ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
sistem agribisnis perkebunan kelapa sawit rakyat Koperasi Anugrah Tani mulai dari subsistem hulu yaitu pengadaan input, subsistem usahatani/on farm yaitu kegiatan pengolahan lahan, penanaman dan perawatan tanaman, subsistem hilir yaitu kegiatan panen dan pengangkutan hasil panen, subsistem pemasaran yaitu kegiatan pemasaran hasil ke pabrik PKS, dan subsistem penunjang yaitu lembaga-lembaga yang mendukung kegiatan perkebunan dari subsistem hulu hingga subsistem pemasaran. Terdapat keterkaitan kebelakang (backward linkage) dan keterkaitan kedepan (forward linkage) pada sistem agribisnis perkebunan kelapa sawit rakyat Koperasi Anugrah Tani. Rancang model kelembagaan perkebunan Koperasi Anugrah Tani mengacu pada sistem agribisinis yaitu : kelembagaan hulu, kelembagaan usahatani/on farm, kelembagan hilir, kelembagaan pemasaran dan kelembagaan penunjang. Rancang model dibuat mengacu pada penelitian Kusnandar (2013), yaitu berdasarkan empat dimensi antara lain : kondisi lingkungan eksternal, motivasi kelembagaan, kapasitas kelembagaan, dan kinerja kelembagaan. Rancangan kelembagaan yang diarahkan dapat memenuhi keempat dimensi tersebut sehingga efektifitas dan keberlanjutan kelembagaan dapat terjamin.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•
ABSTRAK Syakira. 1640202108. 2020. “Analisis Sistem Agribisnis Sayuran Hidroponik Di Kota Tarakan. Dibimbing oleh Anang Sulistyo. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Sayuran hidroponik merupakan sayuran yang ditanam tanpa menggunakan media tanah. Keberhasilan usahatani sayuran hidroponik perlu didukung oleh ketersediaan saprodi, pemasaran, dan lembaga penunjang yang terintegrasi dalam suatu sistem agribisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sistem agribisnis sayuran hidroponik di UMKM Azzahra Hidroponik Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan teknik sampel purposive sampling. Data sistem agribisnis dianalisis secara deskriptif kualitatif dan data pendapatan usahatani dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem agribisnis pada usahatani UMKM Azzahra Hidroponik Kota Tarakan terdapat beberapa subsistem seperti subsistem agribisnis hulu yaitu pengadaan sarana dan prasarana produksi seperti screenhouse, benih, vitamin, dan alat peralatan. subsistem usatani Pada proses budidaya dilakukan pada lahan screenhouse seluas 10 meter x 15 meter. Dengan siklus produksi usahatani sayuran hidroponik dilakukan selama 30-45 hari dan memperoleh pendapatan salada keriting ditambah sayuran pakcoy dengan total sebesar Rp 1,373,000,- dalam sekali produksi. Subsistem hilir meliputi pengolahan hasil panen seperti proses penyortiran dan packing kemasan. Strategi pemasaran dilakukan pendapatan dan marketing mix, yaitu produk, harga, promosi, dan tempat. Terdapat dua saluran pemasaran pada UMKM Azzahra Hidroponik yaitu saluran langsung dan saluran semi langsung. Belum adanya lembaga penunjang secara resmi yang dapat dimanfaatkan oleh petani. ABSTRAK Syakira. 1640202108. 2020. “Analisis Sistem Agribisnis Sayuran Hidroponik Di Kota Tarakan. Dibimbing oleh Anang Sulistyo. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Sayuran hidroponik merupakan sayuran yang ditanam tanpa menggunakan media tanah. Keberhasilan usahatani sayuran hidroponik perlu didukung oleh ketersediaan saprodi, pemasaran, dan lembaga penunjang yang terintegrasi dalam suatu sistem agribisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sistem agribisnis sayuran hidroponik di UMKM Azzahra Hidroponik Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan teknik sampel purposive sampling. Data sistem agribisnis dianalisis secara deskriptif kualitatif dan data pendapatan usahatani dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem agribisnis pada usahatani UMKM Azzahra Hidroponik Kota Tarakan terdapat beberapa subsistem seperti subsistem agribisnis hulu yaitu pengadaan sarana dan prasarana produksi seperti screenhouse, benih, vitamin, dan alat peralatan. subsistem usatani Pada proses budidaya dilakukan pada lahan screenhouse seluas 10 meter x 15 meter. Dengan siklus produksi usahatani sayuran hidroponik dilakukan selama 30-45 hari dan memperoleh pendapatan salada keriting ditambah sayuran pakcoy dengan total sebesar Rp 1,373,000,- dalam sekali produksi. Subsistem hilir meliputi pengolahan hasil panen seperti proses penyortiran dan packing kemasan. Strategi pemasaran dilakukan pendapatan dan marketing mix, yaitu produk, harga, promosi, dan tempat. Terdapat dua saluran pemasaran pada UMKM Azzahra Hidroponik yaitu saluran langsung dan saluran semi langsung. Belum adanya lembaga penunjang secara resmi yang dapat dimanfaatkan oleh petani.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sebagian besar praktik agribisnis padi ladang di Desa Nawang Baru, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, masih bertumpu pada pengetahuan adat masyarakat Dayak Kenyah yang diwariskan lintas generasi, namun kajian yang mengaitkan pengetahuan tersebut dengan seluruh subsistem agribisnis sekaligus dimensi keberlanjutannya masih jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan penerapan kearifan lokal pada tiap subsistem agribisnis padi ladang, dan (2) menganalisis perannya terhadap keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian dilakukan pada Maret–Mei 2026 dengan pendekatan kualitatif deskriptif di lokasi yang dipilih secara purposive. Sebanyak 30 informan dijaring melalui snowball sampling, diawali dari kepala desa dan tetua adat, dengan data dihimpun lewat wawancara mendalam dan observasi, lalu dianalisis mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Temuan menunjukkan bahwa praktik adat hadir pada kelima subsistem: pemilihan lahan dan penentuan waktu tanam lewat Ungun Tau pada subsistem hulu, pertukaran benih dan pengendalian hama alami pada usahatani, pengeringan serta penyimpanan di lumbung adat pada subsistem hilir, musyawarah penentuan harga pada pemasaran, hingga peran kelembagaan adat pada subsistem penunjang. Praktik-praktik tersebut terindikasi berkontribusi pada efisiensi biaya usaha (ekonomi), penguatan solidaritas dan modal sosial warga (sosial), serta pembatasan eksploitasi lahan dan hutan (lingkungan), meski kontribusi ekologisnya lebih menonjol pada subsistem hulu hingga hilir dibanding pemasaran dan kelembagaan. Dominasi informan berusia lanjut mengindikasikan adanya risiko kesenjangan regenerasi pengetahuan, sehingga dokumentasi dan pewarisan kearifan lokal kepada generasi muda perlu terus diupayakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketimpangan pemanfaatan media sosial oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor agribisnis di Kecamatan Tanjung Selor, Kalimantan Utara, yang lebih dominan menggunakan sosial media WhatsApp namun belum mengoptimalkan platform sosial media berbasis algoritma seperti Instagram dan TikTok. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran media sosial dalam meningkatkan penjualan UMKM agribisnis serta menganalisis kendala dalam pemanfaatannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis tematik dengan bantuan aplikasi NVivo 12 Pro, melibatkan 10 informan kunci yang dipilih secara purposive sampling untuk mewakili sub-sistem agribisnis (hulu, on-farm, dan hilir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan nyata melalui empat fungsi, yaitu sarana promosi, pembentuk dan penguatan merek, perluasan jangkauan pasar, serta peningkatan penjualan, dengan WhatsApp sebagai platform yang paling banyak digunakan. Seluruh informan mencatatkan kenaikan penjualan melalui empat mekanisme transformasi digital, yaitu eliminasi perantara, perluasan geografis ke transaksi nyata, efisiensi biaya pemasaran, dan konversi stok menjadi arus kas. Keempat mekanisme tersebut melalui uji Cluster Analysis membentuk tiga kluster pola transformasi strategi: digitalisasi supply chain, ekspansi pasar dan basis pelanggan, serta inovasi model bisnis. Namun, efektivitas pemanfaatan media sosial masih terhambat oleh empat kategori kendala yang saling berkaitan dengan pemilihan jenis media sosial sebagai kendala paling dominan, diikuti literasi digital, serta modal/SDM dan infrastruktur jaringan yang sama-sama belum optimal. Dengan demikian, media sosial berperan sebagai katalisator pertumbuhan UMKM agribisnis yang efektivitasnya bergantung pada kesiapan digital pelaku usaha. Penelitian ini menyarankan agar pelaku UMKM mengoptimalkan platform di luar WhatsApp serta meningkatkan kemampuan dalam mengelola konten. Pemerintah disarankan mempercepat pemerataan infrastruktur dan pelatihan literasi digital, sementara peneliti selanjutnya memperluas cakupan informan dengan data keuangan yang lebih terverifikasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Studi ini dilaksanakan guna mengevaluasi dampak dari risiko bisnis, risiko kredit, serta risiko likuiditas terhadap capaian keuangan perusahaan di sektor konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada rentang waktu 2020-2024. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan emiten. Melalui teknik purposive sampling, terpilih 11 entitas perusahaan sebagai sampel dengan akumulasi 55 unit observasi. Proses analisis data melibatkan serangkaian pengujian mulai dari uji asumsi klasik, regresi linear berganda, hingga uji t dan uji F. Hasil studi mengindikasikan bahwa risiko kredit dan likuiditas tidak memiliki pengaruh yang berarti terhadap kinerja keuangan. Sebaliknya, risiko bisnis ditemukan memiliki pengaruh positif yang bermakna terhadap Return on Equity (ROE). Secara kolektif, ketiga faktor risiko tersebut berpengaruh signifikan terhadap performa keuangan dengan tingkat determinasi (R²) mencapai 0,811. Hal ini berarti sebesar 81,1% dari variasi kinerja keuangan dapat diterangkan oleh ketiga variabel tersebut, namun 18,9% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar cakupan model ini. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan risiko bisnis memiliki peran penting dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan konstruksi di tengah ketidakpastian proyek dan dinamika sektor konstruksi. This study was conducted to evaluate the impact of business risk, credit risk, and liquidity risk on the financial performance of companies in the construction sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in the period 2020-2024. This research applies a quantitative method using secondary data from issuers' financial reports. Using purposive sampling, 11 companies were selected, yielding 55 observations in total. The data analysis process involved a series of tests, ranging from classical assumption tests to multiple linear regression and t-tests, and F-tests. The study's results indicated that credit and liquidity risks do not have a significant effect on financial performance. Conversely, business risk was found to have a positive and significant effect on Return on Equity (ROE). Collectively, these three risk factors had a significant effect on financial performance with a coefficient of determination (R?2)of 0.811. This means that 81.1% of the variation in financial performance can be explained by these three variables, while the remaining 18.9% is influenced by other variables outside the scope of this model. The results of this study confirmed that business risk management plays an important role in improving the profitability of construction companies amid project uncertainty and the sector's dynamics.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Dampak Customer Relationship Management (CRM) dan pemanfaatan teknologi serta kreativitas inovasi terhadap kinerja bisnis melalui media pemasaran sebagai variabel intervening.Penelitian ini menggunakan Lima variabel, yaitu Customer Relationship Management (CRM), Teknologi informasi, kreativitas inovasi sebagai variabel independen, dan kinerja bisnis serta media pemasaran sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan data primer yang diolah menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4 dengan teknik uji validitas dan reliabilitas, deskripsi data dan uji hipotesis. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Coffee shop di Kota Tarakan, dengan kriteria yang sudah ditentukan oleh peneliti. Pengukuran dalam kuesioner ini menggunakan skala likert 1 sampai 5 dan penelitian ini menggunakan kuesioner berjumlah 290 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1.) Customer Relationship Management (CRM) berpengaruh positif terhadap Kinerja Bisnis. 2.) Customer Relationship Management berpengaruh positif terhadap Media Pemasaran. 3.) Teknologi Informasi berpengaruh positif terhadap Media Pemasaran. 4.) kreativitas inovasi tidak berpengaruh positif terhadap Media Pemasaran. 5.) kreativitas inovasi berpengaruh positif terhadap Kinerja Bisnis. 6.) Media Pemasaran berpengaruh positif terhadap Kinerja Bisnis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN DAN RISIKO BISNIS DALAM MENINGKATKAN NILAI PERUSAHAAN DENGAN KEBIJAKAN DIVIDEN SEBAGAI PEMODERASI PADA PERUSAHAAN SEKTOR ENERGI INDONESIA Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran pertumbuhan perusahaan dan risiko bisnis dalam meningkatkan nilai perusahaan dengan kebijakan dividen sebagai pemoderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2023. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 12 perusahaan sehingga mendapatkan 60 observasi dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data yaitu SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, risiko bisnis berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, kebijakan dividen memoderasi pengaruh pertumbuhan perusahaan dengan memperkuat hubungan terhadap nilai perusahaan, dan kebijakan dividen memoderasi pengaruh risiko bisnis dengan memperkuat hubungan terhadap nilai perusahaan. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung teori sinyal dan teori bird in the hand dalam menjelaskan faktor faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan. Kata Kunci: Pertumbuhan Perusahaan, Risiko Bisnis, Kebijakan Dividen dan Nilai Perusahaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
ABSTRAK Penggunaan sistem hidroponik memungkinkan budidaya tanaman dilakukan di lahan sempit, seperti di pekarangan rumah, atap rumah, atau area lain yang terbatas. Demi keberlanjutan dan daya saing bisnis hidropononik diperlukan trategi pemasaran dengan pendekatan bauran pemasaran (marketing mix) Bauran pemasaran (marketing mix) merupakan perpaduan komponen pemsaran yang terdiri dari produk (product), harga (price), promosi (promotion), dan lokasi (place).Penelitian bertujuan untuk mengetahui mengidentifikasi penerapan strategi bauran pemasara. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penentuan lokasi menggunakan metode purposive di Hidro Farm Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Variabel yang digunakan adalah komponen bauran pemasaran yang terdiri dari produk (product), harga (price), tempat (place) dan promosi (promotion). Hasil penelitian menunjukan dalam terdapat empat jenis sayuran organik yang dipasarkan yaitu selada, kangkung, pakcoy dan sawi dengan menggunakan teknik NFT dalam pembudidayaannya. Harga yang diterapkan memperhatikan harga pasar dan kualitas produk yang dihasilkan. Green House Fakultas Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan digunakan sebagai tempat budidaya, pengemasan dan pemasaran produk. Promosi produk lebih ditekankan pada media promosi dengan menggunakan Instagram, Facebook, broadcast WhatsApp dan Tiktok.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja PT Bank Tabungan Negara Cabang Tarakan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard. Pendekatan ini mengevaluasi kinerja perusahaan dari empat perspektif, yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui laporan keuangan dan kuesioner yang disebarkan kepada nasabah dan pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan yang diukur menggunakan rasio ROA, NIM, dan NPL berada dalam kategori sangat sehat. Perspektif pelanggan menunjukkan hasil yang baik, yang diukur berdasarkan pangsa pasar, akuisisi pelanggan, retensi pelanggan, kepuasan pelanggan, dan profitabilitas pelanggan. Kemudian perspektif proses bisnis internal menunjukkan hasil sangat baik melalui pengukuran indikator layanan, efisiensi, kualitas, dan tingkat inovasi. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan juga menunjukkan hasil sangat baik berdasarkan indikator kepuasan pegawai, peluang pelatihan, pengembangan, kemampuan dan motivasi karyawan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh kapasitas penyerapan pengetahuhan dan kemampuan berbagi pengetahuan terhadap kemampuan berinovasi serta untuk menguji pengaruh kapasitas penyerapan pengetahuan, kemampuan berbagi pengetahuan, dan kemampuan berinovasi terhadap kinerja bisnis pada perusahaan PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Tarakan. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah kapasitas penyerapan pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berinovasi, kemampuan berbagi pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berinovasi, kapasitas penyerapan pengetahuan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja bisnis, kemampuan berbagi pengetahuan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja bisnis, dan kemampuan berinovasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja bisnis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
ABSTRAK PENGARUH BERBAGI PENGETAHUAN TERHADAP KINERJA BISNIS MELALUI INOVASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA UMK SEKTOR KULINER DI KOTA TARAKAN Indah Apriliani Nurul Hidayat,S.E.,M.Sc.,Ph.D Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh berbagi pengetahuan terhadap kinerja bisnis melalui inovasi sebagai variable mediasi. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei, dengan cara pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada pelaku UMK sektor kuliner di kota Tarakan sebanyak 140 responden yang berisi pernyataan secara tertulis kepada responden untuk mendapatkan informasi yang diperlukan oleh peneliti. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Partial Least Square (PLS ver.3). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel inovasi dapat memediasi berbagi pengetahaun terhadap kinerja bisnis, Inovasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis, berbagi pengetahaun memiliki pengaruh terhadap inovasi, dan Berbagi pengetahaun berpengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sayuran Hidroponik merupakan budidaya tanaman yang memanfaatkan air sebagai media tanam. Hidroponik berasal dari Bahasa Yunani, Yaitu hydro yang berarti air dan ponos yang artinya daya. Istilah hidroponik digunakan untuk menjelaskan tentang cara mencocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan sistem agribisnis pada sayuran hidroponik Kampung Bugis, Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Teknik non probability sampling dan jenis sumber data yang digunakan adalah data primer melakukan melalui wawancara dengan panduan kuesioner. Kemudian data sekunder sebagai laporan hasil penelitian ataupun berbagai bentuk infomasi dari instansi yang ada kaitanya dengan penelitian dengan cara mengutip dan mengadakan studi pustaka dari buku-buku yang berhubungan hidroponik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subsistem agribisnis sayuran hidroponik kampung bugis terdiri dari (a) subsistem hulu dalam pengadaan sarana dan prasarana produksi ialah seperti benih, nutrisi, peralatan dan screenhouse; (b) subsistem hilir yang meliputi penangannan dan pemasaran (tataniaga) produk pertanian dan olahannya, dan (c) subsistemn penunjang dengan batuan system infomasi dan Lembaga pertanian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS KELAPA SAWIT DI DESA TANJUNG AGUNG KECATAN TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN Abstrak Kelembagaan agribisnis kelapa sawit sangat penting mulai dari subsistem hulu hingga subsisem penunjang. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu : (1) Mengindetifikasi lembaga yang berperan dalam agribisnis kelapa sawit di desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan (2) Menganalisis peran lembaga dalam agribisnis kelapa sawit di desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskritif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Setiap lembaga pada subsistem hulu agribisnis kelapa sawit didesa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan dari (a) Subsistem Hulu yang berperan menyediakan akses input sarana perasarana PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN), Toko Online (Shoppee & Tokopedia); Koprasi, Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Sinar Harapan; (b) Lembaga Subsitem Usaha Tani Kelompok Tani Makmur, Kelompok Tani Sempurna Jaya, Kelompok Tani Sejahtera Tani, Kelompok Tani Mekar Jaya, Kelompok Tani Bersama Jaya dan Bumdes; (c) Lembaga Sub Sistem Hilir yang berperan dalam kegiatan memasarkan hasil produksi usaha tani kelapa sawit lembaga yang berperan PT. Tunas Borneo, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koprasi & UKM berperan dan Tengkula; (d) Untuk lembaga Subisistem Penunjang memiliki peran penting sebagai wadah dalam menunjang keberhasilan usaha tani dari hulu hingga hilir pada petani kelapa sawit lembaga yang bereperan dalam Sub Sistem Penunjang sebagian berikut Perbankaa Bank BRI; Dinas Pertanian Dan Ketahan; Badan Pemberdayaan Masayarakat Desa (BPD); Balai penyuluhan; dan Badan Pusat Statistik (BPS).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, dan etika bisnis terhadap kepuasan konsumen. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan. Populasi dari penelitian ini adalah konsumen Toko Nur Ikhsan Juata Permai. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling dengan total 97 responden. Penelitian ini menggunakan skala Likert. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda yang diolah menggunakan program SPSS versi 25.0, hasil dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, dan variabel etika bisnis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
ABSTRAK Mahasiswa agribisnis sebagai mahasiswa terdidik di bidang pertanian diharapkan mempunyai persepsi dan minat yang baik terhadap pelaku usaha Agribisnis dan diharapkan mampu memberikan kontribusi besar dalam pembangunan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Untuk mengetahui persepsi generasi muda untuk menjadi pelaku usaha Agribisnis (2) Untuk mengetahui minat generasi muda menjadi pelaku usaha agribisnis. Pengambilan data menggunakan metode simple random sampling dengan responden Alumni mahasiswa Agribisnis Universitas Borneo Tarakan. Jumlah sampel sebanyak 31 Alumni dengan batasan usia antara 16 hingga 30 tahun. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat persepsi mahasiswa Program Studi Agribisnis Universitas Borneo Tarakan termasuk dalam kategori tinggi dengan skor 69-84. Sedangkan minat mahasiswa agribisnis Universitas Borneo Tarakan untuk menjadi pelaku usaha Agribisnis tergolong dalam kategori yang tinggi dengan skor 40-48, dimana indikator yang terdiri dari pendidikan, sosial keluarga,pendapatan,informasi dan pengalaman.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan guna menganalisis pengaruh online customer review, online customer rating, harga dan etika bisnis terhadap keputusan pembelian produk fashion pada marketplace shopee. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei.Penarikan sampel yang dipakai menggunakan non-probability sampling, secara teknik penetapan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel pada studi ini adalah Mahasiswa/i Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakanangkatan2020, 2021, 2022 dan 2023 yang telah melakukan pembelian produk fashion di Shopee dengan jumlah sampel 220 responden. Metode analisa yang dipakai yakni analisa regresi linear berganda dengan menggunakan alat bantu program SPSS versi 26. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel online customer review berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, online customer rating berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dan etika bisnis berpengaruh negatif dan tidak signifkan terhadap keputusan pembelian produk fashion pada marketplace Shopee.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Selain masalah fisik dan teknis, sistem agribisnis tanaman hortikultura sayuran semusim juga di hadapkan dengan permasalahan kelembagaan, tak terkecuali pada kelembagaan agribisnis sayuran semusim di Kelurahan Kampung Enam Kecamatan Tarakan Timur. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi lembaga dan peran lembaga pada sistem agribisnis hortikultura sayuran semusim di Kelurahan Kampung Enam; dan (2) mendeskripsikan model kelembagaan pada sistem agribisnis hortikultura sayuran semusim di Kelurahan Kampung Enam. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder, sedangkan metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peran setiap lembaga pada sistem agribisnis hortikultura sayuran semusim di Kelurahan Kampung Enam, yaitu: (a) subsistem hulu lembaganya adalah Kios Sipakainge dan Toko Esa yang mempunyai peran dalam penyedian SAPRODI dan ALSINTAN bagi petani; (b) subsistem usahatani lembaganya adalah Kelompok Tani Sinar Anugrah, Kelompok Tani Sinar Berkat, Kelompok Tani Sinar Karya, dan Kelompok Tani Sinar Harapan yang mempunyai peran dalam mensejahterakan petani; (c) subsistem pemasaran lembaganya adalah Asosiasi Meja Pasar Petani Bukit Amal yang mempunyai peran sebagai wadah alternatif dalam memasarkan hasil panen; dan (d) subsistem jasa penunjang lembaganya adalah Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian Kota Tarakan, Balai Penyuluhan Pertanian Kota Tarakan, LKM-A Petani Bukit Amal, dan GAPOKTAN Bukit Amal yang memiliki peran dalam menunjang kedua subsistem tersebut melalui penyaluran bantuan SAPRODI, ALSINTAN, modal usahatani, kegiatan penyuluhan demi meningkatkan kemampuan SDM petani; dan (2) model kelembagaan sistem agribisnis hortikultura sayuran semusim di Kelurahan Kampung Enam yang terdiri atas Kelembagaan Subsistem Hulu, Kelembagaan Subsistem On Farm, Kelembagaan Subsistem Pemasaran dan Kelembagaan Subsistem Jasa Penunjang. Dimana pada setiap kelembagaan terdapat pihak atau lembaga yang berperan didalamnya, serta memiliki hubungan erat satu sama lain terutama pada lembaga subsistem jasa penunjang yang berperan penting dalam mendukung dari subsistem hulu hingga hilir.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan peternakan ayam ras petelur di Kalimantan Utara mengalami kenaikan dari tahun 2018 hingga 2020. Seperti halnya pada peternakan ayam ras petelur di Kota Tarakan berkembang menjadi beberapa peternakan. Tetapi, walaupun peternakan ayam ras petelur ada di Kota Tarakan pemerintah Kota Tarakan tetap melakukan impor dari luar Kota untuk memenuhi permintaan telur di Kota Tarakan. Tujuan penelitian (1) mendeskripsikan sistem agribisnis peternakan ayam ras petelur Binalatung, (2) menganalisis permasalahan apa saja yang terdapat didalam subsistem-subsistem agribisnis di Peternakan Ayam Binalatung dan bagaimana tindak lanjutnya atau penyelesaian dari masalah-masalah tersebut (3) mengetahui bagaimana keterkaitan antar satu subsistem dan subsistem lainnya dalam sistem agribisnis Peternakan Ayam Binalatung. Metode penentuan sampel yaitu dengan menggunakan metode Snowball Sampling dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan sistem agribisnis peternakan ayam binalatung mulai dari subsistem hulu terdiri dari pengadaan input, subsistem budidaya (on-farm) terdiri dari kegiatan pemeliharaan kandang hingga panen, subsistem hilir terdiri dari kegiatan pengangkutan hingga pemasaran, dan subsistem penunjang yaitu lembaga-lembaga yang menunjang/mendukung kegiatan peternakan dari subsistem hulu hingga hilir. Dalam masing-masing subsistem terdapat permasalahan-permasalahan yang terjadi. Terdapat keterkaitan antara subsistem yang satu dengan subsistem lainnya pada peternakan ayam ras petelur.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peran lembaga agribisnis sangat penting dalam kegiatan agribisnis pertanian khususnya pada subsistem hulu. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui lembaga agribisnis subsistem hulu dan Perannya pada usaha tani padi sawah di kelompok tani bira mandiri di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas. (2) Mengetahui Persepsi Petani tentang kegiatan lembaga agribisnis subsistem hulu pada usaha tani padi sawah di kelompok tani bira mandiri di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. skripsi ini merupakan Penelitian deskripti kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan Bahwa: (1) lembaga agribisnis subsistem hulu yang berada di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan yaitu ada penyuluh pertanian dan kelompok tani bira mandiri, peran dari penyuluh pertanian yaitu mengkordinasikan mengoptimalkan, dan menyelaraskan kegiatan-kegiatan pembangunan dan penyuluhan pertanian. Sedangkan peran dari kelompok tani bira mandiri yaitu sebagai wahana kerja sama dimana kelompok tani merupkan tempat untuk memeperkuat kerja sama diantara sesama petani dalam kelompok tani serta dengan pihak lainnya . (2) Persepsi petani terhadap kegiatan Lembaga Agribisnis Subsistem hulu terhadap pemberian alsintan dan penyediaan saprodi kepada kelompok tani, hal ini dikarenakan bahwa lembaga pertanian telah memberikan kebutuhan yang sesuai dengan kebutuhan petani seperti Alat mesin pertanian ini dapat mempermudah dan mempercepat pengerjaan petani untuk meningkatkan produksi dari budidaya yang dilakukan petani, guna untuk menunjang kegiatan bertani dan maksimalnya hasil produksi petanian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Kearifan lokal merupakan unsur bagian dari tradisi atau budaya masyarakat dari suatu bangsa, kemudian muncul menjadi beberapa bagian yang di tempatkan pada tatanan fisik bangunan dan kawasan dalam geografi kenusantaraan dalam sebuah bangsa Duuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kearifan lokal masyarakat dayak kenyah dalam sistem agribisnus padi ladang di Desa Punan Gong Solok Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat beberapa kearifan lokal, petani padi ladang dalaru sistem agribistus yaitu pada (1) Subsistem pengadaan sarang pra sarana masyarakat masih meggunakan alat tradisional dalam budidaya padi ladang (2) Subsistem usaha tani, para petani melaknkan doa dan juga meng kunan atau makan bersama sebelum melakukan, penanaman (3) Subsistem pengolahan basil pertanian, dalam kegiatan ini petani melakukan sengun maiau pada saat panen dan syukuran ketika selesai panen (4) subsistem pemasaran hasil panen padi biasanya akan di perjualkan ke kota, namun ada beberapa petani yang menjualkan padinya ke sesama penduduk di Desa (5) subsistem jasa penunjang/kelembagaan kegiatan budidaya di dukung oleh perangkat Desa dan juga penyuluh di Desa tersebut.