Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

13 hasil
Subjek: Speed
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KUALITAS KEAMANAN DAN KESELAMATAN SPEED BOAT NON – REGULER(STUDI KASUS RUTE SEBATIK – KOTA TARAKAN)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Transportasi speed boat non-reguler rute Sebatik – Kota Tarakan merupakan salah satu moda transportasi laut yang banyak dimanfaatkan masyarakat karena fleksibilitas dan ketersediaannya. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai permasalahan terkait keamanan dan keselamatan, seperti keterbatasan fasilitas keselamatan, belum tersedianya perlengkapan darurat sesuai standar, jumlah penumpang yang melebihi kapasitas kapal, serta rendahnya penerapan standar operasional pelayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler, mengidentifikasi atribut yang menjadi prioritas perbaikan, serta merumuskan strategi peningkatan berdasarkan kebutuhan pengguna jasa. Penelitian dilakukan di Jembatan Sungai Pancang Sebatik dengan responden penumpang speed boat non-reguler rute Sebatik–Kota Tarakan. Metode analisis yang digunakan adalah Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengukur tingkat kesesuaian antara kepentingan dan kinerja serta Quality Function Deployment (QFD) untuk menentukan prioritas respon teknis berdasarkan kebutuhan pengguna jasa. Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler belum sepenuhnya memenuhi harapan pengguna jasa. Terdapat empat atribut yang menjadi prioritas utama perbaikan pada Kuadran I, yaitu ketersediaan pelampung penolong (lifebuoy) beserta tali apung, kepatuhan terhadap kapasitas maksimum penumpang, ketersediaan baju keselamatan (lifejacket) sesuai kapasitas penumpang, serta fasilitas kesehatan darurat berupa P3K. Hasil analisis QFD menghasilkan respon teknis yang diprioritaskan, meliputi penyediaan dan pemeriksaan lifejacket, pendataan dan pengendalian kapasitas penumpang, serta penyediaan dan pemeriksaan lifebuoy dan P3K. Secara keseluruhan, kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler berada pada kategori cukup baik, namun masih terdapat atribut prioritas yang perlu ditingkatkan agar kualitas pelayanan keamanan dan keselamatan dapat lebih optimal

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR MUAT (LOAD FACTOR) TERHADAP KONDISI ARUS NORMAL DAN ARUS PUNCAK PADA SPEEDBOAT TARAKAN – TANJUNG SELOR (Studi Pada Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor muat (load factor) pada transportasi laut speedboat rute Tarakan – Tanjung Selor, khususnya pada dua kondisi operasional yaitu arus puncak dan arus normal. Fokus penelitian berada di Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan. Latar belakang dari studi ini adalah pentingnya efisiensi transportasi laut sebagai penunjang mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi wilayah. Load factor menjadi indikator utama dalam menilai efisiensi penggunaan kapasitas angkut speedboat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui observasi lapangan dan dokumentasi manifest penumpang. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan load factor antara kondisi arus puncak dan arus normal. Pada arus puncak, tingkat keterisian penumpang mendekati kapasitas maksimal, sedangkan pada arus normal tingkat keterisian cenderung lebih rendah. Temuan ini memberikan implikasi terhadap pengelolaan jadwal keberangkatan dan strategi tarif yang dapat diterapkan operator agar operasional speedboat lebih efisien dan ekonomis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak pengelola pelabuhan, operator transportasi laut, dan pemangku kebijakan dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi antar wilayah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Kemampuan Membaca Efektif Teks Fiksi dengan Metode Speed Reading pada Siswa Kelas VII di SMP Negeri 14 Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini adalah Penelitian Tindak Kelas (PTK), yaitu penelitian tindakan yang dilakukan di dalam kelas pada saat pembelajaran berlangsung guna memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran siswa yang berfokus pada proses pembelajaran yang terjadi di dalam kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 14 Tarakan pada semester genap tahun pembelajaran 2024/2025. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan membaca efektif teks fiksi, yaitu cerpen dengan metode speed reading pada siswa kelas VII 2. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas VII 2 yang berjumlah 30 siswa, terdiri atas 17 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap siklusnya terdiri atas 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi,wawancara, tes, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu lembar pengamatan aktivitas siswa dan lembar tes penilaian aspek kognitif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode speed reading mampu meningkatkan kemampuan membaca efektif teks fiksi, yaitu cerpen pada siswa kelas VII 2 SMP Negeri 14 Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, hasil penilaian aktivitas siswa diperoleh ketuntasan 67%, sedangkan pada hasil penilaian aspek kognitif diperoleh ketuntasan 27%. Kemudian, pada siklus II hasil penilaian aktivitas siswa meningkat menjadi 88% dan hasil penilaian aspek kognitif meningkat menjadi 87%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode speed reading ini mampu meningkatkan kemampuan membaca efektif teks fiksi, yaitu cerpen pada siswa kelas VII 2 SMP Negeri 14 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penggunaan Variable Speed Drive (VSD) Sebagai Pengatur Kecepatan Motor Induksi Pada Conveyor Di PT. Intracawood Manufacturing

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Putaran yang dihasilkan oleh motor induksi sangat diperlukan sebagai penggerak sebuah alat pengangkut material yang disebut dengan conveyor. Putaran motor induksi dapat diatur dengan berbagai cara salah satunya yaitu menggunakan Variable Speed Drive (VSD) dengan mengatur frekuensi output nya yang tersuplai pada motor induksi. Pada penelitian ini pengaturan frekuensi pada VSD dimulai dari 20 Hz hingga 50 Hz dengan pembebanan dimulai dari tanpa plywood hingga 4 plywood yang dimana berat 1 plywod senilai 12 Kg. Berdasarkan hasil penelitian, semakin besar nilai frekuensi maka rpm motor induksi meningkat, namun semakin banyak beban yang diberikan membuat rpm motor induksi menurun. Nilai slip motor induksi akan semakin menurun seiring pada kenaikan nilai frekuensi yang diberikan ke motor induksi. Kenaikan nilai frekuensi motor induksi pada setiap pembebanan membuat nilai daya aktif, nilai daya semu dan nilai daya reaktif pada beban tanpa plywood hingga 4 plywood meningkat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rewinding Motor Induksi 3 Fasa Double Speed

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Motor Double speed adalah jenis motor AC Asinkron dengan 2 putaran atau lebih. Adanya dua macam belitan yang terpisah menyebabkan motor 3 phasa untuk mempunyai ukuran jauh lebih besar. Hal ini akan terlihat apabila dibandingkan dengan motor 3 phasa yang hanya mempunyai 1 putaran dengan daya yang sama. Motor Double speed sendiri merupakan motor jenis rotor sangkar tupai (squirrel cage). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses rewinding motor induksi 3 fasa dan cara perhitungan untuk menentukan lilitan kawat pada motor induksi. Pada proses rewinding digunakan tembaga dengan ukuran 0,50mm yang dimana pada proses rewinding belitan ini dibentuk menggunakan mal dengan jumlah 52 lilit. Kemudian pada saat pengujian didapatlah hasil yang dimana pada saat putaran lambat dengan tanpa beban itu memiliki arus (1,3A) kemudian frekuensi (50,45Hz),cos φ (0,86) dengan kecepatan (1515Rpm). Lalu pada saat diberi beban dengan keadaan putaran cepat itu memperoleh nilai arus (1,9A),frekuensi (50,29Hz), cos φ (0,997) dan kecepatan putaran nya mencapai 2949Rpm. Pada saat percobaan dengan menggunakan beban maupun tanpa beban tidak begitu jauh memiliki selisih, hanya pada kecepatan nya saja yang memiliki selisih jauh antara putaran lambat dan cepat. Hal ini dikarenakan motor double speed ialah motor yang dapat memiliki 2 buah kecepatan, yang dimana pada saat putaran cepat itu hasil nya bisa 2x lipat dari putaran lambat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGATURAN KECEPATAN TERHADAP KUALITAS DAYA LISTRIK MOTOR INDUKSI TIGA FASA.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Motor induksi tiga fasa banyak digunakan didalam dunia industri dibidang pengerak peralatan. Motor induksi bergerak dengan kecepatan relatif konstan, salah satu kelemehan dari motor induksi, sulit diatur kecepatannya, untuk mengatur kecepatan motor induksi tiga fasa dengan baik, maka digunakan Variable Speed Driver (VSD) sebagai kontrol kecepatan, dengan mengubah frekuensi input. Sehingga dapat meningkatkan kecepatan motor induksi tiga fasa. Dapat dilihat dari hasil pengujian disaat frekuensi 25 Hz -49 Hz kecepatan motor induksi mengalamin peningkatan dari 750.6 Rpm-1477.8 Rpm tetapi faktor daya yang terukur pada motor induksi mengalamin penurunan dengan faktor daya 0.215-0.188 cosphi. Seiring dengan naiknya frekuensi sumber 25 Hz – 80 Hz pada motor, terlihat terjadi penurunan arus dari 0.795 A – 0.497 A pada kumparan motor sehingga mempengaruhi daya pada motor induksi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Kepelabuhanan Keselamatan Dan Keamanan Pelayaran Pada Pelabuhan Speed Kayan II Kabupaten Bulungan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study intends to answer two statements related to the effectiveness of implementing activities at Speed ​​Kayan II Harbor in Bulungan Regency with existing regulations. First, how is the Speed ​​Kayan II port in carrying out its activities in accordance with existing regulations? Second, what are the efforts made by the government to support the smooth operation of the Speed ​​Kayan II port? The type of research in this thesis is empirical, namely the type of research that has the object of study regarding people's behavior or behavior that arises as a result of interacting with the existing system of norms. This study uses the theory of Soerjono Soekanto which measures the effectiveness of five factors, namely: legal factors, law enforcement factors, infrastructure and facilities factors, community factors, and cultural factors. From the results of this study it can be seen that the Speed ​​Regular Kayan II port has indeed carried out activities regarding Port Safety and Shipping Security, it's just that there are still a number of things that must be considered again regarding passenger safety facilities and infrastructure at the port so that the implementation of activities is not fully effective. Meanwhile, regarding the government's efforts to ensure the safety and security of passengers, the government has made regulations that specifically regulate and place agencies to carry out their duties, both monitoring and providing the necessary facilities and infrastructure according to SK. But still, the facilities and infrastructure will be damaged over time resulting in less comfort for passengers, so supervision should be tightened again so that existing problems are quickly resolved.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Variabel Speed Drive Sebagai Kendali Starting Motor Induksi Tiga Fasa.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Motor induksi tiga fasa merupakan salah satu mesin listrik yang banyak digunakan di berbagai bidang industri. Motor induksi tiga fasa yang digunakan memiliki arus lonjakan yang besarnya lima hingga tujuh kali lipat dari arus nominalnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan pengasutan motor induksi tiga fasa yang tepat. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam pengoperasian motor induksi tiga fasa adalah Variable Speed Drive (VSD). Penelitian ini menghasilkan sistem pengasutan motor induksi menggunakan VSD yang dapat meminimalisir arus lonjakan pada motor induksi 3 fasa dengan melakukan pengujian variasi frekuensi dan variasi duty cycle. Pada pengujian variasi frekuensi dengan mengatur nilai frekuensi dari 25 sampai 75 Hz dengan tegangan output 220 dari VSD, diketahui bahwa arus yang terukur mengalami penurunan sebesar 0,74 A sedangkan pada pengujian variasi duty cycle dengan mengatur nilai duty cycle dari 10 sampai 100 % dengan frekuensi 50 Hz. Didapatkan bahwa arus yang terukur mengalami kenaikan sebesar 1,136 A.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN PENUMPANG TRANSPORTASI PENYEBERANGAN SPEEDBOAT REGULER RUTE TARAKAN-KABUPATEN TANA TIDUNG.

2022•

Kota Tarakan memiliki pelabuhan utama yang melayani seluruh kabupaten yang berada di Kalimantan Utara. Salah satu kabupaten yang melayani rute pergerakkan pelabuhan pengumpan Tarakan yaitu Kabupaten Tana Tidung. Hal ini didukung oleh tersedianya jaringan sungai sesayap. Tingginya kebutuhan jasa angkutan penyeberangan perlunya diimbangi dengan fasilitas pelayanan speedboat yang memadai, agar terciptanya kenyamanan bagi pengguna jasa. Untuk mengetahui tingkat kepuasan para pengguna jasa dan atribut-atribut yang menjadi prioritas dalam meningkatkan kinerja pelayanan speedboat dilakukan pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner dan wawancara. Hasil dari pengumpulan data tersebut dianalisis dengan metode Importance Performance Analisis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Kemudian untuk menindaklanjuti hasil analisis IPA dan CSI digunakan metode Quality Function Deployment (QFD), teknik yang dipakai untuk mengetahui prioritas penanganan kinerja berdasarkan kebutuhan dan keinginan pengguna jasa. Berdasarkan hasil analisis IPA diperoleh tiga atribut yang menjadi prioritas utama untuk memerlukan penanganan/perbaikan kinerjanya, yaitu ketersediaan alat pemadam kebakaran, ketersediaan informasi gangguan perjalanan speedboat, dan ketersediaan fasilitas naik turun untuk penumpang berkebutuhan khusus, anak-anak, dan ibu hamil. Hasil analisis CSI diperoleh indeks kepuasan pengguna jasa yaitu 63,379 yang menunjukkan bahwa kinerja pelayanan yang dirasakan oleh pengguna jasa masuk dalam kriteria “Cukup Puas”. Sedangkan hasil analisis QFD diperoleh urutan prioritas perbaikan/penanganan kinerja speedboat yaitu: penurunan dilakukan dengan digendong atau ditandu dan akses masuk diprioritaskan menjadi prioritas pertama, prioritas kedua dan ketiga adalah tersedia alat komunikasi yang siap dipakai nahkoda dan ABK didalam speedboat dan pemberitahuan dalam bentuk notifikasi ke calon penumpang terkait perubahan jadwal keberangkatan, dan prioritas terakhir adalah penempatan APAR dilakukan pada 3 titik, yaitu: dekat pengemudi atau Nahkoda, ruang penumpang, dan area mesin speedboat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN PENUMPANG SPEED BOAT RUTE TARAKAN–TANJUNG SELOR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelabuhan Tengkayu I dimanfaatkan sebagai pelabuhan untuk Speed Boat ke wilayah lain di Kalimantan Utara yang jaraknya dari pusat kota sekitar 1 kilometer. Kondisi operator sering kali terlihat membawa penumpang melebihi kapasitas muat Speed Boat demi mendapatkan keuntungan lebih tanpa memikirkan kenyamanan dan keselamatan penumpang. Hal ini berdampak pada kenyamanan dan keselamatan penumpangpun terabaikan. Metode Customer Satisfaction Index adalah bentuk pengukuran yang dipakai untuk menghitung tingkat kepuasan dari keseluruhan atribut pelayanan dengan memperhatikan tingkat harapan yang di hitung. Metode Importance Performance Analysis (IPA) dipakai untuk menganalisis atau membandingkan kualitas layanan yang dirasakan pengguna layanan dengan tingkat kepuasan yang diharapkan. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode Customer Satisfaction Index dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan merasa cukup puas terhadap atribut pelayanan yang ada di pelabuhan ditandai dengan angka indeks fasilitas di terminal sebesar 65,72%, Sedangkan atribut pelayanan pada kapal itu sendiri juga sudah baik ditandai dengan angka indeks sebesar 67,60%, nilai itu juga sudah mewakili bahwa penumpang merasa puas dengan atribut pelayanan yang ada pada standar pelayan angkutan Speed Boat rute Tarakan Tanjung selor. Tingkat kepuasan penumpang terhadap fasilitas yang ada di terminal dan kapal pelabuhan Tengkayu I dengan menggunakan metode IPA diklasifikasi menjadi 4 kuadran. Fasilitas yang ada di terminal Terdapat 5 (lima) fasilitas pelayanan yang termasuk dalam kuadran I (Prioritas Utama) yaitu, fasilitas keamanan dan ketertiban (tersedia CCTV), kenyamanan fasilitas di toilet, tersedianya fasilitas pengatur suhu (ventilasi udara, AC, ataupun kipas angin), tersedianya area merokok, dan kemudahan pelayanan bagasi penumpang. Sedangkan fasilitas yang ada di kapal terdapat 2 (dua) fasilitas pelayanan yang termasuk dalam kuadran I (Prioritas Utama) yaitu, tingkat kebisingan di kapal dan informasi untuk mengetahui tempat duduk sesuai tiket.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN PENUMPANG KAPAL CEPAT (SPEED LONG BOAT) RUTE TARAKAN-MALINAU

2021•

Kondisi geografis Kalimantan Utara didominasi dengan banyaknya sungai besar yang menghubungkan antara satu wilayah ke wilayah lain. Tingginya kebutuhan jasa angkutan penyeberangan mendorong pemerintah agar lebih memperhatikan permasalah keselamatan dan kenyamanan terutama pengembangan pada fasilitas keselamatan kapal cepat (speed long boat). Memperoleh tingkat kepuasan pengguna terhadap Kinerja Angkutan Penumpang Kapal Cepat (Speed Long Boat) rute Tarakan-Malinau. Memperoleh faktor yang dibutuhkan untuk meningkatkan Kinerja Angkutan Penumpang Kapal Cepat (Speed Long Boat) rute Tarakan-Malinau. Importance Performance Analisy (IPA) analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi faktor kinerja utama mana yang harus ditunjukkan oleh suatu organisasi untuk mencapai kepuasan. Metode penelitian Customer Satisfaction Index (CSI) digunakan untuk menentukan tingkat kepuasan pelanggan secara keseluruhan dari sebuah penyedia layanan dengan pendekatan yang memperhitungkan penilaian pengguna terhadap kinerja penyedia, Quality Function Deployment (QFD) teknik yang dipakai untuk memfokuskan pada kebutuhan dan keinginan konsumen dalam membuat standar pelayanan. Importance Performance Analysis (IPA) terdapat tiga variabel tingkat kinerja pelayanan yakni Ketersediaan perlengkapan peralatan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) dalam kabin kapal.Ketersediaan petunjuk jalur evakuasi dalam kabin kapal .Ketersediaan fasilitas penyandang difabel, Customer Satification Index (CSI) diperoleh indeks kepuasan pengguna jasa yaitu 67,7%, Quality Function Deployment (QFD) variabel yang menjadi prioritas Ketersediaan perlengkapan peralatan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) di dalam kabin kapal. Ketersediaan petunjuk jalur evakuasi di dalam kabin kapal. Ketersediaan fasilitas penyandang difabel. Dari hasil yang telah diperoleh dalam penelitian ini sekiranya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi terhadap faktor atau atribut, yang harus ditingkatkan bagi pemilik kapal atau pihak UPTD Tengkayu I dalam upaya meningkatkan kinerja pelayanan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS V MATERI KECEPATAN DI SDN 017 TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di FKIP PGSD UBT. Penelitian ini berfokus pada proses kemampuan koneksi matematis siswa berdasarkan tingkat kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Sumber data dalam penelitian ini berupa sumber data primer dan sumber data sekunder dengan partisipan yaitu siswa kelas V SDN 017 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Menggunakan teknis analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Siswa berkemampuan tinggi mampu mencapai semua indikator koneksi matematis yang digunakan peneliti akan tetapi dalam hal menuangkan gagasan yang diketahui kedalam bentuk model matematika masih kurang tepat dan kurang sistematis; 2) Siswa berkemampuan sedang memiliki pencapaian indikator yang berbeda yaitu terdapat siswa yang mampu menggunakan matematika untuk menyelesaikan persoalan pada bidang studi lain, terdapat siswa yang kurang mampu mencapai indikator-indikator yang digunakan peneliti serta terdapat siswa yang belum mampu memanfaatkan konsep matematika dengan baik sehingga terdapat beberapa persoalan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari yang belum mampu diselesaikan; 3) Siswa berkemampuan rendah belum mampu menguasai semua indikator kemampuan koneksi matematis yang digunakan oleh peneliti sehingga siswa hanya mampu mengidentifikasi gagasan yang ada namun belum mampu menghubungkan kedalam bentuk model matematika dalam menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan bidang lainnya serta yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. This study aimed to describe the mathematical connection ability of students on Speed lesson of the fifth grade students at the SD Negeri 017 Tarakan. This qualitative research focused on the process of students’ mathematical connection ability based on high, medium and low ability levels. It used primary and secondary data sources with participants consisted of the fifth grade students of SDN 017 Tarakan. Data were collected using tests, observation, interviews and documentation and analized using qualitative data analysis techniques through data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicated that, first, highly skilled students were able to achieve all mathematical connection indicators, but in terms of pouring known ideas into the form of a mathematical model it was still not precise and less systematic. Second, students with the moderate ability had different achievement indicators, namely there were students who were able to use mathematics to solve problems in other fields of study, there were students who were less able to achieve the indicators used by researchers and there were students who had not been able to use mathematical concepts properly so that there were several problems related to daily life that were not able to be resolved. Third, low-ability students were not able to master all indicators of mathematical connection ability used by researchers so that students were only able to identify existing ideas but were not able to connect them into mathematical models in solving problems related to other fields and those related to everyday life.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KAJIAN POTENSI ENERGI LISTRIK ALTERNATIF YANG DIHASILKAN OLEH SPEED BUMP PIEZOELEKTRIK DI KAMPUS UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KAJIAN POTENSI ENERGI LISTRIK ALTERNATIF YANG DIHASILKAN OLEH SPEED BUMP PIEZOELEKTRIK DI KAMPUS UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN ABSTRAK Pada saat ini kemajuan teknologi sebagian besar menunjang kegiatan manusia dengan berbagai peralatan teknologi yang menggunakan energi listrik sebagai sumber energinya, hal ini tentu menjadikan energi listrik sebagai bagian yang tidak dapat terpisahkan dalam segala kegiatan manusia. Karena itu banyak penelitian mengembangkan sumber energi terbarukan, akan tetapi banyak penelitian yang lebih terfokus pada pengembangan sumber energi dengan skala besar, dalam hal yang sama sumber energi alternatif dengan skala kecil dapat dikembangkan yaitu dengan memanfaatkan energi kinetik kendaraan yang terbuang di Kampus Universitas Borneo Tarakan untuk menghasilkan energi dengan menggunakan media speed bump piezoelectric. Speed bump dirancang sedemikian rupa dengan menambahkan piezoelektrik sebagai penghasil energi, sehingga energi kinetik dari kendaraan yang terbuang dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik alternative. Metode yang digunakan ialah menghitung banyaknya jumlah mobilitas kendaraan di Kampus Universitas Borneo Tarakan dan energi alternatif yang dihasilkan speed bump piezoelektrik berdasarkan pijakan dari jumlah mobilitas kendaraan di Kampus Universitas Boreno Tarakan. Jumlah rata-rata mobilitas kendaraan di Kampus Universitas Borneo Tarakan berdasarkan hasil pengambilan data lapangan perharinya adalah Senin 5247, Selasa 4184, Rabu 4302, Kamis 4590, Jumat 4091, dan Sabtu 2271. Energi yang dihasilkan speed bump piezoelektrik di Kampus Universitas Borneo Tarakan perharinya adalah Senin 2,48kW, Selasa 1,97kW, Rabu 2,02kW, Kamis 2,16kW, Jumat 1,92kW, dan Sabtu 1,07kW. Kata kunci: Energi Alternatif, Piezoelektrik, Speed Bump

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail