Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: model kelembagaan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SISTEM AGRIBISNIS PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (Elaesis gueensis J.) RAKYAT (STUDI KASUS: PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT KOPERASI ANUGRAH TANI, DESA SEKATAK BUJI)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

sistem agribisnis perkebunan kelapa sawit rakyat Koperasi Anugrah Tani mulai dari subsistem hulu yaitu pengadaan input, subsistem usahatani/on farm yaitu kegiatan pengolahan lahan, penanaman dan perawatan tanaman, subsistem hilir yaitu kegiatan panen dan pengangkutan hasil panen, subsistem pemasaran yaitu kegiatan pemasaran hasil ke pabrik PKS, dan subsistem penunjang yaitu lembaga-lembaga yang mendukung kegiatan perkebunan dari subsistem hulu hingga subsistem pemasaran. Terdapat keterkaitan kebelakang (backward linkage) dan keterkaitan kedepan (forward linkage) pada sistem agribisnis perkebunan kelapa sawit rakyat Koperasi Anugrah Tani. Rancang model kelembagaan perkebunan Koperasi Anugrah Tani mengacu pada sistem agribisinis yaitu : kelembagaan hulu, kelembagaan usahatani/on farm, kelembagan hilir, kelembagaan pemasaran dan kelembagaan penunjang. Rancang model dibuat mengacu pada penelitian Kusnandar (2013), yaitu berdasarkan empat dimensi antara lain : kondisi lingkungan eksternal, motivasi kelembagaan, kapasitas kelembagaan, dan kinerja kelembagaan. Rancangan kelembagaan yang diarahkan dapat memenuhi keempat dimensi tersebut sehingga efektifitas dan keberlanjutan kelembagaan dapat terjamin.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERAN LEMBAGA DAN MODEL KELEMBAGAAN PADA SISTEM AGRIBISNIS HORTIKULTURA SAYURAN SEMUSIM DI KELURAHAN KAMPUNG ENAM

2023•

Selain masalah fisik dan teknis, sistem agribisnis tanaman hortikultura sayuran semusim juga di hadapkan dengan permasalahan kelembagaan, tak terkecuali pada kelembagaan agribisnis sayuran semusim di Kelurahan Kampung Enam Kecamatan Tarakan Timur. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi lembaga dan peran lembaga pada sistem agribisnis hortikultura sayuran semusim di Kelurahan Kampung Enam; dan (2) mendeskripsikan model kelembagaan pada sistem agribisnis hortikultura sayuran semusim di Kelurahan Kampung Enam. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder, sedangkan metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peran setiap lembaga pada sistem agribisnis hortikultura sayuran semusim di Kelurahan Kampung Enam, yaitu: (a) subsistem hulu lembaganya adalah Kios Sipakainge dan Toko Esa yang mempunyai peran dalam penyedian SAPRODI dan ALSINTAN bagi petani; (b) subsistem usahatani lembaganya adalah Kelompok Tani Sinar Anugrah, Kelompok Tani Sinar Berkat, Kelompok Tani Sinar Karya, dan Kelompok Tani Sinar Harapan yang mempunyai peran dalam mensejahterakan petani; (c) subsistem pemasaran lembaganya adalah Asosiasi Meja Pasar Petani Bukit Amal yang mempunyai peran sebagai wadah alternatif dalam memasarkan hasil panen; dan (d) subsistem jasa penunjang lembaganya adalah Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian Kota Tarakan, Balai Penyuluhan Pertanian Kota Tarakan, LKM-A Petani Bukit Amal, dan GAPOKTAN Bukit Amal yang memiliki peran dalam menunjang kedua subsistem tersebut melalui penyaluran bantuan SAPRODI, ALSINTAN, modal usahatani, kegiatan penyuluhan demi meningkatkan kemampuan SDM petani; dan (2) model kelembagaan sistem agribisnis hortikultura sayuran semusim di Kelurahan Kampung Enam yang terdiri atas Kelembagaan Subsistem Hulu, Kelembagaan Subsistem On Farm, Kelembagaan Subsistem Pemasaran dan Kelembagaan Subsistem Jasa Penunjang. Dimana pada setiap kelembagaan terdapat pihak atau lembaga yang berperan didalamnya, serta memiliki hubungan erat satu sama lain terutama pada lembaga subsistem jasa penunjang yang berperan penting dalam mendukung dari subsistem hulu hingga hilir.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail