Ektrak daun Pepaya (carica papaya) sebagai anti bakteri dalam menghambat pertumbuhan bakteri vibrio harveyi secara invitro
Salah satu golongan yang menyerang udang windu (Penaeus monodon) adalah Vibrio harveyi dan merupakan patogen yang dapat menginfeksi larva udang. Larva yang terserang V. harveyi terlihat bercahaya pada kondisi gelap seperti kunang-kunang, sehingga disebut penyakit kunang – kunang atau luminescent vibriosis, untuk menanggulangi vibriosis pada udang yakni penggunaan bahan yang ramah lingkungan (natural product) yang mudah di dapat sehingga tidak menimbulkan resistensi. Salah satu bahan alami yang berpotensi sebagai antibakteri adalah daun pepaya (Carica papaya). Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh dari daun pepaya (Carica papaya), mengenai daya hambat pertumbuhan bakteri V. harveyi berdasarkan zona hambat yang terbentuk. Metode jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris in vitro. Metode pengujian antibakteri yang digunakan adalah metode difusi dengan menggunakan cakram disk. Penelitian menggunakan 6 kelompok perlakuan yang terdiri dari antibiotik tetracilin sebagai kontrol positif, aquades sebagai kontrol negatif, dan ekstrak etanol 10 mg, 20 mg, 30 mg dan 40 mg, dengan tiga kali ulangan. Ekstraksi dilakukan dengan cara meserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Hal yang diamati dari penelitian ini adalah diameter zona hambat yang terbentuk di sekitar disk setelah inkubasi 24 jam.