Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Keselamatan Kerja
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN WORKPLACE INCIVILITY PADA PERAWAT RUMAH SAKIT X DI KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Workplace incivilty atau ketidaksopanan di tempat kerja pada perawat dapat mengganggu hubungan kerja, komunikasi tim, dan kualitas pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketidaksopanan di tempat kerja pada perawat Rumah Sakit X Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini diperoleh menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 98 perawat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Workplace Incivility Scale (WIS) yang mencakup tiga dimensi, yaitu ketidaksopanan atasan, rekan kerja, dan provokasi. Hasil: Workplace Incivility pada perawat secara umum berada pada kategori rendah (83%), dan sedang (17%). Berdasarkan faktor dimensi Workplace Incivility, seluruh dimensi didominasi kategori rendah, yaitu ketidaksopanan rekan kerja (85%), ketidaksopanan atasan (83%), dan ketidaksopanan provokasi (70%). Hasil yang lain, dimensi ketidaksopanan provokasi merupakan dimensi dengan kategori sedang (29%) terbanyak, dan satu-satunya dimensi yang masih ditemukan pada kategori tinggi (1%). Berdasarkan karakteristik perawat, kategori rendah ditemukan pada seluruh kelompok karakteristik. Meskipun demikian, kategori sedang ditemukan pada perawat usia 26–35 tahun (21%), perempuan (18,5%), berpendidikan Sarjana dan Profesi, perawat pelaksana (16,5%), serta memiliki lama bekerja 5 tahun. Kesimpulan: Workplace Incivility pada perawat Rumah Sakit X secara umum rendah atau jarang terjadi, sehingga ketidaksopanan di tempat kerja belum menjadi masalah yang dominan. Namun, dimensi ketidaksopanan provokasi tetap perlu mendapat perhatian karena lebih sering ditemukan dibandingkan dimensi lainnya. Saran: penelitian selanjutnya diharapkan dapat menganalisis hubungan faktor lain seperti budaya kerja, lingkungan kerja dengan dimensi Workplace Incivility, terutama dimensi ketidaksopanan Provokasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Risiko K3 Pada Proyek pembangunan Cabang BRI Kota Tarakan Menggunakan Metode Hazard Identification and Risk Assesment (HIRA)

2025•

.Proyek konstruksi bangunan merupakan salah satu dari sekian banyak bidang usaha yang tergolong sangat rentan terhadap kecelakaan kerja, sehingga perlu dimitigasi. Proses mitigasi dapat dilakukan bila diketahui jenis bahaya dan risikonya, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian terhadap potensi bahaya serta tingkat risikonya. Penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assesment (HIRA) dengan cara pengambilan data berupa kuesioner dengan teknik non probability sampling. Hasil yang didapatkan terdapat 4 jenis bahaya, yaitu: bahaya fisik, bahaya kimia, bahaya ergonomis, dan bahaya psikososial. Adapun penilaian risiko termasuk pada kategori Moderate, sehingga pengendalian risiko yang dilakukan ialah dengan penerapan kontrol rekayasa, administratif atau prosedur K3, dan APD.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. PUTRA FORTUNESIUS NUSANTARA (PFN) KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT. Putra Fortunesius Nusantara (PFN) bagian rental unit alat berat Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode sampling jenuh, dengan jumlah responden sebanyak 51 karyawan PT. Putra Fortunesius Nusantara (PFN) bagian rental unit alat berat Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS Versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesehatan dan keselamatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja yang artinya semakin baik program kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang diberikan perusahaan maka akan semakin baik pula kinerja yang akan di berikan karyawan, disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja yang berarti semakin tinggi tingkat kedisiplinan yang dimiliki karyawan maka akan semakin meningkatkan kinerja karyawan. Kata kunci: Kinerja, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Disiplin Kerja

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KESELAMATAN PERAWAT TERHADAP ANCAMAN KEKERASAN FISIK DAN VERBAL DENGAN OPTIMALISASI LAYANAN PENGADUAN PASIEN DI RUMAH SAKIT

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kekerasan terhadap perawat, baik secara fisik maupun verbal, masih menjadi masalah serius di fasilitas kesehatan, terutama yang dipicu oleh ketidakpuasan pasien atau keluarga terhadap layanan yang tidak tersalurkan melalui sistem pengaduan resmi. Ketidakefektifan sistem pengaduan pasien kerap menyebabkan keluhan disampaikan secara langsung kepada perawat, sehingga meningkatkan risiko terjadinya konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya optimalisasi layanan pengaduan pasien sebagai strategi preventif dalam meningkatkan keselamatan kerja perawat. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus berbasis praktik klinik di ruang rawat inap dewasa Rumah Sakit Tarakan, dengan metode observasi partisipatif, wawancara, kuesioner, dan Project Based Learning (PBL). Intervensi dilakukan melalui pembuatan media edukatif berupa X-banner dan video edukasi mengenai alur pengaduan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman perawat dan pasien mengenai jalur pengaduan meningkat setelah dilakukan sosialisasi media edukatif. Evaluasi juga menunjukkan adanya penurunan potensi konflik langsung kepada perawat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media edukasi visual terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman jalur pengaduan dan berkontribusi terhadap peningkatan keselamatan kerja perawat di ruang rawat inap. Rekomendasi ditujukan kepada manajemen rumah sakit untuk memperluas implementasi media informasi serupa di seluruh unit pelayanan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja (k3), stres kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan Pengaruh Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Stres Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di Kota Tarakan. Penilitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Survey. Pengambilan Sampel dilakukan dengan teknik probability sampling menggunakan sampling jenuh . Sampel yang diperoleh berjumlah 35 orang karyawan PT. Global Arta Nusa di Kota Tarakan. Metode Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan program SPSS versi 26.0. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variable Kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan PT. Global Nusa Arta, penerapan K3 yang ada di PT. Gobal Nusa Arta diterapkan dengan baik. Tingkat keamanan lingkungan yang tinggi, penerangan ditempat kerja baik, jaminan kesehatan dijamin oleh perusahaan, sisyem pembuangan limbah industry ditempat kerja sesuai dengan SOP merupakan beberapa indikasi penerapan K3 yang baik di lingkungan PT. Gobal Nusa Arta. Variabel stress kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja kaeyawan. Melalui hasil analasis yang telah dilakukan terlihat bahwa stress kerja dilingkungan kerja PT. Global Nusa Arta dapat menurunkan kinerja karyawan. Wewenang yang diberikan melebih kapasitas, kerap memperoleh pekerjaan lebih dari pimpinan, tugas kerja yang d berikan terlalu berat dan hubungan yang kurang baik dengan rekan kerja merupakann indikasi terjadinya stres kerja sehingga menurunkan kinerja karyawan. Melalui hasil analasis yang telah dilakukan terlihat bahwa stress kerja dilingkungan kerja PT. Global Nusa Arta dapat menurunkan kinerja karyawan. Wewenang yang diberikan melebih kapasitas, kerap memperoleh pekerjaan lebih dari pimpinan, tugas kerja yang d berikan terlalu berat dan hubungan yang kurang baik dengan rekan kerja merupakann indikasi terjadinya stres kerja sehingga menurunkan kinerja karyawan. Variabel disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Disiplin dari pegawai dalam melaksanakan tugas di tempat kerja harus diperhatikan oleh pimpinan karena disiplin pegawai dalam melaksanakan tugas mempengaruhi kinerja. Disiplin kerja yang baik dari setiap pegawai dalam mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya penting karena dengan disiplin penyelesaian kerja dari setiap pegawai akan memenuhi kriteria dan waktu yang ditentukan untuk suatu tugas selesai dikerjakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BUDAYA KERJA, DISIPLIN, DAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. PLN (PERSERO) BAGIAN ULP DI KOTA TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya kerja terhadap kinerja karyawan, pengaruh disiplin terhadap kinerja karyawan, pengaruh k3 terhadap kinerja karyawan, serta pengaruh budaya kerja, disiplin, dan k3 terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) bagian ULP di Kota Tarakan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan menyebarkan kuesioner atau angket kepada karyawan PT. PLN (Persero) bagian ULP di Kota Tarakan. Populasi dalam penelitian ini adalah 104 karyawan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling dengan Teknik simple random sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 79 karyawan Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan menggunakan sampling jenuh. Data tersebut diolah dalam bentuk data numerik (angka) dengan menggunakan skala Likert. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan kuesioner. Metode analisis data dengan menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, disiplin berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, k3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta budaya kerja, disiplin, dan k3 secara Bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) bagian ULP di Kota Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KESEHATAN, KESELAMATAN KERJA (K3), LINGKUNGAN KERJA, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PRIMA BAHAGIA PERMAI DESA ANTUTAN KABUPATEN BULUNGAN

2023•

ABSTRAK PENGARUH KESEHATAN, KESELAMATAN KERJA (K3), LINGKUNGAN KERJA, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PRIMA BAHAGIA PERMAI DESA ANTUTAN KABUPATEN BULUNGAN Jumardi k Nurjannatul Hasanah, S.E., M.M Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan seberapa besar pengaruh kesehatan keselamatan kerja (K3), lingkungan kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT. Prima Bahagia Permai Desa Antutan Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode kuesioner dan wawancara. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan non probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 karyawan pada PT. Prima Bahagia Permai Desa Antutan Kabupaten Bulungan. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan model regresi linier berganda dengan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis regresi berganda dengan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS menunjukkan bahwa kesehatan keselamatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Prima Bahagia Permai Desa Antutan Kabupaten Bulungan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA TARAKAN

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan seberapa besar pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja (K3), lingkungan kerja terhadap kinerja Pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode kuesioner dan wawancara. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan non probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 76 Pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan model regresi linier berganda dengan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis regresi berganda dengan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS menunjukkan bahwa kesehatan dan keselamatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja terhadap kinerja Pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail