Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

188 hasil
Subjek: CAR
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Etnobotani Pada Rangkaian Upacara Adat Pernikahan Suku Bugis Bone di Nunukan Serta Manfaatnya Bagi Pembelajaran Biologi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KAJIAN ETNOBOTANI PADA RANGKAIAN UPACARA ADAT PERNIKAHAN SUKU BUGIS BONE DI NUNUKAN SERTA MANFAATNYA BAGI PEMBELAJARAN BIOLOGI Abstrak Bagi masyarakat suku Bugis Bone di Nunukan, tumbuhan bukan sekadar pelengkap dalam upacara adat pernikahan, melainkan sebagai makna simbolis yang diwariskan secara turun-temurun. Sayangnya, pengetahuan tersebut sebagian besar masih tersimpan dalam ingatan para tetua dan belum banyak didokumentasikan secara ilmiah. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap jenis tumbuhan, bagian tumbuhan, dan fungsi setiap bagian tumbuhan yang digunakan dalam rangkaian upacara adat pernikahan tersebut, sekaligus menelaah manfaatnya bagi pembelajaran biologi. Penelitian deskriptif kualitatif ini dilaksanakan di Kelurahan Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan. Data diperoleh melalui wawancara dengan empat narasumber, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahannya diuji dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menemukan 21 spesies tumbuhan dari 12 famili, dengan Arecaceae dan Musaceae sebagai famili yang paling banyak dimanfaatkan. Buah menjadi bagian yang paling sering digunakan (33%), disusul daun (19%), sedangkan kulit batang paling jarang digunakan (4%). Sebagian besar tumbuhan berfungsi sebagai perlengkapan upacara (14 spesies) dan sajian makanan (12 spesies), selebihnya sebagai hiasan dan pembungkus makanan, dan setiap tumbuhan membawa makna simbolik bagi kedua mempelai. Ketika suatu tumbuhan sulit diperoleh, masyarakat menggantinya dengan tumbuhan sejenis atau menanamnya sendiri di pekarangan. Temuan ini dapat menjadi sumber belajar kontekstual pada materi Keanekaragaman Hayati kelas X sekolah menengah atas, terutama untuk melatih peserta didik mengenali tumbuhan lokal yang dekat dengan kehidupan mereka.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DEVELOPING AUGMENTED REALITY-BASED FLASHCARDS FOR VOCABULARY LEARNING OF FIFTH GRADERS OF SDN 010 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

English learning media in elementary schools plays an important role in supporting the English language teaching process for young learners. This research aimed to develop augmented reality-based flashcards for vocabulary learning for fifth-grade students at SDN 010 Tarakan. This was a research and development study using the 4D model, consisting of the Define, Design, Develop, and Disseminate stages. The research instruments used included student needs questionnaires, interview guides for teachers, expert validation questionnaires for content and media, media usability questionnaires, and student response questionnaires. The results of the needs analysis questionnaire and interviews with teachers indicated that vocabulary learning media were highly needed by students in their English language learning. The designed product consisted of flashcards featuring vocabulary related to parts of the body, hobbies, and things in school, in accordance with the students' needs. The developed media were then validated in terms of content and media before being pilot-tested on 12 fifth-grade students at SDN 010 Tarakan. The research results revealed that the level of suitability and practicality of the media, based on the following assessments, were as follows: 1) validation by a media expert yielded a score of 93.7%, classified as “highly applicable”; 2) validation by a content expert yielded a score of 96.3%, classified as “highly applicable”; 3) 97.1% of English language teaching practitioners rated the material as “highly practical.” Student responses to this learning material following the pilot test were positive, with a score of 91% of the total possible score. Accordingly, it can be concluded that the development of augmented reality-based flashcard learning materials for fifth-grade students at SDN 010 Tarakan was deemed highly feasible and highly practical for use. Keywords: Augmented Reality, flashcard media, vocabulary learning, 4D model, elementary school

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Bertanya Najwa Shihab dalam Program Mata Najwa Episode Narasi Eksklusif "Prabowo Subianto Bicara" (Kajian Pragmatik)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

STRATEGI BERTANYA NAJWA SHIHAB DALAM PROGRAM MATA NAJWA EPISODE NARASI EKSKLUSIF “PRABOWO SUBIANTO BICARA” (KAJIAN PRAGMATIK) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk strategi bertanya yang digunakan Najwa Shihab dalam wawancara Narasi Eksklusif: Prabowo Subianto Bicara pada program Mata Najwa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa tuturan pertanyaan Najwa Shihab kepada Prabowo Subianto. Pengumpulan data dilakukan melalui metode simak bebas cakap dan teknik catat dengan sumber data berupa tayangan wawancara pada kanal YouTube Najwa Shihab. Data dianalisis dengan mengidentifikasi tuturan pertanyaan sebagai tindak tutur direktif, kemudian mengklasifikasikannya berdasarkan strategi bertanya serta memperhatikan konteks penggunaannya. Hasil penelitian terhadap 64 tuturan pertanyaan menunjukkan adanya lima strategi bertanya, yaitu Open Question sebanyak 17 data, Closed Question sebanyak 20 data, Probing Question sebanyak 6 data, Clarification Question sebanyak 11 data, dan Leading Question sebanyak 10 data. Open Question merupakan strategi yang paling banyak digunakan, sedangkan Probing Question paling sedikit ditemukan. Kelima strategi tersebut digunakan secara kontekstual untuk memperoleh, menggali, memperjelas, dan mengarahkan informasi selama proses wawancara. Dengan demikian, penggunaan strategi bertanya Najwa Shihab menunjukkan variasi tuturan pertanyaan sebagai tindak tutur direktif dalam mendukung proses penggalian dan pengembangan informasi dalam wawancara.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Pembelajaran Flashcard Materi Simbiosis Antar Makhluk Hidup Kelas III MI Al Fawaid Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya penggunaan media pembelajaran pada pembelajaran IPAS kelas III MI Al Fawaid Tarakan. Wawancara dan observasi menunjukkan guru masih menggunakan metode ceramah tanpa media pembelajaran, sehingga siswa kurang fokus, mudah bosan, dan sulit memahami materi simbiosis antar makhluk hidup. Penelitian ini bertujuan mengetahui kelayakan dan keefektifan media flashcard pada materi simbiosis antar makhluk hidup. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Media flashcard yang memuat materi simbiosis mutualisme, komensalisme, dan parasitisme. Kelayakan media diukur melalui validasi ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil validasi ahli media memperoleh persentase 65,4% dengan kategori layak, validasi ahli materi 90% dengan kategori sangat layak, dan ahli bahasa 96,3% dengan kategori sangat layak, dengan rata-rata 83,9% termasuk kategori sangat layak. Keefektifan media diperoleh melalui pretest dan posttest menggunakan N-Gain. Uji coba terbatas terhadap 6 siswa memperoleh 58,16% dengan kategori cukup efektif, sedangkan uji coba lapangan terhadap 29 siswa memperoleh 61,20% dengan kategori cukup efektif. Persentase akhir sebesar 59,68% termasuk kategori cukup efektif. Dengan demikian, media flashcard yang dikembangkan dinyatakan sangat layak dan cukup efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS materi simbiosis antar makhluk hidup kelas III MI Al Fawaid Tarakan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Persepsi Siswa Tentang Cara Belajar dan Hasil Belajar Biologi Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Tanjung Palas Timur

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Persepsi siswa tentang cara belajar berkaitan dengan bagaimana siswa memandang dan menerapkan cara belajarnya dalam proses pembelajaran. Cara belajar yang baik dan teratur dapat membantu siswa memahami materi dengan lebih baik sehingga mendukung pencapaian hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi siswa tentang cara belajar dan hasil belajar Biologi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tanjung Palas Timur pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain korelasional non-eksperimental. Sampel berjumlah 26 siswa yang dipilih melalui total sampling. Data persepsi dikumpulkan melalui angket dengan skala Likert, berdasarkan indikator cara belajar, meliputi pembuatan dan pelaksanaan jadwal, membaca dan membuat catatan, mengulangi bahan pelajaran, konsentrasi, dan mengerjakan tugas. Data hasil belajar Biologi ranah kognitif diperoleh dari nilai ulangan harian materi sistem pernapasan manusia. Analisis data menggunakan uji statistik deskriptif dan uji korelasi Kendall’s Tau-b melalui SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata persepsi siswa sebesar 107,35 dengan kategori netral, dan rata-rata hasil belajar kognitif siswa sebesar 63,56 dengan kategori cukup. Uji korelasi Kendall’s Tau-b, menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,291 dengan nilai signifikansi 0,043 ( 0,05). Hasil tersebut menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara persepsi siswa tentang cara belajar dengan hasil belajar Biologi dengan tingkat keeratan hubungan pada kategori rendah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Desain dan Simulasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Bifacial dengan Struktur Atap Parkir di Rektorat Universitas Borneo Tarakan Menggunakan Software PVsyst

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) tipe bifacial yang terintegrasi pada struktur atap parkir (carport) Rektorat Universitas Borneo Tarakan, sebagai solusi krusial dalam menghadapi keterbatasan energi fosil dan tingginya biaya listrik di wilayah tersebut, sekaligus memanfaatkan potensi energi surya Kalimantan Utara. PLTS bifacial dipilih karena kemampuan menyerap cahaya dari dua sisi (depan dan belakang) yang berpotensi meningkatkan produksi energi dibandingkan panel konvensional. Pendekatan yang digunakan adalah simulasi kuantitatif menggunakan perangkat lunak PVsyst dengan data input meliputi luas lahan parkir, data cuaca historis Tarakan, dan spesifikasi komponen. Fokus utama desain terletak pada optimasi orientasi pemasangan, sudut kemiringan (tilt), dan arah (azimuth) yang optimal sesuai iklim tropis. Hasil simulasi menampilkan produksi energi listrik tahunan yang di hasilkan sebanyak 156588 kWh/tahun, Performance Ration yang mencapai 0,909, dan penghematan listri mencapai Rp. 174.554.907 pertahunya. Penelitian ini dapat menjadi rekomendasi teknis bagi UBT untuk mewujudkan kampus hijau serta menjadi model penerapan PLTS bifacial carpot di wilayah tropis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.R Di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelayanan kebidanan komprehensif atau Continuity of Care (CoC) memberikan asuhan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, hingga perawatan bayi baru lahir untuk memantau kesehatan serta mendeteksi dini komplikasi. Asuhan pada Ny. R ini dilaksanakan sejak 5 Mei hingga 26 Mei 2026 di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal, Tarakan, melalui serangkaian kunjungan rumah dan layanan faskes. Pada 5 Mei 2026, asuhan ANC Trimester III (UK 38 minggu 2 hari) menunjukkan kondisi ibu normal. Proses persalinan berlangsung di rumah Ny. R sesuai standar 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Kala I berlangsung 5 jam 30 menit dan Kala II selama 20 menit. Bayi lahir bugar, berjenis kelamin perempuan (BB 2.700 gram, PB 48 cm, LK 31 cm, LD 32 cm, LP 30 cm). Kala III berlangsung 5 menit hingga plasenta lahir lengkap, diikuti Kala IV selama 2 jam tanpa laserasi perineum dan perdarahan ±100 cc. Telah dilakukan asuhan komprehensif pada Ny. R selama masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir dengan didapatkan bahwa ketidak sesuaian teori dan praktek yaitu Ny. R tidak melahirkan di layanan kesehatan namun hal itu Asuhan kebidanan yang berkelanjutan jika diberikan secara aktif dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Perawatan Kateter Berbasis Bundle Care dalam Pencegahan Infeksi Saluran Kemih pada Pasien Gangguan Sistem Pernapasan yang Menggunakan Kateter Urine

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gangguan sistem pernapasan seperti tuberkulosis paru dan pneumonia sering menyebabkan intoleransi aktivitas berat sehingga pasien memerlukan pemasangan kateter urine menetap, yang meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK) terkait kateter. Bundle care merupakan salah satu pendekatan berbasis bukti yang efektif untuk mencegah kejadian tersebut, namun penerapannya di lapangan masih belum konsisten. Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan menganalisis penerapan perawatan kateter berbasis bundle care dalam upaya pencegahan infeksi saluran kemih pada pasien gangguan sistem pernapasan yang menggunakan kateter urine. Penulisan menggunakan asuhan keperawatan pada dua pasien, yaitu Ny. M dengan pneumonia disertai diabetes melitus tipe 2 dan Tn. L dengan tuberkulosis paru, yang sama-sama terpasang kateter urine menetap. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan SDKI, SIKI, dan SLKI, dengan penerapan intervensi inovasi Bundle Care selama 5×24 jam. Hasil pengkajian menemukan kedua pasien berisiko mengalami ISK akibat pemasangan kateter urine. Setelah penerapan bundle care secara konsisten, kedua pasien tidak menunjukkan tanda dan gejala infeksi saluran kemih, dengan hasil laboratorium leukosit urine normal, nitrit dan leukosit esterase negatif, serta bakteri negatif. Penerapan perawatan kateter berbasis bundle care terbukti efektif mencegah perkembangan status risiko menjadi infeksi saluran kemih aktual pada pasien gangguan sistem pernapasan yang menggunakan kateter urine.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Flashcard Magic Words Berbasis Pendidikan Karakter Sopan Santun Di Kelas V-C SDN Utama 2 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya karakter sopan santun peserta didik kelas V-C SDN Utama 2 Tarakan dalam penggunaan kata santun sehari-hari, yang dipengaruhi oleh dampak globalisasi dan penggunaan teknologi yang tidak terkontrol. Metode pembelajaran konvensional dinilai belum mampu membentuk kebiasaan bersikap santun secara optimal, sehingga diperlukan media pembelajaran yang lebih inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan media flashcard magic words berbasis pendidikan karakter sopan santun, serta mengetahui sikap sopan santun peserta didik kelas V-C dalam penggunaan media tersebut pada kegiatan belajar maupun interaksi sehari-hari di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari empat tahapan, yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Development (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Namun, penelitian ini dibatasi hanya sampai pada tahap Development, sedangkan tahap Disseminate tidak dilaksanakan karena keterbatasan waktu, biaya, dan cakupan penelitian sehingga penyebaran media secara lebih luas belum dapat dilakukan. Subjek penelitian adalah 27 peserta didik kelas V-C SDN Utama 2 Tarakan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, lembar validasi ahli, angket kemenarikan siswa, dan lembar observasi pembiasaan sikap sopan santun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flashcard magic words dinyatakan sangat layak digunakan berdasarkan validasi ahli media (95,38%), validasi ahli bahasa (90%), dan validasi praktisi (96,36%). Tingkat kemenarikan media pada uji coba terbatas mencapai 97,92% dan pada uji coba lapangan sebesar 91,76%, keduanya termasuk kategori sangat menarik. Adapun hasil analisis sikap sopan santun peserta didik setelah menggunakan media memperoleh persentase sebesar 61,42%, yang termasuk dalam kategori cukup baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media flashcard magic words layak, menarik, dan cukup baik digunakan untuk membentuk karakter sopan santun peserta didik kelas V-C SDN Utama 2 Tarakan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Posisi Semi Fowler dan Pursed Lip Breathing (PLB) terhadap Perubahan Saturasi Oksigen dan Frekuensi pernapasan pada Pasien STEMI di Ruang Intensive Cardio Vascular (ICVCU)

2026•

(STEMI) dapat menyebabkan gangguan fungsi jantung sehingga menyebabkan penurunan kemampuan pompa jantung yang berdampak pada keseimbangan antara kebutuhan dan suplai oksigen. Pasien dengan STEMI mengalami gangguan pola pernapasan akibat peningkatan beban kerja pernapasan. Kondisi tersebut dapat ditandai dengan munculnya sesak napas, peningkatan frekuensi pernapasan. Saturasi oksigen dan frekuensi pernapasan merupakan parameter penting yang perlu dipantau pada pasien STEMI karena mencerminkan status oksigenasi dan respon tubuh terhadap gangguan kardiovaskular. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah kombinasi posisi semi fowler dan pursed lip breathing (PLB). Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui perubahan nilai saturasi oksigen dan frekuensi pernapasan pasien dengan STEMI setelah diberikan penerapan kombinasi posisi semi fowler dan pursed lip breathing. Penerapan inovasi keperawatan dilakukan pada empat pasien STEMI dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif di ruang ICVCU. Intervensi inovasi diberikan selama tiga hari dengan frekuensi dua kali sehari pada sesi pagi dan sore. Rata-rata frekuensi pernapasan sebelum intervensi dengan rentang 25-37 x/menit,sedangkan rata-rata saturasi oksigen dengan rentang 93-94%. Setelah dilakukan penerapan intervensi selama 3 hari dengan frekuensi 2 kali sehari yaitu sesi pagi dan sore, terjadi perbaikan parameter respirasi dengan rata-rata frekuensi pernapasan menurun dengan rentang 16-19 x/menit serta rata-rata saturasi oksigen dengan rentang 98-99%. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa penerapan kombinasi posisi semi fowler dan PLB membantu pasien dalam mengontrol pola napas dan meningkatkan status oksigenasi. Selain itu, menjadi salah satu intervensi keperawatan suportif dalam membantu memperbaiki pola napas pada pasien STEMI dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. W G4P3A0 DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Asuhan kebidanan Continuity of Care merupakan asuhan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Asuhan ini bertujuan untuk memantau kondisi ibu dan bayi secara menyeluruh sehingga faktor risiko maupun komplikasi dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin. Laporan ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan asuhan kebidanan Continuity of Care pada Ny. W usia 37 tahun G4P3A0 di Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah Literature Review Based Case dengan pendekatan Continuity of Care. Asuhan diberikan sejak usia kehamilan 38 minggu hingga pelayanan keluarga berencana. Hasil asuhan menunjukkan bahwa selama kehamilan kondisi ibu dan janin dalam keadaan normal meskipun ibu memiliki faktor risiko berupa usia lebih dari 35 tahun, multiparitas, dan riwayat hipertensi. Persalinan berlangsung spontan dan fisiologis sesuai standar Asuhan Persalinan Normal. Masa nifas berjalan normal pada kunjungan pertama sampai kunjungan ketiga, namun pada kunjungan keempat hari ke-30 masa nifas ditemukan kenaikan tekanan darah dan telah ditangani sesuai kebutuhan sehingga kondisi ibu kembali normal. Bayi baru lahir dalam keadaan sehat, cukup bulan, menangis kuat dan tonus otot akif, serta menunjukkan pertumbuhan dan adaptasi yang normal selama masa neonatal. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu memilih Metode Amenore Laktasi (MAL) sebagai metode kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatannya. Dapat disimpulkan bahwa asuhan kebidanan Continuity of Care pada Ny. W telah dilaksanakan sesuai standar pelayanan kebidanan. Diharapkan pelayanan Continuity of Care dapat terus diterapakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN AKSEPTOR KB IMPLAN DENGAN PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PRA PEMASANGAN IMPLAN DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS KOTA TARAKAN 2026

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keluarga Berencana (KB) adalah upaya yang dilakukan untuk menciptakan keluarga yang berkualitas dalam memenuhi hak reproduksi, membentuk keluarga dengan usia yang ideal, mengatur jumlah kehamilan yang diinginkan, mengatur jumlah anak, serta menentukan usia melahirkan yang sesuai guna membangun kesejahteraan anak (BKKBN, 2021). Kontrasepsi Implan bisa menjadi salah satu pilihan metode pengendalian kehamilan jangka panjang. Implan berbentuk kapsul silastik yang mengandung hormon progestin, dan ditempatkan di bawah kulit. Aromaterapi merupakan metode terapi komplementer yang menggunakan minyak esensial untuk meningkatkan kesehatan fisik, emosional, dan spiritual. Terapi ini diketahui dapat membantu menurunkan nyeri serta mengurangi tingkat kecemasan (Dewi, 2022). Aromaterapi lavender bekerja melalui stimulasi sistem limbik di otak, yaitu pusat pengatur emosi dan memori yang terhubung dengan indra penciuman. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan Asuhan kebidananpada akseptor kontrasepsi Implan dengan pemberian Aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan pra pemasangan implan di Puskesman Gunung Lingkas Kota Tarakan 2026. Metode penelitian Pada Asuhan Kebidanan ini menggunakan pendekatan studi kasus (Case study). Hasil penelitian asuhan kebidanan akseptor KB Implan dengan pemberian Aromaterapi Lavender terjadi penurunan kecemasan dari kecemasan sedang menjadi kecemasan ringan pada akseptor KB Implan di Puskemas Gunung Lingkas.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S USIA 31 TAHUN DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kehamilan fisiologis merupakan proses alami yang tetap memerlukan pemantauan secara berkesinambungan untuk mempertahankan kesehatan ibu dan janin serta mendukung keberlangsungan pelayanan kebidanan. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif (Continuity of Care) bertujuan memberikan pelayanan yang berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan keluarga berencana. Tujuan studi kasus ini adalah memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S G2P1A0 di Puskesmas Karang Rejo. Asuhan diberikan secara berkesinambungan sejak trimester III kehamilan, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan keluarga berencana. Hasil asuhan menunjukkan bahwa selama kehamilan trimester III ibu tidak mengalami keluhan maupun ketidaknyamanan dan kondisi ibu serta janin dalam keadaan baik. Persalinan berlangsung normal di usia kehamilan 40 minggu 5 hari dengan kondisi ibu dan bayi baik. Masa nifas berlangsung normal tanpa komplikasi, bayi baru lahir dalam keadaan sehat dan ibu memilih Metode Amenore Laktasi (MAL) sebagai kontrasepsi pascapersalinan. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif mampu mempertahankan kondisi fisiologis ibu dan bayi melalui deteksi dini, edukasi kesehatan serta pemantauan yang berkesinambungan. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah asuhan kebidanan komprehensif Ny. S dapat dilaksanakan dan memberikan hasil yang baik pada masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator utama derajat kesehatan masyarakat dan mutu pelayanan kesehatan maternal-neonatal. Di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok tahun 2025, meskipun tidak ditemukan kasus kematian ibu, masih terdapat 7 kasus kematian bayi yang disebabkan oleh prematuritas, BBLR, dan kelainan jantung kongenital. Kondisi ini menunjukkan perlunya pelayanan kebidanan yang komprehensif dan berkesinambungan melalui pendekatan Continuity of Care (CoC), khususnya pada ibu dengan faktor risiko usia muda, paritas tinggi, jarak kehamilan terlalu dekat, dan anemia dalam kehamilan. Laporan ini bertujuan untuk melaksanakan dan mendokumentasikan asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan pada Ny. S usia 21 tahun G₃P₂A₀ mulai dari masa kehamilan trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan kontrasepsi di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan. Jenis laporan ini adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan Literature Review Based Case, pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, observasi, dan studi kepustakaan. Asuhan kehamilan dilaksanakan sebanyak 3 kali kunjungan dengan temuan anemia ringan (Hb 10.8 g/dL) yang ditangani dengan tablet tambah darah dan konseling gizi. Persalinan berlangsung spontan per vaginam pada usia kehamilan 38 minggu 5 hari, bayi lahir perempuan dengan berat badan 2.700 gram, panjang badan 47 cm, dan nilai Apgar 8/9. Masa nifas berjalan fisiologis dengan involusi uterus normal dan laktasi lancar, dipantau melalui 4 kali kunjungan nifas (KF1-KF4). Asuhan bayi baru lahir dan neonatus dilaksanakan sesuai standar dan berlangsung fisiologis. Pada hari ke-29 pascasalin, Ny. S memilih menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan (DMPA). Seluruh asuhan terdokumentasikan dalam bentuk SOAP dan tidak ditemukan komplikasi maupun kesenjangan yang bermakna antara teori dan praktik. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Care terbukti berperan dalam deteksi dini faktor risiko, pencegahan komplikasi, peningkatan pengetahuan ibu, serta mendukung tercapainya kesehatan ibu dan bayi secara optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. R di Puskesmas Karang Rejo

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Asuhan kebidanan komprehensif (Continuity of Care) merupakan pelayanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Asuhan ini bertujuan untuk memantau kondisi ibu dan bayi secara menyeluruh sehingga masalah dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin. Laporan ini bertujuan menganalisis pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. R di Puskesmas Karang Rejo. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan Continuity of Care. Asuhan diberikan pada Ny. R usia 30 tahun G3P2A0 sejak usia kehamilan 38 minggu 2 hari hingga pelayanan kontrasepsi. Hasil asuhan menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung normal tanpa komplikasi, persalinan berlangsung spontan dan fisiologis, masa nifas berlangsung baik meskipun ditemukan anemia ringan pada 12 jam postpartum dengan kadar Hb 10,5 g/dL yang telah mendapatkan penatalaksanaan sesuai kebutuhan, bayi lahir normal dengan adaptasi yang baik selama masa neonatal, serta ibu memilih kontrasepsi IUD dan pemasangan dilakukan tanpa komplikasi. Dapat disimpulkan bahwa asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. R telah terlaksana sesuai standar pelayanan dan kebutuhan klien. Diharapkan pelayanan Continuity of Care dapat terus diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Continuity of Care (COC) merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan keluarga berencana sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal dan neonatal serta mendukung penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tujuan studi kasus ini adalah memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S melalui pendekatan Continuity of Care sejak kehamilan hingga pelayanan keluarga berencana. Metode yang digunakan adalah Literature Review Based Case dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi menggunakan Buku KIA dan rekam medis, serta telaah literatur. Pendokumentasian asuhan menggunakan metode SOAP. Berdasarkan hasil asuhan diperoleh Ny. S usia 42 tahun G3P2A0 dengan kehamilan risiko tinggi. Selama kehamilan ditemukan ketidaknyamanan fisiologis berupa edema ekstremitas bawah, pusing, gangguan tidur, dan peningkatan frekuensi berkemih yang dapat ditangani sesuai kebutuhan. Persalinan dilakukan melalui sectio caesarea atas indikasi kala 1 fase aktif memanjang yang mengakibatkan henti kemajuan persalinan. Masa nifas berlangsung fisiologis dengan involusi uterus dan penyembuhan luka operasi yang baik. Bayi lahir sehat tanpa komplikasi selama masa neonatal, dan ibu memilih Metode Operasi Wanita (MOW) sebagai kontrasepsi pascapersalinan. Penerapan asuhan kebidanan secara komprehensif dan berkesinambungan memberikan luaran maternal dan neonatal yang baik serta mendukung deteksi dini dan penatalaksanaan faktor risiko secara tepat. Penerapan pelayanan Continuity of Care secara konsisten pada ibu dengan kehamilan risiko tinggi diperlukan untuk mengoptimalkan kesehatan ibu dan bayi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN CONTUINITY OF CARE (COC) PADA NY.N DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN

2026•

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat serta kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Meskipun cakupan pelayanan kesehatan maternal dan neonatal di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok telah menunjukkan hasil yang baik, kasus kematian bayi masih ditemukan sehingga diperlukan upaya pelayanan yang berkesinambungan melalui pendekatan Continuity of Care (CoC). Memberikan asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan (Continuity of Care) pada ibu mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana sebagai upaya mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak. Studi kasus dengan pendekatan deskriptif menggunakan manajemen asuhan kebidanan yang dilaksanakan secara komprehensif dan berkesinambungan. Subjek penelitian adalah satu orang ibu yang mendapatkan asuhan mulai masa kehamilan trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Asuhan kebidanan komprehensif dilaksanakan sesuai standar pelayanan pada setiap periode, meliputi antenatal care, pertolongan persalinan, perawatan nifas, pelayanan neonatus, serta konseling dan pelayanan keluarga berencana. Selama pelaksanaan asuhan tidak ditemukan komplikasi yang bermakna. Kondisi ibu dan bayi tetap dalam keadaan fisiologis, kebutuhan dasar terpenuhi, serta ibu mampu memahami edukasi yang diberikan mengenai perawatan diri, perawatan bayi, pemberian ASI eksklusif, tanda bahaya, dan pemilihan metode kontrasepsi. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Care dapat dilaksanakan secara optimal sesuai standar pelayanan serta berperan dalam deteksi dini faktor risiko, pencegahan komplikasi, dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA Ny. F USIA 27 TAHUN DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

2026•

Asuhan kebidanan komprehensif (Continuity of Care) merupakan pelayanan berkesinambungan yang diberikan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga keluarga berencana untuk mendeteksi secara dini komplikasi serta meningkatkan kesehatan ibu dan bayi. Tujuan laporan tugas akhir ini adalah memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. F usia 27 tahun G3P2A0 di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan Continuity of Care menggunakan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP. Asuhan dilakukan mulai kehamilan trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil asuhan menunjukkan kehamilan berlangsung fisiologis. Persalinan berlangsung spontan tanpa komplikasi. Masa nifas berjalan normal dengan involusi uterus dan proses laktasi yang baik. Bayi lahir dengan berat badan 3.200 gram, mampu beradaptasi dengan baik, memperoleh ASI eksklusif, dan tumbuh sesuai usia pada kunjungan neonatal. Pada akhir masa nifas, ibu memilih menggunakan kontrasepsi implant. Asuhan kebidanan komprehensif yang diberikan sesuai standar pelayanan mampu mendukung kesehatan ibu dan bayi serta mencegah terjadinya komplikasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. H di Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kehamilan risiko tinggi merupakan kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi pada ibu maupun janin. Usia ibu ≥35 tahun dan grandemultipara merupakan faktor risiko yang memerlukan pemantauan secara berkesinambungan melalui asuhan kebidanan komprehensif atau Continuity of Care (CoC). Tujuan studi kasus ini adalah memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. H di Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan mulai masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Metode yang digunakan adalah Literature Review Based Case dengan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP. Subjek dalam studi kasus ini adalah Ny. H usia 39 tahun, G6P4A1 dengan kehamilan risiko tinggi. Asuhan dilakukan secara berkesinambungan sejak trimester III kehamilan, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan kontrasepsi. Hasil asuhan menunjukkan bahwa selama kehamilan ibu mengalami ketidaknyamanan trimester III dan termasuk kehamilan risiko tinggi berdasarkan faktor usia dan grandemultipara. Persalinan berlangsung spontan pada usia kehamilan 40 minggu 5 hari dengan kondisi ibu dan bayi baik. Masa nifas berlangsung normal tanpa komplikasi, bayi baru lahir dalam keadaan sehat, dan ibu memilih menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif mampu mendeteksi faktor risiko secara dini, memberikan edukasi kesehatan, serta mencegah terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan pada Ny. H dapat dilaksanakan sesuai standar pelayanan kebidanan dan memberikan hasil yang baik pada masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail