2026 · Book ·
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kesulitan dan faktor penyebab kesulitan belajar siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan dalam menyelesaikan soal matematika pada materi bentuk aljabar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah tiga orang siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan nilai matematika yang berada di bawah KKM, hasil pekerjaan siswa, serta rekomendasi guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes soal hasil pekerjaan siswa, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa pada materi bentuk aljabar terdiri atas kesulitan konsep dan kesulitan prinsip. Kesulitan konsep meliputi ketidakmampuan siswa dalam menentukan koefisien serta mengelompokkan suku sejenis dan suku tidak sejenis. Kesulitan prinsip meliputi kesulitan dalam menyelesaikan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bentuk aljabar. Faktor penyebab kesulitan belajar siswa berasal dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi kondisi fisik, minat belajar, motivasi belajar, dan sikap siswa terhadap pembelajaran matematika. Faktor eksternal meliputi faktor keluarga, faktor sekolah, dan faktor lingkungan masyarakat atau pergaulan teman sebaya. Dengan demikian, kesulitan belajar siswa pada materi bentuk aljabar dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman konsep dan prinsip aljabar serta berbagai faktor yang berasal dari dalam dan luar diri siswa.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kesulitan dan faktor penyebab kesulitan belajar siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan dalam menyelesaikan soal matematika pada materi bentuk aljabar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah tiga orang siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan nilai matematika yang berada di bawah KKM, hasil pekerjaan siswa, serta rekomendasi guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes soal hasil pekerjaan siswa, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa pada materi bentuk aljabar terdiri atas kesulitan konsep dan kesulitan prinsip. Kesulitan konsep meliputi ketidakmampuan siswa dalam menentukan koefisien serta mengelompokkan suku sejenis dan suku tidak sejenis. Kesulitan prinsip meliputi kesulitan dalam menyelesaikan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bentuk aljabar. Faktor penyebab kesulitan belajar siswa berasal dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi kondisi fisik, minat belajar, motivasi belajar, dan sikap siswa terhadap pembelajaran matematika. Faktor eksternal meliputi faktor keluarga, faktor sekolah, dan faktor lingkungan masyarakat atau pergaulan teman sebaya. Dengan demikian, kesulitan belajar siswa pada materi bentuk aljabar dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman konsep dan prinsip aljabar serta berbagai faktor yang berasal dari dalam dan luar diri siswa.
2025 · Book ·
Produksi udang dalam tambak tradisional mengalamai fluktuasi yang cenderung menurun, hal ini terjadi karena beberapa faktor salah satunya yaitu faktor lingkungan dan adanya kompetitor atau predator didalam tambak. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membandingkan kebiasaan makan antara biota budidaya (ikan bandeng dan udang windu) dengan hama atau kompetitor (ikan mujair) dalam tambak tradisional. Pengambilan sampel dilakukan pada saat panen total dengan mengambil masing-masing ikan dan udang. Sampel yang ada dibedah lalu diamati dan diidentifikasi jenis makanannya. Dari proses identifikasi pada lambung dan usus didaptkan jenis makanan yang sama pada Ikan bandeng, udang windu dan ikan mujair 10 jenis makanan, yaitu Coscinodiscus sp, Oscillatoria sp, Closterium gracile, Synedra sp, Nitzchia sp, Melosira sp, Ceratophyllum sp, Chaetomorpha sp, Navicula sp, Cyanophyta. Pada ikan bandeng dikelompokkan makan utama yaitu gosse, makanan tambahan yaitu lumut dan makanan tambahan yaitu plannkton. Pada udang windu dikelompokkan makanan utama yaitu lumut, makan tambahan yaitu gosse dan makanan pelengkap yaitu plankton, sedangkan pada ikan mujair dikelompokkan makanan utama yaitu gosse, makanan tambahan yaitu lumut dan makanan pelengkap yaitu plankton. Dari hasil pengamatan kebiasaan makan, pada ikan dan udang memiliki kebiasaan makan yang sama dari jenis makanan yang di makan. Dampak langsung dari persaingan ini sangat merugikan produktivitas tambak. Hal ini bermanifestasi dalam bentuk terhambatnya laju pertumbuhan individu biota budidaya, penurunan drastis pada tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate) menghasilkan produktivitas panen yang rendah.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Produksi udang dalam tambak tradisional mengalamai fluktuasi yang cenderung menurun, hal ini terjadi karena beberapa faktor salah satunya yaitu faktor lingkungan dan adanya kompetitor atau predator didalam tambak. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membandingkan kebiasaan makan antara biota budidaya (ikan bandeng dan udang windu) dengan hama atau kompetitor (ikan mujair) dalam tambak tradisional. Pengambilan sampel dilakukan pada saat panen total dengan mengambil masing-masing ikan dan udang. Sampel yang ada dibedah lalu diamati dan diidentifikasi jenis makanannya. Dari proses identifikasi pada lambung dan usus didaptkan jenis makanan yang sama pada Ikan bandeng, udang windu dan ikan mujair 10 jenis makanan, yaitu Coscinodiscus sp, Oscillatoria sp, Closterium gracile, Synedra sp, Nitzchia sp, Melosira sp, Ceratophyllum sp, Chaetomorpha sp, Navicula sp, Cyanophyta. Pada ikan bandeng dikelompokkan makan utama yaitu gosse, makanan tambahan yaitu lumut dan makanan tambahan yaitu plannkton. Pada udang windu dikelompokkan makanan utama yaitu lumut, makan tambahan yaitu gosse dan makanan pelengkap yaitu plankton, sedangkan pada ikan mujair dikelompokkan makanan utama yaitu gosse, makanan tambahan yaitu lumut dan makanan pelengkap yaitu plankton. Dari hasil pengamatan kebiasaan makan, pada ikan dan udang memiliki kebiasaan makan yang sama dari jenis makanan yang di makan. Dampak langsung dari persaingan ini sangat merugikan produktivitas tambak. Hal ini bermanifestasi dalam bentuk terhambatnya laju pertumbuhan individu biota budidaya, penurunan drastis pada tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate) menghasilkan produktivitas panen yang rendah.
2025 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas IV-B melalui penerapan media simulasi PhET (Physical Education Technology) dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV-B yang berjumlah 24 peserta didik. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar, tes soal dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media simulasi PhET dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik, yang ditandai dengan peningkatan skor motivasi belajar pada siklus I dan II. Pada siklus I, skor motivasi belajar peserta didik mencapai 75,00% yang temasuk dalam kategori sangat termotivasi, dan pada siklus II meningkat menjadi 95,83% yang termasuk dalam kategori sangat termotivasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media simulasi PhET dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika, karena PhET memungkinkan peserta didik untuk belajar secara interaktif dan menyenangkan.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas IV-B melalui penerapan media simulasi PhET (Physical Education Technology) dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV-B yang berjumlah 24 peserta didik. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar, tes soal dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media simulasi PhET dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik, yang ditandai dengan peningkatan skor motivasi belajar pada siklus I dan II. Pada siklus I, skor motivasi belajar peserta didik mencapai 75,00% yang temasuk dalam kategori sangat termotivasi, dan pada siklus II meningkat menjadi 95,83% yang termasuk dalam kategori sangat termotivasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media simulasi PhET dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika, karena PhET memungkinkan peserta didik untuk belajar secara interaktif dan menyenangkan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Financial technologi (Fintech) muncul dan berkembang seiring perubahan gayaa hidup Masyarakat. Fintech lending sendiri membawa perubahan perekonomian terkhusus pada sektor jasa keuangan. Peer to peer lending sendiri merupakan salah satu kegiatan atau sistem pada Perusahaan fintech yang mempertemukan secara langsung pemilik dana dengan peminjam dana dengan membuat platform online yang menyediakan fasilitas bagi pemilik dana untuk memberikan pinjaman secara langsung kepada calon debitur. Selain itu jumlah uang beredar juga mempengaruhi dalam pertumbuhan ekonomi diindonesia, jumlah uang beredar mencerminkan likuiditas dan aktivitas ekonomi yang ada didalam Masyarakat. Pertumbuhan jumlah uang beredar yang stabil dan seimbang dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara peer to peer lending dan jumlah uang beredar dengan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis data pada penelitian ini merupakan data sekunder yang merupakan data time series dari tahun 2018 hingga tahun 2023 yang dikumpulakn dengan menggunakan studi kepustakaan . dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan adalah metode uji korelasi product moment pearson yang dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS 23. Setelah melakukan pengujian melalui aplikasi SPSS diketahui dalam penelitian ini data yang diperoleh menunjukan bahwa hubungan antar peer to peer lending dan jumlah uang beredar terbukti cukup kuat dengan pertumbuhan ekonomi.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Financial technologi (Fintech) muncul dan berkembang seiring perubahan gayaa hidup Masyarakat. Fintech lending sendiri membawa perubahan perekonomian terkhusus pada sektor jasa keuangan. Peer to peer lending sendiri merupakan salah satu kegiatan atau sistem pada Perusahaan fintech yang mempertemukan secara langsung pemilik dana dengan peminjam dana dengan membuat platform online yang menyediakan fasilitas bagi pemilik dana untuk memberikan pinjaman secara langsung kepada calon debitur. Selain itu jumlah uang beredar juga mempengaruhi dalam pertumbuhan ekonomi diindonesia, jumlah uang beredar mencerminkan likuiditas dan aktivitas ekonomi yang ada didalam Masyarakat. Pertumbuhan jumlah uang beredar yang stabil dan seimbang dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara peer to peer lending dan jumlah uang beredar dengan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis data pada penelitian ini merupakan data sekunder yang merupakan data time series dari tahun 2018 hingga tahun 2023 yang dikumpulakn dengan menggunakan studi kepustakaan . dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan adalah metode uji korelasi product moment pearson yang dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS 23. Setelah melakukan pengujian melalui aplikasi SPSS diketahui dalam penelitian ini data yang diperoleh menunjukan bahwa hubungan antar peer to peer lending dan jumlah uang beredar terbukti cukup kuat dengan pertumbuhan ekonomi.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS REMEDIAL TEACHING MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS XI DI SMA NEGERI 1 SEBATIK TAHUN AJARAN 2022/2023 ABSTRAK Pembelajaran remedial adalah sebuah kegiatan yang sangat penting dalam keseluruhan proses belajar mengajar. Melalui program remedial, guru berusaha membantu siswa untuk mencapai kesuksesan belajar secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Remedial Teaching pada mata pelajaran biologi kelas XI SMA Negeri 1 Sebatik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data. Subjek penelitiannya yaitu 1 orang guru yang mengajar mata pelajaran Biologi di kelas XI SMA dengan penentuan sampel menggunakan Purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa yang dilakukan oleh Guru biologi pada perencanaan pengajaran remedial: Guru biologi Meneliti kembali kasus (melakukan diagnosis), dan Pemilihan alternatif tindakan, dan kegiatan yang tidak dilaksanakan yaitu Pemberian layanan Bimbingan dan Konseling. Pada pelaksanaan pengajaran remedial: Remedial dilaksanakan di kelas. Waktu dilaksanakan remedial remedial Setelah Ulangan Akhir Semester (UAS). Metode yang digunakan adalah metode kerja kelompok. Strategi pendekatan remedial yaitu kuratif. Pada evaluasi pengajaran remedial: Guru melakukan pengukuran kembali terhadap prestasi belajar dalam bentuk merangkum materi, guru memberikan Re-evaluasi kepada siswa yang sudah remedial tapi masih belum tuntas dalam bentuk rangkuman. Guru Biologi hanya melakukan re-diagnosis melalui pengamatan pengalaman mengajar setiap proses pembelajaran.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS REMEDIAL TEACHING MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS XI DI SMA NEGERI 1 SEBATIK TAHUN AJARAN 2022/2023 ABSTRAK Pembelajaran remedial adalah sebuah kegiatan yang sangat penting dalam keseluruhan proses belajar mengajar. Melalui program remedial, guru berusaha membantu siswa untuk mencapai kesuksesan belajar secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Remedial Teaching pada mata pelajaran biologi kelas XI SMA Negeri 1 Sebatik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data. Subjek penelitiannya yaitu 1 orang guru yang mengajar mata pelajaran Biologi di kelas XI SMA dengan penentuan sampel menggunakan Purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa yang dilakukan oleh Guru biologi pada perencanaan pengajaran remedial: Guru biologi Meneliti kembali kasus (melakukan diagnosis), dan Pemilihan alternatif tindakan, dan kegiatan yang tidak dilaksanakan yaitu Pemberian layanan Bimbingan dan Konseling. Pada pelaksanaan pengajaran remedial: Remedial dilaksanakan di kelas. Waktu dilaksanakan remedial remedial Setelah Ulangan Akhir Semester (UAS). Metode yang digunakan adalah metode kerja kelompok. Strategi pendekatan remedial yaitu kuratif. Pada evaluasi pengajaran remedial: Guru melakukan pengukuran kembali terhadap prestasi belajar dalam bentuk merangkum materi, guru memberikan Re-evaluasi kepada siswa yang sudah remedial tapi masih belum tuntas dalam bentuk rangkuman. Guru Biologi hanya melakukan re-diagnosis melalui pengamatan pengalaman mengajar setiap proses pembelajaran.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait perlindungan hukum pemilih pemula dalam sistem demokrasi di Indonesia. Pertama, pengaturan yang mengatur tentang perlindungan hukum pemilih pemula. Kedua, hambatan memperloeh perlindungan hukum bagi pemilih pemula atas hak partisipasi dalam pemilihan umum. Skripsi ini merupakan penelitian normatif yang menempatkan hukum sebagai sebuah bangunan sistem norma. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer yang diperoleh langsung dari lapangan penelitian dengan cara melakukan wawancara dengan narasumber yang berkaitan, data sekunder ialah data yang diperoleh dari berbagai sumber hukum yang berhubungan dengan permasalahan yang diteliti dan data tersier yang diperoleh dari teori dan pendapat para ahli dalam berbagai literatur/buku hukum, kamus, dan sumber dari jurnal dan lainnya. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa : Pertama, Regulasi hukum terkait pemilih pemula sebagaimana diatur dalam Undang-Undang mempunyai perlindungan hukum yang sama dengan kelompok pemilih yang lain. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menyebutkan bahwa seseorang yang dapat menggunakan hak pilihnya adalah seseorang yang berusia genap 17 (tujuh belas) tahun dan/sudah pernah kawin. Pengelompokan pemilih pemula hanya dilakukan sebagai sarana untuk mudah menjangkau kelompok pemilih dari berbagai lingkungan sosial dalam melaksanakan pendidikan politik pemilu. Kedua, hambatan pemilih pemula dalam memperoleh perlindungan hukum diantaranya pemilih pemula kalangan pelajar yang memiliki kesibukan pembelajaran yang padat dan kurangnya kesadaran politik sehingga acuh dalam partisipasi politik pemilihan umum, keterbatasan anggaran dari penyelenggara pemilihan umum untuk menjangkau remaja yang tidak bersekolah dari berbagai tempat, serta Pensiunan TNI/Polri yang kembali ke kampung halaman tidak dapat dijangkau untuk kemudiian diberikan haknya atas pendidikan politik pemilih.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait perlindungan hukum pemilih pemula dalam sistem demokrasi di Indonesia. Pertama, pengaturan yang mengatur tentang perlindungan hukum pemilih pemula. Kedua, hambatan memperloeh perlindungan hukum bagi pemilih pemula atas hak partisipasi dalam pemilihan umum. Skripsi ini merupakan penelitian normatif yang menempatkan hukum sebagai sebuah bangunan sistem norma. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer yang diperoleh langsung dari lapangan penelitian dengan cara melakukan wawancara dengan narasumber yang berkaitan, data sekunder ialah data yang diperoleh dari berbagai sumber hukum yang berhubungan dengan permasalahan yang diteliti dan data tersier yang diperoleh dari teori dan pendapat para ahli dalam berbagai literatur/buku hukum, kamus, dan sumber dari jurnal dan lainnya. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa : Pertama, Regulasi hukum terkait pemilih pemula sebagaimana diatur dalam Undang-Undang mempunyai perlindungan hukum yang sama dengan kelompok pemilih yang lain. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menyebutkan bahwa seseorang yang dapat menggunakan hak pilihnya adalah seseorang yang berusia genap 17 (tujuh belas) tahun dan/sudah pernah kawin. Pengelompokan pemilih pemula hanya dilakukan sebagai sarana untuk mudah menjangkau kelompok pemilih dari berbagai lingkungan sosial dalam melaksanakan pendidikan politik pemilu. Kedua, hambatan pemilih pemula dalam memperoleh perlindungan hukum diantaranya pemilih pemula kalangan pelajar yang memiliki kesibukan pembelajaran yang padat dan kurangnya kesadaran politik sehingga acuh dalam partisipasi politik pemilihan umum, keterbatasan anggaran dari penyelenggara pemilihan umum untuk menjangkau remaja yang tidak bersekolah dari berbagai tempat, serta Pensiunan TNI/Polri yang kembali ke kampung halaman tidak dapat dijangkau untuk kemudiian diberikan haknya atas pendidikan politik pemilih.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa dan menganalisis faktor eksternal yang mempengaruhi pada pembelajaran IPA di kelas VII SMP Negeri 1 Sebatik Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah kombinasi (mixed methods). Penelitian kombinasi menggunakan jenis desain sequential explanatory designs. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sebatik Utara. Pengambilan sampel pada penelitian dengan menggunakan teknik Sampling Sekuensial. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan dua tahap yaitu teknik analisis data kuantitatid dan analisis data kualitatif, hasil diperoleh dari minat belajar siswa pada pelajaran IPA di kelas VII menunjukkan bahwa nilai keseluruhan dari 4 kategori yaitu 4 siswa yang sangat berminat, 107 siswa yang berminat, 69 siswa yang tidak berminat, dan 0 siswa yang sangat tidak berminat, dan faktor yang mempengaruhi dalam peminatan belajar siswa pada pembelajaran IPA adalah a) Hubungan guru dengan siswa, b) Disiplin sekolah, c) Keadaan gedung sekolah, dan d) Alat pembelajaran. Sementara, faktor yang mempengaruhi ketidak minatan belajar siswa pada pembelajaran IPA adalah a) Metode pembelajaran. Ke-5 faktor tersebut harus dioptimalkan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPA.
2022 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa dan menganalisis faktor eksternal yang mempengaruhi pada pembelajaran IPA di kelas VII SMP Negeri 1 Sebatik Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah kombinasi (mixed methods). Penelitian kombinasi menggunakan jenis desain sequential explanatory designs. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sebatik Utara. Pengambilan sampel pada penelitian dengan menggunakan teknik Sampling Sekuensial. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan dua tahap yaitu teknik analisis data kuantitatid dan analisis data kualitatif, hasil diperoleh dari minat belajar siswa pada pelajaran IPA di kelas VII menunjukkan bahwa nilai keseluruhan dari 4 kategori yaitu 4 siswa yang sangat berminat, 107 siswa yang berminat, 69 siswa yang tidak berminat, dan 0 siswa yang sangat tidak berminat, dan faktor yang mempengaruhi dalam peminatan belajar siswa pada pembelajaran IPA adalah a) Hubungan guru dengan siswa, b) Disiplin sekolah, c) Keadaan gedung sekolah, dan d) Alat pembelajaran. Sementara, faktor yang mempengaruhi ketidak minatan belajar siswa pada pembelajaran IPA adalah a) Metode pembelajaran. Ke-5 faktor tersebut harus dioptimalkan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPA.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT (EUCHEUMA COTTONII) DI KELURAHAN TANJUNG HARAPAN KABUPATEN NUNUKAN ABSTRAK Suatu usaha yang dilakukan oleh petani rumput laut harus menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan. Indikator keberlanjutan dapat dianalisis salah satunya melalui analisis kelayakan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan dan pendapatan serta mengetahui kelayakan usaha budidaya rumput laut di Kelurahan Tanjung Harapan Kabupaten Nunukan. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Harapan. Teknik penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 31 petani rumput laut. Teknik analisis data menggunakan analisis R/C Ratio dan BEP sebagai indikator mengukur kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerimaan usahatani rumput laut di Kelurahan Tanjung Harapan per 1 periode produksi untuk luas lahan 2 ha sebesar Rp.32.370.000, dengan pendapatan sebesar Rp.15.179.779. Dari hasil analisis, didapatkan nilai R/C Ratio sebesar 2 yang berarti usaha budidaya rumput laut di Kelurahan Tanjung Harapan layak untuk dijalankan. Jumlah produksi sebesar 1.245 Kg lebih besar dari BEP Produksi sebesar 289,04 Kg sehingga dikatakan layak. Nilai jual sekarang sebesar Rp.26.000/Kg lebih besar dari BEP Harga sebesar Rp.13,807/Kg sehingga dikatakan layak. Jumlah total penerimaan sebesar Rp.32.370.000 lebih besar dari nilai BEP penerimaan sebesar Rp.7.524.634 sehingga dikatakan layak. Bagi petani, tetap menggunakan bibit berkualitas karena akan berpengaruh terhadap produksi dan pendapatan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT (EUCHEUMA COTTONII) DI KELURAHAN TANJUNG HARAPAN KABUPATEN NUNUKAN ABSTRAK Suatu usaha yang dilakukan oleh petani rumput laut harus menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan. Indikator keberlanjutan dapat dianalisis salah satunya melalui analisis kelayakan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan dan pendapatan serta mengetahui kelayakan usaha budidaya rumput laut di Kelurahan Tanjung Harapan Kabupaten Nunukan. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Harapan. Teknik penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 31 petani rumput laut. Teknik analisis data menggunakan analisis R/C Ratio dan BEP sebagai indikator mengukur kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerimaan usahatani rumput laut di Kelurahan Tanjung Harapan per 1 periode produksi untuk luas lahan 2 ha sebesar Rp.32.370.000, dengan pendapatan sebesar Rp.15.179.779. Dari hasil analisis, didapatkan nilai R/C Ratio sebesar 2 yang berarti usaha budidaya rumput laut di Kelurahan Tanjung Harapan layak untuk dijalankan. Jumlah produksi sebesar 1.245 Kg lebih besar dari BEP Produksi sebesar 289,04 Kg sehingga dikatakan layak. Nilai jual sekarang sebesar Rp.26.000/Kg lebih besar dari BEP Harga sebesar Rp.13,807/Kg sehingga dikatakan layak. Jumlah total penerimaan sebesar Rp.32.370.000 lebih besar dari nilai BEP penerimaan sebesar Rp.7.524.634 sehingga dikatakan layak. Bagi petani, tetap menggunakan bibit berkualitas karena akan berpengaruh terhadap produksi dan pendapatan.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Survei pengetahuan mahasiswa angkatan 2020 pada mata kuliah dasar-dasar bimbingan dan konseling selama pembelajaran online bimbingan dan konseling fakultas keguruan dan ilmu pendidikan ABSTRAK Masni Muh Saleh. 2021. Analisis pengetahuan mahasiswa angkatan 2020 pada mata kuliah dasar-dasar bimbingan dan konseling selama pembelajaran online bimbingan dan konseling fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Penelitian ini menggunakan jenis survei dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dimana pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan mahasiswa terhadap mata kuliah dasar-dasar bimbingan dan konseling selama pembelajaran online angkatan 2020. pengetahuan merupakan informasi atau maklumat yang diketahui dan disadari oleh sesuatu yang dilihat, dikenal, dimengerti terhadap suatu objek tertentu yang ditangkap melalui pancaindera yakni, indera pendengaran, penglihatan, penciuman, perasaan dan perabaan. Hasil penelitian menemukan bahwa 82 sample penelitian, mahasiswa yang memiliki pengetahuan dengan katerori tinggi pada mata kuliah dasar-dasar bimbingan dan konseling jurusan bimbingan dan konseling, FKIP Universitas Borneo Tarakan, sebanyak 1 orang dengan persentase 1,2%, kemudian, mahasiswa yang memiliki pengetahuan dengan kategori sedang sebanyak 53 orang dengan presentase 64.6%, sisanya sebanyak 28 orang dengan presentase 43,1% memiliki pengetahuan rendah. Artinya mahasiswa telah mampu untuk beradaptasi dengan penerapan pembelajaran yang dilakukan secara daring, mahasiswa tersebut juga memiliki managemen waktu yang baik sehingga mampu menyelesaikan tugas akademik dengan teknologi yang sudah menujang pembelajaran daring selain itu Mahasiswa mampu berdiskusi dengan baik, mampu dalam presentasi kelompok, mampu dalam tanya jawab dan mampu melaksanakan tes tertulis. Kata Kunci: Pengetahuan, Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Survei pengetahuan mahasiswa angkatan 2020 pada mata kuliah dasar-dasar bimbingan dan konseling selama pembelajaran online bimbingan dan konseling fakultas keguruan dan ilmu pendidikan ABSTRAK Masni Muh Saleh. 2021. Analisis pengetahuan mahasiswa angkatan 2020 pada mata kuliah dasar-dasar bimbingan dan konseling selama pembelajaran online bimbingan dan konseling fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Penelitian ini menggunakan jenis survei dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dimana pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan mahasiswa terhadap mata kuliah dasar-dasar bimbingan dan konseling selama pembelajaran online angkatan 2020. pengetahuan merupakan informasi atau maklumat yang diketahui dan disadari oleh sesuatu yang dilihat, dikenal, dimengerti terhadap suatu objek tertentu yang ditangkap melalui pancaindera yakni, indera pendengaran, penglihatan, penciuman, perasaan dan perabaan. Hasil penelitian menemukan bahwa 82 sample penelitian, mahasiswa yang memiliki pengetahuan dengan katerori tinggi pada mata kuliah dasar-dasar bimbingan dan konseling jurusan bimbingan dan konseling, FKIP Universitas Borneo Tarakan, sebanyak 1 orang dengan persentase 1,2%, kemudian, mahasiswa yang memiliki pengetahuan dengan kategori sedang sebanyak 53 orang dengan presentase 64.6%, sisanya sebanyak 28 orang dengan presentase 43,1% memiliki pengetahuan rendah. Artinya mahasiswa telah mampu untuk beradaptasi dengan penerapan pembelajaran yang dilakukan secara daring, mahasiswa tersebut juga memiliki managemen waktu yang baik sehingga mampu menyelesaikan tugas akademik dengan teknologi yang sudah menujang pembelajaran daring selain itu Mahasiswa mampu berdiskusi dengan baik, mampu dalam presentasi kelompok, mampu dalam tanya jawab dan mampu melaksanakan tes tertulis. Kata Kunci: Pengetahuan, Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling