Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

104 hasil
Subjek: EFEKTIVITAS
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERDIFERENSIASI BERBASIS TIK DENGAN MODEL GAME-BASED LEARNING PADA SISWA KELAS VIII.3 SMP NEGERI 14 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia berdiferensiasi berbasis TIK dengan model Game-Based Learning pada peserta didik kelas VIII.3 SMP Negeri 14 Tarakan. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 14 Tarakan. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII.3 SMP Negeri 14 Tarakan yang berjumlah 30 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket asesmen awal, pretest, dan posttest. Tahap awal sebelum dilakukan pretest dan posttest, peserta didik terlebih dahulu diberikan angket asesmen awal untuk memperoleh gambaran respon peserta didik terhadap proses pembelajaran yang dilaksanakan. Selanjutnya, pelaksanaan penelitian diawali dengan pemberian pretest untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik sebelum diberikan perlakuan. Setelah itu peserta didik diberikan perlakuan melalui penerapan pembelajaran Bahasa Indonesia berdiferensiasi berbasis TIK dengan model Game-Based Learning, peserta didik mengikuti kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan media dan aktivitas berbasis permainan yang disesuaikan dengan materi pembelajaran. Setelah diberi perlakuan, peserta didik diberikan posttest untuk mengetahui hasil dari penerapan pembelajaran yang diberikan. Hasil dari penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest peserta didik sebesar 85,50, sedangkan rata-rata nilai posttest peserta didik sebesar 90,67. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,026 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest peserta didik setelah diberikan perlakuan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia berdiferensiasi berbasis TIK dengan model Game-Based Learning efektif diterapkan pada peserta didik kelas VIII.3 SMP Negeri 14 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Pemanfaatan Dana Desa Di Bidang Pertanian Di Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kegiatan bidang pertanian yang dibiayai melalui Dana Desa, mengetahui tingkat efektivitas pemanfaatan Dana Desa di bidang pertanian, serta mengetahui persepsi masyarakat terhadap pemanfaatan Dana Desa di Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2026 di tujuh desa di Kecamatan Sesayap. Metode penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan melibatkan 7 informan dari aparat desa dan 70 responden yang berprofesi sebagai petani. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuesioner, observasi, dokumentasi, dan studi Pustaka. Analisis data dilakukan dengan secara deskriptif kualitatif, sedangkan efektivitas dan persepsi masyarakat dianalisis menggunakan skala Guttman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pertanian yang dibiayai Dana Desa meliputi kegiatan ketahanan pangan dan budidaya pertanian, penyediaan sarana produksi dan alat mesin pertanian, serta pembangunan infrastruktur pendukung pertanian yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing desa. Tingkat efektivitas pemanfaatan Dana Desa di bidang pertanian memperoleh persentase 82,7% dan termasuk kategori efektif, dengan indikator ketepatan sasaran program sebesar 88,6% tujuan program 82,9% sosialisasi program 75,1% dan evaluasi program 84,3%. Sementara itu, persepsi masyarakat memperoleh persentase 80,0% dan termasuk kategori positif dengan indikator kognitif 73,1%, afektif 87,4%, dan konatif 79,4%. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan Dana Desa di bidang pertanian telah berjalan efektif dan memperoleh persepsi positif dari masyarakat, meskipun sosialisasi program serta pengetahuan dan pemahaman masyarakat masih perlu ditingkatkan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI PETANI HORTIKULTURA TERHADAP EFEKTIVITAS PENYULUHAN PERTANIAN DI DESA TIDENG PALE KABUPATEN TANA TIDUNG

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani hortikultura terhadap efektivitas penyuluhan pertanian di Desa Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan populasi berjumlah 56 petani hortikultura yang tergabung dalam tiga kelompok tani dan sebanyak 35 petani ditetapkan sebagai responden menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert 5 poin dan terlebih dahulu diuji validitas serta reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung nilai rata-rata (mean) untuk mengetahui persepsi petani pada empat dimensi, yaitu materi penyuluhan, metode penyuluhan, kompetensi penyuluh, dan manfaat penyuluhan. Selanjutnya, tingkat efektivitas penyuluhan berdasarkan persepsi petani dianalisis menggunakan indeks persepsi dengan membandingkan skor aktual dan skor maksimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap materi penyuluhan memperoleh nilai rata-rata 4,20 dengan kategori baik, metode penyuluhan sebesar 4,23 dengan kategori sangat baik, kompetensi penyuluh sebesar 4,28 dengan kategori sangat baik, dan manfaat penyuluhan sebesar 4,15 dengan kategori baik. Secara keseluruhan, indeks persepsi petani terhadap efektivitas penyuluhan pertanian sebesar 84,4% dan termasuk dalam kategori sangat efektif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Belanja Pemerintah Daerah Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Di Provinsi Kalimantan Utara (Studi Kasus Belanja: Modal, Pegawai, Dan Bantuan Sosial)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Alokasi belanja pegawai yang jauh lebih besar dibanding belanja bantuan sosial dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Utara memunculkan keraguan atas efektivitas belanja daerah dalam menekan kemiskinan dan pengangguran periode 2018–2024. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efektivitas belanja modal, belanja pegawai, dan belanja bantuan sosial terhadap kemiskinan dan pengangguran di lima Kabupaten/Kota beserta Provinsi Kalimantan Utara, secara parsial maupun simultan, melalui regresi data panel dengan aplikasi EViews 14. Hasil uji spesifikasi model menetapkan Fixed Effect Model (FEM) untuk kemiskinan dan Random Effect Model (REM) untuk pengangguran. Efektivitas belanja bantuan sosial terbukti paling konsisten mendorong kesejahteraan, berpengaruh negatif terhadap kemiskinan meski belum signifikan, dan berpengaruh negatif signifikan terhadap pengangguran. Efektivitas belanja modal signifikan menekan pengangguran namun belum signifikan terhadap kemiskinan, sementara efektivitas belanja pegawai tidak berpengaruh signifikan terhadap keduanya. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan maupun pengangguran, dengan model menjelaskan variasi sebesar 94,52% dan 29,35%. Temuan ini menegaskan pentingnya ketepatan sasaran bantuan sosial serta pengalihan belanja modal ke program padat karya agar belanja daerah lebih efektif menekan kemiskinan dan pengangguran di Provinsi Kalimantan Utara.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP KEMAMPUAN NUMERASI BERORIENTASI KRITIS DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan numerasi berorientasi kritis (KNBK) merupakan kemampuan peserta didik untuk menggunakan pengetahuan dan gagasan matematis secara tepat dan efisien dalam menyelesaikan persoalan, menafsirkan hasil atau informasi numerik sesuai dengan konteks, menilai serta memberikan dukungan, penolakan, atau sanggahan terhadap suatu pernyataan berdasarkan alasan dan bukti matematis, serta menarik kesimpulan dan mengambil keputusan secara logis berdasarkan hasil analisis matematis. Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dipandang relevan untuk mendukung pengembangan KNBK karena mengaitkan pembelajaran matematika dengan konteks kehidupan nyata yang dekat dengan pengalaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan RME terhadap KNBK peserta didik SMP Negeri 11 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonrandomized control group pretest–posttest design. Data diperoleh melalui tes KNBK yang diberikan kepada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Analisis data meliputi analisis N-Gain secara deskriptif dan uji Mann–Whitney terhadap nilai gain secara inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 34,45%, sedangkan kelas kontrol sebesar 32,75%. Hasil uji Mann–Whitney terhadap nilai gain memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,823 > 0,05, sehingga tidak terdapat perbedaan peningkatan KNBK yang signifikan antara kedua kelas. Meskipun secara deskriptif rata-rata peningkatan KNBK pada kelas eksperimen sedikit lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, hasil tersebut belum menunjukkan bahwa pendekatan RME lebih efektif secara statistik dalam meningkatkan KNBK peserta didik. Secara teoritis, hipotesis penelitian belum terbukti. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh waktu penerapan pembelajaran yang relatif singkat, yaitu tiga kali pertemuan. Waktu tersebut mungkin belum cukup bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan pembelajaran RME yang menuntut peserta didik aktif dalam memahami masalah kontekstual, mencari strategi penyelesaian, serta menyampaikan dan merefleksikan hasil pemikirannya. Oleh karena itu, penerapan RME dalam waktu yang lebih panjang perlu dipertimbangkan agar pengembangan KNBK peserta didik dapat berlangsung secara lebih optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pemahaman Peraturan Perpajakan Dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman peraturan perpajakan dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kota Tarakan secara parsial dan simultan, serta mengetahui efektivitas dan kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif verifikatif. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang terdaftar di SAMSAT Kota Tarakan serta data sekunder dari UPTD SAMSAT Kota Tarakan, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), dan Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), koefisien determinasi (R²), serta analisis efektivitas dan kontribusi dengan bantuan STATA 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pemahaman peraturan perpajakan (0,017 0,05) dan sanksi pajak (0,000 0,05) berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas F sebesar 0,0000 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,3511 menunjukkan bahwa 35,11% variasi kepatuhan wajib pajak dijelaskan oleh variabel penelitian, sedangkan 64,89% dipengaruhi faktor lain. Selain itu, penerimaan PKB selama tahun 2021-2024 berada pada kategori efektif, sedangkan kontribusinya terhadap PAD tergolong sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman peraturan perpajakan dan penerapan sanksi pajak yang konsisten dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta mendukung optimalisasi penerimaan PKB dan PAD Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis sistem pemungutan pajak kendaraan bermotor melalui layanan Samsat keliling terhadap kepatuhan wajib pajak di Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk meningkatkan kemudahan pelayanan dan kepatuhan wajib pajak, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyediakan layanan Samsat Keliling. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan kontribusi PKB terhadap PAD Kota Tarakan serta menguji pengaruh kemudahan akses pajak dan fasilitas layanan Samsat Keliling terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner terhadap 100 wajib pajak pengguna layanan Samsat Keliling di Kota Tarakan. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan melalui analisis efektivitas dan kontribusi, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan Pajak kendaraan bermotor di Kota Tarakan tergolong efektif dan memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap PAD. Kemudahan akses pajak Samsat Keliling berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan fasilitas tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, kemudahan akses pajak dan fasilitas berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Oleh karena itu, peningkatan aksesibilitas layanan Samsat Keliling perlu terus dioptimalkan untuk mendorong kepatuhan wajib pajak, sementara kualitas fasilitas tetap perlu dievaluasi guna mendukung pelayanan perpajakan yang lebih baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

kinerja pembiayaan perbankan terhadap sektor penyediaan akomodasi dan makan minum di indonesia

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efisiensi relatif produksi, tingkat penyerapan pembiayaan perbankan, produktivitas kapital, dan pola pemetaan sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum di Indonesia selama periode 2019– 2024. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan alat analisis yaitu, Location Quotient, Marginal Product of Capital, dan pola pemetaan. Deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari BPS dan Bank Indonesia. Hasil penelitian tingkat efisiensi relatif produksi menunjukkan bahwa kawasan Bali dan Nusa Tenggara memiliki nilai tertinggi dengan rata-rata 2,09. Sedangkan, kawasan Maluku dan Papua nilainya terendah sebesar 0,28. Kemudian dari sisi pembiayaan perbankan, tingkat penyerapan tertinggi terdapat di kawasan Maluku dan Papua dengan rata-rata 5,06. Sementara, Kalimantan memiliki tingkat penyerapan terendah sebesar 0,59. Berdasarkan analisis produktivitas kapital, Kalimantan memperoleh nilai MPK tertinggi sebesar 1,88. Sedangkan, kawasan Jawa memiliki nilai MPK terendah sebesar -8,44. Secara nasional, rata-rata MPK tercatat sebesar -1,60 yang mengindikasikan bahwa pembiayaan perbankan yang disalurkan belum mampu meningkatkan output sektor PAMM. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali berada pada kategori unggul dan efektif. Sedangkan, sebagian besar provinsi di luar Jawa masih berada pada kategori potensial dan gagal. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan sektor PAMM tidak hanya ditentukan oleh besarnya pembiayaan yang diberikan, tetapi juga oleh efektivitas pemanfaatannya dalam mendorong peningkatan produksi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Penurunan Penunggakan Pembayaran Air Konsumen PDAM di Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas kebijakan penagihan dan kepatuhan pelanggan terhadap penurunan penunggakan pembayaran air pada Perumda Air Minum Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah pelanggan Perumda Air Minum Kota Tarakan yang mengalami penunggakan pembayaran, sedangkan sampel berjumlah 95 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan penagihan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penunggakan pembayaran air, yang berarti semakin efektif kebijakan penagihan diterapkan maka tingkat penunggakan pelanggan cenderung menurun. Kepatuhan pelanggan juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penunggakan pembayaran, sehingga semakin tinggi tingkat kepatuhan pelanggan dalam memenuhi kewajiban pembayaran rekening air, semakin rendah tingkat penunggakan yang terjadi. Secara simultan, efektivitas kebijakan penagihan dan kepatuhan pelanggan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penunggakan pembayaran air. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,896 mengindikasikan bahwa sebesar 89,6% variasi penunggakan pembayaran air dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut, sedangkan sisanya sebesar 10,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PENERAPAN KEADILAN RESTORATIF DALAM PENYELESAIAN PERKARA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI KEPOLISIAN RESOR KOTA BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan keadilan restoratif dalam penyelesaian perkara KDRT berdasarkan UU No. 23 Tahun 2004 yang di tinjau dari karakteristik serta dinamika internal konsep rumah tangga, sekaligus mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaanya. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris dengan pendekatan kualitatif deskripif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara mendalam bersama pihak penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) serta para pihak yang terlibat dalam lingkup domestik, didukung oleh data sekunder berupa regulasi hukum dan dokumen pelaporan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakterisitik perkara KDRT yang dilaporkan sepanjang pertengahan tahun 2024 hingga akhir 2025 didominasi oleh jenis kekerasan fisik ringan di dalam hubungan perkawinan 8 laporan polisi. Penerapan keadilan restoratif dinilai efektif dalam menekan angka perkara yang naik ke jalur litigasi, dimana sebanyak 7 kasus berhasil diselesaikan melalui mekanisme damai formal demi mempertahankan keutuhan konsep rumah tangga. Namun, pelacakan jangka panjang menunjukkan kegagalan sistemik pada fungsi mitigasi pasca-damai dengan tingkat pengulangan kekerasan (Residivisme) di dalam rumah tangga mencapai 26 kasus. Kendala utama yang dihadapi meliputi hambatan struktural kedaruratan mediasi, ketimpangan relasi kuasa akibat ketergantungan ekonomi dan psikis korban di dalam ruang domestik, serta tekanan kultural patriarki yang melekat pada konsep rumah tangga tradisional. Tidak adanya regulasi hukum positif yang mewajibkan pengawasan klinis berkala maupun rehabilitasi psikologis (pengelolaan rasa marah) bagi pelaku menyebabkan pemulihan kondisi psikis keluarga tidak berjalan optimal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS HUKUM KEWENANGAN CAMAT TERHADAP EFEKTIVITAS PELAYANAN NON PERIZINAN DI KECAMATAN KAYAN HULU KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian tesis ini untuk mengetahui dan menganalisis regulasi mengenai kewenangan Camat terhadap pelayanan non perizinan menurut ketentuan peraturan perundang-undangan dan menganalisis faktor hukum yang mempengaruhi efektivitas kewenangan Camat dalam Pelayanan Non Perizinan Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau. Penelitian tesis ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif, dengan Pendekatan yang digunakan dalam penelitian tesis ini adalah pendekatan perundang-undangan (Statute approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach), bahan hukum yang digunakan bahan hukum primer, bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum non hukum dengan teknik pengumpulan bahan hukum dengan mengumpulkan berbagai dokumen yang menjadi bahan sekunder yang dilakukan analisa substansinya secara cermat dan mendalam. Setelah itu, akan dilakukan analisa deduktif dengan menggabungkan ketiga bahan hukum, selanjutnya metode analisi dengan metode preskriptif. Hasil pembahasan dalam penelitian tesis ini yaitu pengaturan yang ada saat ini masih kurang untuk daerah yang memiliki jarak relatif jauh antara Kecamatan Kayan Hulu dengan Ibu Kota Kabupaten Malinau, sehingga dibutukan suatu produk hukum daerah berupa Peraturan Bupati yang mengatur tentang kewenangan kepada Camat yang wilayahnya jauh dari Ibu Kota Kabupaten Malinau untuk penyelenggaraan pelayanan non perizinan secara otonom. Prakteknya masih terdapat beberapa kendala yaitu dalam hal waktu penyelesaian pelayanan yang kadang tidak sesuai dengan standar operasional hal ini disebabkan karena kurangnya informasi yang jelas mengenai prosedur dan syarat-syarat yang diperlukan. meskipun telah ada inovasi berupa sistem pelayanan online, akan tetap masih terdapat kendala teknis seperti jaringan internet yang lemah. Faktor penghambat lainnya, yaitu kurangnya koordinasi antara berbagai instansi pemerintah yang terlibat dalam pelayanan non perizinan

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS DAN ELASTISITAS UTANG LUAR NEGERI PADA SEKTOR INDUSTRI DI INDONESIA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mngetahuui efektifitas, elastisitas, pola pemetaan dan pengaruh utang luar negeri terhadap sektor industri di Indonesia. Kajian dilakukan dengan empat pendekatan yaitu Incremental Capital Output Ratio (ICOR), elastisitas, pemetaan dan regresi linear sederhana. Data bersumber dari laporan resmi Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan pemanfaatan ULN pada sektor industri pengolahan Indonesia belum berlangsung secara efisien. Rata-rata nilai ICOR sepanjang periode penelitian tercatat sebesar 7,689, yang berarti setiap penambahan satu satuan output industri membutuhkan investasi ULN yang jauh melampaui nilai outputnya sendiri. Kondisi paling kritis terjadi pada tahun 2020 saat pandemi COVID-19 menyebabkan nilai ICOR anjlok ke angka negatif (-7,998), seiring kontraksi output industri sebesar Rp66.747,5 miliar di tengah meningkatnya serapan ULN. Sebaliknya, periode pemulihan 2021–2025 menampakkan perbaikan yang berarti, dengan rata-rata ICOR menurun ke level 6,290 berkat akselerasi kebijakan hilirisasi industri dan transformasi struktural manufaktur nasional. Hasil analisis regresi menunjukkan, (i) hubungan yang sangat kuat antara utang luar negeri dan output sektor industri, dengan koefisien determinasi (R²) yang menunjukkan variasi yang kuat ULN dapat dijelaskan oleh dinamika PDB sektor industri; (ii) Proyeksi kebutuhan ULN untuk mendukung target produksi industri pada periode 2026–2030 diperkirakan terus meningkat seiring skenario pertumbuhan yang digunakan, mulai dari skenario konservatif hingga optimistis; (iii) Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan efektivitas ULN membutuhkan penguatan tata kelola pembiayaan eksternal, perbaikan kapasitas absorpsi investasi industri, serta koordinasi kebijakan moneter dan fiskal yang lebih terintegrasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS UTANG LUAR NEGERI TERHADAP PRODUKSI SEKTOR PERTANIAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP INFLASI

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas utang luar negeri terhadap produksi sektor pertanian, pengaruh utang luar negeri terhadap produksi sektor pertanian dan pengaruh produksi sektor pertanian terhadap inflasi di Indonesia tahun 2005-2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif ICOR (Incremental Capital Output Rasio) dan Regresi Sederhana pendekatan (Ordinary Least Square) OLS dengan bantuan aplikasi Eviews 12. Data yang digunakan time series berupa data sekunder yang diperoleh dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata efektivitas utang luar negeri terhadap produksi sektor pertananian secara umum berada pada kategori sangat efektif yakni sebesar 1,15. Akan tetapi terdapat fenomena semakin kurang efektif karena periode I presiden SBY 0,47 periode II 1,14. Kemudian periode Joko Widodo periode 1 naik menjadi 1,97 dan periode II terdapat nilai efektivitas negatif artinya utang meningkat produksi menurun pada tahun 2022. Pengaruh utang luar negeri terhadap produksi sektor pertanian berpengaruh signifikan yang ditunjukkan nilai signifikan 0,0006. Kemudian Y = -2,109456 + 0,977615. artinya ketika utang luar negeri meningkat maka produksi sektor pertanian juga meningkat, selanjutnya pengaruh produksi sektor pertanian dengan inflasi memiliki hubungan negatif signifikan antara produksi sektor pertanian terhadap inflasi yang ditunjukkan nilai signifikan 0,0000. Kemudian Y= 15.13871 – 0,732500, artinya ketika produksi sektor pertanian meningkat maka inflasi akan menurun.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Media Pembelajaran Video Berbasis Animasi Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Dasar Matematika Kelas X di SMA Muhammadiyah Tarakan

2026•

Video pembelajaran matematika merupakan salah satu media yang diperlukan untuk membantu visualisasi materi matematika yang bersifat abstrak terutama pada materi eksponen. Tujuan penelitian adalah mendeskrispiskan efektivitas media pembelajaran video berbasis animasi dalam meningkatkan pemahaman konsep dasar matematika kelas X di SMA Muhammadiyah Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain Non-equivalent Control Group Design. Data dianalisis menggunakan statistik deksripsi dan inferensial dengan bantuan SPSS 20 yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji N-Gain, dan uji Mann-Whitney U. Hasil peneltian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 74,17 pada pre-test menjadi 91,25 pada post-test, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 73,33 menjadi 88,75. Hasil analisis N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rata-rata N-Gain Score sebesar 0,733 (kategori tinggi) dengan N-Gain Persen sebesar 73,37% (cukup efektif), sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata N-Gain Score sebesar 0,464 (kategori sedang) dengan N-Gain Persen sebesar 46,45% (kurang efektif). Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,797 (>0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran video berbasis animasi cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dasar matematika kelas X di SMA Muhammadiyah Tarakan, namun belum menunjukkan keunggulan yang signifikan secara statistik dibandingkan pembelajaran konvensional. Meskipun demikian, media video berbasis animasi dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang membantu memvisualisasikan konsep matematika yang abstrak serta mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik bagi siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Nunukan (2019-2025)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK EFEKTIVITAS PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN NUNUKAN (2019-2025) Susana Angelina Nidi Agus Tri Darmawanto, S.E.,M.E Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Nunukan selama periode 2019–2025. Pendapatan Asli Daerah merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur tingkat kemandirian keuangan daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan time series. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan dan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Nunukan berupa target dan realisasi PAD tahun 2019–2025. Analisis dilakukan menggunakan rasio efektivitas dengan membandingkan realisasi PAD terhadap target PAD yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas PAD Kabupaten Nunukan secara umum berada pada kategori sangat efektif. Rasio efektivitas PAD pada tahun 2019 sebesar 109,04%, tahun 2020 sebesar 123,84%, tahun 2021 sebesar 158,94%, tahun 2022 sebesar 81,04%, tahun 2023 sebesar 261,81%, tahun 2024 sebesar 256,00%, dan tahun 2025 sebesar 108,31%. Dari hasil tersebut terlihat bahwa sebagian besar realisasi PAD mampu melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Hanya pada tahun 2022 efektivitas PAD mengalami penurunan dan berada pada kategori cukup efektif karena realisasi PAD belum mencapai target yang ditetapkan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB-P2) TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN NUNUKAN

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas dan kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Nunukan selama periode 2018–2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Nunukan. Analisis dilakukan melalui perhitungan rasio efektivitas dan kontribusi PBB-P2 terhadap PAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat efektivitas penerimaan PBB-P2 berada pada kategori efektif hingga sangat efektif, dengan persentase berkisar antara 99,47% hingga 116,72%, yang menunjukkan bahwa realisasi penerimaan mampu mencapai bahkan melampaui target yang ditetapkan. (2) Tingkat kontribusi PBB-P2 terhadap PAD masih tergolong sangat rendah, dengan persentase antara 1,21% hingga 2,43%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pengelolaan PBB-P2 telah berjalan dengan baik, perannya dalam meningkatkan PAD masih terbatas.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN EFEKTIVITAS PELATIHAN DARING TERHADAP KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA MELALUI MOTIVASI BELAJAR (Studi : Peserta Latsar CPNS Tahun 2025 di Provinsi Kalimantan Utara)

2026•

Studi ini memiliki maksud guna menelaah pengaruh efektivitas pelatihan daring terhadap kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan motivasi belajar sebagai variabel mediasi pada peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Tahun 2025 di Provinsi Kalimantan Utara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengembangan kompetensi ASN di era digital serta meningkatnya penggunaan metode pelatihan daring yang menuntut efektivitas dalam pelaksanaannya. Namun, keberhasilan pelatihan daring tak sekadar ditentukan melalui dimensi teknis, melainkan pula unsur kejiwaan subjek, utamanya motivasi belajar. Riset ini menerapkan metodologi numerik berlandaskan klasifikasi explanatory research. Totalitas subjek riset mencakup segenap anggota Latsar CPNS periode 2025 pada Wilayah Kalimantan Utara berjumlah 300 individu, lewat kuantitas representasi terendah 169 informan yang ditetapkan lewat formulasi Krejcie serta Morgan. Prosedur perolehan informasi dilaksanakan memakai angkutan instrumen bergradasi Likert scale, sementara pemrosesan data mengoperasikan teknik Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) memanfaatkan perangkat lunak SmartPLS. Temuan riset diharap memaparkan bahwasanya efektivitas pelatihan daring memberikan dampak searah bagi kompetensi ASN, secara lurus ataupun sirkular melewati motivasi belajar. Di samping itu, efektivitas pelatihan daring pun diproyeksikan berkontribusi selaras atas motivasi belajar, serta motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kompetensi ASN. Peran motivasi belajar selaku variabel perantara mengokohkan keterkaitan antara efektivitas pelatihan daring serta kompetensi ASN. Karya ilmiah ini menyumbangkan nilai konseptual dalam evolusi pola edukasi daring lewat penyertaan motivasi belajar selaku variabel penengah, serta manfaat aplikatif bagi penyelenggara pelatihan ASN dalam mengonsep skema pelatihan yang semakin berdaya guna, fleksibel, dan menitikberatkan pada peningkatan kompetensi ASN di era digital.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN DANA DESA DI KECAMATAN MALINAU BARAT

2026•

Pemanfaatan Dana Desa menjadi faktor penting pemerintah Indonesia untuk mendorong pembangunan pedesaan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan warga, sejalan dengan tren global yang menunjukkan bahwa investasi pada desa dapat memperkuat kapasitas ekonomi komunitas dan meningkatkan akses terhadap layanan dasar. Di Desa Tanjung Lapang, efektivitas pemanfaatan dana desa menjadi perhatian karena tantangan terkait pengelolaan, kapasitas aparatur desa, dan keterlibatan masyarakat masih muncul, sehingga hasil pembangunan belum selalu optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan Dana Desa di Tanjung Lapang dengan acto pada hasil pembangunan, keterlibatan masyarakat, dan tata kelola keuangan desa, serta mengeksplorasi actor-faktor yang mendukung maupun menghambat keberhasilan program dan implikasinya terhadap kesejahteraan masyarakat setempat. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan aparat desa, anggota masyarakat, dan pemangku kepentingan acto, serta melalui observasi dan studi dokumen resmi terkait pengelolaan dana desa. Analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi pola, tantangan, dan praktik terbaik dalam pemanfaatan Dana Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pemanfaatan Dana Desa di Tanjung Lapang dipengaruhi oleh keterlibatan aktif masyarakat, kapasitas aparatur desa, serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas, sementara keterbatasan sumber daya manusia dan kurangnya koordinasi antar pihak menjadi actor penghambat utama. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola dana desa dalam merancang strategi pengelolaan yang lebih efektif dan berdampak nyata bagi pembangunan desa dan kesejahteraan warga.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KECERDASAN BUATAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PROSES AUDIT INTERNAL: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

2026•

Di tengah pesatnya era transformasi digital, teknologi informasi (TI) dan kecerdasan buatan (AI) kini menjadi kekuatan nyata yang mengubah cara kerja audit internal dari yang semula bertumpu pada metode manual dan sampel terbatas, menuju pendekatan yang lebih cerdas dan berbasis data. Penelitian ini hadir untuk menjawab pertanyaan penting: seberapa besar peran TI dan AI dalam meningkatkan efektivitas audit internal, sekaligus mengungkap faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat adopsinya. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menelusuri artikel dari database Scopus dan Google Scholar terbitan lima tahun terakhir, diseleksi melalui diagram PRISMA, dan dianalisis secara bibliometrik menggunakan VOSviewer. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa TI telah berevolusi dari sekadar alat bantu menjadi tulang punggung audit modern lewat sistem e-Audit dan platform berbasis cloud yang terbukti mempercepat proses sekaligus meningkatkan akurasi data. Sementara, AI khususnya machine learning dan Robotic Process Automation (RPA) membantu auditor untuk memproses data dalam skala besar, mendeteksi anomali, dan menghasilkan analisis risiko yang bersifat prediktif. Kesimpulannya, integrasi TI dan AI dalam audit internal bukan lagi sekadar pilihan strategis ini sudah menjadi kebutuhan mendasar. Namun keberhasilannya sangat bergantung pada sinergi antara kesiapan teknologi, kompetensi sumber daya manusia, dan dukungan penuh dari organisasi.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PENERAPAN BLUD PADA PUSKESMAS DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN KESEHATAN DI KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui reformasi sistem kesehatan nasional, salah satunya dengan penerapan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada Puskesmas. Sistem BLUD memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan dan operasional sehingga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Namun dalam implementasinya, berbagai kendala masih ditemui seperti keterbatasan sumber daya manusia, regulasi yang belum optimal, serta pengelolaan administrasi dan keuangan yang belum sepenuhnya efektif. Kondisi tersebut juga terjadi pada Puskesmas di Kabupaten Bulungan, di mana dari 12 Puskesmas yang ada baru sebagian yang telah menerapkan BLUD dan capaian implementasinya masih berada di bawah target pemerintah daerah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan BLUD pada Puskesmas dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Bulungan serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di Puskesmas Tanjung Selor sebagai salah satu Puskesmas berstatus BLUD. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terhadap informan yang terdiri dari pengelola Puskesmas, tenaga kesehatan, serta pihak terkait dari pemerintah daerah. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk memahami secara mendalam proses implementasi BLUD serta dampaknya terhadap kualitas layanan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BLUD memberikan peluang peningkatan fleksibilitas pengelolaan keuangan, pengadaan sarana prasarana, serta peningkatan responsivitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Namun demikian, efektivitas penerapan BLUD masih menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, kurangnya pelatihan pengelolaan BLUD, serta belum optimalnya dukungan regulasi dan pembinaan dari pemerintah daerah. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan BLUD berpotensi meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Puskesmas, namun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh kesiapan manajemen, kompetensi sumber daya manusia, serta dukungan kebijakan dan pengawasan yang berkelanjutan dari pemerintah daerah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail