Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI PENGARUH PENERAPAN MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PEKERJA KONSTRKSI (STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN POS LINTAS BATAS NEGARA (PLBN) SEI PANCANG, SEBATIK)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IDENTIFIKASI PENGARUH PENERAPAN MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PEKERJA PROYEK KONSTRUKSI ( STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN POS LINTAS BATAS NEGARA(PLBN) SEI PANCANG, SEBATIK) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang berpengaruh dan yang dominan terhadap kinerja pekerja kontruksi pada Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Sebatik. Pelaksanaan penelitian ini dimulai pada Juni 2021, untuk lokasi penelitian di proyek Pembangunan PLBN Sei Pancang Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, metode penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data dengan analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan analisi faktor. Berdasarkan analisis faktor terbentuk 22 faktor yang mempengaruhi Keselematan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kinerja pekerja proyek pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sei Pancang, Sebatik. Terdapat 4 faktor dominan yang mempengaruhi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kinerja Pekerja proyek pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sei Pancang, Sebatik yaitu, pekerja termotivasi karena program kerja K3, pekerja telah mengutamakan K3, pekerja tidak bosan melakukan pekerjaan yang berulang-ulang dan pekerja puas dengan keamanan lingkungan kerja (alat pengaman, kebersihan, pencahayaan). Kata kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kinerja

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PEKERJA KONSTRUKSI(STUDI KASUS PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (PTSP) NUNUKAN)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemerintah Indonesia saat ini, sedang gencar-gencarnya dalam pembangunan konstruksi, guna menunjang pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Indonesia, salah satunya di Provinsi Kalimantan Utara lebih tepatnya di Kabupaten Nunukan. Seiring berkembang pembangunan industri dan proyek konstruksi, tingkat kesulitan dalam mengelola dan menjalankan pembangunan industri dan proyek konstruksi juga semakin rumit. Terutama dalam meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan kerja. Hal ini yang tentunya tidak lepas dari masalah pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Keberadaan K3 dapat mengurangi terjadinya kecelakaan kerja, sehingga berdampak baik terhadap kinerja dan biaya proyek konstruksi, yang membuktikan hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui faktor keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang mempengaruhi kinerja pekerja konstruksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Kuisioner/angket, kemudian instrumen tersebut akan diolah/dianalisis dengan menggunakan metode Analisis Faktor. Berdasarkan hasil analisis data, terdapat 8 faktor yang mempengaruhi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kinerja pekerja konstruksi, yaitu faktor Aturan & Kebijakan Terhadap K3 dengan variance sebesar 27,151%, Prioritas Terhadap K3 dengan variance sebesar 11,619%, Motivasi & Peningkatan Terhadap K3 dengan variance sebesar 8,200%, Pemahaman & Kompetensi Terhadap K3 dengan variance sebesar 8,039%, Informasi & Penerapan Terhadap K3 dengan variance sebesar 7,127%, Komunikasi & Lingkungan Kerja Terhadap K3 dengan variance sebesar 5,899%, Pengawasan & Kepuasan Informasi Terhadap K3 dengan variance sebesar 5,031% dan Pelatihan terhadap K3 dengan variance sebesar 1,000%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail