Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Speed Boat
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KUALITAS KEAMANAN DAN KESELAMATAN SPEED BOAT NON – REGULER(STUDI KASUS RUTE SEBATIK – KOTA TARAKAN)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Transportasi speed boat non-reguler rute Sebatik – Kota Tarakan merupakan salah satu moda transportasi laut yang banyak dimanfaatkan masyarakat karena fleksibilitas dan ketersediaannya. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai permasalahan terkait keamanan dan keselamatan, seperti keterbatasan fasilitas keselamatan, belum tersedianya perlengkapan darurat sesuai standar, jumlah penumpang yang melebihi kapasitas kapal, serta rendahnya penerapan standar operasional pelayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler, mengidentifikasi atribut yang menjadi prioritas perbaikan, serta merumuskan strategi peningkatan berdasarkan kebutuhan pengguna jasa. Penelitian dilakukan di Jembatan Sungai Pancang Sebatik dengan responden penumpang speed boat non-reguler rute Sebatik–Kota Tarakan. Metode analisis yang digunakan adalah Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengukur tingkat kesesuaian antara kepentingan dan kinerja serta Quality Function Deployment (QFD) untuk menentukan prioritas respon teknis berdasarkan kebutuhan pengguna jasa. Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler belum sepenuhnya memenuhi harapan pengguna jasa. Terdapat empat atribut yang menjadi prioritas utama perbaikan pada Kuadran I, yaitu ketersediaan pelampung penolong (lifebuoy) beserta tali apung, kepatuhan terhadap kapasitas maksimum penumpang, ketersediaan baju keselamatan (lifejacket) sesuai kapasitas penumpang, serta fasilitas kesehatan darurat berupa P3K. Hasil analisis QFD menghasilkan respon teknis yang diprioritaskan, meliputi penyediaan dan pemeriksaan lifejacket, pendataan dan pengendalian kapasitas penumpang, serta penyediaan dan pemeriksaan lifebuoy dan P3K. Secara keseluruhan, kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler berada pada kategori cukup baik, namun masih terdapat atribut prioritas yang perlu ditingkatkan agar kualitas pelayanan keamanan dan keselamatan dapat lebih optimal

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN PENUMPANG SPEED BOAT RUTE TARAKAN–TANJUNG SELOR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelabuhan Tengkayu I dimanfaatkan sebagai pelabuhan untuk Speed Boat ke wilayah lain di Kalimantan Utara yang jaraknya dari pusat kota sekitar 1 kilometer. Kondisi operator sering kali terlihat membawa penumpang melebihi kapasitas muat Speed Boat demi mendapatkan keuntungan lebih tanpa memikirkan kenyamanan dan keselamatan penumpang. Hal ini berdampak pada kenyamanan dan keselamatan penumpangpun terabaikan. Metode Customer Satisfaction Index adalah bentuk pengukuran yang dipakai untuk menghitung tingkat kepuasan dari keseluruhan atribut pelayanan dengan memperhatikan tingkat harapan yang di hitung. Metode Importance Performance Analysis (IPA) dipakai untuk menganalisis atau membandingkan kualitas layanan yang dirasakan pengguna layanan dengan tingkat kepuasan yang diharapkan. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode Customer Satisfaction Index dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan merasa cukup puas terhadap atribut pelayanan yang ada di pelabuhan ditandai dengan angka indeks fasilitas di terminal sebesar 65,72%, Sedangkan atribut pelayanan pada kapal itu sendiri juga sudah baik ditandai dengan angka indeks sebesar 67,60%, nilai itu juga sudah mewakili bahwa penumpang merasa puas dengan atribut pelayanan yang ada pada standar pelayan angkutan Speed Boat rute Tarakan Tanjung selor. Tingkat kepuasan penumpang terhadap fasilitas yang ada di terminal dan kapal pelabuhan Tengkayu I dengan menggunakan metode IPA diklasifikasi menjadi 4 kuadran. Fasilitas yang ada di terminal Terdapat 5 (lima) fasilitas pelayanan yang termasuk dalam kuadran I (Prioritas Utama) yaitu, fasilitas keamanan dan ketertiban (tersedia CCTV), kenyamanan fasilitas di toilet, tersedianya fasilitas pengatur suhu (ventilasi udara, AC, ataupun kipas angin), tersedianya area merokok, dan kemudahan pelayanan bagasi penumpang. Sedangkan fasilitas yang ada di kapal terdapat 2 (dua) fasilitas pelayanan yang termasuk dalam kuadran I (Prioritas Utama) yaitu, tingkat kebisingan di kapal dan informasi untuk mengetahui tempat duduk sesuai tiket.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail