Motivasi, dan Gaya Hidup secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai F-hitung 22,711 > F-tabel 3,162 dan signifikansi 0,000 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,625 menunjukkan bahwa 62,5% variabel Keputusan Pembelian dapat dijelaskan oleh variabel Sikap, Motivasi, dan Gaya Hidup, sedangkan 37,5% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini. Variabel yang paling dominan mempengaruhi Keputusan Pembelian adalah Sikap dengan nilai Beta 0,425.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SIKAP, MOTIVASI, DAN GAYA HIDUP KONSUMEN TERHADAP KEPUASAN KONSEMEN MINUMAN KOPI (STUDI KASUS: KEDAI SIKOPI KAMPUNG SATU KOTA TARAKAN)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH SIKAP MOTIVASI DAN GAYA HIDUP KONSUEMEN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN MINUMAN KOPI (STUDI KASUS :KEDAI SIKOPI KAMPUNG SATU KOTA TARAKAN) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sikap, Motivasi, dan Gaya Hidup secara parsial maupun simultan terhadap Keputusan Pembelian konsumen Kedai Sikopi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Kedai Sikopi, dengan sampel sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, data diuji terlebih dahulu menggunakan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, dan tidak terjadi heteroskedastisitas, sehingga model regresi layak digunakan. Hasil uji t menunjukkan bahwa Sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai t-hitung 3,249 > t-tabel 1,688 dan signifikansi 0,003 0,05. Motivasi juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t-hitung 2,532 > 1,688 dan signifikansi 0,016 0,05. Sedangkan Gaya Hidup tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung 1,356 1,688 dan signifikansi 0,184 > 0,05. Hasil uji F menunjukkan bahwa Sikap, Motivasi, dan Gaya Hidup secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai F-hitung 22,711 > F-tabel 3,162 dan signifikansi 0,000 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,625 menunjukkan bahwa 62,5% variabel Keputusan Pembelian dapat dijelaskan oleh variabel Sikap, Motivasi, dan Gaya Hidup, sedangkan 37,5% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini. Variabel yang paling dominan mempengaruhi Keputusan Pembelian adalah Sikap dengan nilai Beta 0,425.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA (STUDI PUTUSAN NOMOR 68/PID.SUS/2020/PN TAR)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENERAPAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA (STUDI PUTUSAN NOMOR 68/PID.SUS/2020/PN TAR) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan unsur-unsur tindak pidana dalam Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dalam Putusan Pengadilan Negeri Tarakan Nomor 68/Pid.Sus/2020/PN Tar, serta untuk mengetahui dan menganalisis pertimbangan hakim Pengadilan Negeri Tarakan dalam menjatuhkan putusan bebas kepada terdakwa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan tiga pendekatan, yaitu pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer dan sekunder yang dianalisis secara analisis kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tarakan belum menerapkan unsur-unsur tindak pidana dalam Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 secara menyeluruh. Hakim menyatakan unsur “tanpa hak atau melawan hukum” tidak terbukti karena tidak ditemukan barang bukti pada terdakwa dan tidak ada bukti langsung mengenai pengetahuan terdakwa terhadap narkotika. Namun, terdapat rangkaian fakta yang menunjukkan keterlibatan terdakwa dalam pengambilan dan distribusi narkotika melalui pihak lain. Selain itu, hakim juga tidak menganalisis secara mendalam unsur permufakatan jahat. Pertimbangan hakim dinilai terlalu berfokus pada bukti langsung dan penguasaan fisik narkotika, padahal pembuktian tindak pidana narkotika dapat didasarkan pada rangkaian fakta yang saling berkaitan (circumstantial evidence). Penilaian ini sejalan dengan putusan Mahkamah Agung yang menyatakan terdakwa terbukti bersalah karena memiliki peran dalam mengatur pengambilan dan distribusi narkotika. Saran dalam penelitian ini adalah agar hakim dalam memeriksa dan memutus perkara tindak pidana narkotika lebih memperhatikan keterkaitan antara fakta-fakta hukum yang terungkap di persidangan serta tidak hanya berfokus pada bukti langsung atau penguasaan fisik terhadap barang bukti. Selain itu, hakim perlu menerapkan penilaian pembuktian secara menyeluruh terhadap unsur permufakatan jahat agar tercipta kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan dalam putusan pidana.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Terhadap Penerapan Asas Final and BInding Dalam Pembatalan Putusan Arbitrase Oleh Pengadilan Negeri Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bermaksud untuk menjawab pertanyaan mengenai tinjauan terhadap penerapan asas Final and Binding dalam pembatalan putusan arbitrase oleh Pengadilan Negeri Tarakan. Pertama apakah masih ada upaya hukum yang dapat dilakukan terhadap putusan arbitrase dalam perkara No. 45097/X/ARB BANI/2022. Kedua apakah pembatalan putusan arbitrase oleh Pengadilan Negeri Tarakan selaras dengan prinsip Final and Binding sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Metode yang digunakan adalah analisis yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa putusan arbitrase bersifat final dan mengikat sebagaimana Pasal 60, pembatalan masih dimungkinkan secara terbatas berdasarkan Pasal 70. Namun, dalam perkara No. 45097/X/ARB-BANI/2022, Pengadilan Negeri Tarakan mengabulkan pembatalan di luar unsur limitatif yang ada pada Pasal 70. Pada tingkat banding, Mahkamah Agung menyatakan unsur Pasal 70 tidak terpenuhi dan memutus perkara pada tingkat pertama dan terakhir sehingga putusan BANI kembali berlaku, maka selanjutnya tidak tersedia lagi upaya hukum yang dapat ditempuh oleh para pihak. Kedua, Praktiknya Pengadilan Negeri Tarakan membatalkan putusan arbitrase dengan melampaui batas kewenangan, Studi kasus Putusan No. 76/Pdt.Sus-Arb/2024/PN Tar. menunjukkan hal ini dimana hakim Pengadilan Negeri Tarakan mengoreksi substansi pokok perkara yang menjadi kewenangan absolut Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), sehingga adanya perluasan kewenangan yang tidak sejalan dengan prinsip Final and Binding, serta berpotensi membuka ruang bagi pihak yang kalah untuk menempuh jalur litigasi sebagai bentuk pengulangan sengketa. sehingga pada kesimpulan Pengadilan Negeri Tarakan tidak menerapkan prinsip Final and Binding.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BRAND AWARENESS, BRAND IMAGE, DAN BRAND LOYALTY TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOSMETIK SKINTIFIC PADA GENERASI Z (STUDI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand awareness, brand image, dan brand loyalty terhadap keputusan pembelian kosmetik Skintific pada Generasi Z (studi pada mahasiswa Universitas Borneo Tarakan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Borneo Tarakan yang menggunakan produk Skintific dengan jumlah responden sebanyak 168 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, kemudian data dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand awareness tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan brand image dan brand loyalty berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian kosmetik Skintific. Selain itu, brand loyalty menjadi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR NON-FINANSIAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBUKAAN CABANG BARU (Studi Kasus Pada Kedai Kopi SIASAT)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS FAKTOR NON-FINANSIAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBUKAAN CABANG BARU (STUDI KASUS PADA KEDAI KOPI SIASAT) TRIA NATALI INANG ARIA ARIFIN, S.E., M.Ak Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor non-finansial yang menjadi pertimbangan manajemen dalam pengambilan keputusan pembukaan cabang baru pada Kedai Kopi SIASAT. Penelitian dilatarbelakangi oleh perkembangan industri kedai kopi yang mendorong pelaku usaha melakukan ekspansi bisnis, di mana keputusan tersebut tidak hanya didasarkan pada aspek finansial, tetapi juga berbagai faktor strategis non-finansial. Faktor yang dikaji meliputi lokasi dan aksesibilitas, citra merek, kualitas layanan, sumber daya manusia, budaya dan preferensi konsumen lokal, serta lingkungan kompetitif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan strategi studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dengan bantuan perangkat lunak NVIVO, serta penarikan kesimpulan yang didukung triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh faktor non-finansial berperan dalam proses pengambilan keputusan pembukaan cabang baru. Namun, citra merek menjadi faktor yang paling dominan karena dipandang sebagai aset strategis dalam membangun kepercayaan, loyalitas, dan persepsi positif pelanggan. Selain itu, kualitas layanan dan lokasi menjadi faktor pendukung utama, sedangkan kesiapan sumber daya manusia, pemahaman budaya konsumen lokal, dan kondisi lingkungan kompetitif berperan dalam meminimalkan risiko serta meningkatkan peluang keberhasilan ekspansi usaha.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis yuridis penerapan pidana terhadap pelaku percobaan penempatan pekerja migran indonesia oleh orang perseorangan (studi kasus putusan nomor 102/Pid.sus/2024/PN.Nnk)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menganalisis penerapan pidana terhadap pelaku percobaan penempatan PMI oleh perseorangan dalam Putusan Nomor 102/Pid.Sus/2024/PN Nnk. Dengan menggunakan jenis penelitian hukum normatif serta pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, penelitian ini memanfaatkan bahan hukum primer, sekunder, dan nonhukum. Hasilnya menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 secara tegas melarang perorangan menempatkan PMI tanpa izin, dan Pasal 53 KUHP memungkinkan percobaan tindak pidana dipidana jika memenuhi unsur niat, permulaan pelaksanaan, serta ketidaksempurnaan di luar kehendak pelaku. Perbuatan terdakwa berupa perekrutan, pengumpulan dokumen, penerimaan uang, dan upaya keberangkatan terbukti memenuhi unsur tersebut. Meskipun hakim menjatuhkan pidana 5 tahun penjara dan denda, pertimbangan hakim dinilai masih kurang rinci dalam membedakan tahap persiapan dan permulaan pelaksanaan, sehingga berpotensi menimbulkan multitafsir. Selain itu, analisis menunjukkan perlunya konsistensi penerapan doktrin percobaan agar tidak terjadi ketidakpastian hukum. Putusan ini tetap menegaskan urgensi perlindungan hukum bagi calon PMI dari praktik penempatan ilegal serta pentingnya pengawasan terhadap pelaku perseorangan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KUALITAS PRODUK, CITRA MEREK DAN GAYA HIDUP TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE iPHONE DI KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh kualitas produk, citra merek, serta gaya hidup terhadap keputusan pembelian smartphone iPhone di Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Tarakan yang menggunakan iPhone dengan jumlah sampel sebanyak 132 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, kemudian data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, dan citra merek tidak berpengaruh dan tidak signfikan, sedangkan gaya hidup berpengaruh serta signifikan terhadap keputusan pembelian smartphone iPhone di Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Citra Merek, Harga, dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Smartphone Xiaomi (Studi Pada Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek, harga, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian smartphone Xiaomi pada mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif Universitas Borneo Tarakan, dengan jumlah sampel sebanyak 180 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan harga tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail