ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Juata Laut merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kota Tarakan Kalimantan Utara. Juata Laut memiliki potensi perikanan yang cukup baik hal ini ditandai dengan banyaknya alat tangkap pukat hela yang berada di Juata Laut. Dengan kesempatan ini dilakukan penelitian tentang analisis hasil tangkapan, kelayakan usaha dan tingkat keramahan lingkungan alat tangkap pukat hela di Perairan Juata Laut berdasarkan 9 kriteria keramahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan menentukan hasil tangkapan, kelayakan usaha, serta menentukan tingkat keramahan lingkungan pada alat tangkap pukat hela. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel yang dilakukan adalah metode purposive random sampling yaitu dengan dua pendekatan diantaranya dengan cara observasi dan survey. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil tangkapan utama yaitu ikan nomei 682 kg serta hasil tangkapan sampingan ikan puput 329 kg, cumi-cumi 81 kg, ikan gulama 432 kg, ikan bawal 128,4 kg, udang merah/duri 53 kg, udang putih 183,2 kg, udang windu 222,9 kg, dan hasil tangkapan buangan udang manthis 3 kg, ikan layur 7 kg, dan kepiting kecil 23 kg. Kelayan usaha pada perikanan tangkap pukat hela didapatkan hasil BC/Rasio sebesar 1,730 berarti usaha tersebut layak untuk di jalankan. Adapun tingkat keramahan lingkungan yang ada di Perairan Juata Laut ini termasuk kategori ramah lingkungan dimana diperoleh skor 26,9.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pendapatan dan kelayakan usaha coffee shop di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif. Populasi penelitian ini yaitu masyarakat yang memiliki usaha Coffee Shop di Kota Tarakan, Adapun Populasi penelitian ini berjumlah 3 sampel usaha coffee shop dengan pengambilan sampel mengunakan Purposive sampling. Purposive sampling digunakan karena sampel dipilih berdasarkan kriteria tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan bersih dari usaha selama 1 tahun yaitu Garden Space Coffee sebesar Rp. 276.697.000. Usaha Kedai KopiQue Rp. 162.757.667 dan Usaha Cerita Koffie Rp. 249.701.333. Dari perhitungan analisis kelayakan, nilai R/C ratio Garden Space Coffee senilai 2,04, BCR senilai 1,04. Kedai KopiQue memiliki R/C ratio senilai 1,71, dan BCR 0,71. Dan Cerita Koffie memiliki R/C ratio senilai 2.00, dan BCR 1.00. Berdasarkan Kriteria uji kelayakan R/C ratio, ketiga usaha tersebut layak dijalankan. Sementara itu, kriteria uji kelayakan BCR Garden Space Coffee layak dan menguntungkan untuk dijalankan karena nilai BCR >1. Kedai KopiQue tidak layak dijalankan karena nilai BCR 1, dan Cerita Koffie menunjukan bahwa usaha impas BCR = 1.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Cabai rawit merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat dan menjadi sumber pendapatan bagi pedagang di pasar tradisional. Fluktuasi harga, perubahan permintaan, serta tingginya biaya operasional menyebabkan perlunya dilakukan analisis kelayakan usaha untuk mengetahui tingkat keuntungan dan keberlanjutan usaha perdagangan cabai rawit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya, penerimaan, pendapatan, dan kelayakan usaha pedagang cabai rawit di Pasar Induk Tanjung Selor. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari–Mei 2026 menggunakan metode survei. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 20 pedagang cabai rawit. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis biaya, penerimaan, pendapatan, Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), Break Even Point (BEP) Volume, Break Even Point (BEP) Penerimaan, dan Return on Investment (ROI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya total yang dikeluarkan pedagang sebesar Rp10.312.909,69 per minggu, rata-rata penerimaan sebesar Rp11.622.187,50 per minggu, dan rata-rata pendapatan sebesar Rp1.309.277,81 per minggu. Hasil analisis kelayakan menunjukkan nilai R/C Ratio sebesar 1,13, B/C Ratio sebesar 0,13, BEP Volume sebesar 1,75 kg, BEP Penerimaan sebesar Rp110.865,85, dan ROI sebesar 13%. Berdasarkan indikator tersebut, usaha perdagangan cabai rawit di Pasar Induk Tanjung Selor dinyatakan layak untuk dijalankan dan dikembangkan karena mampu menghasilkan keuntungan, menutupi seluruh biaya yang dikeluarkan, serta memberikan tingkat pengembalian modal yang positif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya nilai tambah industri olahan bandeng tanpa duri yang ada di kota Tarakan dan menganalisis skala ekonomi indusri olahan bandeng tanpa duri yang ada di Kota Tarakan. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah umkm D’baloy. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, nilai tambah yang di hasilkan oleh UMKM D’baloy dalam pengolahan bandeng tanpa duri adalah sebesar Rp.32.064,- dengan rasio (61,07%) yang berati bahwa pengolahan bandeng tanpa duri tergolong dalam nilai tambah tinggi karna rasio yang di dapatkan lebih dari 40% (61,07%>40%). Dari perhitungan skala ekonomi menggunakan metode regresi linear berganda dengan dan menggunakan aplikasi Eviews dapat disimpulkan bahwa skala industri bandeng tanpa duri pada UMKM D’baloy berada pada posisi increasing return to scale atau dalam skala yang meningkat, artinya peningkatan input akan meningkatkan nilai output yang lebih besar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya nilai tambah industri olahan ikan bandeng yang ada di kota Tarakan dan menganalisis kelayakan usaha industri olahan ikan bandeng yang ada di Kota Tarakan. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah UMKM olahan ikan bandeng di kota Tarakan yang berjumlah tujuh UMKM. Berdasarkan hasil penelitian analisis nilai tambah diketahui bahwa ada enam UMKM yang memiliki rasio nilai tambah tinggi dengan kriteria lebih dari 40%. Yaitu UMKM rizwi dengan Rasio nilai tambah 48.17%, UMKM Rumah Ratu Industri 58,63% dan 43,69%, UMKM Dreams 69,91%, UMKM Mak Atoen 78,49% UMKM fatikah jaya 60,65%, UMKM Malundra 73,56%. Dan ada satu UMKM yang memiliki rasio nilai tambah dengan kriteria sedang kurang 15% - 40% yaitu UMKM Nn kitchen dengan rasio nilai tambah 35,90% dan 37,36%. Dari perhitungan kelayakan usaha menggunakan metode R/C ratio, BCR, BEP Harga dan BEP produksi, maka UMKM olahan ikan bandeng yang ada di Kota Tarakan Layak untuk dijalankan di karenakan R/C > 1, BCR > 0 , BEP harga dari harga dan BEP Produksi dari produksi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pendapatan dan kelayakan usahatani seledri di Kelurahan Kampung Enam Kota Tarakan. Responden dalam penelitian ini terdiri dari 15 orang petani yang menggarap usahatani seledri yang ditentukan melalui metode sensus. Data primer yaitu data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner. Data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui dokumentasi, catatan, jurnal dan lain-lain yang dibutuhkan dalam penelitian. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah R/C Ratio, B/C Ratio, BEP produksi, BEP harga, NPV1, NPV2, dan IRR. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) rata-rata pendapatan yang diterima petani seledri di Kelurahan Kampung Enam Kota Tarakan dalam satu kali musim tanam adalah sebesar Rp. 1.417.349, (2) analisis kelayakan R/C Ratio sebesar 4,46, B/C Ratio sebesar 3,77, nilai BEP produksi sebesar 56,313 Kg, BEP harga sebesar Rp. 119,122, mendapatkan NPV1 sebesar Rp. 1,288,499, NPV2 sebesar 1,757,513, dan IRR sebesar 48%. Hal ini dapat diartikan bahwa usahatani seledri di Kelurahan Kampug Enam Kota Tarakan layak untuk diusahakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kelayakan yaitu, Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kelayakan yaitu, analisis B/C Ratio (Benefit Cost), R/C Ratio (Revenue Cost), BEP (Break Event Point) dari ketiga analisis tersebut telah dilaksanakan observasi pada masing-masing objek usaha industri rumah tangga makanan olahan perikanan di Kota Tarakan ada empat karakteristrik usaha industri yang diteliti yaitu usaha Amplang, usaha Pempek, usaha Pentol ikan, usaha Abon ikan terdapat 16 sampel dari keempat karakteristik tersebut. Berdasarkan kriteria analisis kelayakan yang telah ditentukan, dari 16 sampel terdapat satu usaha yang dapat dikatakan tidak layak dalam analisis B/C Ratio yang hasilnya 1 yaitu usaha Pempek88 sebesar 0.7 yang menyatakan usaha tersebut tidak layak dan merugikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA KEPITING SOKA DI KOTA TARAKAN Nur Fithri (Charitin Devi, S.E., M.Sc) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kelayakan usaha Budidaya Kepiting Soka di Kota Tarakan. Jenis Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah usaha Budidaya Kepiting Soka yang ada di Kota Tarakan, jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data skunder, teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik pengawasan,wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga alat analisis kelayakan yaitu, analisis R/C Ratio (Revenue Cost), B/C Ratio (Benefit Cost), dan BEP (Break Event Point), dari keempat analisis tersebut telah dilaksanakan observasi pada masing-masing objek usaha budidaya kepiting soka yang ada di Kota Tarakan yaitu pada analisis data R/C Ratio dari keempat usaha tersebut dinyatakan menguntungkan untuk dilaksanakan, sedangkan pada analisis data B/C Ratio usaha pak ajran dan pak maskur dinyatakan layak untuk dilaksanakan, pada analisis data B/C Ratio, sedangkan pak Bakri dan pak septianda dinyatakan rugi dan tidak layak dilaksanakan. Dan pada analis BEP produksi dan BEP harga dari keempat usaha tersebut dinyatakan berada pada titik impas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Penelitian tentang kelayakan usahatani sarang burung walet di Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kabupaten Bulungan (studi kasus sarang burung walet milik Bapak Mudhrad), dengan bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan yakni untuk mengetahui total biaya, penerimaan, pendapatan, serta analisis Kelayakan Usahatani Sarang Burung Walet yang dapat ditentukan melalui RC Ratio dan BC Ratio. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data yang digunakan dalam tesis ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, total biaya yang dikeluarkan pada usahatani sarang burung walet selama 6 Tahun sebesar Rp. 118.718.334, dengan penerimaan sebesar Rp. 484.000.000, dan pendapatan sebesar Rp. 365.281.666. Kedua, erdasarkan analisis kelayakan usaha yang dilakukan melalui 2 indikator yaitu R/C Ratio ddan B/C ratio layak untuk diusahakan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usaha perahu di Kota Tarakan. Penelitian ini difokuskan pada wilayah Juata Laut dan Pantai Amal yang memiliki usaha perahu nelayan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengusaha perahu nelayan di Kota Tarakan baik terdaftar di dinas yang terkait maupun tidak. Adapun populasi dalam penelitian ini berjumlah 5 usaha pembuatan perahu nelayan dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh atau teknik sampel sensus dimana semua populasi dijadikan sampel dan data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis pendapatan dan analisis kelayakan usaha. Hasil penelitian ini adalah diketahui keuntungan atau pendapatan berdasarkan rata-rata sebesar Rp 27.009.547 per unit. Dengan rata-rata total produksi Rp 4.009.547 per unit dan total penerimaan Rp 23.000.000 per unit. Berdasarkan analisis kelayakan usaha perahu nelayan di Kota Tarakan diketahui nilai rata-rata R/C ratio (Revenue Cost Ratio) sebesar 5,73, B/C ratio (Benefit Cost of Ratio) sebesar 4,73, PPC (Payback Period of Capital) sebesar 0,140 atau 1,68 bulan. Berdasarkan kriteria uji kelayakan R/C ratio, B/C ratio, dan PPC rata- rata usaha perahu nelayan di Kota Tarakan layak untuk dijalankan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA PERIKANAN BUBU DASAR (Bottom Fish Pots) DI PERAIRAN BUNYU KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Studi kelayakan merupakan suatu pertimbangan menerima atau menolak pelaksanaan suatu usaha. Analisis kelayakan usaha perikanan tangkap bubu dasar bertujuan untuk menilai sejauh mana manfaat secara finansial yang diterima melalui usaha tersebut sehingga dapat menjadi informasi dalam rangka pengembangan alat tangkap dalam upaya meningkatkan produktivitas daerah dan peningkatan kesejahteraan nelayan. Penelitian ini memfokuskan pada objek riset tentang bubu dasar (bottom fish pots) dan ikan-ikan demersal sebagai target tangkapan. Bubu dasar (bottom fish pots) adalah alat perangkap sederhana yang digunakan oleh nelayan Pulau Bunyu dengan target tangkapan ikan-ikan demersal. Tujuan penelitian ini adalah menerangkan secara deksriptif kuantitatif nilai investasi, menguraikan dan menjelaskan nilai pendapatan atau keuntungan alat tangkap bubu dasar di perairan Bunyu dan menganalisis serta menjelaskan kelayakan usaha dengan kriteria Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), Internal Rate of Return (IRR), Payback period (PP). Penelitian ini dilakukan selama dua bulan dengan menggunakan 10 alat tangkap bubu dengan lama trip 3 sampai 4 hari dengan nilai Total Cost (TC) Rp. 2.010.373, nilai Total Revenue (TR) Rp. 30.885.417, nilai Benefit sebesar RP. 28.875.044, dan nilai Payback Period (PP) sebesar 0,52 sehingga usaha perikanan tangkap bubu dasar mendapatkan keuntungan. Hasil perhitungan kelayakan investasi usaha perikanan tangkap bubu dasar di perairan Bunyu menunjukkan bahwa nilai NPV sebesar Rp. 1.335.561.064 (nilai NPV 0), nilai B/C Rasio sebesar 6.4 (B/C Rasio 1), dan IRR sebesar 55.14% (IRR discount rate), sehingga usaha perikanan tangkap bubu dasar di perairan Bunyu dinyatakan layak dilaksanakan untuk masa yang akan datang. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dpat disimpulkan bahwa usaha perikanan tangkap bubu dasar di perairan Bunyu dinyatakan layak dilaksanakan untuk masa yang akan datang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TAMBAK UDANG WINDU DI KECAMATAN TANA LIA KABUPATEN TANA TIDUNG (Studi Kasus Tambak Bapak Basir di Pulau Tanah Merah) Abstrak Kecamatan Tana Lia merupakan salah satu daerah Kabupaten Tana Tidung yang memiliki potensi dalam budidaya perairan khususnya dalam budidaya tambak udang windu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usaha tambak udang windu di Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung dan menganalisis kelayakan usaha tambak udang di daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (1) analisis biaya yaitu penerimaan dan pendapatan dan (2) analisis kelayakan usaha yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) dan Payback Period. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode penentuan Informan menggunakan purposive sampling dengan pertimbangan tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa: Pertama, jumlah pendapatan yang diperoleh selama 9 periode panen sebesar Rp. 154.491.525. Kedua hasil kelayakan usaha menunjukan NPV sebesar Rp. 102.482.327 , Net B/C 18.7>1 , IRR 6%>5.5% dari ketiga hasil tersebut menunjukkan hasil usaha layak dijalankan dan Payback Period sebesar 9 artinya modal kembali pada periode panen ke 9.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kelayakan usaha batik di Kota Tarakan. Jenis Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah usaha batik yang ada di Kota Tarakan, jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data skunder, teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik pengawasan,wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ada empat analisis kelayakan yaitu, analisis R/C Ratio (Revenue Cost), B/C Ratio (Benefit Cost), BEP (Break Event Point), dan ROI (Return On Invesment), dari keempat analisis tersebut telah dilaksanakan observasi pada masing-masing object usaha batik yang ada di Kota Tarakan yaitu pada usaha batik Pakis Asia, batik D’Erte, batik Semandat, dan Julak batik. Berdasarkan kriteria analisis kelayakan yang telah ditentukan, dapat dikatakan bahwa dari empat pengusaha batik hanya dua yang dapat dikatakan menguntungkan dan layak untuk dilaksanakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT (EUCHEUMA COTTONII) DI KELURAHAN TANJUNG HARAPAN KABUPATEN NUNUKAN ABSTRAK Suatu usaha yang dilakukan oleh petani rumput laut harus menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan. Indikator keberlanjutan dapat dianalisis salah satunya melalui analisis kelayakan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan dan pendapatan serta mengetahui kelayakan usaha budidaya rumput laut di Kelurahan Tanjung Harapan Kabupaten Nunukan. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Harapan. Teknik penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 31 petani rumput laut. Teknik analisis data menggunakan analisis R/C Ratio dan BEP sebagai indikator mengukur kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerimaan usahatani rumput laut di Kelurahan Tanjung Harapan per 1 periode produksi untuk luas lahan 2 ha sebesar Rp.32.370.000, dengan pendapatan sebesar Rp.15.179.779. Dari hasil analisis, didapatkan nilai R/C Ratio sebesar 2 yang berarti usaha budidaya rumput laut di Kelurahan Tanjung Harapan layak untuk dijalankan. Jumlah produksi sebesar 1.245 Kg lebih besar dari BEP Produksi sebesar 289,04 Kg sehingga dikatakan layak. Nilai jual sekarang sebesar Rp.26.000/Kg lebih besar dari BEP Harga sebesar Rp.13,807/Kg sehingga dikatakan layak. Jumlah total penerimaan sebesar Rp.32.370.000 lebih besar dari nilai BEP penerimaan sebesar Rp.7.524.634 sehingga dikatakan layak. Bagi petani, tetap menggunakan bibit berkualitas karena akan berpengaruh terhadap produksi dan pendapatan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui seberapa besar pendapatan usaha tani rumput laut di Desa Sei Lancang, (2) menganalisis besarnya tingkat risiko produksi, harga, dan pendapatan usaha tani rumput laut di Desa Sei Lancang, dan (3) menganalisis kelayakan finansial dari usaha tani rumput laut di Desa Sei Lancang. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Pengambilan jumlah responden ditentukan dengan metode simple random sampling yaitu sebanyak 60 responden. Metode analisis yang digunakan di dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan, koefisien variasi (CV) R/C, BEP produksi, dan BEP harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata pendapatan yang diterima petani rumput laut di Desa Sei Lancang per hektar dengan 3 kali periode produksi sebesar Rp 3.359.310, (2) Risiko paling tinggi adalah risiko pendapatan dengan nilai koefisien variasi (KV) sebesar 0,79, disusul risiko produksi sebesar 0,39, dan yang terakhir risiko harga sebesar 0,05, dan (3) berdasarkan hasil perhitungan kelayakan usaha tani rumput laut, diperoleh nilai R/C ratio sebesar 1,58, nilai BEP produksi sebesar 229 Kg dan BEP harga sebesar Rp 14.281. Hal ini berarti usaha tani rumput laut tersebut layak untuk diusahakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kelayakan dan strategi pengembangan usaha kepiting soka di Kota Tarakan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengusaha kepiting soka di Kota Tarakan. Adapun populasi penelitian ini berjumlah 4 orang dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh atau teknik sampel sensus dimana semua populasi dijadikan sampel, dan data penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa kelayakan finansial usaha kepiting soka di Kota Tarakan yaitu R/C Ratio sebesar 2,26, BCR (Benefit Cost of Rate) sebesar 1,26, FRR (Financial Rate of Return) sebesar 40,66% dan pendapatan bersih sebesar Rp 159.375.000,-. Berdasarkan kriteria kelayakan yang telah ditentukan dapat dikatakan bahwa UKM Usaha Kepiting Soka di Kota Tarakan layak untuk dioperasionalkan. Sedangkan tahapan analisis yang dilakukan yaitu dengan melihat kondisi internal dan eksternal pengusaha dengan cara analisis situasi, dengan kata lain yaitu analisis SWOT, dengan melalui tahapan IFE (Internal Faktor Evaluation), EFE (Eksternal Faktor Evaluation), dan diagram SWOT. Hasil analisis data menunjukkan bahwa strategi yang digunakan yaitu strategi Agresif atau strategi SO (Strength-Opportunity). Kata Kunci: Kelayakan Usaha, Strategi Pengembangan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS FINANSIAL USAHA KULINER KONTAINERBOOTH DI KOTA TARAKAN Reti Datu Eang Djuanda Hatta, S.E.,M.Si Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kelayakan usaha dan strategi pengembangan kontainer booth di Kota Tarakan, penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan metode survey dan wawancara serta kuisioner sebagai alat untuk megumpulkan data yang diperlukan. Alat analisis dalam penelitian ini mengunakan analisis kelayakan yaitu R/C rati, Benefit Cost (B/C), payback period of capital (PPC), Break Event Point (BEP), untuk strategi pengembangan usaha. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa usaha kontainer Booth di Kota Tarakan secara kelayakan usaha ini layak untuk dijalankan sedangkan strategi yang digunakan dalam pengembagan usaha Kontainer Booth di Kota Tarakan meliputi : Meningkatkan Kinerja dalam menjalani usaha, mengefisienkan modal dalam menjalani usaha, meningkatkan kapasitas usaha. Kata kunci: Kelayakan usaha, Strategi Pengembangan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini (i) untuk mengetahui dan menjelaskan kelayakan Usaha dan strategi pengembangan usaha Jual Beli Burung Kontes di Kota Tarakan; (ii) Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode survei dan wawancara serta kuisioner sebagai alat untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis kelayakan yaitu R/C Ratio, Benefit Cost (B/C), playback period of capital (PPC), Break Event Point (BEP). dan mengunkan analisis SWOT untuk strategi pengembangan usaha. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (i) usaha jual beli burung kontes di Kota Tarakan secara kelayakan usaha ini layak untuk dijalankan; (ii) Sedangkan strategi SO (Strenght-Opportunities) yang digunakan dalam pengembangan usaha jual beli burung kontes di kota Tarakan meliputi: meningkatkan pemasaran burung, mengefisienkan tenaga kerja, dan meningkatkan kapasitas usaha. Kata-kata kunci: kelayakan usaha, strategi pengembangan.