ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Transportasi speed boat non-reguler rute Sebatik – Kota Tarakan merupakan salah satu moda transportasi laut yang banyak dimanfaatkan masyarakat karena fleksibilitas dan ketersediaannya. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai permasalahan terkait keamanan dan keselamatan, seperti keterbatasan fasilitas keselamatan, belum tersedianya perlengkapan darurat sesuai standar, jumlah penumpang yang melebihi kapasitas kapal, serta rendahnya penerapan standar operasional pelayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler, mengidentifikasi atribut yang menjadi prioritas perbaikan, serta merumuskan strategi peningkatan berdasarkan kebutuhan pengguna jasa. Penelitian dilakukan di Jembatan Sungai Pancang Sebatik dengan responden penumpang speed boat non-reguler rute Sebatik–Kota Tarakan. Metode analisis yang digunakan adalah Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengukur tingkat kesesuaian antara kepentingan dan kinerja serta Quality Function Deployment (QFD) untuk menentukan prioritas respon teknis berdasarkan kebutuhan pengguna jasa. Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler belum sepenuhnya memenuhi harapan pengguna jasa. Terdapat empat atribut yang menjadi prioritas utama perbaikan pada Kuadran I, yaitu ketersediaan pelampung penolong (lifebuoy) beserta tali apung, kepatuhan terhadap kapasitas maksimum penumpang, ketersediaan baju keselamatan (lifejacket) sesuai kapasitas penumpang, serta fasilitas kesehatan darurat berupa P3K. Hasil analisis QFD menghasilkan respon teknis yang diprioritaskan, meliputi penyediaan dan pemeriksaan lifejacket, pendataan dan pengendalian kapasitas penumpang, serta penyediaan dan pemeriksaan lifebuoy dan P3K. Secara keseluruhan, kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler berada pada kategori cukup baik, namun masih terdapat atribut prioritas yang perlu ditingkatkan agar kualitas pelayanan keamanan dan keselamatan dapat lebih optimal
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keselamatan jalan merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan transportasi, terutama pada ruas jalan yang digunakan oleh berbagai jenis pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi geometrik, fasilitas keselamatan, dan lingkungan pada ruas Jalan Amal Lama Kota Tarakan serta menganalisis tingkat keselamatan jalan menggunakan metode Star Rating dari International Road Assessment Programme (iRAP). Penelitian dilakukan pada ruas Jalan Amal Lama sepanjang 700 meter yang dibagi menjadi 7 segmen dengan panjang masing-masing 100 meter. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi kondisi aktual jalan, survei volume lalu lintas, pengukuran kecepatan kendaraan, serta pengumpulan atribut keselamatan jalan. Data volume lalu lintas dianalisis menggunakan PKJI 2023, sedangkan atribut jalan dikodekan dan dianalisis menggunakan iRAP Demonstrator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume jam puncak tertinggi sebesar 248 smp/jam pada hari Minggu pukul 17.45–18.00, dengan estimasi LHR sebesar 2.756 smp/hari dan kecepatan operasional persentil ke-85 sebesar 40–45 km/jam. Hasil analisis iRAP menunjukkan bahwa kendaraan penumpang memperoleh Star Rating 3 bintang pada segmen 1, 2, 3, 4, 6, dan 7, sedangkan segmen 5 memperoleh 1 bintang. Pengendara sepeda motor memperoleh Star Rating 3 bintang pada segmen 1, 2, dan 4, serta 2 bintang pada segmen 3, 6, dan 7, sedangkan segmen 5 memperoleh 1 bintang. Nilai SRS tertinggi terdapat pada segmen 5, yaitu 26,6698 untuk kendaraan penumpang dan 44,6791 untuk sepeda motor. Hasil tersebut menunjukkan bahwa segmen 5 memerlukan penanganan lebih lanjut, terutama terkait kondisi perkerasan, ketahanan selip, marka jalan, tikungan, jarak pandang, dan objek sisi jalan. Rekomendasi penanganan meliputi perbaikan atau rehabilitasi perkerasan, peningkatan ketahanan selip, perbaikan marka, pengamanan objek sisi jalan, serta peningkatan penerangan dan fasilitas bagi pengguna jalan rentan sesuai kebutuhan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Workplace incivilty atau ketidaksopanan di tempat kerja pada perawat dapat mengganggu hubungan kerja, komunikasi tim, dan kualitas pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketidaksopanan di tempat kerja pada perawat Rumah Sakit X Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini diperoleh menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 98 perawat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Workplace Incivility Scale (WIS) yang mencakup tiga dimensi, yaitu ketidaksopanan atasan, rekan kerja, dan provokasi. Hasil: Workplace Incivility pada perawat secara umum berada pada kategori rendah (83%), dan sedang (17%). Berdasarkan faktor dimensi Workplace Incivility, seluruh dimensi didominasi kategori rendah, yaitu ketidaksopanan rekan kerja (85%), ketidaksopanan atasan (83%), dan ketidaksopanan provokasi (70%). Hasil yang lain, dimensi ketidaksopanan provokasi merupakan dimensi dengan kategori sedang (29%) terbanyak, dan satu-satunya dimensi yang masih ditemukan pada kategori tinggi (1%). Berdasarkan karakteristik perawat, kategori rendah ditemukan pada seluruh kelompok karakteristik. Meskipun demikian, kategori sedang ditemukan pada perawat usia 26–35 tahun (21%), perempuan (18,5%), berpendidikan Sarjana dan Profesi, perawat pelaksana (16,5%), serta memiliki lama bekerja 5 tahun. Kesimpulan: Workplace Incivility pada perawat Rumah Sakit X secara umum rendah atau jarang terjadi, sehingga ketidaksopanan di tempat kerja belum menjadi masalah yang dominan. Namun, dimensi ketidaksopanan provokasi tetap perlu mendapat perhatian karena lebih sering ditemukan dibandingkan dimensi lainnya. Saran: penelitian selanjutnya diharapkan dapat menganalisis hubungan faktor lain seperti budaya kerja, lingkungan kerja dengan dimensi Workplace Incivility, terutama dimensi ketidaksopanan Provokasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
.Proyek konstruksi bangunan merupakan salah satu dari sekian banyak bidang usaha yang tergolong sangat rentan terhadap kecelakaan kerja, sehingga perlu dimitigasi. Proses mitigasi dapat dilakukan bila diketahui jenis bahaya dan risikonya, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian terhadap potensi bahaya serta tingkat risikonya. Penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assesment (HIRA) dengan cara pengambilan data berupa kuesioner dengan teknik non probability sampling. Hasil yang didapatkan terdapat 4 jenis bahaya, yaitu: bahaya fisik, bahaya kimia, bahaya ergonomis, dan bahaya psikososial. Adapun penilaian risiko termasuk pada kategori Moderate, sehingga pengendalian risiko yang dilakukan ialah dengan penerapan kontrol rekayasa, administratif atau prosedur K3, dan APD.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT. Putra Fortunesius Nusantara (PFN) bagian rental unit alat berat Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode sampling jenuh, dengan jumlah responden sebanyak 51 karyawan PT. Putra Fortunesius Nusantara (PFN) bagian rental unit alat berat Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS Versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesehatan dan keselamatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja yang artinya semakin baik program kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang diberikan perusahaan maka akan semakin baik pula kinerja yang akan di berikan karyawan, disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja yang berarti semakin tinggi tingkat kedisiplinan yang dimiliki karyawan maka akan semakin meningkatkan kinerja karyawan. Kata kunci: Kinerja, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Disiplin Kerja
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kekerasan terhadap perawat, baik secara fisik maupun verbal, masih menjadi masalah serius di fasilitas kesehatan, terutama yang dipicu oleh ketidakpuasan pasien atau keluarga terhadap layanan yang tidak tersalurkan melalui sistem pengaduan resmi. Ketidakefektifan sistem pengaduan pasien kerap menyebabkan keluhan disampaikan secara langsung kepada perawat, sehingga meningkatkan risiko terjadinya konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya optimalisasi layanan pengaduan pasien sebagai strategi preventif dalam meningkatkan keselamatan kerja perawat. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus berbasis praktik klinik di ruang rawat inap dewasa Rumah Sakit Tarakan, dengan metode observasi partisipatif, wawancara, kuesioner, dan Project Based Learning (PBL). Intervensi dilakukan melalui pembuatan media edukatif berupa X-banner dan video edukasi mengenai alur pengaduan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman perawat dan pasien mengenai jalur pengaduan meningkat setelah dilakukan sosialisasi media edukatif. Evaluasi juga menunjukkan adanya penurunan potensi konflik langsung kepada perawat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media edukasi visual terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman jalur pengaduan dan berkontribusi terhadap peningkatan keselamatan kerja perawat di ruang rawat inap. Rekomendasi ditujukan kepada manajemen rumah sakit untuk memperluas implementasi media informasi serupa di seluruh unit pelayanan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Kompensasi Finansial terhadap Kinerja Karyawan bagian produksi pada PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Data dikumpulkan melalui teknik pengamatan, yang mencakup penyebaran kuesioner dan wawancara. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu dengan memilih seluruh anggota populasi sebagai sampel dengan jumlah sampel sebanyak 50 karyawan pada bagian produksi PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda serta uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Kompensasi Finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan bagian produksi pada PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, pengawasan, dan keselamatan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan pada PT. Bahtra Indah Jaya Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei dan untuk mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 68 karyawan, metode pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan teknik sampling jenuh sebanyak 68 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dan uji t menggunakan bantuan aplikasi SPSS 26. Hasil dari pengujian hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nilai t hitung > t tabel yaitu (3,014 > 1,997) dan nilai signifikan t ( 0,003 0,05) artinya kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai t hitung > t tabel (2,995 > 1,997) dan nilai signifikan t (0,024 0,05) artinya pengawasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai t hitung > t tabel (2,913 > 1,997) dan nilai signifikan t (0,001 0,05) artinya keselamatan kesehatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh keselamatan kesehatan kerja (K3) dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT Bandang Mining Coal (BMC) Site Malinau. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan (kuesioner dan wawancara). Adapun populasi dalam penelitian ini adalah 119 karyawan PT Bandang Mining Coal (BMC) Site Malinau dengan menggunakan sampel jenuh dimana semua populasi dijadikan sampel dalam penelitian ini. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa keselamatan kesehatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan artinya semakin baik penerapan program K3 pada perusahaan maka kinerja karyawan akan meningkat. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, artinya semakin baik disiplin kerja karyawan maka kinerja juga akan meningkat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh motivasi, budaya organisasi, dan keselamatan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan bagian produksi pada PT. Idec Abadi Wood Industries Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan (kuesioner dan wawancara). Sampel penelitian diambil dengan menggunakan probability sampling. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode simple random sampling (sampel acak sederhana) dengan jumlah sampel sebanyak 230 karyawan pada bagian produksi PT. Idec Abadi Wood Industries Kota Tarakan. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan model analisis regresi berganda dan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil membuktikan bahwa motivasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dan keselamatan, kesehatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan sabuk keselamatan adalah salah satu jenis-jenis pelanggaran yang telah termuat ketentuan hukumnya dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Meskipun adanya peraturan yang mengatur dan penegakan hukum yang berjalan, fakta yang terjadi di lapangan masih banyak ditemukannya pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan sabuk keselamatan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menjelaskan faktor penyebab terjadinya pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan sabuk keselamatan, upaya dan sanksi yang diterapakan terhadap pelaku pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan sabuk keselamatan dan kesadaran hukum masyarakat Kota Tarakan terhadap kewajiban penggunaan sabuk keselamatan pada saat mengemudi. Data primer dalam penelitian ini didapatkan melalui data lapangan yaitu dengan mewawancarai. Lokasi penelitian dilaksanakan pada Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor kota Tarakan. Sementara data sekunder didapatkan melalui analisa dari berbagai bahan bacaan yang terkait dengan penelitian. Berdasarkan penelitian ini diperolah faktor penyebab pelanggaran lalu lintas umumnya disebabkan oleh tiga faktor yang diantaranya faktor manusia, penegak hukum dan fasilitas pendukung. Upaya dan sanksi telah diterapkan kepada pelanggar berupa upaya sosialisasi dan sanksi yang telah diberlakukan sesuai aturan hukum yang berlaku untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan sabuk keselamatan, namun kesadaran hukum masyarakat Kota Tarakan terbilang masih cukup rendah terhadap kewajiban penggunaan sabuk keselamatan. Disarankan kepada aparat penegak hukum untuk dapat mempertahankan penegakan hukum yang telah berjalan dengan semestinya dan diharapkan kepada masyarakat untuk dapat mematuhi aturan hukum penggunaan sabuk keselamatan pada saat mengemudi demi keselamatan diri sendiri
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan Pengaruh Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Stres Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di Kota Tarakan. Penilitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Survey. Pengambilan Sampel dilakukan dengan teknik probability sampling menggunakan sampling jenuh . Sampel yang diperoleh berjumlah 35 orang karyawan PT. Global Arta Nusa di Kota Tarakan. Metode Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan program SPSS versi 26.0. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variable Kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan PT. Global Nusa Arta, penerapan K3 yang ada di PT. Gobal Nusa Arta diterapkan dengan baik. Tingkat keamanan lingkungan yang tinggi, penerangan ditempat kerja baik, jaminan kesehatan dijamin oleh perusahaan, sisyem pembuangan limbah industry ditempat kerja sesuai dengan SOP merupakan beberapa indikasi penerapan K3 yang baik di lingkungan PT. Gobal Nusa Arta. Variabel stress kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja kaeyawan. Melalui hasil analasis yang telah dilakukan terlihat bahwa stress kerja dilingkungan kerja PT. Global Nusa Arta dapat menurunkan kinerja karyawan. Wewenang yang diberikan melebih kapasitas, kerap memperoleh pekerjaan lebih dari pimpinan, tugas kerja yang d berikan terlalu berat dan hubungan yang kurang baik dengan rekan kerja merupakann indikasi terjadinya stres kerja sehingga menurunkan kinerja karyawan. Melalui hasil analasis yang telah dilakukan terlihat bahwa stress kerja dilingkungan kerja PT. Global Nusa Arta dapat menurunkan kinerja karyawan. Wewenang yang diberikan melebih kapasitas, kerap memperoleh pekerjaan lebih dari pimpinan, tugas kerja yang d berikan terlalu berat dan hubungan yang kurang baik dengan rekan kerja merupakann indikasi terjadinya stres kerja sehingga menurunkan kinerja karyawan. Variabel disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Disiplin dari pegawai dalam melaksanakan tugas di tempat kerja harus diperhatikan oleh pimpinan karena disiplin pegawai dalam melaksanakan tugas mempengaruhi kinerja. Disiplin kerja yang baik dari setiap pegawai dalam mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya penting karena dengan disiplin penyelesaian kerja dari setiap pegawai akan memenuhi kriteria dan waktu yang ditentukan untuk suatu tugas selesai dikerjakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Proyek konstruksi pembangunan gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara merupakan salah satu proyek pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara dibangun dengan tujuan untuk menyediakan tempat yang representatif untuk para anggota DPRD dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam membahas dan menetapkan berbagai kebijakan yang akan diambil demi kepentingan rakyat. Data yang dihasilkan dari penelitian ini hanya berasal dari proyek konstruksi Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara yang diteliti. Data diperoleh dengan cara penyebaran kusioner dengan melakukan survei berupa tahap identifikasi risiko dan dilanjutkan dengan tahap kedua mengenai dampak kecelakaan kejadian risiko dan peluang dari risiko berdasarkan data hasil kusioner kegiatan yang memiliki risiko kecelakaan kerja dalam kegiatan proyek pembangunan gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara sebanyak 30 kegiatan item pekerjaan. Risiko kecelakaan kerja yang teridentifikasi pada pekerjaan pembangunan gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara sebanyak 107 risiko kecelakaan kerja. Penilaian tingkat risiko dengan perhitungan nilai matriks dilanjutkan dengan pengklasifikasian tingkat risiko berdasarkan usaha pekerjaan konstruksi dan harga per satuan waktu, didapatkan tingkat risiko pada pekerjaan pembangunan gedung DPRD Provinsi Kalimantan utara adalah tingkat risiko besar. Berdasarkan acuan pertauran Menteri PUPR No 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi, ditetapkan kebutuhan untuk tenaga ahli keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek pembangunan gedung DPRD Provinsi Kalimantan utara dengan tingkat risiko besar terdiri dari paling sedikit 2 (dua) orang tenaga ahli keselamatan konstruksi utama atau ahli keselamatan konstruksi madya dengan pengalaman paling singkat 3 tahun dan ahli keselamatan konstruksi muda dengan pengalaman paling singkat 3 tahun
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keselamatan pasien adalah isu global yang sangat penting. Rumah sakit dengan Iklim organisasi yang baik menunjukkan tingkat keselamatan yang tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara iklim organisasi terhadap insiden keselamatan pasien di RSUD dr. H. Jusuf SK. Penelitian ini menggunakan metode analitik deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini semua perawat ruang rawat inap yang bekerja di RSUD dr. H. Jusuf SK berjumlah 350 orang. Sampel sebanyak 187 responden dengan menggunakan purposive sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian Karakteristik responden yaitu bahwa usia responden rata-rata 32 tahun, rata-rata masa kerja 6 tahun, sebagian besar jenis kelamin perempuan sebanyak 74.3% dan tingkat pendidikan terbanyak D3 Keperawatan sebanyak 64,2%. Iklim organisasi dalam kondisi kondusif yaitu sebanyak 52,4%. Insiden keselamatan pasien mayoritas dalam kategori terjadi insiden yaitu sebanyak 51,3%. Tidak ada hubungan yang signifikan iklim organisasi dengan insiden keselamatan pasien.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study intends to answer two statements related to the effectiveness of implementing activities at Speed Kayan II Harbor in Bulungan Regency with existing regulations. First, how is the Speed Kayan II port in carrying out its activities in accordance with existing regulations? Second, what are the efforts made by the government to support the smooth operation of the Speed Kayan II port? The type of research in this thesis is empirical, namely the type of research that has the object of study regarding people's behavior or behavior that arises as a result of interacting with the existing system of norms. This study uses the theory of Soerjono Soekanto which measures the effectiveness of five factors, namely: legal factors, law enforcement factors, infrastructure and facilities factors, community factors, and cultural factors. From the results of this study it can be seen that the Speed Regular Kayan II port has indeed carried out activities regarding Port Safety and Shipping Security, it's just that there are still a number of things that must be considered again regarding passenger safety facilities and infrastructure at the port so that the implementation of activities is not fully effective. Meanwhile, regarding the government's efforts to ensure the safety and security of passengers, the government has made regulations that specifically regulate and place agencies to carry out their duties, both monitoring and providing the necessary facilities and infrastructure according to SK. But still, the facilities and infrastructure will be damaged over time resulting in less comfort for passengers, so supervision should be tightened again so that existing problems are quickly resolved.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tahap pra-operasi memberikan berbagai pengalaman psikologis pada anak dan orang tua di antaranya kecemasan. Lebih lanjut kecemasan yang dialami orang tua cenderung lebih mudah ditransfer pada anak secara tidak langsung sehingga menyebabkan anak menjadi cemas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan orang tua pasien yang akan menghadapi operasi. Penelitian ini menggunakan metode analitik deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 50 pasien, sehingga populasi orang tua adalah 100 orang. Sampel sebanyak 80 responden dengan menggunakan insidental sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian Responden di dominasi oleh jenis kelamin perempuan sebanyak 71,3%, sebagian Pendidikan SMA sebanyak 60%, sebagian besar pekerjaan IRT sebanyak 38,3%, sebagian besar beragama Islam 71,3% dan sebagian status perkawinan sebanyak sudah menikah 88%. Hasil penelitian ini didapatkan tidak ada hubungan yang bermakna antara hubungan faktor jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan. jenis operasi, pengalaman operasi dan pengetahuan dengan kejadian kecemasan. Mayoritas mengalami kecemasan pada kategori sedang 60%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Keselamatan Kesehatan Kerja dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Kayan Marine Shipyard Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner. Pada penelitian ini menggunakan Teknik Probability sampling dengan Simpel Random Sampling. Pengukuran dalam kuesioner ini menggunakan Skala Likert 5 sampai 1. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah 304 karyawan PT. Kayan Marine Shipyard Kota Tarakan dengan cara pengambilan sampel menggunakan rumus hair, jumlah sampel 110 responden. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dan uji t didukung dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel Keselamatan Kesehatan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dan variabel Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya kerja terhadap kinerja karyawan, pengaruh disiplin terhadap kinerja karyawan, pengaruh k3 terhadap kinerja karyawan, serta pengaruh budaya kerja, disiplin, dan k3 terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) bagian ULP di Kota Tarakan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan menyebarkan kuesioner atau angket kepada karyawan PT. PLN (Persero) bagian ULP di Kota Tarakan. Populasi dalam penelitian ini adalah 104 karyawan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling dengan Teknik simple random sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 79 karyawan Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan menggunakan sampling jenuh. Data tersebut diolah dalam bentuk data numerik (angka) dengan menggunakan skala Likert. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan kuesioner. Metode analisis data dengan menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, disiplin berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, k3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta budaya kerja, disiplin, dan k3 secara Bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) bagian ULP di Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
ABSTRAK PENGARUH KESEHATAN, KESELAMATAN KERJA (K3), LINGKUNGAN KERJA, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PRIMA BAHAGIA PERMAI DESA ANTUTAN KABUPATEN BULUNGAN Jumardi k Nurjannatul Hasanah, S.E., M.M Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan seberapa besar pengaruh kesehatan keselamatan kerja (K3), lingkungan kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT. Prima Bahagia Permai Desa Antutan Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode kuesioner dan wawancara. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan non probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 karyawan pada PT. Prima Bahagia Permai Desa Antutan Kabupaten Bulungan. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan model regresi linier berganda dengan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis regresi berganda dengan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS menunjukkan bahwa kesehatan keselamatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Prima Bahagia Permai Desa Antutan Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan seberapa besar pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja (K3), lingkungan kerja terhadap kinerja Pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode kuesioner dan wawancara. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan non probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 76 Pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan model regresi linier berganda dengan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis regresi berganda dengan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS menunjukkan bahwa kesehatan dan keselamatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja terhadap kinerja Pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan