Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2.377 hasil
Subjek: Asi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS HASIL TANGKAPAN, KELAYAKAN USAHA, DAN TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP PUKAT HELA DI PERAIRAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Juata Laut merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kota Tarakan Kalimantan Utara. Juata Laut memiliki potensi perikanan yang cukup baik hal ini ditandai dengan banyaknya alat tangkap pukat hela yang berada di Juata Laut. Dengan kesempatan ini dilakukan penelitian tentang analisis hasil tangkapan, kelayakan usaha dan tingkat keramahan lingkungan alat tangkap pukat hela di Perairan Juata Laut berdasarkan 9 kriteria keramahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan menentukan hasil tangkapan, kelayakan usaha, serta menentukan tingkat keramahan lingkungan pada alat tangkap pukat hela. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel yang dilakukan adalah metode purposive random sampling yaitu dengan dua pendekatan diantaranya dengan cara observasi dan survey. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil tangkapan utama yaitu ikan nomei 682 kg serta hasil tangkapan sampingan ikan puput 329 kg, cumi-cumi 81 kg, ikan gulama 432 kg, ikan bawal 128,4 kg, udang merah/duri 53 kg, udang putih 183,2 kg, udang windu 222,9 kg, dan hasil tangkapan buangan udang manthis 3 kg, ikan layur 7 kg, dan kepiting kecil 23 kg. Kelayan usaha pada perikanan tangkap pukat hela didapatkan hasil BC/Rasio sebesar 1,730 berarti usaha tersebut layak untuk di jalankan. Adapun tingkat keramahan lingkungan yang ada di Perairan Juata Laut ini termasuk kategori ramah lingkungan dimana diperoleh skor 26,9.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI DAN KELIMPAHAN KEPITING BAKAU (SCYLLA SPP) PADA TAMBAK TRADISIONAL DI KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kepiting bakau dan kelimpahannya di tambak tradisional kota Tarakan. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif dengan mengambarkan dan menguraikan data primer yang diperoleh di lapangan, serta didukung dengan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan jumlah kepiting bakau yang tertangkap sebanyak 32 ekor. Berdasarkan data bobot dan panjang dari ketiga lokasi yang diperoleh dari empat kali sampling, didapatkan kisaran bobot tubuh sebesar 443,5 g dan panjang 12,3 cm. Kepiting yang tertangkap di tambak daerah Mulawarman, memiliki ukuran tubuh dan bobot yang lebih besar dibandingkan dengan kepiting dari kedua lokasi tambak tradsional lainnya. Jenis kepiting bakau yang tertangkap adalah spesies Scylla serrate. Rasio jenis kelamin kepiting bakau dari ketiga lokasi, yaitu. Pasar Tenguyun, Kampung Empat dan Mulawarman, menunjukkan rasio jenis kelamin didominasi oleh individu jantan. Untuk status reproduksi pada individu betina, ditemukan TKG yang bervariasi, yaitu; TKO I, TKO II dan TKO III. Kesimpulan dari tiga lokasi tambak tradisional jenis kepiting bakau yang teridentifikasi adalah Scylla serrate. Jumlah kepiting yang tertangkap paling banyak didapatkan pada lokasi tambak trandisional Kampung Empat sebanyak 13 ekor sedangkan untuk rasio jenis kelamin dari tiga lokasi tambak tradisional, didominasikan individu jantan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEMAMPUAN PREDASI SEMUT OECOPHYLLA SMARAGDINA BERDASARKAN ASAL KOLONI TERHADAP HAMA RAYAP PADA FASE PEMBIBITAN TANAMAN AKASIA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Teknik introduksi merupakan pendekatan yang digunakan dalam pemanfaatan agens hayati, misalnya semut predator O. smaragdina. Pemanfaatan agens hayati tersebut dilakukan dengan cara memindahkan sarang semut dari satu pohon ke pohon lainnya. Namun, pengaruh faktor sumber atau asal koloni terhadap perilaku dan tingkat predasi merupakan informasi penting untuk diketahui. Penelitian ini bertujuan: (1) mengukur dan menilai perbedaan perilaku semut predator terhadap hama rayap, dan (2) membandingkan kemampuan predasi antar koloni semut predator berdasarkan tingkat kematian pada hama rayap. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan satu faktor perlakuan yakni asal koloni semut O. smaragdina. Perlakuan terdiri dari asal koloni tanaman akasia, mangga, ketapang dan nangka. Perlakuan diulang sebanyak 6 kali ulangan atau terdapat 24 unit percobaan di laboratorium dan semi lapang. Analisis data menggunakan Anova dan DMRT untuk data yang berdistribusi normal yakni aktivitas pencarian pakan. Sedangkan, data yang tidak berdistribusi normal menggunakan analisis varians non-parametrik uji Kruskal-Wallis dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perilaku semut predator O. smaragdina cenderung memiliki perbedaan berdasarkan asal koloni terhadap aktivitas pencarian, kontak, dan eksplorasi hama rayap. Selain itu, faktor kondisi lingkungan dan keberadaan mangsa lainnya juga mempengaruhi perilaku tersebut; (2) Semut predator O. smaragdina memiliki kemampuan dalam memangsa hama rayap yakni sebesar 26.7% hingga 61.7% pada fase pembibitan tanaman akasia. Selain itu, asal koloni semut predator tidak berpengaruh terhadap tingkat kematian mangsa rayap atau tidak terdapat perbedaan kemampuan predasi antar koloni.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENAMBAHAN TEPUNG TESTIS SAPI DAN EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (MELASTOMA MALABATHRICUM) PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP KEBERHASILAN MASKULINISASI NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tepung testis sapi memiliki kandungan hormon testosteron alami dimana kandungan hormon ini berperan pada proses differensiasi kelamin jantan. Melastoma malabathricum L.atau tumbuhan karamunting memiliki senyawa bioaktif yang mampu meningkatkan kadar testosteron pada tikus jantan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji penggunaan tepung testis sapi dan ekstrak daun karamunting sebagai sumber hormon alternatif pada proses maskulinisasi pada ikan nila. Penelitian ini menggunakan ikan nila yang berumur 5-10 hari, dipelihara di aquarium berukuran 80cm x 40cm x 60cm dengan padat tebar 1 ekor/L. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu kontrol (pakan komersil), P1 70% : 30% (tepung testis sapi dan pakan komersil) + 1.5% ekstrak daun karamunting, (P2) 50% : 50% (tepung testis sapi dan pakan komersil) 1.5% ekstrak daun karamunting, (P3) 30% : 70% (tepung testis sapi dan pakan komersil) 1.5% ekstrak daun karamunting. Hasil penelitian menunjukkan persentase jantan dan pertumbuhan berat mutlak menunjukkan nilai yang berbeda nyata, sedangkan Survival Rate menunjukkan nilai tidak berbeda nyata antar perlakuan. Data pengukuran kualitas air, berada pada kisaran yang optimal bagi pemeliharaan benih ikan nila yaitu suhu 27- 28oC, nilai pH 7,0, kadar amoniak (NH3) 0.25 mg/L, dengan nilai DO 8.0 mg/L. Pemberian tepung testis sapi dan ekstrak daun karamunting terhadap proses maskulinisasi ikan nila dapat dijadikan sebagai sumber hormon alternatif selain hormon testosteron sintetik dalam kegiatan produksi benih ikan nila tunggal kelamin menjadi jantan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN DI KOTA TARAKAN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rafika. 15201020081. 2020. “Hubungan Motivasi dengan Produktivitas Kerja Penyuluh Pertanian Lapangan di Kota Tarakan”. Dibimbing oleh Nia Kurniasih Suryana. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Motivasi penyuluh mempengaruhi produktivitas kerja penyuluh. Kinerja penyuluh akan meningkat apabila tidak sering terjadi kendala yang datang saat akan melakukan penyuluhan. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui tingkat motivasi kerja penyuluh pertanian di Kantor Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tarakan, (2) Untuk mengetahui tingkat produktivitas kerja penyuluh pertanian di Kantor Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tarakan, (3) Untuk mengetahui hubungan antara motivasi dan produktivitas kerja penyuluh pertanian di Kantor Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tarakan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis skala likert dan analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat motivasi dan tingkat produktivitas kerja penyuluh pertanian di Kota Tarakan menunjukkan hasil yang baik dapat dilihat dari hasil penelitian bahwa tingkat motivasi kerja Penyuluh Pertanian di Kota Tarakan termasuk pada kategori tinggi, karena dilihat dari skor indikator kebutuhan untuk berprestasi yaitu 8, kemudian skor kebutuhan memperluas pergaulan yaitu 6 dan skor kebutuhan untuk menguasai suatu pekerjaan yaitu 3, Sehingga jumlah yang didapat dari keseluruhan parameter motivasi yaitu 17 dan termasuk kategori tinggi dan tingkat produktivitas kerja penyuluh pertanian di Kota Tarakan termasuk pada kategori tinggi, karena dilihat dari indikator skor kuantitas kerja yaitu 6, kemudian skor kualitas kerja kerja yaitu 9 dan skor ketepatan waktu yaitu 5. Sehingga jumlah yang didapat dari keseluruhan parameter produktivitas kerja yaitu 20 dan termasuk kategori tinggi. Maka dapat di simpulkan bahwa tingkat motivasi kerja penyuluh pertanian lapangan di Kota Tarakan termasuk dalam golongan tinggi dan tingkat produktivitas kerja penyuluh pertanian lapangan di Kota Tarakan termasuk dalam kategori tinggi. hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara tingkat motivasi kerja dengan produktivitas kerja. Dengan motivasi yang tinggi dapat meningkatkan produktivitas kerja yang tinggi juga. Hal ini dapat dilihat dari skor motivasi yaitu 17 termasuk kategori tinggi dan skor produktivitas yaitu 20 termasuk kategori tinggi. Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah dalam pengembangan dan peningkatan kualitas SDM serta mempersiapkan perencanaan dana untuk peningkatan penghasilan pegawai dan Kepada pemerintah daerah agar dapat merancang dan menetapkan standar mutu pekerjaan, agar seluruh pegawai dapat meningkatkan kualitas pekerjaannya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Peran dan Alokasi Waktu Tenaga Kerja dalam Aktivitas Budidaya Rumput Laut di Pantai Amal Kota Tarakan

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Potensi laut di Indonesia menjadi peluang pengembangan usaha kelautan dan perikanan yang masih memiliki prospek yang baik salah satunya adalah rumput laut. Budidaya rumput laut menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat pesisir. Mengikutsertakan perempuan dalam proses produksi budidaya rumput laut dapat menjadi alternatif untuk berkonstribusi dalam peningkatan pendapatan masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran yang dapat dilakukan oleh laki-laki dan perempuan pesisir dalam aktivitas budidaya rumput laut di Pantai Amal Kota Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Bagaimana karakteristik tenaga kerja dalam budidaya rumput laut (2) Bagaimana peran laki-laki dan perempuan dalam aktivitas budidaya rumput laut (3) Berapa alokasi waktu tenaga kerja laki-laki dan perempuan dalam aktivitas budidaya (4) Berapa besar pendapatan keluarga petani dan kontribusi pendapatan wanita tani dalam aktivitas budidaya rumput laut. Metode dalam penelitian menggunakan metode Slovin dan simple random sampling. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu umur responden di Pantai Amal tergolong produktif dengan rata-rata umur dibawah kisaran 60 tahun, rata-rata tingkat pendidikan responden adalah SD, pengalaman kerja rata-rata 6-7 tahun, jumlah tanggungan keluarga yaitu rata-rata 4 orang. Peranan tenaga kerja dalam budidaya rumput laut yaitu pria berperan pada semua kegiatan budidaya sedangkan wanita berperan pada proses pembibitan dan penjemuran. Adapun tenaga kerja mengalokasikan waktunya pada budidaya ini sebesar 7,22 HKP dengan jumlah jam kerja rata-rata sebesar 7,22 untuk laki-laki dan 6,32 HKP dengan 7,90 jam untuk perempuan dalam sehari. Besarnya kontribusi tenaga kerja terhadap total pendapatan keluarga yaitu laki-laki sebesar 71% dan perempuan sebesar 41% dari keseluruhan kegiatan budidaya rumput laut.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SARANG BURUNG WALET RUMAHAN(Collocalia fuciphaga) (STUDI KASUS DI DESA PAGALUYON KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Reko Imanuel Bureni. 1640202041. 2020. “Strategi Pengembangan Usaha Sarang Burung Walet Rumahan Studi Kasus di Desa Pagaluyon Kecamatan Sembakung Atulai Kabupaten Nunukan”. Dibimbing oleh Nia Kurniasih Suryana. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Usaha sarang burung walet rumahan merupakan usaha yang dikembangkan di Desa Pagaluyon Kecamatan Sembakung Atulai. Numun belum adanya pengetahuan pengusaha sarang burung walet rumahan yang ada di Desa Pagaluyon Kecamatan Sembakung Atulai tentang strategi pengembangan usaha sarang burung walet rumahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha sarang burung walet rumahan di Desa Pagaluyon, Kecamatan Sembakung Atulai. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis matriks IFAS dan EFAS dan analisis SWOT. Hasil penelitian di peroleh strategi pengembangan usaha sarang burung walet rumahan di Desa Pagaluyon, terletak pada kuadran I (Growth oriented strategy), maka alternatif strategi yang tepat digunakan adalah Strategi S-O, yaitu (1) Mengoptimalkan dan meningkatkan produksi sarang walet, harga jual sarang walet yang tinggi, dan kualitas produk sarang walet yang baik, dengan memanfaatkan pada penggolongan harga jual, permintaan pasar ekspor yang besar, festival hari-hari besar membuat meningkatnya harga sarang walet, dan kemajuan dibidang teknologi, informasi komunikasi dan transportasi yang mendukung peningkatan, promosi dan penjualan sarang walet dalam pengembangan usaha sarang burung walet, (2) Memberikan jaminan terhadap produk dalam hal bentuk dan warna sarang walet, kualitas produk sarang walet dengan khasiat sarang burung walet sebagai bahan pangan fungsional yang sangat bermanfaat bagi kesehatan sehingga menjadikan permintaan pasar ekspor yang semakin besar, (3) Mengoptimalkan dan meningkatkan produksi sarang walet, bentuk dan warna sarang walet, dan kualitas sarang walet untuk memperluas jaringan pasar sarang walet dengan melakukan promosi melalui kamajuan dibidang teknologi, informasi, komunikasi dan transportasi dalam memenuhi permintaan pasar ekspor yang besar. Adapun saran dari hasil penelitian ini adalah (1) Bagi pemerintah agar dapat memperhatikan usaha sarang burung walet yang ada di Desa Pagaluyon, karena belum adanya perhatian dan kerja sama dari pemerintah dengan para pengusaha sarang burung walet yang ada di Desa Pagaluyon sehingga para pengusaha terkendala dalam hal pengetahuan pengembangan sumber daya manusia dan permodalan yang minim kiranya pemerintah dapat berpartisipasi dalam hal tersebut sehingga para pengusaha sarang burung walet dapat mengembangkan usahanya, (2) Bagi pengusaha sarang burung walet di Desa Pagaluyon. Dapat meningkatkan usaha sarang walet rumahan dengan memanfaatkan segala kekuatan dan peluang yang ada dalam usaha sarang burung walet dan meminimalisir kelemahan sehingga dapat mengatasi ancaman-ancaman yang ada dalam usaha sarang burung walet di Desa Pagaluyon.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI PEMETAAN KETERSEDIAAN JARINGAN DITRIBUSI AIR BAKU EMBUNG HANDULUNG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Embung pada dasarnya merupakan air tadah hujan yang memberikan solusi bagi pemerintah disaat air hujan ditampung didalamnya dan ketika musim kemarau air yang dapat digunakan sesuai kebutuhan. Embung berfungsi sebagai bangunan penampung air baku untuk melayani suatu perumahan. Embung sangat efektif untuk mengatasi daerah kekurangan air, baik air baku maupun irigasi. Tujuan pembangunan embung adalah untuk membuat suatu sistem penyediaan air baku berguna mensuplai air untuk kebutuhan dan keperluan masyarakat Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa kendala atau permasalahan yang hingga kini memerlukan pemecahan baik secara pendekatan persuasif maupun dengan mengadakan kegiatan fisik, antara lain, menentukan titik jalur suplai air baku yang terdekat dari embung Handulung, menentukan jalur distribusi air baku, menuntukan lokasi embung Handulung yang tidak jauh dari titik mata air daerah binalatung dengan melakukan overlay menggunakan software SIG. Hasil yang diperoleh berupa peta jaringan distribusi dimana Wilayah pemetaan lokasi dan jaringan distribusi embung Handulung berada pada daerah pesisir pantai Amal Binalatung dengan luas embung 123.608 m2. Berdasarkan survey lokasi yang telah dilakukan pada daerah penelitian Embung Handulung diketahui terdapat 2 daerah aliran sungai (DAS) yang digunakan sebagai sumber air baku untuk menampung air di saat musim kemarau dengan mendigitasi aliran sungai dimana titik koordinat awal dari sungai Indulung yang pertama X:117.647246 Y:3.394088 sampai kesumber air baku X:117.644803 Y:3.394852 dan titik awal dari sungai Indulung yang kedua X:117.647843 Y:3.394518 sampai ke sumber air baku X:117.646402 Y:3.395768 ke dua aliran sungai memiliki lebar rata-rata ±10 m dengan panjang 220 m dari badan embung.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA TERHADAP ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN (AHSP) SNI 2016 DAN ANALISA DILAPANGAN (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Balai Pemasyarakatan Kota Tarakan).

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produktivitas menggambarkan kemampuan tenaga kerja dalam menyelesaikan suatu kuantitas pekerjaan persatuan waktu. Produktivitas yaitu analisa produktivitas tenaga kerja dalam kaitannya terhadap waktu dan pelaksanaan proyek kontruksi untuk mengetahui produktivitas tenaga kerja dalam masing-masing proyek. Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui perbandingan produktivitas tenaga kerja terhadap Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) SNI 2016 dan analisa dilapangan. 2) Untuk mengetahui nilai perbandingan selisih persentase produktivitas tenaga kerja terhadap Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) SNI 2016 dan analisa dilapangan. dengan menggunakan analisis produktivitas dan data yang digunakan adalah data primer dokumentasi dan pengamatan dilapangan, dimana hal yang diamati adalah jumlah tenaga kerja yang bekerja, jenis pekerjaan yang dikerjakan dan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa produktivitas tenaga kerja dilapangan cenderung lebih besar dibandingkan dengan standar SNI 2016. serta selisih persentase Pada pekerjaan pondasi, pembesian pondasi 32%, bekisting pondasi 27%, pengecoran pondasi 25%. Pada pekerjaan sloof, pembesian sloof 46%, bekisting sloof 36%, pengecoran sloof 50%. Pada pekerjaan kolom, pembesian kolom 33%, bekisting kolom 37%, pengecoran kolom 50%. Pada pekerjaan balok, pembesian balok 33%, bekisting balok 28%, pengecoran balok 25%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

POTENSI PEMBANGKITAN ENERGI LISTRIK DARI HASIL FERMENTASI LIMBAH ORGANIK

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Limbah organik pada awalnya tidak memiliki manfaat jika tidak diolah, limbah organik memiliki banyak manfaat selain untuk menjadi pupuk kompos yang bermanfaat untuk kesuburan tanaman dapat juga dimanfaatkan menjadi biogas yang energinya dapat digunakan sebagai bahan bakar. Pemanfaatan tersebut memiliki nilai ekonomis dan limbah organik dapat di jadikan sumber energi alternatif dengan menggunakan mikroorganisme melalui proses fermentasi. Pada limbah organik yang sudah tidak terpakai dapat dimanfaatkan sebagai microbial fuel cell yang digunakan untuk membangkitkan energi listrik Microbial Fuel Cell. Sala satu bahan yang dapat dimanfaatkan untuk pembangkitan energi listrik adalah tomat dan wortel yang sudah mebusuk. Dihaluskan dan difermentasi sehingga menghasilkan microba atau bakteri, Bakteri mampu menjadi katalis dan beradaptasi dengan baik terhadap bahan organik berbeda yang terdapat pada limbah lingkungan sehingga menghasilkan electron. Dan pergerakan electron ini yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi energi listrik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SELEKSI DAN IDENTIFIKASI CENDAWAN TANAH DAN CENDAWAN ENDOFIT SEBAGAI UPAYA MITIGASI SERANGAN Ganoderma boninense PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis J.)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu kendala pada budidaya kelapa sawit yaitu penyakit busuk pangkal batang (BPB) yang disebabkan oleh patogen Ganoderma boninense. beberapa cendawan tanah dan endofit asal tanaman kelapa sawit memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan G. boninense. Penelitan bertujuan untuk memperoleh dan mengidentifikasi cendawan tanah dan endofit asal tanaman kelapa sawit yang memiliki potensi sebagai agens pengendali G. boninense. Tahapan penelitian terdiri dari isolasi dan purifikasi cendawan tanah dan endofit asal tanaman kelapa sawit, uji patogenesitas, karakterisasi, aktivitas proteolitik, kelarutan fosfat dan uji antagonisme pada G. boninense. Hasil penelitian diperoleh 4 genus cendawan tanah non patogen yaitu Penicillium, Fusarium, Paecylomices dan Aspergillus. Cendawan endofit non patogen diperoleh 3 genus yaitu Aspergillus, Paecylomices dan Misellia Sterillia. Hasil uji kelarutan fosfat menunjukkan isolat CT3 (Aspergillus) memiliki kemampuan melarukan fosfat dengan indeks kelarutan fosfat 5,12% dan isolat CT10 (Penicillium) melarutkan fosfat dengan indeks kelarutan fosfat 2,98%. Semua isolat non patogen tidak memiliki kemampuan aktivitas proteolitik. Hasil uji antagonisme didapatkan 2 genus cendawan yang memiliki kemampuan dalam menghambat G. boninense yaitu Penicillium dan Fusarium. Hasil uji daya hambat pada genus Penicillium terdapat 2 isolat yang menghambat pertumbuhan G. boninense yaitu isolat CT2 dengan daya hambat 13% dan isolat CT4 dengan daya hambat 36,5% melalui mekanisme kompetisi dan antibiosis. Mekanisme penghambatan kompetisi ditunjukkan oleh 2 isolat yang termasuk dalam genus Fusarium yaitu isolat CT6 dengan daya hambat 35% dan isolat CT7 dengan daya hambat 35%. Berdasarkan hasil penelitian perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai isolat-isolat cendawan yang di dapatkan sebagai bahan formulasi Bio-insectisida yang aman.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS OPTIMALISASI USAHA TERNAK AYAM RAS PEDAGING (BROILER) (STUDI KASUS PADA USAHA TERNAK AYAM RAS PEDAGING (BROILER) MILIK BAPAK ARSYAD DI KOTA TARAKAN)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RISKY TRI UTOMO. 2020. Salah satu kendala yang sering di hadapi oleh para pengusaha peternakan ayam broiler di Kota Tarakan adalah susahnya mendapatkan faktor-faktor produksi untuk meningkatkan produksi yang ada. Salah satu usaha ternak ayam ras pedaging yang memiliki masalah tersebut adalah usaha ternak ayam ras pedaging milik bapak Arsyad. Usaha ternak ayam ras pedaging milik bapak Arsyad beroperasi secara mandiri. Sehingga bapak Arsyad belum mampu mengoptimalkan penggunaan faktor produksi dalam manajemen usahanya Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tau seberapa besar keuntungan yang diperoleh dan bagaimana penggunaan faktor-faktor produksi yang optimal. Metode penentuan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Metode yang digunakan adalah linier programing dengan metode simpleks. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah keuntungan aktual yang diterima oleh bapak Arsyad dalam satu periode sebesar Rp 23.025.111. Dari analisis aplikasi penunjang linier programing, kondisi optimal mengunakan 4 faktor produksi seperti Day Old Chick (DOC), Pakan, Obat – obatan, dan Tenaga Kerja dapat dicapai pada iterasi ke tiga. Produksi yang diperoleh pada keadan optimal sebesar 5000 kilogram. Hasil tersebut menunjukan bahwa pengguanan faktor – faktor produksi di dua lokasi kandang belum optimal. Untuk bapak arsyad disarankan agar dapat menjadikan hasil analisis ini dari penelitian ini sebagai acuan dalam produksi. Menururt peneliti biaya masih bisa dikurangi, karena faktor produksi seperti pakan dan obat – obatan masih berlebih. Untuk penelitian selanjutnya agar bisa menganalisis optimalisasi penjualan ayam ras pedaging untuk masing – masing kandang yang masih ada sehingga mengetahui berapa penjualan ayam ras pedaging dari tiap kandang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERKUATAN TANAH LEMPUNG DENGAN KOLOM PASIR TERHADAP PENURUNAN PADA UJI LABORATORIUM DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM PLAXIS

•

PERKUATAN TANAH LEMPUNG DENGAN KOLOM PASIR TERHADAP PENURUNAN PADA UJI LABORATORIUM DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM PLAXIS Nama : Pebriansyah NPM : 14.301010.005 Dosen Pembimbing : Hasrullah, S.T.,M.T. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sifat fisis dan mekanis tanah lempung pada lokasi penelitian, mengetahui besarnya kapasitas kolom pasir yang terjadi pada tanah lempung, serta untuk mengetahui perbandingan penurunan tanah lempung yang terjadi apabila diberikan perkuatan dengan kolom pasir dan yang tidak diberikan perkuatan, dengan melakukan beberapa pengujian yaitu membandingkan hasil analisis laboratorium dengan hasil analisis program plaxis 2D. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ASTM (American Society for Testing and Materials). Metode eksperimental pengembangan pengujian dilakukan dalam menguji rancangan model perkuatan dalam bak silinder (drum besi) uji dengan ukuran diameter 60 cm dan tinggi 50 cm. Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan, pola penurunan tanah yang terjadi dengan menggunakan perkuatan kolom pasir sangat berpengaruh dalam mereduksi penurunan tanah. Dari hasil analisis laboratorium dan analisis program plaxis 2D, perkuatan kolom pasir sebagai perkuatan pada tanah dasar dengan penggunaan variasi ukuran plat bearing hasilnya tidak jauh berbeda pada akhir pembebanan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN KUALITAS MANAJEMEN KEUANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN

•

UMKM di anggap sebagai sektor usaha yang tidak rentan terhadap berbagai perubahan eksternal yang terjadi di pasar perekonomian. Sebagai sektor yang di anggap mampu bertahan meskipun dalam kondisi krisis, UMKM dapat menunjang pembangunan ekonomi yang bersifat jangka panjang, stabil, dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan kualitas manajemen keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM Mebel di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan menggunakan sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 108 UMKM Mebel di Kota Tarakan. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan memperhatikan nilai koefisien regresi, uji parsial, uji pengaruh simultan, dan uji koefisien determinasi. Berdasarkan hasil penelitian Pertama, Literasi Keuangan berpengaruh negative terhadap Kinerja Keuangan UMKM Mebel. Kedua, Kualitas Manajemen Keuangan berpengaruh positif terhadap Kinerja Keuangan UMKM Mebel.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH JARAK TANAM DAN PENYIANGAN GULMA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) VAR.CILEMBU

•

Cilembu sweet potato has a bright prospect because it is increasingly needed as consumption and industrial raw material. To increase production of this variety, a good plant spacing and weeding is needed. This resaech aimed to determine the effect of ideal plant spacing and weeding time on growth and yield of Cilembu sweet potato. The research was carried out on the land of the Faculty of Agriculture, Universitas Borneo Tarakan from February to April 2019. The method used was randomized block design with 2 factors and 4 replications. The first factor was plant spacing which consisted of three treatments: J1 (20x30 cm), J2 (30x40 cm), and J3 (40x50 cm). the second factor was weeding which consisted of 4 replication: P0 (control or not weeded), P1 (1 time weeding at 15 DAP), P2 (2 times weeding at 15 and 30 DAP), P3 (3 times weeding at 15, 30 and 40 DAP). The result showed that plant spacing did not effect all growth parameters and sweet potato crop production. Whereas weed treatment gives a real influence on the growth of tendrils at 40 and 60 DHP, number of leaves at 40 DAP, stem diameter at 20 and 60 DAP. The intraction of plant spacing and weeding effects the trearment of 20x30 cm without weeding (P0J1) and the treatment of 40x50 cm with three times weeding (P3J3) on swet potato weight at 90 DAP. It is recommended to plant sweet potato ast a space of 20x30 cm without weeding (P0J1) and at 40x50 cm with three times weeding (P3J3).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PERSUASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MANDIRI PADA SISWA KELAS VIII DI MTS AL-FATAH TARAKAN

•

Penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di MTs Al-Fatah Tarakan dengan subjek penelitian seluruh siswa kelas VIII MTs Al-Fatah Tarakan yang berjumlah 32 siswa. Penelitian tindakan kelas digunakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks persuasi dengan menggunakan model pembelajaran mandiri. Penelitian ini dilaksanakan dalam II siklus yang setiap siklus terdiri dari 4 tahap diantaranya perencenaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau pengamatan, dan refleksi. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Penelitian ini diperoleh sejumlah data yaitu dari Lembar pengamatan aktivitas siswa, lembar pengamatan aktivitas guru, serta hasil belajar siswa dalam aspek kognitif dan aspek afektif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pembelajaran menulis teks persuasi dengan menggunakan model pembelajaran mandiri dapat meningkatkan pembelajaran menulis khususnya menulis teks persuasi pada siswa kelas VIII MTs Al-Fatah Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat pada hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Hasil pengamatan aktivitas siswa pada siklus dengan 4 aspek penilaian yaitu antusias siswa, keaktifan siswa, konsentrasi siswa, dan situasi pembelajaran memperoleh hasil sebesar 59,26 dan pada siklus II yaitu 89,15, peningkatan siklus I ke II adaah sebesar 29,89. Hasil pengamatan aktivitas guru pada siklus I 67,96 dan pada siklus II sebesar 92,18 dan mengalami peningkatan 24,22. Ketuntasan hasil belajar siswa aspek kognitif pada siklus I sebesar 6,25% dan pada siklus II yaitu 84,37% mengalami peningkatan 78,12%. Hasil aspek afektif dengan 4 penilaian diantaranya disiplin, tanggung jawab, percaya diri, dan jujur. Pada siklus I sebesar 59,37% dan pada siklus II 90,62% mengalami peningkatan 31,25%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembeajaran mandiri dapat meningkatkan kemampuan menulis teks persuasi pada siswa kelas VIII di MTs Al-Fatah Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERILAKU TANAH LEMPUNG YANG DICAMPUR DENGAN PASIR SUNGAI UNTUK SUBGRADE (Studi Kasus: Gunung Selatan Kampung Satu Kota Tarakan)

•

PERILAKU TANAH LEMPUNG YANG DICAMPUR DENGAN PASIR SUNGAI UNTUK SUBGRADE (Studi Kasus: Gunung Selatan Kampung Satu Kota Tarakan) Nama Mahasiswa : Winda Lestari NPM : 14301010004 Dosen Pembimbing : Hasrullah, S.T.,M.T. ABSTRAK Tanah merupakan dasar dari suatu struktur atau konstruksi, baik itu konstruksi gedung maupun konstruksi jalan, sehingga diharapkan tanah mampu mendukung beban yang ada di atasnya. Tetapi pada implementasinya beberapa kendala terjadi disebabkan oleh tanah dengan sifat-sifat yang buruk dan kurang menguntungkan, antara lain plastisitas tinggi, kemampatan atau perubahan volume yang besar dan potensi kembang susut yang besar. Hal tersebut merupakan sifat yang dimiliki oleh tanah lempung. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut dilakukan perbaikan tanah dasar yaitu dengan cara stabilisasi dengan menggunakan pasir sungai yang ditujukan untuk memperbaiki gradasi tanah dengan cara mencampur tanah dengan bahan stabilisasi yang memiliki gradasi lebih besar. Pengujian dilakukan dengan cara mencampurkan beberapa variasi persentase pasir sungai terhadap berat tanah, dengan persentase penambahan pasir sungai 10%, 20%, 30%, 40%, 50%. Sampel tanah yang digunakan berasal dari Gunung Selatan Kampung Satu Kota Tarakan. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian sifat fisik dan mekanis tanah. Berdasarkan pemeriksaan sifat fisik tanah asli didapatkan nilai, specific gravity sebesar 2,59, Liquid Limit (LL) 53,2%, Indeks Plastis (IP) 16,50%, analisa ukuran butiran sebesar 57,8%. Berdasarkan klasifikasi USCS sampel tanah berbutir halus dan termasuk ke dalam kelompok OH. Pada pengujian sifat mekanis tanah, hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan pasir sungai 50% pada pengujian pemadatan berat isi kering mengalami peningkatan dari 1,400 gr/cm³ menjadi 1,557 gr/cm³. Pada pengujian CBR juga mengalami peningkatan, CBR unsoaked dari 6,63% menjadi 13,68% dan CBR soaked dari 3,04 menjadi 8,16% dengan melewati masa perendaman selama 4 hari dan swelling pengalami penurunan dari 19,2% menjadi 12,5%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS OPTIMALISASI AGROINDUSTRI MINYAK KAYU PUTIH CAP KENAWAI DI UPT KPH KOTA TARAKAN

•

ABSTRACT Abstract Muhammad Khaidir. 15201020037. 2019. "Analysis of Optimization of Cap Kenawai Eucalyptus Oil Agroindustry at UPT. KPH of Tarakan City ". Supervised by Elly Jumiati. Eucalyptus tree is one of the industrial plants that can be cultivated as agroforestry. Agroforestry was developed to provide benefits to improve community welfare. Main agroforesty is expected to help optimize the results of a form of land use in a sustainable manner to guarantee and improve food needs. Agroforestry is one of the effective means for equity and stages to overcome poverty in the forest village community, which can increase food income and production. In increasing the income and food production of forest village people must integrate agroforestry and agro-industry. So that this research is carried out with the aim of determining the optimal amount of production that can provide maximum benefit to the UPT. KPH Tarakan. The method of determining the sample is done by purposive sampling technique, which is the technique of determining the sample with certain considerations. With the method of data analysis and processing namely linear programming analysis used is a simplex method that will be processed using the POM For Windows 3 application with objective functions and constraint functions. By optimizing the factors of production that are used can increase the initial production profit of Rp. 1599,325 / l can increase by Rp 3238 / l or equal to an additional profit of Rp. 1639 / l. If the results of eucalyptus oil processing are reduced from 3 liters to 2.02 liters per production, a maximum profit of Rp. 3,238 / liter. ABSTRAK Abstrak Muhammad Khaidir. 15201020037. 2019. “Analisis Optimalisasi Agroindustri Minyak Kayu Putih Cap Kenawai di UPT. KPH Kota Tarakan”. Dibimbing oleh Elly Jumiati. Pohon kayu putih merupakan salah satu tumbuhan industri yang dapat diusahakan menjadi Agroforestry. Agroforestry dikembangkan untuk memberi manfaat untuk meningkatkan kesejateraan masyarakat. Agroforesty utamanya diharapkan dapat membantu mengoptimalkan hasil suatu bentuk penggunaan lahan secara berkelanjutan guna menjamin dan memperbaiki kebutuhan bahan pangan. Agroforestry merupakan salah satu sarana yang efektif untuk pemerataan dan tahapan untuk mengatasi kemiskinan dilingkungan masyarakat desa hutan, yang bisa meningkatkan pendapatan dan produksi pangan. Dalam peningkatan pendapatan dan produksi pangan masyarakat desa hutan haruslah memadukan agroforestry dan agroindustri.Sehingga peneitian ini dilakukan dengan tujuan yaitu untuk menentukan berapa jumlah produksi optimal yang dapat memberikan keuntungan maksimal terhadap UPT. KPH Tarakan. Metode penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling (sengaja) yaitu teknik penentuan sempel dengan pertimbangan tertentu. Dengan metode analisis dan pengolahan data yaitu Analisis liniear programming yang digunakan merupakan metode simpleks yang akan diolah menggunakan aplikasi POM For Windows 3 dengan fungsi tujuan dan fungsi kendala. Dengan mengoptimalkan faktor-faktor produksi yang digunakan dapat meningkatkan keuntungan produksi yang awalnya sebesar Rp. 1599,325 /l dapat meningkat sebesar Rp 3238 /l atau sama dengan penambahan keuntungan sebesar Rp. 1639 /l . Apabila dalam hasil pengolahan minyak kayu putih dikurangi dari 3 liter menjadi 2.02 liter per produksi maka akan didapatkan jumlah keuntungan maksimum sebesar Rp. 3.238 /liter.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH WAKTU PEMANGKASAN DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA (Abelmoschus esculentus L.)

2026•

Okra (Abelmoschus esculentus L.) merupakan komoditas hortikultura yang penting, dan peningkatan produksinya dapat dilakukan melalui intensifikasi teknik budidaya seperti pemangkasan daun. Efektivitas pemangkasan sangat bergantung pada penentuan waktu yang tepat agar mampu memaksimalkan hasil dan mencegah penurunan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pemangkasan daun terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman okra, serta menentukan waktu pemangkasan daun yang paling optimal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan 5 perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali, menghasilkan 25 unit percobaan. Perlakuan yang diuji meliputi: Tanpa Pemangkasan (P0), Pemangkasan 3 Minggu Setelah Tanam (MST) (P1), Pemangkasan 5 MST (P2), Pemangkasan 7 MST (P3), dan Pemangkasan 9 MST (P4).Parameter yang diamati meliputi seluruh aspek pertumbuhan vegetatif (tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang) dan generatif (umur berbunga, jumlah buah, dan bobot buah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemangkasan daun memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan vegetatif maupun generatif tanaman okra. Perlakuan P2 (Pemangkasan Daun pada usia 5 MST) terbukti menjadi perlakuan yang paling optimal dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman okra. Perlakuan P2 menghasilkan rata-rata jumlah daun tertinggi (27,28 helai) , diameter batang terbesar (2,53 cm) , umur berbunga tercepat 40 hst, serta mencapai jumlah buah (16,19 buah) dan bobot buah (252,79 g) tertinggi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI, PENANAMAN MODAL ASING DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penanaman modal dalam negeri, penanaman modal asing, dan indeks pembangunan manusia terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Utara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang mencakup penanaman modal dalam negeri, penanaman modal asing, indeks pembangunan manusia, serta pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Utara periode 2014–2023, yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara dan Badan Pusat Statistik Indonesia. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak E-Views 10. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan secara parsial variabel penanaman modal dalam negeri, penanaman modal asing, dan indeks pembangunan manusia tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Utara. Secara simultan, variabel penanaman modal dalam negeri, penanaman modal asing dan indeks pembangunan manusia tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi Kalimantan Utara

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail