ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Persepsi siswa tentang cara belajar berkaitan dengan bagaimana siswa memandang dan menerapkan cara belajarnya dalam proses pembelajaran. Cara belajar yang baik dan teratur dapat membantu siswa memahami materi dengan lebih baik sehingga mendukung pencapaian hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi siswa tentang cara belajar dan hasil belajar Biologi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tanjung Palas Timur pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain korelasional non-eksperimental. Sampel berjumlah 26 siswa yang dipilih melalui total sampling. Data persepsi dikumpulkan melalui angket dengan skala Likert, berdasarkan indikator cara belajar, meliputi pembuatan dan pelaksanaan jadwal, membaca dan membuat catatan, mengulangi bahan pelajaran, konsentrasi, dan mengerjakan tugas. Data hasil belajar Biologi ranah kognitif diperoleh dari nilai ulangan harian materi sistem pernapasan manusia. Analisis data menggunakan uji statistik deskriptif dan uji korelasi Kendall’s Tau-b melalui SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata persepsi siswa sebesar 107,35 dengan kategori netral, dan rata-rata hasil belajar kognitif siswa sebesar 63,56 dengan kategori cukup. Uji korelasi Kendall’s Tau-b, menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,291 dengan nilai signifikansi 0,043 ( 0,05). Hasil tersebut menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara persepsi siswa tentang cara belajar dengan hasil belajar Biologi dengan tingkat keeratan hubungan pada kategori rendah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara belajar matematika siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Tarakan yang memiliki orang tua tunggal. Subjek penelitian ini adalah seorang siswa kelas IX yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, dan triangulasi kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh bahwa subjek tersebut memiliki cara belajar Matematika ketika di rumah, yaitu di dalam pembuatan jadwal dan pelaksanaanya. Subjek membuat jadwal belajarnya di rumah yaitu dengan belajar setiap malam. Dalam pelaksanaannya, subjek melakukannya secara mandiri. Lalu membaca dan membuat catatan matematika. Subjek membaca materi-materi yang ada di buku catatannya serta mengulang bahan pelajaran dengan cara membaca dan mengulang materinya secara terus-menerus. Dalam proses belajar pun subjek membutuhkan konsentrasi ketika mengikuti proses pembelajaran. Subjek selalu mengerjakan tugas yang diberikan guru dari sekolah dan subjek akan merasa tidak tenang ketika ada tugas yang belum terselesaikan. Subjek adalah seorang anak yang memiliki orang tua tunggal namun subjek mempunyai ciri khas tersendiri dimana subjek selalu belajar setiap malam dengan rutin setelah melaksanakan sholat Isya dengan mandiri, subjek selalu berusaha berupaya untuk mengandalkan kemampuannya sendiri dalam menyelesaikan tugas nya walaupun terkadang subjek juga bertanya ketika mengalami kesulitan dalam menyelesaikannya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH MINAT BELAJAR DAN CARA BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 12 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : pengaruh minat belajar terhadap prestasi belajar matematika; pengaruh cara belajar terhadap prestasi belajar matematika; pengaruh minat dan cara belajar terhadap prestsi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 12 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi kelas IX SMP Negeri 12 Tarakan sebanyak 130 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesiouner minat belajar dan cara belajar dan dokumentasi prestasi belajar matematika. Data yang diperoleh diolah dengan program pengolahan data statistik yaitu SPSS.25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar berpengaruh signifikansi terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 12 Tarakan dengan koefisisen R2 secara parsial 0,3% dengan persamaan regresi Y=63,687+0,066∙X_1. Cara belajar berpengaruh signifikansi terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 12 Tarakan dengan koefisisen R2 secara parsial 1,5% dengan persamaan regresi Y=58,885+0,221∙X_2. Minat belajar dan cara belajar berpengaruh signifikansi terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 12 Tarakan dengan koefisisen R2 secara simultan 1,6%, dimana 1,6% lebih besar dari sig. dengan persamaan regresi Y=58,194+0,012∙X_1+0,214∙X_2.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh cara belajar matematika terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 11 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif metode survey. Sampel penelitian berjumlah 91 siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup untuk mengukur variabel cara belajar matematika dan dokumen untuk mengetahui hasil belajar matematika. Uji coba angket cara belajar matematika diperoleh 30 item pernyataan valid dengan reliabilitas sebesar 0,895. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh cara belajar matematika terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 11 Tarakan. Analisis data yang digunakan adalah regresi sederhana, dengan diperoleh hasil korelasi thitung sebesar 7,339, ttabel sebesar 1,662 pada taraf signifikansi 5% dan R2 sebesar 0,377, maka didapatkan hasil thitung 7,339 > ttabel 1,662. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh cara belajar matematika terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 11 Tarakan sebesar 37,7%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara belajar santri kelas VIII SMP IT Ibnu Abbas Tarakan yang memiliki ketertarikan terhadap matematika. Jenis penelitian adalah studi kasus melalui pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII sebanyak empat orang yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan analisis dokumentasi yang ditulis dalam catatan lapangan kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sembilan belas santri yang terdapat di kelas VIII SMP IT Ibnu Abbas tersebut, ada sedikitnya empat santri yang memiliki cara belajar yang bagus. Adapun keempat santri tersebut adalah santri yang berinisial A, B, C, dan D. Berdasarkan hasil penelitian, maka diperoleh bahwa keempat santri tersebut memiliki cara belajar matematika ketika di asrama: 1) pembuatan jadwal dan pelaksanaanya. Santri membuat jadwal belajarnya setelah diberikan jadwal pelajaran dari sekolah. Dalam pelaksanaannya, santri mencari tempat belajar yang membuat santri nyaman untuk belajar, seperti masjid dan di kamar santri itu sendiri.; 2) membaca dan membuat catatan matematika. Santri membaca materi-materi yang ada di buku catatannya. Catatan santri terlihat lengkap dan rapi. Tidak hanya berisi materi dan contoh soal, terlihat di dalam catatan tersebut terdapat latihan-latihan soal yang pernah santri kerjakan.; 3) memurojaah (mengulang) bahan pelajaran dan rumus matematika. Santri mengulang bahan pelajaran dengan cara membaca materinya secara terus-menerus. Adapun cara santri menghapal rumus matematika yaitu membaca rumusnya secara berulang-ulang dan mempraktekkan rumusnya dengan latihan soal.; 4) berkonsentrasi ketika mengikuti proses pembelajaran. Santri mendengarkan penjelasan guru dengan penuh perhatian agar santri dapat faham dengan materi yang disampaikan oleh guru.; 5) mengerjakan tugas dan latihan soal matematika. Santri mengerjakan tugas yang diberikan guru dan memperbanyak latihan soal.