Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: polinomial
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMA: STUDI MIXED-METHODS DI SMA NEGERI 2 TARAKAN

2026•

Pemahaman konsep matematika (PKM) merupakan kemampuan kognitif fundamental yang mendukung siswa dalam memahami, menghubungkan, dan menerapkan konsep matematika secara bermakna. Realistic Mathematics Education (RME) dipandang relevan untuk mengembangkan PKM karena mengaitkan konsep matematika dengan konteks kehidupan nyata, namun kajian mengenai efektivitas RME dengan pendekatan mixed-methods masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas RME terhadap PKM siswa melalui perbandingan hasil pretest dan posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, serta menelaah pengalaman belajar siswa melalui data kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-methods dengan desain embedded-experimental. Data kuantitatif diperoleh melalui tes PKM, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara pada kelas eksperimen. Analisis kuantitatif meliputi statistik deskriptif, analisis n-gain, dan uji independent sample t-test, sementara data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor PKM kedua kelompok relatif serupa, dengan perbedaan yang tidak signifikan secara statistik inferensial. Akan tetapi, di sisi lain, nilai rata-rata n-gain kelompok eksperimen sebesar 0,43 dan kelompok kontrol sebesar 0,42 berada pada kategori sedang. Secara deskriptif, kelompok eksperimen menunjukkan capaian yang sedikit lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil penelitian kualitatif juga mendukung hasil analisis statistik deskriptif tersebut bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran RME memiliki persepsi positif terhadap pendekatan tersebut dan merasakan manfaat dalam memahami konsep matematika. Dengan demikian, RME memberikan kontribusi positif terhadap proses PKM siswa, meskipun efektivitasnya secara kuantitatif belum menunjukkan perbedaan yang signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemodelan Path Loss Menggunakan Pendekatan Polinomial Kuadratik dan Kubik Untuk Jaringan 4G Long Term Evolution (LTE) di Tarakan Barat

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis path loss pada jaringan 4G LTE di wilayah Tarakan Barat menggunakan model Ericsson 9999 dan model polinomial kuadratik serta kubik. Pengukuran dilakukan melalui metode drive test pada dua antena sektor BTS yang menghasilkan data jarak dan parameter sinyal RSRP. Data tersebut digunakan untuk menghitung nilai path loss dan memodelkan hubungan antara jarak dan path loss menggunakan pendekatan regresi polinomial. Model Ericsson 9999 digunakan sebagai pembanding (benchmark) untuk menilai kinerja model polinomial. Hasil analisis menunjukkan bahwa model polinomial memberikan akurasi yang lebih tinggi dibandingkan model Ericsson 9999 pada semua skenario pengukuran. Nilai Root Mean Square Error (RMSE) untuk model polinomial kuadratik adalah 3.58 dB (antena 1), 3.38 dB (antena 2), dan 8.77 dB (gabungan), sedangkan model polinomial kubik menghasilkan RMSE 2.97 dB (antena 1), 3.10 dB (antena 2), dan 8.42 dB (gabungan). Pada data gabungan antena 1 dan antena 2, diperoleh persamaan regresi kuadratik PL=1.2784×10^(-5) x^2-0.0104x+144.3545 dan persamaan regresi kubik PL=1.5387×10^(-7) x^3-2,7106×10^(-4) x^2+0.1431x+120.9511. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa model polinomial, khususnya polinomial kubik, lebih sesuai digunakan untuk memodelkan path loss di wilayah Tarakan Barat. Model Ericsson 9999 tetap memiliki nilai guna sebagai pembanding, namun bukan model utama yang direkomendasikan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail