Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

26 hasil
Penulis: MUHAMMAD NUR
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Rancang bangun alat ukur suhu berbasis arduino dengan sensor ds18b20 pada alat uji sederhana perpindahan panas

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan merancang alat ukur temperatur berbasis Arduino Uno dan sensor DS18B20 pada sistem uji konduksi satu dimensi serta mengevaluasi tingkat ketelitiannya. Metode pengembangan menggunakan kerangka NIDA (Need, Idea, Decision, and Action) dengan validasi kesalahan terhadap thermogun. Alat pengukur mengintegrasikan dua sensor DS18B20, resistor pull-up 4,7 kΩ, dan LCD I2C 16×2 untuk akuisisi data real-time. Pengujian pada spesimen besi, stainless steel, dan kuningan menunjukkan tingkat kesalahan tertinggi pada besi, yaitu sebesar 133,04% (T_1) dan 43,13% (T_2). Sementara itu, nilai kesalahan pada stainless steel mencapai 66,59% (T_1) dan 15,32% (T_2), serta pada kuningan sebesar 25,93% (T_1) dan 17,78% (T_2). Hasil ini mengindikasikan bahwa sistem masih memerlukan kalibrasi dan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan ketelitian pengukuran temperatur pada alat uji konduksi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang bangun alat ukur suhu berbasis arduino dengan sensor ds18b20 pada alat uji sederhana perpindahan panas

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan merancang alat ukur temperatur berbasis Arduino Uno dan sensor DS18B20 pada sistem uji konduksi satu dimensi serta mengevaluasi tingkat ketelitiannya. Metode pengembangan menggunakan kerangka NIDA (Need, Idea, Decision, and Action) dengan validasi kesalahan terhadap thermogun. Alat pengukur mengintegrasikan dua sensor DS18B20, resistor pull-up 4,7 kΩ, dan LCD I2C 16×2 untuk akuisisi data real-time. Pengujian pada spesimen besi, stainless steel, dan kuningan menunjukkan tingkat kesalahan tertinggi pada besi, yaitu sebesar 133,04% (T_1) dan 43,13% (T_2). Sementara itu, nilai kesalahan pada stainless steel mencapai 66,59% (T_1) dan 15,32% (T_2), serta pada kuningan sebesar 25,93% (T_1) dan 17,78% (T_2). Hasil ini mengindikasikan bahwa sistem masih memerlukan kalibrasi dan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan ketelitian pengukuran temperatur pada alat uji konduksi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KUALITAS KEAMANAN DAN KESELAMATAN SPEED BOAT NON – REGULER(STUDI KASUS RUTE SEBATIK – KOTA TARAKAN)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Transportasi speed boat non-reguler rute Sebatik – Kota Tarakan merupakan salah satu moda transportasi laut yang banyak dimanfaatkan masyarakat karena fleksibilitas dan ketersediaannya. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai permasalahan terkait keamanan dan keselamatan, seperti keterbatasan fasilitas keselamatan, belum tersedianya perlengkapan darurat sesuai standar, jumlah penumpang yang melebihi kapasitas kapal, serta rendahnya penerapan standar operasional pelayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler, mengidentifikasi atribut yang menjadi prioritas perbaikan, serta merumuskan strategi peningkatan berdasarkan kebutuhan pengguna jasa. Penelitian dilakukan di Jembatan Sungai Pancang Sebatik dengan responden penumpang speed boat non-reguler rute Sebatik–Kota Tarakan. Metode analisis yang digunakan adalah Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengukur tingkat kesesuaian antara kepentingan dan kinerja serta Quality Function Deployment (QFD) untuk menentukan prioritas respon teknis berdasarkan kebutuhan pengguna jasa. Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler belum sepenuhnya memenuhi harapan pengguna jasa. Terdapat empat atribut yang menjadi prioritas utama perbaikan pada Kuadran I, yaitu ketersediaan pelampung penolong (lifebuoy) beserta tali apung, kepatuhan terhadap kapasitas maksimum penumpang, ketersediaan baju keselamatan (lifejacket) sesuai kapasitas penumpang, serta fasilitas kesehatan darurat berupa P3K. Hasil analisis QFD menghasilkan respon teknis yang diprioritaskan, meliputi penyediaan dan pemeriksaan lifejacket, pendataan dan pengendalian kapasitas penumpang, serta penyediaan dan pemeriksaan lifebuoy dan P3K. Secara keseluruhan, kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler berada pada kategori cukup baik, namun masih terdapat atribut prioritas yang perlu ditingkatkan agar kualitas pelayanan keamanan dan keselamatan dapat lebih optimal

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KECERDASAN BUATAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PROSES AUDIT INTERNAL: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

2026•Koleksi Perpustakaan

Di tengah pesatnya era transformasi digital, teknologi informasi (TI) dan kecerdasan buatan (AI) kini menjadi kekuatan nyata yang mengubah cara kerja audit internal dari yang semula bertumpu pada metode manual dan sampel terbatas, menuju pendekatan yang lebih cerdas dan berbasis data. Penelitian ini hadir untuk menjawab pertanyaan penting: seberapa besar peran TI dan AI dalam meningkatkan efektivitas audit internal, sekaligus mengungkap faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat adopsinya. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menelusuri artikel dari database Scopus dan Google Scholar terbitan lima tahun terakhir, diseleksi melalui diagram PRISMA, dan dianalisis secara bibliometrik menggunakan VOSviewer. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa TI telah berevolusi dari sekadar alat bantu menjadi tulang punggung audit modern lewat sistem e-Audit dan platform berbasis cloud yang terbukti mempercepat proses sekaligus meningkatkan akurasi data. Sementara, AI khususnya machine learning dan Robotic Process Automation (RPA) membantu auditor untuk memproses data dalam skala besar, mendeteksi anomali, dan menghasilkan analisis risiko yang bersifat prediktif. Kesimpulannya, integrasi TI dan AI dalam audit internal bukan lagi sekadar pilihan strategis ini sudah menjadi kebutuhan mendasar. Namun keberhasilannya sangat bergantung pada sinergi antara kesiapan teknologi, kompetensi sumber daya manusia, dan dukungan penuh dari organisasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KECERDASAN BUATAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PROSES AUDIT INTERNAL: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

2026•

Di tengah pesatnya era transformasi digital, teknologi informasi (TI) dan kecerdasan buatan (AI) kini menjadi kekuatan nyata yang mengubah cara kerja audit internal dari yang semula bertumpu pada metode manual dan sampel terbatas, menuju pendekatan yang lebih cerdas dan berbasis data. Penelitian ini hadir untuk menjawab pertanyaan penting: seberapa besar peran TI dan AI dalam meningkatkan efektivitas audit internal, sekaligus mengungkap faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat adopsinya. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menelusuri artikel dari database Scopus dan Google Scholar terbitan lima tahun terakhir, diseleksi melalui diagram PRISMA, dan dianalisis secara bibliometrik menggunakan VOSviewer. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa TI telah berevolusi dari sekadar alat bantu menjadi tulang punggung audit modern lewat sistem e-Audit dan platform berbasis cloud yang terbukti mempercepat proses sekaligus meningkatkan akurasi data. Sementara, AI khususnya machine learning dan Robotic Process Automation (RPA) membantu auditor untuk memproses data dalam skala besar, mendeteksi anomali, dan menghasilkan analisis risiko yang bersifat prediktif. Kesimpulannya, integrasi TI dan AI dalam audit internal bukan lagi sekadar pilihan strategis ini sudah menjadi kebutuhan mendasar. Namun keberhasilannya sangat bergantung pada sinergi antara kesiapan teknologi, kompetensi sumber daya manusia, dan dukungan penuh dari organisasi.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMA: STUDI MIXED-METHODS DI SMA NEGERI 2 TARAKAN

2026•

Pemahaman konsep matematika (PKM) merupakan kemampuan kognitif fundamental yang mendukung siswa dalam memahami, menghubungkan, dan menerapkan konsep matematika secara bermakna. Realistic Mathematics Education (RME) dipandang relevan untuk mengembangkan PKM karena mengaitkan konsep matematika dengan konteks kehidupan nyata, namun kajian mengenai efektivitas RME dengan pendekatan mixed-methods masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas RME terhadap PKM siswa melalui perbandingan hasil pretest dan posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, serta menelaah pengalaman belajar siswa melalui data kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-methods dengan desain embedded-experimental. Data kuantitatif diperoleh melalui tes PKM, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara pada kelas eksperimen. Analisis kuantitatif meliputi statistik deskriptif, analisis n-gain, dan uji independent sample t-test, sementara data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor PKM kedua kelompok relatif serupa, dengan perbedaan yang tidak signifikan secara statistik inferensial. Akan tetapi, di sisi lain, nilai rata-rata n-gain kelompok eksperimen sebesar 0,43 dan kelompok kontrol sebesar 0,42 berada pada kategori sedang. Secara deskriptif, kelompok eksperimen menunjukkan capaian yang sedikit lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil penelitian kualitatif juga mendukung hasil analisis statistik deskriptif tersebut bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran RME memiliki persepsi positif terhadap pendekatan tersebut dan merasakan manfaat dalam memahami konsep matematika. Dengan demikian, RME memberikan kontribusi positif terhadap proses PKM siswa, meskipun efektivitasnya secara kuantitatif belum menunjukkan perbedaan yang signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMA: STUDI MIXED-METHODS DI SMA NEGERI 2 TARAKAN

2026•

Pemahaman konsep matematika (PKM) merupakan kemampuan kognitif fundamental yang mendukung siswa dalam memahami, menghubungkan, dan menerapkan konsep matematika secara bermakna. Realistic Mathematics Education (RME) dipandang relevan untuk mengembangkan PKM karena mengaitkan konsep matematika dengan konteks kehidupan nyata, namun kajian mengenai efektivitas RME dengan pendekatan mixed-methods masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas RME terhadap PKM siswa melalui perbandingan hasil pretest dan posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, serta menelaah pengalaman belajar siswa melalui data kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-methods dengan desain embedded-experimental. Data kuantitatif diperoleh melalui tes PKM, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara pada kelas eksperimen. Analisis kuantitatif meliputi statistik deskriptif, analisis n-gain, dan uji independent sample t-test, sementara data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor PKM kedua kelompok relatif serupa, dengan perbedaan yang tidak signifikan secara statistik inferensial. Akan tetapi, di sisi lain, nilai rata-rata n-gain kelompok eksperimen sebesar 0,43 dan kelompok kontrol sebesar 0,42 berada pada kategori sedang. Secara deskriptif, kelompok eksperimen menunjukkan capaian yang sedikit lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil penelitian kualitatif juga mendukung hasil analisis statistik deskriptif tersebut bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran RME memiliki persepsi positif terhadap pendekatan tersebut dan merasakan manfaat dalam memahami konsep matematika. Dengan demikian, RME memberikan kontribusi positif terhadap proses PKM siswa, meskipun efektivitasnya secara kuantitatif belum menunjukkan perbedaan yang signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Social Media Marketing, Store Atmosphere Dan Kualitas Produk terhadap Loyalitas Pelanggan pada Coffee Shop Siasat Kota Tarakan

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh social media marketing, store atmosphere, dan kualitas produk terhadap loyalitas pelanggan pada Coffee Shop Siasat Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan melibatkan 190 responden melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner berbasis skala Likert yang diolah menggunakan SPSS Versi 31 dan dianalisis dengan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing, store atmosphere, dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Temuan ini menegaskan bahwa konten media sosial yang menarik, suasana kedai yang nyaman, serta kualitas produk yang konsisten mampu membangun pengalaman positif yang mendorong pembelian ulang. Implikasi penelitian menekankan pentingnya menjaga konsistensi kualitas produk, meningkatkan suasana kedai, serta mengoptimalkan strategi pemasaran berbasis pengalaman untuk mempertahankan pelanggan This study aims to examine the influence of social media marketing, store atmosphere, and product quality on customer loyalty at Siasat Coffee Shop in Tarakan City. Using a quantitative research approach and survey methodology, data were collected from 190 respondents via purposive sampling. A Likert-scale questionnaire was administered, and the data were analyzed using SPSS version 31 with multiple linear regression to determine the effect of each variable on customer loyalty. The results indicate that social media marketing, store atmosphere, and product quality each have a positive and significant impact on customer loyalty. These findings underscore that engaging social media content, a comfortable store environment, and consistent product quality collectively create a positive customer experience that encourages repeat purchases. The study highlights the importance of maintaining product quality consistency, enhancing store atmosphere, and optimizing experience-based marketing strategies to sustain customer loyalty

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Social Media Marketing, Store Atmosphere Dan Kualitas Produk terhadap Loyalitas Pelanggan pada Coffee Shop Siasat Kota Tarakan

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh social media marketing, store atmosphere, dan kualitas produk terhadap loyalitas pelanggan pada Coffee Shop Siasat Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan melibatkan 190 responden melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner berbasis skala Likert yang diolah menggunakan SPSS Versi 31 dan dianalisis dengan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing, store atmosphere, dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Temuan ini menegaskan bahwa konten media sosial yang menarik, suasana kedai yang nyaman, serta kualitas produk yang konsisten mampu membangun pengalaman positif yang mendorong pembelian ulang. Implikasi penelitian menekankan pentingnya menjaga konsistensi kualitas produk, meningkatkan suasana kedai, serta mengoptimalkan strategi pemasaran berbasis pengalaman untuk mempertahankan pelanggan This study aims to examine the influence of social media marketing, store atmosphere, and product quality on customer loyalty at Siasat Coffee Shop in Tarakan City. Using a quantitative research approach and survey methodology, data were collected from 190 respondents via purposive sampling. A Likert-scale questionnaire was administered, and the data were analyzed using SPSS version 31 with multiple linear regression to determine the effect of each variable on customer loyalty. The results indicate that social media marketing, store atmosphere, and product quality each have a positive and significant impact on customer loyalty. These findings underscore that engaging social media content, a comfortable store environment, and consistent product quality collectively create a positive customer experience that encourages repeat purchases. The study highlights the importance of maintaining product quality consistency, enhancing store atmosphere, and optimizing experience-based marketing strategies to sustain customer loyalty

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

BAURAN PEMASARAN BISNIS SAYURAN HIDROPONIK DI HIDRO FARM FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2025•

ABSTRAK Penggunaan sistem hidroponik memungkinkan budidaya tanaman dilakukan di lahan sempit, seperti di pekarangan rumah, atap rumah, atau area lain yang terbatas. Demi keberlanjutan dan daya saing bisnis hidropononik diperlukan trategi pemasaran dengan pendekatan bauran pemasaran (marketing mix) Bauran pemasaran (marketing mix) merupakan perpaduan komponen pemsaran yang terdiri dari produk (product), harga (price), promosi (promotion), dan lokasi (place).Penelitian bertujuan untuk mengetahui mengidentifikasi penerapan strategi bauran pemasara. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penentuan lokasi menggunakan metode purposive di Hidro Farm Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Variabel yang digunakan adalah komponen bauran pemasaran yang terdiri dari produk (product), harga (price), tempat (place) dan promosi (promotion). Hasil penelitian menunjukan dalam terdapat empat jenis sayuran organik yang dipasarkan yaitu selada, kangkung, pakcoy dan sawi dengan menggunakan teknik NFT dalam pembudidayaannya. Harga yang diterapkan memperhatikan harga pasar dan kualitas produk yang dihasilkan. Green House Fakultas Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan digunakan sebagai tempat budidaya, pengemasan dan pemasaran produk. Promosi produk lebih ditekankan pada media promosi dengan menggunakan Instagram, Facebook, broadcast WhatsApp dan Tiktok.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

BAURAN PEMASARAN BISNIS SAYURAN HIDROPONIK DI HIDRO FARM FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2025•

ABSTRAK Penggunaan sistem hidroponik memungkinkan budidaya tanaman dilakukan di lahan sempit, seperti di pekarangan rumah, atap rumah, atau area lain yang terbatas. Demi keberlanjutan dan daya saing bisnis hidropononik diperlukan trategi pemasaran dengan pendekatan bauran pemasaran (marketing mix) Bauran pemasaran (marketing mix) merupakan perpaduan komponen pemsaran yang terdiri dari produk (product), harga (price), promosi (promotion), dan lokasi (place).Penelitian bertujuan untuk mengetahui mengidentifikasi penerapan strategi bauran pemasara. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penentuan lokasi menggunakan metode purposive di Hidro Farm Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Variabel yang digunakan adalah komponen bauran pemasaran yang terdiri dari produk (product), harga (price), tempat (place) dan promosi (promotion). Hasil penelitian menunjukan dalam terdapat empat jenis sayuran organik yang dipasarkan yaitu selada, kangkung, pakcoy dan sawi dengan menggunakan teknik NFT dalam pembudidayaannya. Harga yang diterapkan memperhatikan harga pasar dan kualitas produk yang dihasilkan. Green House Fakultas Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan digunakan sebagai tempat budidaya, pengemasan dan pemasaran produk. Promosi produk lebih ditekankan pada media promosi dengan menggunakan Instagram, Facebook, broadcast WhatsApp dan Tiktok.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS PLOTAGON PADA KELAS VIII SMP NEGERI 1 TULIN ONSOI

2023•Koleksi Perpustakaan

Permasalahan terkait minat belajar matematika yang rendah dan pemahaman siswa yang rendah terhadap materi peluang mengindikasikan pentingnya meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran berbasis plotagon yang layak pada kelas VIII SMP Negeri 1 tulin onsoi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Research & Development (R&D) dengan model Borg and Gall. penelitian ini terdiri dari: (1) Penelitian dan Pengumpulan data (Reseach and Information), (2) Pengembangan Draft Produk (Develop Premilinary Form of Product), (3) Uji Coba Lapangan (Premilinary Field Testing), (4) Revisi Produk Akhir (Final Product Revision) dan Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Hasil penelitian menunjukkan validasi ahli media 75%, validasi ahli materi 75%, uji coba skala kecil 81,75% dan uji coba skala besar 85,98%. Persentase hasil keseluruhan dari validasi ahli media, validasi ahli materi, uji coba skala kecil dan uji coba skala besar adalah 80,47%. Rata-rata hasil keseluruhan penilaian kelayakan produk mendapatkan Kategori layak. Hasil keseluruhan penilaian kelayakan produk pada setiap penilaian memperoleh skor persentasi kelayakan 80,47% dinyatakan layak. Dengan demikian, pengembangan produk video pembelajaran berbasis plotagon yang dikembangkan oleh peneliti telah dinyatakan layak dan siap digunakan sebagai video pembelajaran berbasis plotagon pada kelas VIII SMP Negeri 1 Tulin Onsoi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS PLOTAGON PADA KELAS VIII SMP NEGERI 1 TULIN ONSOI

2023•

Permasalahan terkait minat belajar matematika yang rendah dan pemahaman siswa yang rendah terhadap materi peluang mengindikasikan pentingnya meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran berbasis plotagon yang layak pada kelas VIII SMP Negeri 1 tulin onsoi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Research & Development (R&D) dengan model Borg and Gall. penelitian ini terdiri dari: (1) Penelitian dan Pengumpulan data (Reseach and Information), (2) Pengembangan Draft Produk (Develop Premilinary Form of Product), (3) Uji Coba Lapangan (Premilinary Field Testing), (4) Revisi Produk Akhir (Final Product Revision) dan Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Hasil penelitian menunjukkan validasi ahli media 75%, validasi ahli materi 75%, uji coba skala kecil 81,75% dan uji coba skala besar 85,98%. Persentase hasil keseluruhan dari validasi ahli media, validasi ahli materi, uji coba skala kecil dan uji coba skala besar adalah 80,47%. Rata-rata hasil keseluruhan penilaian kelayakan produk mendapatkan Kategori layak. Hasil keseluruhan penilaian kelayakan produk pada setiap penilaian memperoleh skor persentasi kelayakan 80,47% dinyatakan layak. Dengan demikian, pengembangan produk video pembelajaran berbasis plotagon yang dikembangkan oleh peneliti telah dinyatakan layak dan siap digunakan sebagai video pembelajaran berbasis plotagon pada kelas VIII SMP Negeri 1 Tulin Onsoi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

2023•Koleksi Perpustakaan

Perkembangan teknologi sekarang ini semakin maju, dan tumbuh dengan pesat. Perkembangan ini tentu saja membawa pengaruh pada berbagai sektor kehidupan manusia, salah satunya adalah sektor pendidikan. Perkembangan teknologi terkini yang pesat adalah semakin seringnya penggunaan gawai, khususnya penggunaan smartphone dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di bidang pendidikan. Hal ini membuka peluang besar dalam memanfaatkan teknologi aplikasi pada smartphone untuk dikembangkan menjadi media pembelajaran berbasis aplikasi. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality pada aplikasi android dalam media pembelajaran IPA bagi siswa sekolah dasar (SD) kelas V agar siswa termotivasi dalam belajar dan lebih mudah untuk memahami materi yang dipelajari. Untuk itu dikembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dengan aplikasi Unity mata pelajaran IPA materi sistem peredaran darah besar pada manusia, sekaligus melihat kualitas media pembelajaran yang dihasilkan ditinjau dari aspek kelayakan oleh validator dan ketertarikan oleh siswa. Penelitan ini menggunakan model penelitian pengembangan Sugiyono, dengan beberapa tahapan pengembangannya, yaitu(1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan informasi, (3) rancangan produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk. Hasil penelitian pengembangan berupa media pembelajaran AR menunjukkan hasil sangat layak dan sangat menarik untuk digunakan sebagai media pembelajaran, baik di kelas maupun secara mandiri menurut hasil validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa dan respon siswa terhadap penggunaan media ini dalam pembelajaran sangat baik. Siswa bersemangat dalam mengikuti pembelajaran dan membangkitkan rasa ingin tahu siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

KEWENANGAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMBINAAN KEOLAHRAGAAN DAERAH BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2022 TENTANG KEOLAHRAGAAN

2023•Koleksi Perpustakaan

Kewenangan pemerintah daerah dalam pembinaan keolahragaan daerah menjadi hal yang penting dalam memajukan dunia olahraga. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan menegaskan tugas dan kewenangan pemerintah daerah dalam pembinaan keolahragaan daerah. Namun, masih terdapat kelemahan dalam pelaksanaan kewenangan tersebut yang mempengaruhi proses pembinaan keolahragaan berkelanjutan dan terarah di daerah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan pemerintah daerah dalam pembinaan keolahragaan daerah berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan dan memberikan solusi alternatif dalam kajian hukum pemerintahan daerah. Metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan digunakan untuk menganalisis masalah keolahragaan daerah berdasarkan undang-undang yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan pemerintah daerah dalam pembinaan keolahragaan daerah harus dijalankan secara optimal dan terarah. Perlu kerjasama antara pemerintah daerah dan organisasi keolahragaan dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga. Solusi alternatif dalam kajian hukum pemerintahan daerah dapat diberikan dengan menyusun pedoman pelaksanaan kewenangan pemerintah daerah dalam pembinaan keolahragaan daerah. Pedoman ini dapat menjadi landasan bagi pemerintah daerah dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga di daerah dengan lebih efektif dan efisien.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEWENANGAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMBINAAN KEOLAHRAGAAN DAERAH BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2022 TENTANG KEOLAHRAGAAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kewenangan pemerintah daerah dalam pembinaan keolahragaan daerah menjadi hal yang penting dalam memajukan dunia olahraga. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan menegaskan tugas dan kewenangan pemerintah daerah dalam pembinaan keolahragaan daerah. Namun, masih terdapat kelemahan dalam pelaksanaan kewenangan tersebut yang mempengaruhi proses pembinaan keolahragaan berkelanjutan dan terarah di daerah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan pemerintah daerah dalam pembinaan keolahragaan daerah berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan dan memberikan solusi alternatif dalam kajian hukum pemerintahan daerah. Metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan digunakan untuk menganalisis masalah keolahragaan daerah berdasarkan undang-undang yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan pemerintah daerah dalam pembinaan keolahragaan daerah harus dijalankan secara optimal dan terarah. Perlu kerjasama antara pemerintah daerah dan organisasi keolahragaan dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga. Solusi alternatif dalam kajian hukum pemerintahan daerah dapat diberikan dengan menyusun pedoman pelaksanaan kewenangan pemerintah daerah dalam pembinaan keolahragaan daerah. Pedoman ini dapat menjadi landasan bagi pemerintah daerah dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga di daerah dengan lebih efektif dan efisien.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

2023•

Perkembangan teknologi sekarang ini semakin maju, dan tumbuh dengan pesat. Perkembangan ini tentu saja membawa pengaruh pada berbagai sektor kehidupan manusia, salah satunya adalah sektor pendidikan. Perkembangan teknologi terkini yang pesat adalah semakin seringnya penggunaan gawai, khususnya penggunaan smartphone dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di bidang pendidikan. Hal ini membuka peluang besar dalam memanfaatkan teknologi aplikasi pada smartphone untuk dikembangkan menjadi media pembelajaran berbasis aplikasi. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality pada aplikasi android dalam media pembelajaran IPA bagi siswa sekolah dasar (SD) kelas V agar siswa termotivasi dalam belajar dan lebih mudah untuk memahami materi yang dipelajari. Untuk itu dikembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dengan aplikasi Unity mata pelajaran IPA materi sistem peredaran darah besar pada manusia, sekaligus melihat kualitas media pembelajaran yang dihasilkan ditinjau dari aspek kelayakan oleh validator dan ketertarikan oleh siswa. Penelitan ini menggunakan model penelitian pengembangan Sugiyono, dengan beberapa tahapan pengembangannya, yaitu(1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan informasi, (3) rancangan produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk. Hasil penelitian pengembangan berupa media pembelajaran AR menunjukkan hasil sangat layak dan sangat menarik untuk digunakan sebagai media pembelajaran, baik di kelas maupun secara mandiri menurut hasil validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa dan respon siswa terhadap penggunaan media ini dalam pembelajaran sangat baik. Siswa bersemangat dalam mengikuti pembelajaran dan membangkitkan rasa ingin tahu siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Assessment dan Meping Kinerja Sektor Publik Di Kabupaten Bulungan

2022•Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan Organisasi Perangkat Daerah dibawah naungan Bupati diKabupaten Bulungan yang diukur berdasarkan kepuasan masyarakat dengan menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dengan metode analisis diagram kartesius. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis Indeks Kepuasan Masyarakat dengan hasil desain dalam bentuk angka. Penelitian dilakukan di kabupaten Bulungan terkhusus di kecamatan Tanjung Selor Hilir. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik Accidental sampling (secara kebetulan). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) untuk pelayanan Instansi Pemerintah di Kabupaten Bulungan dibawah naungan bupati adalah 2,90 dengan angka konversi sebesar 72,5. Maka kinerja kualitas pelayanan publik berada dalam kategori mutu pelayanan Kurang Baik. Berdadsarkan pemetaan dalam analisis diagram kartesius menunjukan, kualitas pelayanan Instansi yang harus di pertahankan ada pada kuadran II yaitu : DPMPTSP, Dinas Ketahanan Pangan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Disdukcapil, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi, Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan, Dinas Pendidikan, Disperindagkop, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Dinas Prikanan, Badan kepegaian dan pengembangan SDM, Dinas Pemberdayaan Masyrakat dan Desa, Dinan Arsip dan Perpustakaan, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan. Dalam kuadran II ini nilai (Kinerja) dan Y(harapan) nya tinggi, kualitas pelayanan yang diberikan telah dilaksanakan dengan sangat baik dan harus dipertahankan. Adapun instansi yang perlu di evaluasi atau di benahi terdapat pada kuadran I diantaranya : Dinas Sosial, Inspektorat. Dalam kuadran ini nilai (Kinerja) Rendah dan (Harapan) Tinggi, maka instansi yang termasuk dalam kuadran I ini harus memperbaiki tingkat pelayanan kepada masyarakat agar menjadi lebih baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail