ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Price/Harga (X1), Product/Produk (X2), Place/Tempat (X3), dan Promotion/Promosi (X4) terhadap Keputusan Pembelian (Y) minyak kayu putih Cap Burung Kenawai di UPT. KPH Kota Tarakan, baik secara simultan maupun parsial, serta menentukan variabel dalam marketing mix 4P yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap Keputusan Pembelian. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang diberikan kepada konsumen minyak kayu putih Cap Burung Kenawai. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Price/Harga, Product/Produk, Place/Tempat, dan Promotion/Promosi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian, dengan nilai signifikansi pada uji F sebesar 0,000 0,05. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa Product/Produk (X2) berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian, sedangkan Price/Harga (X1), Place/Tempat (X3), dan Promotion/Promosi (X4) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Product/Produk (X2) menjadi variabel yang paling dominan terhadap Keputusan Pembelian karena memiliki nilai Standardized Coefficients Beta paling tinggi, yaitu sebesar 0,488, dengan nilai signifikansi 0,006 0,05. Nilai koefisien yang positif menunjukkan bahwa peningkatan persepsi konsumen terhadap kualitas produk diikuti oleh kecenderungan meningkatnya keputusan pembelian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi pernapasan akibat penumpukan sekret di jalan napas. Penumpukan sekret pada saluran pernapasan dapat menyebabkan ketidakefektifan bersihan jalan napas yang ditandai dengan batuk, sesak, dan kesulitan mengeluarkan dahak. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat diberikan adalah fisioterapi dada yang dikombinasikan dengan inhalasi aromaterapi minyak kayu putih untuk membantu mobilisasi sekret, meningkatkan kenyamanan, dan memperbaiki pola pernapasan. Penerapan fisioterapi dada yang dikombinasikan dengan aromaterapi minyak kayu putih dilakukan pada dua pasien dengan diagnosis TB paru masing – masing dilakukan 1 kali sehari dengan durasi waktu 10 menit dan dilakukan selama 3 hari berturut – turut. Hasil pengkajian awal pasien pertama sebelum dilakukan inttervensi frekuensi pernapasan 32 kali/menit setelah dilakukan intervensi selama 3 hari berturut – urut frekuensi napas menjadi 27 kali/menit dan pada pasien kedua dari 28 kali/menit menjadi 24 kali/menit. Intervensi memberikan hasil yang baik dalam membantu memperbaiki bersihan jalan napas dan memperbaiki frekuensi pernapasan pada pasien TB paru. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai terapi pendukung dalam pemberian asuhan keperawatan pada pasien dengan ketidakefektifan bersihan jalan napas akibat TB paru
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi yang menyerang saluran pernapasan bagian atas yang meliputi hidung dan faring, sebagian besar infeksi disebabkan oleh bakteri dan virus. Terapi inhalasi uap minyak kayu putih adalah terapi dengan menggunakan uap minyak kayu putih untuk mengatasi masalah pernapasan, mengurangi gangguan fungsi bersihan jalan napas dengan mengencerkan dahak, memperlancar pernapasan (memperlebar saluran udara), mengurangi peradangan. Tujuan penulisan karya ilmiah akhir ners ini yaitu untuk menerapkan pemberian terapi inhalasi uap minyak kayu putih terhadap anak dengan infeksi saluran pernapasan akut. Penulis menggunakan metode studi kasus dengan jumlah responden sebanyak 2 anak dengan pemberian terapi selama 3 hari sesuai dengan SPO. Sebelum dilakukan terapi inhalasi uap minyak kayu putih, terdengar suara napas tambahan ronkhi pada kedua pasien dan frekuensi pernapasan di atas normal. Setelah dilakukan terapi inhalasi uap minyak kayu putih selama 3 hari, didapatkan perubahan suara napas ronkhi menurun dan frekuensi pernapasan dalam batas normal. Asuhan keperawatan diberikan kepada pasien anak dengan ISPA dengan diagnosis keperawatan utama bersihan jalan napas tidak efektif dengan intervensi terapi inhalasi uap minyak kayu putih selama 3 hari. Setelah 3 hari dilakukan penerapan terapi inhalasi minyak kayu putih didapatkan hasil adanya peningkatan bersihan jalan napas pada pasien yang ditandai dengan berkurangnya keluhan sesak dan batuk.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Riset di negara berkembang menunjukkan bahwa 20 – 35 % kematian bayi dan anak balita disebabkan oleh ISPA. Diperkirakan 2 – 5 juta bayi dan anak balita diberbagai negara setiap tahun mati karena infeksi saluran pernafasan akut. ISPA merupakan penyakit yang menginfeksi saluran pernapasan atas maupun bawah yang berlangsung hingga 14 hari dengan beberapa gejala yang muncul yaitu demam, batuk, pilek. Clapping atau Chest Percussion adalah fisioterapi dada yang dilakukan dengan cara menepuk dengan telapak tangan membentuk seperti cup pada bagian tulang dada anterior (depan) dan posterior (belakang) dengan tujuan mengeluarkan secret yang terperangkap di saluran pernapasan anak. Sedangkan terapi uap minyak kayu putih merupakan salah satu upaya nonfarmakologi dalam penanganan ISPA yaitu dengan memberikan beberapa tetes minyak kayu putih dalam air hangat cenderung panas sekitar 45 ° C selanjutnya akan dihirup oleh anak selama 10 menit. Terapi uap minyak kayu putih dapat melegakan pernapasan, mengurangi hidung tersumbat, secret lebih encer sehingga mudah dikeluarkan. Minyak kayu putih bersifat dekongestan sehingga meningkatkan bersihan jalan napas pada penderita ISPA. Tujuan dari asuhan kebidanan ini adalah ingin melihat bagaimana pengaruh pemberian clapping dada dan terapi uap minyak kayu putih terhadap frekuensi pernapasan, bunyi tambahan dan pengeluaran secret pada anak. Jenis penelitian ini adalah studi kasus berupa asuhan kebidanan pada balita dengan Infeksi Saluran pernapasan akut menggunakan Teknik clapping/perkusi dada dan terapi uap minyak kayu putih. Hasil asuhan kebidanan ini ditemukan bahwa ada perbaikan frekuensi nafas, pengurangan bunyi nafas tambahan dan pengeluaran sputum yang lebih encer pada anak setelah mendaparkan perlakuan selama tiga hari berturut-turut dan dilakukan dua kali sehari pagi dan sore hari.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekonomi terhadap adanya kebun minyak kayu putih di Kota Tarakan dengan menganalisis kelayakan finansial dan strategi usaha bagi instansi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Dalam penelitian ini mengambil 30 responden. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif kuantitatif dan analisis SWOT. Dari hasil penelitian yang diakukan terdapat beberapa hasil analsis. SWOT SO, memanfaatkan kualitas minyak kayu putih cap burung kenawai yang baik dapat lebih memperluas jaringan distribusi yang telah ada, selain itu adanya pembinaan yang di lakukan juga dapat membantu proses kelancaran pengelolaan minyak kayu putih, WO, meningkatkan reputasi brand minyak kayu putih cap burung kenawai dengan memanfaatkan jaringan distribusi yang luas dan memanfaatkan minyak kayu putih cap burung kenawai sebagai brand baru yang mampu bersaing secara efektif dan kompetitif, ST, lain. Memaksimalkan strategi usaha minyak kayu putih cap burung kenawai sebagai brand baru agar dapat menjadi pesaing dengan harga yang sesuai dengan kualitas dan memaksimalkan pembinanaan kelompok tani hutan untuk membuat minyak kayu putih cap burung kenawai dapat dipercaya oleh masyarakat karena dikelola pada kelompok yang telah melakukan pelatihan khusus untuk pengelolaan minyak kayu putih cap burung kenawai.WT, Menciptakan reputasi minyak kayu putih cap burung kenawai agar lebih dikenal dan mempertahankan kualitas minyak kayu putih cap burung kenawai guna menjadi produk yang terpercaya di kalangan masyarakat. Berdasarkan hasil analisis finansial dengan perhitungan berbagai faktor yaitu, R/C, B/C, IRR dan Payback Period, usaha minyak kayu putih cap burung kenawai cenderung tidak layak untuk dilanjutkan berproduksi. Kata kunci :Minyak Kayu Putih, SWOT dan Analisis Kelayakan Finansial.